Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 menit yang lalu
​Kasus Scam Melonjak, 66 Persen Masyarakat Indonesia Disebut Pernah Jadi Korban-Melek Teknologi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:03Komdigi menyebutkan ada sekitar 66 persen masyarakat Indonesia yang pernah alami skem atau penipuan digital.
00:10Yuk kita bahas!
00:11Halo, kembali lagi bersama aku Michelle di MTV and Lens.
00:15Meskipun canggih teknologi membawa kemudahan dalam kehidupan kita,
00:18tetapi ada sesi negatifnya lho.
00:21Salah satunya adalah skem atau penipuan digital.
00:23Safrian Shah selaku Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi menjelaskan penipuan digital ini tidak hanya merugikan masyarakat,
00:31tetapi juga terhadap ekonomi digital dan inklusi keuangan.
00:35Hal ini terbukti dari data Indonesia Anti-Scam Center Otoritas Jasa Keuangan
00:40yang mencatat ada kerugian sebanyak Rp9,1 triliun dengan 11.000 aduan sepanjang November hingga Desember 2024.
00:49Nah, di tahun ini, dari 1 Januari hingga 17 September, ada 35.000 aduan skem jual beli daring.
00:57Menurut Safrian Shah, platform utamanya ada di WhatsApp dengan modus promosi media sosial
01:02yang perlahan-lahan akan mengarah kepercakapan pribadi melalui aplikasi WhatsApp.
01:07Selama 10 tahun terakhir juga, Komdigi mencatat ada 141-110 kasus
01:12dari pengaduan penipuan konten daring yang didominasi oleh konten di platform meta.
01:17Nah, untuk menjikapinya, Komdigi melakukan petroli cyber selama 24 jam 7 hari dengan kanal pengaduan.
01:23Kebijakan verifikasi akun penyelenggara sistem elektronik atau PSE juga diperketat secara identitas digital,
01:30moderasi konten, algoritma, hingga data pribadi.
01:33Untuk PSE yang melanggar, akan diperlakukan sanksi administratif berupa denda sampai pemutusan akses.
01:39Jadi, itu dia informasi mengenai sikap Komdigi terhadap maraknya isu skam digital.
01:45Kalau kamu, pernah gak sih mengalami kasus penipuan digital?
01:48Terima kasih telah menonton!
01:53Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan