Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menerima perwakilan buruh yang menggelar aksi unjuk rasa di depang Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Perwakilan buruh diterima oleh pimpinan DPR yang diwakili oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa. Pimpinan DPR mendengar masukan para buruh yang hari ini menggelar aksi.

Diketahui, kelompok buruh dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Aksi tersebut digelar untuk mengawal pembahasan dan rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026.

Baca Juga [FULL] Depan DPR, Ombudsman Buka-bukaan Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di https://www.kompas.tv/nasional/693330/full-depan-dpr-ombudsman-buka-bukaan-temuan-fasilitas-mewah-lapas-cibinong



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693332/full-dpr-audiensi-dengan-perwakilan-demo-buruh-bahas-ruu-ketenagakerjaan-hingga-pesangon
Transkrip
00:00APEC, hari ini saya disertama dengan Akun Jun
00:03Ini
00:09Terima kasih pada
00:11Saudara-saudara semua
00:13Yang sudah hadir
00:16Untuk menyampaikan
00:18Berbagai
00:21Aspirasi
00:22Dan keuntukannya
00:24Dan nanti
00:26Dari apa yang disampaikan oleh
00:28Saudara-saudara semua
00:29Nanti akan saya
00:32Tindaklanjuti dan sampaikan
00:34Khususnya nanti
00:36Di
00:37Panja ya
00:38Nanti Pak Junjun akan menyampaikan lebih
00:41Jelas lagi
00:43Di Panja RUU
00:45Perlindungan Naga Kerja
00:47Yang sekarang memang sedang berlangsung
00:50Di Komisi
00:51Pembilan
00:52Nah untuk itu, untuk mempersingkat waktu
00:56Karena disini ada
00:57Sebelas
00:59Dari perwakilan ya
01:01Kompok
01:03Apa
01:03Yang hadir
01:04Nantinya persilahkan
01:06Apakah mau sebelas-sebelasnya menyampaikan
01:10Berbagai aspirasinya
01:12Dan ada sebelas tuntutan
01:14Apa
01:15Tuntutan
01:16Di demo tanggal 29 ini
01:18Atau nanti ada perwakilan yang mau menyampaikannya
01:21Kami persilahkan
01:22Dari malam dulu
01:23Silahkan
01:24Pak
01:42Silahkan Pak
01:42Pimpinan DPR RI
01:44Dalam hal ini Pak Junjun
01:46Dan juga Pak Salpusofa
01:47Wakil Ketua DPR RI
01:49Ketenalkan nama saya
01:51Ahmad Sutriadi
01:52Di
01:53Kalau di organisasi adalah dari KSBC AGF
01:56Dalam kapasitas di Koalisi Besar
01:58Pertiaan Burung Indonesia
01:59Dan sebagai
02:00Pertama
02:00Kami atas nama ini
02:02Mengucapkan terima kasih dan berharga
02:04Ya setinggi-tingginya
02:05Kepada DPR RI
02:06Ini sebenarnya lebih dari 2 bulan
02:08Selalu melakukan upaya-upaya dialog
02:11Dan
02:11Hal-hal yang diperlukan
02:13Dalam kaitan
02:14Memberikan peluang kepada kami
02:16Untuk menjalankan aspirasi
02:18Terhadap
02:18Penelan-penelan
02:19Penelan-penelan
02:19Ketenagang
02:20Dan selanjutnya
02:22Pak
02:22Pimpinan
02:23Saya mau perkenalkan
02:24Pimpinan-pimpin
02:25Benda-benda saja
02:26Yang paling wujud
02:27Itu ada Pak Aja
02:28Sebelah kanan
02:28Beliau adalah
02:29Dari Sekjen
02:31KBMI
02:32Koalisi
02:33Buruh Matiri Indonesia
02:35Organasi
02:36Pembederasi
02:37Buruh Matiri Indonesia
02:38Kemudian selanjutnya
02:40Ada Bung Sunarno
02:41Beliau adalah
02:41Sebagai Presiden
02:43KASBI
02:43Kemudian ada
02:44Bung Rudi Hak Yaman
02:46Sebagai Ketua Umum
02:48Di Federasi Gerangkan
02:49Serikat Buruh Indonesia
02:51Kemudian ada
02:52Bung Paso Rukman
02:53Beliau adalah
02:54Sebagai Sekjen
02:55Di KSPR
02:56Pembederasi
02:57Serikat Pekerja Nasional
02:59Kemudian ada
03:00Bung Haji Abdul Bagis
03:03Beliau adalah
03:04Sebagai Ketua Umum
03:05Di Federasi
03:06Serikat Pekerja Global
03:08Indonesia
03:09Dan selanjutnya
03:10Ada Bung Emelia
03:11Yang disiakan
03:12Sebagai
03:13Sekjen
03:13Di Federasi
03:14GSBI
03:14Dan selanjutnya
03:15Bung Karel
03:16Mampir
03:17Sekjen
03:18Saya
03:18Beliau adalah
03:20Sebagai Presiden
03:20Dari
03:21Ketua
03:21Serikat Pekerja Nasional
03:23Kemudian ada
03:24Bung Herman
03:24Susanto
03:25Sebagai Ketua Umum
03:27Dari Federasi
03:28Perjuangan
03:30Buruh Indonesia
03:30Kemudian ada
03:31Bung Muntar
03:33Buntur Tila
03:33Sebagai Ketua Umum
03:35Dari Federasi
03:37Presiden
03:37Presiden dari
03:39Konfederasi Serikat
03:40Nusantara
03:41Kemudian ada
03:42Bung Ritsky
03:43Yuda Pratama
03:44Dari KSPSI
03:45Pimpinan
03:46Papa Ioris
03:46Kemudian ada
03:48Dari Bung Suherman
03:49Sebagai Sekjen
03:50Dari KSPSI
03:511973
03:51Dan yang tidak lepas
03:53Dengan kompianya
03:54Pak
03:55Daing Wahidin
03:57Nah
03:57Dari KSPSI
03:58Sebagai Presiden
03:59KSPSI
04:00KSPSI
04:01Indonesia
04:02Dan terakhir
04:03Adalah
04:04Dari KSPSI
04:05Sebagai Sekjen
04:07Dari KSPSI
04:09Dan memohon lagi
04:10Rasa merugikan
04:11Pada hari ini
04:12Pada kawan-kawan
04:13Yang ada
04:14KSPSI
04:14Dan Bupian
04:15Ini tidak saya sebutkan
04:16Pak
04:17Pimpinan
04:17Bupian
04:18Bahwa
04:19Sekali lagi
04:19Bahwa kami
04:20Juga sudah menyampaikan
04:21Berulang-ulang
04:22Apakah melalui
04:23Komisi Segiran
04:24apakah melalui panjang komisional
04:26bahkan langsung juga dengan pendidikan pada beberapa waktu lalu
04:29tentang aspirasi kami
04:30terhadap mudah-mudahan kehidupan
04:32keteragakannya. Berdasarkan progres
04:34di DML ini kami menghormati dan menghargai
04:36dan kami bersyukur
04:38sejak awal kami kemudian akhirnya
04:40mendapatkan berita-berita
04:42atau data-data konkret tentang pertemuanan
04:44yang kalau kami reper
04:46alatkan progresi kepada usulan-usulan kami
04:49dari Polisi Besar Bidawang Bumi Indonesia
04:51masih terdapat
04:52hal-hal yang kemudian sangat substansif
04:55dan sangat sosial
04:56bagi perjuangan
04:58seringan pekerja seringan buluh di Indonesia
05:00ini tidak semata-mata
05:02kepada kepentingan buluh atau pekerja
05:04tetapi juga adalah semata-mata
05:06untuk kepentingan kehidupan
05:08berbangsa dan negara
05:10kami sangat ingin memperlukan sebuah kepedulian
05:13jika undang-undang
05:14menurut keteragakannya ini tetap saja
05:17sifatnya akan sama
05:18seperti undang-undang kita kerja
05:20dan pada beberapa waktu yang lalu yang begitu ditutupkan oleh DPR RI
05:24tapi kemudian
05:26menimbulkan rugakan dan lain sebagainya
05:28maka undang-undang itu
05:29benar-benar menjadi undang-undang yang tidak efektif
05:31kami ingin mendorong DPR RI membuat undang-undang ini
05:34begitu ditutupkan oleh DPR RI
05:36dan menjadi undang-undang yang dapat mengerjakan
05:38kepada seluruh rakyat di Indonesia
05:40dan juga dapat mengerjakan kepada pahala-pahala buruh
05:43sebagaimana yang sudah kami sampaikan
05:45bahwa terdapat 11 kebutuhan sukses tersebut
05:47maka kita sekarang hormat
05:48kepada koordinat aksi
05:50jadi di KBBI itu
05:52ada koordinator aksi
05:53tadi ini adalah koordinator aksi
05:54yang adalah Bungsunanto dari Kasmi
05:56ada kami juga punya koordinator propaganda
05:58Bunggayang ya
06:00ada juga koordinator-koordinator yang lain
06:02sehingga mohon maaf
06:03kalau kekirian terlihat begitu ramai
06:05sehingga pekerja singkat buruh
06:07yang bergabung dalam koalisi
06:08besar berjalan buruh Indonesia ini melalui
06:10kalau ada presi terhadap undang-undang pelindungan
06:12dan tenaga kerja
06:13silakan Bungsanullah
06:14terima kasih
06:15Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
06:17Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
06:28Bismillahirrahmanirrahim
06:29Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
06:33ya tentu kami memakai
06:51kami berharap
06:52Bapak Ibu bimbingan YPF
06:55tidak segan-segan kepada kami
06:58tidak takut juga kepada kami
07:00serikat buruh yang ada di Indonesia ini
07:03karena kami hanya ingin menyampaikan
07:06aspirasi atau penyertaan kami
07:09yang memang sudah bertahun-tahun
07:11Bapak Ibu
07:11menjadi komit di kawasan buruh
07:15di kawasan buruh
07:16di kawasan buruh
07:17ada institusi kursian
07:18yang kami anggap sangat penting
07:20untuk diakomodir
07:22dibahas oleh Bapak Ibu di YPF
07:27kita coba untuk berdiskusi
07:28dan tanya komisi sedia
07:31atau fraksi-fraksi
07:32dan juga kita bertemu dengan pimpinan BPN
07:35tapi sejauh ini
07:37kami belum mendapatkan informasi
07:40pertumbangan
07:41pertumbangan
07:43terutama adalah pasca
07:45BPN mengeluarkan
07:48RPU
07:48Perlindungan Ketenagakerjaan
07:50yang menjadi inisiatif dari BPN
07:52kami melihat secara subtansi
07:56itu masih tidak jauh berbeda dengan
07:58Omnibusul undang-undang kita
08:00Oleh karena itu
08:02Bapak Ibu
08:03kami menyampaikan
08:04koalusi besar
08:06masih tetap ingin memperjuangkan
08:10aspirasi dari kawasan BPN
08:12mungkin mengadu mobil dan lain-lain
08:15tapi
08:16kami kan juga mendapatkan informasi
08:19bahwa di awal berikut
08:20antara tanggal 6 atau tanggal 7
08:23kabarnya akan ada pengusahaan
08:25dan RPU ini
08:27berlindungan Ketenagakerjaan
08:29sehingga dalam waktu yang kurang mungkin
08:31dari 10 hari ini
08:33ya kami berharap
08:35untutan yang
08:37memang kami suarakan itu
08:38bisa diatur
08:40yang pertama adalah
08:41sistem pekerja
08:43kontrak
08:44nanti kawan-kawan juga bisa menambah
08:47sistem pekerja kontrak
08:48sistem pekerja kontrak ini
08:50menurut kami ini menjadi
08:52akar masalah atau cikal bakal
08:54dari sistem perbudakan yang ada di Indonesia
08:57terutama adalah di kawan-kawan buruk
08:59di manufaktur
09:01di pertambangan
09:02di pertumbuhan
09:03di transportasi
09:05di pariwisata dan lain sebagainya
09:08jumlah pekerja
09:09Indonesia yang pekerja tetap
09:11semakin hari semakin sedikit
09:13karena sistem
09:14kerja kontrak ini
09:15dan saya tahu
09:18mungkin di awal-awal
09:20mungkin kami mendirikan sikap
09:22pasca ada undang-undang nomor 21 tahun beri
09:25itu juga diikuti oleh
09:26karena sistem pekerja kontrak
09:28lalu kemudian
09:30muncul undang-undang nomor 13 tahun
09:33kita tahu
09:36yang mengawali dari sistem pekerja kontrak ini
09:38adalah perusahaan-perusahaan BUMN
09:40perusahaan negara
09:41yang kemudian
09:44diikuti secara masif oleh perusahaan
09:46perusahaan swasta
09:47jadi korbannya sudah
09:49sangat banyak
09:51mungkin banyak perusahaan yang
09:53berargumentasi atau beralasan bahwa
09:55dengan mempekerjakan dunia
09:57sebagai pekerja kontrak
09:59mereka akan mendapatkan
10:01keinginan besar
10:03tapi menurut kami
10:05itu relatif
10:07karena sesungguhnya
10:09pekerja yang mungkin selama ini
10:11mereka juga sebagai pekerja kontrak
10:13karena mereka
10:15secara hak-hak
10:17normatisnya ini banyak yang dilanggar
10:20sehingga kawan-kawan ini juga
10:22sulit untuk mendapatkan
10:23kebaikan
10:25ini yang terjadi
10:27di sistem pekerja kontrak atau BKWT ini
10:29harus ada pembatasan
10:31jadi tidak boleh
10:34diluaskan
10:35seperti di Omnibusul Udang-Udang Cipta Kerja
10:37untuk jalan waktunya
10:39kami mungkin melihat
10:41di draft yang
10:42di DPR
10:43DPR
10:44mengusulkan menjadi 4 tahun
10:46maksimal
10:47dan April 2
10:48mengusulkan 5 tahun
10:49maksimal
10:50kami dari koalisi besar
10:52mengusulkan maksimal
10:53hanya 1 tahun
10:55dengan 2 kali kontrak
10:58karena itu
10:59juga menjadi geluhan
11:01di BKWT
11:02di BKWT
11:04sehingga
11:05harapan kami
11:07kumputan sebut
11:08bisa dikumpulkan
11:09selain
11:10pekerja kontrak
11:10saya rasa
11:11sistem
11:13dan juga sangat
11:13menurutkan BKWT
11:15dan ini juga menjadi
11:16sikal bakal dari
11:17pelanggaran
11:18hal-hal
11:18ini semakin marah
11:24terjadi di lapangan
11:25dan sekarang
11:28juga diikuti oleh
11:30badan usaha
11:31atau lembaga-lembaga lain
11:32bahkan
11:34di organisasi masyarakat
11:36di tokoh masyarakat
11:37juga ikut
11:38menyalurkan tenaga kerja
11:39intinya
11:40ketika mereka mau bekerja
11:42mereka harus
11:43membayar
11:44kalau di contoh-contoh kami
11:46dari riset kami itu
11:48antara 3 juta
11:49sampai 40 juta
11:51dan itu
11:52itu real
11:53itu terjadi di masyarakat
11:55jadi
11:55untuk menjadi
11:56pekerja kontrak
11:57bahkan untuk menjadi
11:58pekerja konsorsi
11:59mereka harus
12:00membayar
12:02selain itu mereka
12:03pada saat bekerja
12:04dan sudah mendapatkan
12:05gaji
12:06mereka juga harus
12:07dipotong
12:08dan ini
12:09meskinya juga menjadi
12:10perhatian dari
12:11DPR
12:12agar tidak terjadi
12:14perbujakan
12:15di kawang-kawang ini
12:17karena untuk otomatis
12:18sistem kerja kontrak
12:20dan
12:20sistem
12:22outsourcing
12:22labor supply ini
12:24ini
12:24merupakan kawang-kawang
12:25dan hak-hak
12:26informatifnya
12:27yang selanjutnya
12:30yang terkait dengan
12:30teknologi kerja
12:31adalah sistem kerja makan
12:32atau sistem pemakan
12:36belakangan ini
12:37banyak
12:37pekerja
12:39pekerja yang
12:39mungkin pernah
12:41bekerja lalu
12:41kemudian dibutus kontrak
12:42di PHK
12:43ya
12:44lalu kemudian mereka
12:45bekerja sebagai
12:47pekerja makan
12:48di pusat-pusat
12:49atau
12:50disalurkan oleh
12:52pemakanan swasta
12:54gitu
12:54kami melihat itu terjadi
12:56eksploitasi
12:57jadi tenaga
12:58kerja murah
12:59dengan sistem makan
13:00itu
13:01kalau dulu
13:02kita mengenal
13:03sistem makan itu adalah
13:04untuk peserta
13:06siswa
13:06atau mahasiswa
13:07tapi yang sekarang ini
13:09sudah lebih luas lagi
13:10dan
13:11bahkan mungkin
13:12pemerintah juga
13:13menyelenggarakan
13:14kerja makan gitu ya
13:15di beberapa
13:16perusahaan
13:17atau di beberapa daerah
13:19saya pikir ini
13:20soal sistem makan ini
13:21memang harus
13:22agar
13:23agar tadi
13:23tidak ada
13:24perbudakan di zaman
13:25yang selanjutnya
13:28adalah
13:28soal sistem pengupahan
13:29kami mengenal sistem
13:31pengupahan ini
13:32jadi setiap tahun
13:34itu
13:34ciri-ciri dari
13:36guru mau
13:36demokrasi itu
13:37biasanya akhir tahun
13:38akhir tahun
13:40akhir tahun menjelang
13:40kenaikan upah
13:41guru
13:42di manabur
13:43di daerah manabur
13:44akan
13:45berupaya
13:46menuntut
13:47kenaikan upah
13:48yang mestinya
13:50memang
13:50itu dibahas
13:51di
13:52pekerjaan pengupahan
13:53baik kota
13:54kaupatek
13:55provinsi
13:55dan juga nasional
13:57tapi belakangan
14:00sistem pengupahan
14:01kita itu
14:01sering
14:03diinterupsi
14:04gitu ya
14:05oleh
14:05keputusan
14:06dari pemerintah
14:07misalnya melalui
14:08surat kegaran
14:10permen
14:10dan lain sebagainya
14:11sehingga
14:12upahnya itu
14:13rata-rata
14:15kenaikannya
14:16tidak kesat
14:16jadi tidak sesuai
14:17dengan
14:18survei kebutuhan
14:19hidup layak
14:20atau KHN
14:21yang dilakukan oleh
14:21piwarna pengupahan
14:23apalagi yang
14:24sekarang ini
14:25ditambah dengan
14:27rumus
14:27bineks tertentu
14:28alfa
14:29gitu ya
14:30yang kalau kita lihat
14:31karena menggunakan
14:32nolkoma
14:34sehingga
14:34itu terjadi
14:35pengurangan
14:36dari
14:37survei
14:38KHL
14:39dan juga
14:40intuasi
14:41atau kebunuhan ekonomi
14:42jadi judul
14:43terakhir sebenarnya
14:44dan ini
14:45terjadi
14:46disparitas
14:46ini makin
14:47lama makin besar
14:49jadi perbedaan
14:50upah
14:51burung di pinggiran
14:52Jawa Tengah
14:52pinggiran Jawa Barat
14:54pinggiran Jawa Timur
14:55dengan di beberapa
14:56kota-kota besar
14:57jumlahnya semakin jauh
14:58100% lebih
15:00bukan berarti
15:02upah burung
15:03di kota-kota besar
15:04tersebut
15:05itu sudah tinggi
15:06menurut kami
15:07belum
15:07karena paling tinggi itu kan
15:08baru di
15:10kota Bekasi
15:10katakanlah
15:11di UMK nya
15:1359 juta
15:14dan
15:16dan
15:16upah sektoral
15:17ditambah gitu ya
15:19mungkin beberapa persen
15:20tapi kalau kita lihat
15:22dari kebutuhan hijau
15:23real di
15:23kawasan burung
15:24ternyata kan memang
15:26dalam satu bulan itu
15:28kebutuhan hijau
15:28real di kawasan burung
15:29sudah lebih dari
15:3010 juta
15:31bahkan di beberapa
15:32lembaga riset
15:33untuk di Jakarta
15:35saja sudah 12
15:36sampai 14 juta
15:37per bulan
15:38nah
15:39mestinya
15:41upah kita
15:42kawasan burung di Indonesia itu
15:43bisa dibuat konsep
15:45sistem pengupahan
15:46saya nggak tahu apakah
15:47nanti
15:48dibuat undang-undang
15:49pengupahan secara khusus
15:50atau peraturan
15:51yang lebih khusus
15:52yang mengatur
15:53bagaimana
15:54upah
15:55nasional
15:56atau kenaikan upah
15:57nasional itu
15:58bisa dibuat
15:59antara pemerintah
16:01serikat pekerja
16:02dan juga penyakit
16:03nah mungkin itu
16:05Bapak Ibu
16:06ada empat
16:08dan selanjutnya
16:08nanti akan disampaikan
16:09oleh
16:10Guru Hudi
16:11dan juga
16:11Bung KM
16:13yang juga menjadi
16:14juru bicara
16:15di koalisi kesat
16:16perguruan burung di Indonesia
16:18mungkin itu saja
16:19alapan kami
16:20terkait dengan
16:21kursi-kursi
16:22yang tadi
16:23bisa diakomodir
16:24dalam
16:25terhubungan
16:26pelingaian
16:27untuk penggunaan
16:28mungkin itu saja
16:30terima kasih
16:30kalau ada kesalahan
16:31mohon maaf
16:32Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
16:37Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
16:49terima kasih
16:56terima kasih
16:59terima kasih
17:00terima kasih
17:00terima kasih
17:01terima kasih
17:03terima kasih
17:27terima kasih
17:33terima kasih
17:55terima kasih
17:57terima kasih
18:39terima kasih
18:57terima kasih
19:08terima kasih
19:09terima kasih
19:37terima kasih
19:37terima kasih
19:52terima kasih
19:52terima kasih
19:52terima kasih
20:15terima kasih
20:18tapi makanya kita mengusulkan
20:20magang boleh diatur, karena biasanya di kita
20:22kalau gak diatur, ya gak boleh
20:24makanya diatur, diaturnya dimana
20:26magang itu harus
20:28untuk sesua dan mahasiswa aja
20:30jadi masuk pada kategori tentang
20:32pelatihan, gitu
20:34bukan lagi orang bekerja
20:35karena akhirnya praktek sekarang itu adalah
20:38perusahaan-perusahaan di lapangan
20:40magang itu menjadi tempat eksploitasi
20:42guru bekerja sama
20:44dengan guru-guru tetap atau guru
20:46PKWT, tapi dia hanya dibayar dengan
20:48uang saku saja
20:50itu yang kita
20:52apa namanya
20:53yang selanjutnya tentang perhatian kita
20:59kita mengusulkan
21:00tetap harus ada di dalam undang-undang ini
21:02harus ada santolannya
21:04walaupun nanti akan diatur oleh undang-undang tersendiri
21:06dan
21:07dari wali sebesar itu, platform itu
21:10jangan dikategorikan sebagai
21:13itu gak pas
21:14dan juga tidak sesuai dengan
21:16perkembangan peradaban dunia sekarang
21:18kita mengusulkan
21:20diakui sebagai pekerja dengan
21:21dipastikan
21:22hak-hak mereka
21:23baik itu kepastian kerjanya
21:25upah dan jaminan sosial
21:27kenapa?
21:28karena di dunia internasional
21:29di AILO
21:30kita kan ikut peradaban dunia
21:32di AILO itu sudah ada
21:33namanya konvensi 193
21:35jadi konvensi 193 itu
21:38disitu sudah jelas mengatur
21:40dan diakui sebenarnya
21:41kita juga berharap
21:43karena pemerintah kita
21:44menjadi negara yang
21:46utama lah
21:48mengenai aktifikasi konvensi itu
21:49karena ini jumlahnya kan
21:51semakin hari
21:51semakin bertambah
21:52bukan hanya 300an
21:54tapi perhitungannya
21:552 jutaan
21:55belum lagi dengan
21:56keluarganya
21:57dan ini saya kira
21:58ekonomi masa depan
21:59jadi kalau dikategorikan
22:01sebagai WNKM
22:02atau mitra
22:02mungkin itu gak pas
22:03itu yang salah satu
22:05tentang masalah
22:06apa namanya
22:09platform ya
22:10walaupun ketentuan
22:12lebih lanjutnya
22:13mulai dari pengertian
22:14saya kira disini
22:15jadi supaya terkantolannya
22:16nanti diatur
22:16sendiri dalam
22:17menangkut tentang PHK
22:20terus juga ada soal
22:21komite pengawasan
22:23ketenggah kerjaan
22:26ada juga
22:27masalah
22:28cuti
22:30cuti air
22:31dan cuti melahirkan
22:33itu masih banyak
22:34bunyutan-bunyutan
22:35itu Pak
22:35yang posisinya
22:36di koalisi besar
22:37saya kira masih
22:38masih sama
22:41jadi
22:41kita ini
22:42hari ini datang
22:44itu adalah
22:45betul-betul ingin
22:46memastikan
22:48bagaimana
22:48aspirasi dan
22:50hutan
22:50penonton buruk
22:52tadi ada kan
22:53yang terkait pengeterasi
22:54ada 157
22:55generasi
22:56ya
22:56sudah
22:57hancur 90%
22:58kekuatan buruk
22:59yang tergabung
23:00di dalam koalisi ini
23:01jadi kita juga
23:01menyerap aspirasi
23:02dari teman-teman daerah
23:03seperti yang sudah
23:04disampaikan beberapa
23:06waktu lalu
23:06kepimpinan DPR
23:08daerah-daerah
23:09juga mendesak
23:10sudah ada surat
23:11dukungan dari
23:12DPRT
23:13dari KUBERNUR
23:14itu aspirasi
23:15yang disampaikan oleh
23:16teman-teman
23:16anggota-anggota kita
23:18pada badan
23:19organisasi kita
23:20di daerah
23:21jadi kita ingin
23:21memastikan bahwa
23:22apa yang menjadi aspirasi
23:24kita menjadi
23:24pemerintah kita
23:25betul-betul bisa
23:27diakomodil
23:27oleh DPRT
23:29di dalam
23:29undang-undang ini
23:31kalau isi besar
23:33seperti yang disampaikan oleh
23:33Pak Ahmad
23:34kita berharap
23:34undang-undang ini
23:35adalah undang-undang
23:36yang paripurna
23:38undang-undang yang
23:39begitu diketok
23:40itu tidak membuat
23:41kegaduhan
23:41tidak digugat
23:43ke MK
23:43dari segi
23:44partisipasinya
23:45dari segi muatannya
23:46saya kira
23:47harus membahagiakan
23:49semua pihak
23:49bukan hanya buruk
23:50saya kira di buruk
23:51juga
23:51teman-teman juga
23:52tidak egoi
23:53seharus buruk
23:54tapi memang
23:55hal-hal kurus
23:55yang itu penting
23:56seperti saya
23:57seperti beberapa
23:58saya sampaikan
23:58bahwa undang-undangnya
23:59pertama harus memberikan
24:00kepastian
24:01bagi perlindungan
24:03dan hak-hak buruk
24:04termasuk
24:04kesejahteraan
24:05dan keluarganya
24:06juga bagaimana
24:07harus mempastikan
24:08undang-undang itu
24:09berkontribusi
24:10pada perbaikan
24:11tetap kolola
24:12industri kita
24:12termasuk pada
24:14soal bagaimana
24:15untuk lahirnya
24:16industri nasional
24:17yang kuat
24:18karena problem kita
24:19sekarang
24:19kenapa calon-malut ini
24:21saya kira yakin
24:22Pak Jutium
24:22Pak Asaam
24:24lebih tahu
24:25daripada saya
24:26problem kita itu adalah
24:27kita tidak ada
24:29industri nasional
24:30industri kita itu adalah
24:32industri yang sangat
24:33bergantung pada
24:34modal asing
24:35jadi
24:36menyerap pengangguran
24:37itu
24:38bergantung pada
24:39investasi
24:39maka industri yang
24:41macam begitu
24:41kita tidak mempunyai
24:43ke dorang
24:43itu yang sangat
24:45entah
24:45burunya mudah
24:46di PHK
24:46investasinya mudah
24:47pergi
24:47seperti yang kita
24:49tahu sekarang
24:49banyak
24:50pabrik-pabrik kita
24:51menganggung ke
24:52PHK
24:52karena apa
24:53fasilitas
24:54dan sistem
24:55yang diberikan oleh
24:56pemerintah PHK
24:57sangat bagus
24:58saya baru-baru
24:59beberapa waktu lalu
25:00dengan teman-teman
25:01diminta oleh
25:02Polisi Besar
25:02untuk melakukan
25:03studi di Polisi Besar
25:04ada ke Malaysia
25:05ada ke Thailand
25:06ada ke
25:08PHK
25:08teman-teman sudah
25:09melakukan studi
25:10salah satu di PHK
25:11nah itu harus
25:12menjadi perhatian kita
25:13maka
25:13dalam konteks ini
25:14juga kita
25:15secara bersama-sama
25:16harus mendorong
25:16bagaimana peranan
25:18pemerintah
25:18memperbaiki
25:19tata pola
25:20industri
25:21termasuk
25:22keperkihakan
25:23pada industri
25:23nasional
25:24bukan terus-terus
25:24memfasilitasi
25:25industri
25:26investasi asing
25:27walaupun kita
25:28butuh
25:28investasi asing
25:29saya kira-terus
25:30saya kira-terus
25:31saya kira-terus
25:31dari tanggahan
25:32dari saya
25:32Bapak Bapak
25:34jadi
25:35sekali lagi
25:36mohon menjadi
25:38perhatian
25:38dan mungkin bisa
25:39menjadi pembahasan
25:41dari seluruhnya
25:42sehingga
25:43usulan-usulan kita
25:44terutama
25:45isu kursial-kursial
25:45itu betul-betul
25:46menjadi perhatian
25:47karena itu
25:47berangkat dari
25:49pengawasan praktek
25:50yang
25:50yang sangat
25:51komplit
25:52sekiranya dihadapi
25:53oleh teman-teman
25:54termasuk PKW
25:55saya tegakkan lagi
25:57ketika formula
25:58upah minimum
25:59masih menggunakan
26:01alpha
26:02atau indik tertentu
26:04kita pasti
26:04perlu dijual
26:06kita sebenarnya
26:07bisa banyak
26:08perobosan
26:09dalam sistem
26:09pengupakan
26:10standar utamanya
26:11itu adalah
26:12harus konstitusi
26:13harus diperkenalkan
26:13hidup layak
26:14tapi selamanya
26:16KHL
26:16jangan hanya
26:18menggunakan rumus
26:19yang sudah ada
26:20dengan ada alpha
26:21sebiaknya
26:21alphanya itu
26:22harus dibilangkan
26:23itu pasti akan
26:24diterima oleh
26:25teman-teman guru
26:26tapi ketika
26:27alphanya masih
26:28tetap dipartahkan
26:29apalagi
26:30alphanya 0,1
26:31sampai 0,9
26:32kecuali alphanya
26:331,2,3,4,5,6,7,8,9,10
26:36saya kira itu
26:360,10
26:37bagian
26:37gitu ya
26:38nah
26:38itu saya kira
26:39dan saya akan penegasan
26:40hal lain
26:41jika sudah disampaikan
26:42terima kasih
26:42bila itu
26:43tinggal di daya
26:44Assalamualaikum
26:44Wabarakatuh
26:46Assalamualaikum
26:48Assalamualaikum
26:49Assalamualaikum
26:50Assalamualaikum
26:50Assalamualaikum
26:54Assalamualaikum
26:55Assalamualaikum
26:56Assalamualaikum
26:56Assalamualaikum
26:57ini teman-teman
26:57oke
26:58kita tadi
26:59sudah
27:00sekali
27:00dihlasan
27:01dari
27:01poin-poin
27:04pokok
27:04memutuskan
27:05persoalan
27:06saksi
27:06saksi ini
27:08berarti
27:08penusaha
27:10yang tidak
27:10membayar
27:11berbesar
27:11kalau menjadi sebuah
27:12kewajiban
27:13ya harus
27:14diperlantai
27:15sanksinya
27:16kan
27:17kalau misalnya
27:18perusahaan juga punya
27:19liat baik
27:19ya tidak baik
27:20kalau disansi
27:20sanksikan juga
27:21agar perusahaan ini
27:22benar-benar
27:23tak hukum
27:24dan kemudian juga
27:26terima kasih ya
27:27bahwa
27:28itu ya
27:28ini
27:28yang selalu
27:30tidak bosan-bosan
27:31terima kita ini kan
27:32dan capek juga ini
27:33lihat
27:34wajah-wajah kita
27:34itu kan
27:36sehingga
27:37kemampusnya
27:37yang dibahas
27:38itu-itu-itu lagi
27:38ya kan
27:39jadi
27:40tapi
27:42tapi tidak ada
27:43kata
27:44apalagi
27:45ini menghentikan
27:45sebuah komunikasi
27:46karena komunikasi
27:47yang bagus itu
27:48melahirkan sebuah
27:49keputusan itu
27:49memang harus
27:50lahir dari
27:50sebuah
27:51perdebatan
27:51yang bencang
27:52ya kan
27:53perdebatan ini
27:54penting
27:54tapi bukan
27:55berarti
27:55latas kita
27:56baper-baperan
27:57ya
27:57DPR jangan baper
27:58kita juga
27:59dipastikan
27:59tidak baper
28:00tapi
28:00jangan takut
28:02terima kita
28:03seungguhnya
28:04kita dapatkan
28:05ini
28:05ini
28:05memberikan
28:05masukan
28:06yang berdaruh
28:07luar bagus
28:08bagi semuanya
28:08baik itu
28:09saya paham
28:10kalau posisi deperik
28:11saya
28:11roti
28:12keju di tengah
28:13di sini
28:13saya tahu
28:13di atas
28:14no press
28:15dari
28:15no press
28:17hasil yang di tengah
28:18ini
28:18kita tahu
28:19kalau
28:19kita saling memahami
28:21tapi biasanya
28:22kalau
28:22kalau
28:23no press
28:23cukup
28:23padat
28:24insya Allah
28:24nanti keluar
28:25aja
28:25makanya
28:25juga
28:25asik
28:26dulu
28:26bisa
28:27diterima
28:27semua pihak
28:28dan
28:28sekali lagi
28:29jangan
28:30nanti
28:30komunikasi
28:31ini
28:31kita terus
28:31dialog
28:32sampai
28:32menit-menit
28:33terakhir
28:34kalau
28:34sampai
28:35mendapatkan
28:35keputusan
28:36yang betul-betul
28:36bisa diterima
28:37untuk
28:38semua pihak
28:38kita
28:39tidak ada
28:39ini
28:40mau
28:40kita
28:40tidak
28:42sakut
28:42tidak
28:43hal
28:43mati
28:44maka
28:45kita
28:46terus
28:46kawal sama-sama
28:47dan
28:47terus
28:47kita
28:48jalan
28:48komunikasi
29:01terima kasih
29:02bangsa
29:02mustafa
29:03bang
29:03haji
29:03cucun
29:04dan selamat
29:05silahkan
29:09silahkan
29:11perwakilan
29:12perempuan
29:13saya
29:14memberikan
29:15adera
29:15saat
29:15saya
29:16selamat
29:17walaikum warahmatullahi wabarakatuh
29:20perkenalkan pak
29:21saya
29:21emilia
29:21yang
29:22saya
29:23sekretaris jenderal
29:23dan
29:24masyarakat
29:24bu
29:24indonesia
29:25saya
29:27tidak akan
29:27mengulang
29:27apa yang
29:28sudah
29:28disampaikan
29:29oleh
29:30banyak kawan
29:30tadi
29:31tapi saya
29:32ingin
29:32menekankan
29:33bahwa
29:34saya
29:34yakin
29:34betul
29:35pak
29:35cucun
29:36dan
29:36pasangan
29:37sebagai
29:37wakil
29:38ketua
29:39dekat
29:39i
29:39itu pasti
29:41salah satu
29:41persyukatannya
29:42dalam bagaimana
29:43menjaga
29:43undang-undang
29:45dasar
29:4545
29:45dimana
29:46dalam
29:46bangsa
29:4715
29:48itu
29:49dinyatakan
29:51dengan tegas
29:51bahwa
29:52tiap-tiap
29:52warga negara
29:53memiliki hak
29:54atas
29:55penghidupan
29:56dan pekerjaan
29:56miliar
29:57termasuk juga
29:58atas
29:59imbalan
30:00dan penghasilan
30:00miliar
30:01nah
30:02bagaimana
30:03kemudian
30:03pak cucun
30:05dan pasangan
30:05yang menerima
30:06kami hari ini
30:07itu
30:08bisa menyampaikan
30:09bagaimana
30:10dalam
30:10RU
30:11pelindungan
30:12kerana kerjaan
30:12ini betul-betul
30:13isinya
30:14itu mengejawatkan
30:16gitu ya
30:17dari
30:17pasal
30:1828D
30:19ayat
30:21kenapa pak
30:22saya mau
30:23ambil perspektif
30:23yang berbeda
30:24terkait di kenapa
30:25misalnya kami
30:25menolak
30:26kerja kontrak
30:27yang berpanjangan
30:28sebagaimana
30:29aspilasi
30:30dari
30:31apiro
30:31maupun
30:32juga
30:32dua terakhir
30:33dari
30:33DPR
30:35pertama
30:37itu tidak
30:38hanya
30:38akan
30:39terjadinya
30:42menimbulkan
30:43ketidakas
30:43dan kerja
30:44atau
30:45eksploitasi
30:45tenaga kerja
30:48tapi juga
30:49ini berpotensi
30:51itu menimbulkan
30:52kekerasan
30:53dan pelecehan
30:54seksual
30:55dan ekonomi
30:56bapak kalau tahu
30:57di tahun 2003
30:58lalu
30:59itu yang kemudian
31:00lain kan
31:00ada permen
31:01nomor 88
31:02tahun 2003
31:04itu tentang
31:05tapi isinya tentang
31:05soal perdoman
31:06perdoman
31:07pencegahan
31:08dan perangan
31:08kekerasan seksual
31:10di tempat kerja
31:11gitu
31:11nah
31:12gimana kasus itu
31:13itu bukan kasus yang pertama
31:14sebenarnya ada
31:15kasus
31:16hanya korban
31:17yang tidak mau
31:18kontrak yang berpanjangan
31:19kemudian
31:20ini
31:21membuat
31:22burung
31:22saya bisa sebutkan
31:23laki dan perempuan
31:25tapi mayoritas
31:25hanya sekedar
31:26jutaan
31:27tapi sudah puluhan juta
31:28ini sudah
31:29di Banten
31:30kemudian
31:31di
31:32Cikarang
31:34di Kerawang
31:35di banyak perusahaan
31:36kayak gitu
31:36dimana burung
31:37sebenarnya mereka ingin
31:39bekerja
31:39untuk bisa dapat penghasilan
31:40tapi untuk bisa
31:41bekerja saja
31:42mereka harus mengumpulkan dulu
31:43sejumlah uang
31:44untuk bisa dapat pekerja
31:45jadi ini
31:46kenapa kami keras
31:47mengelak itu
31:48terutama dalam
31:49soal tadi
31:50dimana
31:51nyaman bekerja itu
31:52tidak jaman sekedar
31:53mendapatkan penghasilan
31:54yang cukup
31:55dan banyak
31:56tempat kerja yang
31:57apa namanya
31:58yang manusiawi
31:59tapi juga
32:00hard cut
32:00martabak
32:01khusus untuk perempuan
32:02karena saya perempuan
32:02pak
32:02saya mewakili
32:03apa namanya
32:04guru perempuan
32:05janganlah sampai kemudian
32:07dan menerja kontrak
32:08yang berkepanjang
32:09satu tahun itu
32:10sudah
32:10sudah
32:10apa namanya
32:11sudah cukup maksimal
32:13dengan
32:13saya mengkoreksi
32:14dari yang disampaikan oleh
32:15Bung Sunar
32:16satu kali perpanjangan
32:18dalam satu tahun
32:18sudah termasuk dengan
32:19satu kali perpanjangan
32:21demikian pak
32:21terima kasih
32:22Assalamualaikum
32:38terima kasih
32:57terima kasih
32:59membayar kompensasi
33:00namun
33:01setiap wajibat
33:03harus disertai
33:03dengan sanksi
33:04nah
33:05berikutnya
33:05dalam graf itu
33:06belum ada sanksi
33:06untuk kompensasi
33:08satu bulan gaji
33:09per 12 bulan
33:10masa kerja
33:11itu yang pertama
33:12yang kedua
33:13adalah soal
33:13kecadangan pesanmen
33:14kami sekali lagi
33:15mengapresiasi itu
33:16adalah kebosan
33:17yang luar biasa
33:19artinya
33:20mengakomodir
33:21hampir seluruh
33:23dari usulat
33:23dari koalisi
33:24tapi sekali lagi
33:25ada
33:26ketinggalan
33:27soal sanksinya
33:28jadi
33:29graf DPR
33:30wajib mencadangkan pesanmen
33:31namun ketinggalan
33:32soal sanksinya
33:33apabila
33:34perusahaan tidak
33:34mendaftarkan
33:35pekerja pada
33:36manfaat
33:37jaringan sosial
33:38percanaan pesanmen
33:39yang ketinggalan
33:40ini masih terkait
33:42dengan percanaan pesanmen
33:43tapi juga terkait
33:44dengan soal
33:45apa yang tadi
33:45sampaikan
33:46tansi yang mengetahui
33:48terima kasih
33:49ini sebelum
33:51ke Pak Jumtun ya
33:52pertama
33:53terima kasih
33:54semua tadi
33:56inspirasi
33:58masukan
33:59dan sarannya
34:00yang kedua
34:01perlu saya sampaikan
34:03bahwa
34:03DPR
34:04kali lagi
34:05tidak pernah
34:07bosan
34:08tidak pernah
34:10apa
34:11menjaga
34:13bahkan
34:15DPR
34:16hari ini
34:17berusaha
34:18menjadi
34:19DPR
34:20yang ramah
34:21terhadap
34:22semua
34:23kelompok
34:24masyarakat
34:25jadi
34:26tidak pernah
34:27paklun
34:27jadi
34:29walaupun
34:29sudah
34:30saya rasa
34:31tidak pernah terhitung
34:32kita ketemu
34:34ya
34:34baik
34:35jadi
34:36baik
34:36apa
34:37dalam skala
34:38besar
34:39di KK2
34:40di sini
34:41maupun
34:41kalau di dalam
34:42rangka
34:43terbatas
34:44jadi kita
34:45kita memang
34:45tidak pernah
34:46apa
34:47bosan
34:48dan kita
34:49selalu terbuka
34:50dan
34:51sekali lagi
34:52tidak pernah
34:53buffer
34:54malah ditakut
34:55karena memang
34:56kita ingin
34:57sekali lagi
34:58menyelesaikan
34:59semua persoalan
34:59saya rasa
35:01dari semua
35:02intensitas
35:02hari ini
35:03di DPR
35:03ini
35:04priode ini
35:05yang paling
35:05banyak
35:06pimpinan
35:07DPR
35:07bukan lagi
35:08komisi
35:09sekarang
35:09pimpinan
35:10yang dulu
35:10langsung
35:11jadi pimpinan
35:12DPR
35:13yang terus
35:13berusaha
35:14dan kita
35:14ingin
35:15menyelesaikan
35:15semua persoalan
35:16yang dihadapi
35:17oleh masyarakat
35:18terutama
35:19masyarakat
35:20masyarakat
35:21marginal
35:22yang tadi
35:23ya
35:23kita ingin
35:23berusaha
35:24menyelesaikan
35:25semua
35:25makanya
35:26dialog-dialog
35:27seperti ini
35:28menjadi hal yang sangat penting
35:29karena kita
35:30sekali lagi
35:31DPR
35:32ingin berusaha
35:33menyelesaikan
35:34semua problem
35:35yang ada
35:36di masyarakat
35:36termasuk
35:37dari para pekerja
35:39guru
35:39semua honorer
35:40semua kita
35:41terima
35:42dalam seminggu
35:43kita bisa
35:432-3 tali
35:44menerima
35:45perwakilan
35:46masyarakat
35:46nah termasuk
35:47dalam konteks
35:48hari ini
35:49dengan para
35:50serikat pekerja
35:51ini
35:51undang-undang
35:53perlindungan
35:53ketanah
35:54dan kerja
35:54kita berusaha
35:56semaksimal mungkin
35:57mendengar
35:58menerap
35:59kewujudkannya
36:00gitu loh
36:00dalam bentuk
36:01pasal-perpasal
36:02nanti Pak Cucun
36:03kelihatan
36:04menceritakan
36:05kalau ada yang ragu
36:06kita gak sungkan
36:07melepon
36:08apa
36:09pimpinan-pimpinan
36:11serikat ya
36:12ini gimana
36:13pasal ini
36:14kita terlalu
36:14komunikasikan
36:15karena kita
36:16sekali lagi
36:17ingin
36:18menyelesaikan
36:19semua yang terkait
36:20dengan berbagai
36:21persoalan
36:22yang
36:22kita hadapi
36:24secara
36:24bersama-sama
36:26termasuk
36:27dalam soal
36:28RUU
36:28perlindungan
36:30ketanah kekerjaan
36:31ini
36:31kita bahkan
36:32sisir
36:32pimpinan ini
36:33Pak Cuncun
36:34sampai malam
36:35kita menyisir
36:36ada yang gak jelas
36:37dari penuntutan
36:38pekerja
36:39kita propon
36:40ini gimana
36:41kita ingin
36:42nah untuk lebih jelas
36:44update
36:45sampai mana
36:47perkembangannya
36:49update-nya semua
36:50saya silakan
36:51Pak Cuncun
36:52untuk menyampaikan
36:52terima kasih
36:55terima kasih
36:57ini
36:58Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
37:00yang disampaikan oleh
37:02Pak Cuncun
37:03dan juga semua
37:04apa yang disampaikan
37:05kataan
37:05itu benar
37:07kami tidak pernah
37:10berhenti untuk terus
37:12sesuai dengan yang
37:13beberapa hari
37:14belakang
37:14kita ketemu
37:15kemudian kita bawa
37:17dan disandingkan
37:19dengan misalkan
37:20pemerintah maunya apa
37:21termasuk tadi
37:23yang terakhir
37:23saya dapat
37:24bagus sekali
37:26dengan Pak Cuncun
37:32seperti kalimat
37:34ya dikompensasi
37:36misalkan belum ada sanksi
37:38ini
37:38kan aspirasi
37:40harus kita takut
37:41terus bawa
37:42kemudian kedua
37:43jalangan kesangwan
37:44termasuk dari
37:45sampai korrepasan
37:46kita tidak
37:47tidak akan terus
37:48sampai
37:49tadi dikatakan
37:51dari kritik terakhir
37:52ya
37:53walaupun
37:54seperti yang kita
37:55sampaikan
37:56kalau kita 10
37:58akhirnya harus
37:59kalah turun
38:002
38:01turun 3
38:02kan
38:03tidak
38:03mungkin kesempurnaan
38:05bisa
38:05100% yang kita minta
38:07itu bisa
38:07didapat
38:09tapi tetap
38:10luang dialog
38:11tidak akan berhenti
38:12Pak Adek
38:12kita akan
38:13eh paham
38:14eh paham
38:15kita akan terus
38:16komunikasi
38:17dengan
38:18eh
38:19semua
38:20presiden
38:21komponerasi
38:22nah
38:23termasuk
38:24kalimat-kalimat
38:25yang disampaikan
38:25jadi kadang-kadang
38:27di legal
38:27drafter
38:28di kita ini
38:30kan harus
38:30setelah
38:32jadi
38:32bisa kan
38:33ada drafting
38:34yang jangan disusun
38:36contoh aja
38:37penggunaan
38:38dari
38:38upskilling
38:39yang apa
38:40dana
38:40pelatihan ini
38:42kan saya harus
38:43komunikasi
38:44komunikasi
38:44lagi dengan
38:45Bapak Ibu
38:46sekalian
38:46apakah
38:47bisa kan
38:48harus
38:48secara jelas
38:50ini
38:50ketika
38:51ketika ini
38:52bisa dipakai
38:53untuk
38:55berusaha
38:55yang
38:56kenapa
38:58kemudian
38:58upskilling
38:59bisa
38:59bahkan
39:00dari dana
39:00LPDB
39:01segala macam
39:02apakah itu
39:02perlu dipotak tubuh
39:03atau dimana
39:04kan saya akan
39:05kembali lagi
39:05nanti dengan
39:06bapak-bapak
39:06terutama
39:08modus
39:09seperti yang
39:09jadi
39:10kalau
39:11ingin
39:11perpanyakan
39:12kontrak
39:13dengan ada
39:13eksploitasi
39:14semacam itu
39:15ini
39:16mengingatkan kita
39:17juga akan
39:17betul-betul
39:18diprotek
39:18jangan sampai
39:19tidak bunyi
39:20masalahnya
39:20nanti mengenai
39:21perlindungan
39:22untuk tenaga kerja
39:23yang
39:24wanita
39:24yang berkuat itu
39:25yang Ibu
39:26sampaikan
39:27nah
39:28termasuk juga
39:29Bapak Ibu
39:29sekalian
39:31kemarin
39:31perdebatan kita
39:33masalah
39:34merasa
39:35sakit
39:37dan tidak
39:38nah ini
39:38sudah saya
39:39sampaikan juga
39:39setelah
39:40beberapa
39:41hari kemarin
39:42yang juga
39:42saya komunikasikan
39:43mas
39:44mas
39:45ini
39:46masih
39:46apakah
39:48substansinya
39:49judinya
39:50atau merasa
39:51sakitnya
39:51ini yang
39:52apa ya
39:53kita
39:54bicarakan
39:54ya
39:55judinya
39:55atau merasa
39:56sakitnya
39:56yang
39:58yang
40:00yang
40:01disampaikan
40:02nah kemudian
40:03juga
40:04yang
40:06tutupan
40:07Bapak Ibu
40:07sampaikan
40:08terkait
40:08ruang lingkung
40:10ya
40:11setelah
40:12betul
40:13ini kan
40:13sudah tahu
40:14semua
40:14perdebatan
40:15ruang lingkung
40:15pekerja platform
40:16kemudian
40:18supir
40:19yang
40:19misalkan
40:20di
40:20perusahaan-perusahaan
40:22bukan
40:23di platform digital
40:24itu
40:25supaya termasuk
40:26semua
40:27kita akan
40:28kembali
40:28katakan
40:28ruang lingkung
40:29itu
40:29berita apa
40:30termasuk
40:31misalkan
40:31ada
40:32supir
40:33di
40:34perusahaan-perusahaan
40:35angkutan barang
40:36supir
40:37misalkan
40:38bukan
40:39ya supir
40:39termasuk juga
40:40pekerja-pekerja yang
40:41ruang lingkungnya
40:42belum masuk
40:42dalam
40:43apa
40:44disebut
40:45pekerja umum
40:46pekerja itu
40:47ruang lingkungnya
40:48apa saja
40:48nah ini
40:49kita update
40:50nanti ruang lingkungnya
40:51seperti apa saja
40:52yang masih belum masuk
40:53ya bisa masukkan
40:54lagi
40:54itu
40:55jadi disini
40:56sepertinya
40:56yang melompat
40:57minta
40:58platform
40:59digital
41:00Ojo
41:00kulit
41:01pekerja media
41:02pekerja berdampak
41:03krisis iklim
41:03dan segala macam
41:04termasuk
41:05kan kayak supir
41:06yang bukan
41:07apa ya
41:08online itu
41:09belum masuk
41:10lingkungnya
41:10dengan
41:11kita juga
41:11masih belum
41:12lingkung
41:13nah termasuk
41:15juga
41:17usulan
41:18yang
41:18kemarin
41:19dari
41:20bapak-bapak
41:20semua yang
41:21saya bawa hasil
41:22duduk
41:23dengan pihak-pihak
41:24terkait
41:24itu
41:26sudah kita
41:26masukkan
41:27dan
41:28percaya kita
41:29ya
41:30apa yang
41:31diperjuangkan
41:31yang saya bawa
41:32ke sini itu
41:33walaupun di sini
41:34terjadi
41:34perdebatan lagi
41:35antara
41:36pemerintah
41:38ada dari
41:39pemerintah
41:39ada dengan
41:40apa
41:41apidu juga
41:42kita tetap
41:43hal-hal
41:44kursial
41:44tetap
41:45kita akan
41:45di sini kan
41:46sebagai
41:47subjek
41:49dan
41:50tampilnya
41:50kalau
41:51kalau
41:51lihat
41:51perlindungan
41:52kerjaan
41:52apa-apa
41:53yang harus
41:53betul-betul
41:55sesuai dengan
41:55tutupan ini
41:56yang kita
41:57akomodir
41:59tapi
42:00tapi
42:01tadi
42:01terkait
42:02pemagangan
42:03ini
42:04tulisan
42:04silah
42:05banget
42:05harus
42:06jelah
42:06ambulannya
42:07tegang
42:08seperti itu
42:09dan
42:10al-mistik
42:11antara
42:12pemberi kerja
42:13yang pemberi
42:13pemagangan
42:14dan
42:14yang pemagangan
42:15ini
42:16tidak ada
42:17hubungan
42:18kerja
42:19seperti itu
42:20kalau misalkan
42:21tadi
42:22usulannya
42:23ingin dibuang
42:23terus
42:24dari
42:25misalkan
42:25pemerintah
42:26tetap untuk
42:26mengkomodir
42:27penyalurkan
42:28yang belum
42:28dapat kerja
42:29berdimanggatan
42:30kita tetap akan
42:31akomodir
42:32tapi
42:32tidak ada
42:34hubungan
42:36mungkin
42:37ini juga
42:37yang kurang
42:38mahal
42:38dan
42:38betul tadi
42:39Rupiah
42:40akan terus
42:41parudi
42:41omzional
42:42jangan
42:43terus
42:43kita jangan
42:44apa
42:44kalau
42:45saya akan
42:48berkomunikasi
42:49dengan Bapak
42:49kalau
42:50ini
42:50berarti
42:51seperti ini
42:52ya
42:53kata Bapak
42:54misalkan
42:55kata parudi
42:55tolonglah
42:56seperti ini
42:56saya juga
42:57komunisasi
42:57diberatakan
42:58di titik
42:59tengah
42:59seperti apa
43:00ya kita
43:01akan komunikasikan
43:01seperti ini
43:02jadi itu
43:03Pak Rumi
43:03omzional
43:04dihitung Pak
43:06Ahmad
43:08silahkan
43:09silahkan
43:09selamat
43:12selamat
43:12selamat
43:12selamat
43:12selamat
43:12selamat
43:13selamat
43:25Terima kasih.
43:43Katanya tanggal 6 paripurna. Jadi ini memang biar kami tidak salah menyampaikan informasi ke teman-teman.
43:49Karena gini, apabila paripurna tanggal 6, maka 2 hari sebelum paripurna itu kami akan turun aksi secara betul-betul.
43:57Jadi ini mewakili aspirasi terhadap teman-teman daerah juga.
44:01Jadi mohon para pimpinan yang ada hari ini juga, kalau tidak boleh di luar bikin tenda, nanti siapkanlah di dalam.
44:07Karena kami bergelombang ke tindakannya, ada yang naik kereta, ada apa.
44:11Karena kalau sewa bus kayak hari ini pun kita cukup berat biaya.
44:14Jadi mohon nanti memberikan informasi yang pasti.
44:17Kalau tanggal 6 paripurna berarti kami aksi dari tanggal 3, 4, 5 atau 4, 5, 6.
44:23Kalau tanggal 8 paripurna berarti kami aksinya 6, 7, 8.
44:27Supaya kami tidak salah, salah nongkongin gedung ini Pak gitu ya.
44:32Jadi mohon juga nanti menyiapkan ayah untuk bikin tenda dan masak-masak tenis selama 2 hari.
44:37Terima kasih, lebih kurangnya Allah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
44:45Yang pertama, pasti nanti kita akan sampaikan.
44:50RU ini kita akan ketok, yang jelas DPR itu penutupan masa sidangnya tanggal 8.
44:58Jadi paling utara pasti tanggal 8.
45:00Karena kita kan dibatasi oleh putusan Mahkamah Konstitusi kan.
45:05Jadi yang sebelum apa?
45:15Dibatasi oleh putusan Mahkamah Konstitusi kan harus kita selesaikan.
45:25Kalaupun misalnya nanti sebelum tanggal 8 di majuin, sebelum tanggal 8,
45:29Pasti dikabarkan juga.
45:30Disampaikan juga kepada kawan-kawan semua ya.
45:34Supaya jangan sampai sudah diketok, baru datang kan.
45:38Jadi pasti akan kita sampaikan.
45:41Nah yang kedua tentu, apa yang tadi kawan-kawan sampaikan,
45:46Pasti nanti kita akan sampaikan ke Panja ya.
45:49Jadi ini masih ada waktu sebelum apa ini disetahkan,
45:54apa kawan-kawan untuk terus memonitor, untuk terus mengawal,
45:59untuk terus menyampaikan berbagai aspirasinya
46:05yang memang sekiranya tadi belum terakomodir.
46:09Jadi sekali lagi, mumpung masih ada waktu.
46:12Jadi nanti kita dari pimpinan, terutama Pak Cuncun,
46:18terus Nekam Cuncun ini terus memediasi.
46:21Yang dari pimpinan yang memang intens dengan panja ya,
46:28panja undang-undang perlindungan ketanaga kerjaan.
46:31Jadi sekali lagi,
46:33Jadi hari Minggu semua, ini kita kerja terus ya.
46:38Jadi sekali lagi, kita semaksimal mungkin,
46:42komitmen keberpihatan dan kemauan kita
46:44untuk membantu kawan-kawan ini,
46:47Insya Allah akan terus kita jaga.
46:51Jadi terima kasih, nanti ini sudah kita catat.
46:54Sekali lagi,
46:55Sila, sila Pak Cuncun.
46:58Mohon maaf Pak Langsang.
47:01Jadi ada dua pertanyaan.
47:03Yang pertama itu terkait dengan GIM,
47:07yang khususnya dari pihak pemerintah.
47:09Apakah itu boleh juga diketahui atau diakses oleh
47:14Kabupaten Sikat-Burus Sikat Pekerjaan?
47:16Karena kan mestinya,
47:18kalau ini bagian dari transparansi
47:20di dalam pembentukan undang-undang,
47:22dan mestinya kami tahu juga kan bisa akses itu.
47:26Yang selanjutnya adalah,
47:28menjelang ketik-ketik ini,
47:31pemerintahan Bapak Pasan dan Pak Cuncun,
47:35harapan kami,
47:36tim perunus kami ini ada komunikasi intensif.
47:40Tim perunus terutama kan berkaitan dengan redaksi dan lain sebagainya.
47:45Jadi supaya kami juga,
47:47maksudnya kalau di dalam pengesahan nanti
47:50justru ternyata di redaksinya enggak tepat buat kami,
47:54pasti akan jadi bermasalah.
47:56Nah harapannya nanti bisa ada komunikasi
47:58atau komunikasi gitu Pak.
48:00Terima kasih.
48:01Ya, oke.
48:02Ya, berkait dengan BIM Pak,
48:04itu selain menanyakan,
48:06kami mengakses yang kedua,
48:07saat nanti pembahasan BIM,
48:09pemerintah dengan DPR,
48:10itu boleh enggak kami bisa,
48:12apa namanya,
48:12langsung ikut apa namanya mendengarkan?
48:15Ya, makasih.
48:18Ya, ini kan kalau di dalam pengesahan saja,
48:21kita masih terus,
48:22Pembuan dok,
48:23ya,
48:24belum ada titik temu ya,
48:25nanti pas lakar,
48:27kita pasti akan,
48:28lakar itu kalau begitu,
48:29itu pasti terbuka.
48:30ya, termasuk di,
48:33ya, tadi disampaikan,
48:34nanti kita konsultasi dengan koperita,
48:36jadi teman-teman yang kedua,
48:37sebetulnya,
48:38kan bisa langsung koordinasi.
48:40Betul, jangan sampai ada,
48:42nanti,
48:43apa,
48:44langsung,
48:46saya beberapa kali,
48:47sudah bisa sampaikan,
48:48jangan kesintansi baru lagi,
48:50terpusing,
48:51gitu kan,
48:52kesintansi-kesintansi,
48:53apa yang harus disampaikan,
48:55ya,
48:56nanti koordinasi lah,
48:58dengan teman-teman koperita,
48:59yang koperita,
48:59saya,
49:00jenis,
49:00supaya,
49:02tapi,
49:03dari pemerintah,
49:04nanti,
49:05adun-dun bicara dengan ini,
49:07untuk dia dapat.
49:09Cukup ya,
49:10Mendaik,
49:10terima kasih semuanya,
49:12nanti kita mudah-mudahan,
49:13apa nanti yang kita putuskan,
49:16itu terbaik,
49:17buat kawan-kawan juga semuanya.
49:18Terima kasih,
49:19Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
49:21Terima kasih.
49:24Terima kasih.

Dianjurkan