Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Seorang pemuda tewas dalam bentrok antar kelompok warga di Makassar, Sulawesi Selatan.

Hasil otopsi jenazah korban menyatakan, korban tewas akibat luka di bagian punggung atau rusuk ketiga sebelah kiri yang menembus ke bagian pundak korban.

Polisi kini tengah menyelidiki kronologi bentrok hingga penyebab pasti tewasnya korban, termasuk jenis senjata yang melukai korban.

11 polisi yang bertugas di lokasi kini dalam pemeriksaan Bidpropam Polda Sulsel.

Polisi juga memeriksa 2 warga sebagai saksi terkait kejadian ini.

Polisi kini menunggu hasil pemeriksaan balistik dari laboratorium forensik terkait jenis senjata maupun proyektil yang menyebabkan luka pada tubuh korban, saat bentrokan terjadi.

Perkembangan tewasnya seorang remaja saat bentrok antar warga, kita langsung tanyakan ke Jurnalis KompasTV, Linda Wirawan dan Juru Kamera Arief Tirtana.

Baca Juga Tragis! Pemuda Tewas dalam Tawuran Makassar, Luka Rusuk Kiri Tembus Pundak Kanan | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/693286/tragis-pemuda-tewas-dalam-tawuran-makassar-luka-rusuk-kiri-tembus-pundak-kanan-berut

#tawuran #pemuda #tewas

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/693341/pemuda-tewas-saat-tawuran-di-makassar-11-polisi-diperiksa-propam-kompas-malam
Transkrip
00:00Perkembangan tewasnya seorang remaja saat bentroh antar warga.
00:03Kita langsung tanyakan ke jurnalis Kompas TV,
00:05ada Linda Wirawan dan Juru Kamera Arief Tirtana.
00:09Selamat malam Linda.
00:10Lidah ini ada 11 polisi diperiksa sebagai saksi
00:13dan juga 2 orang sebagai saksi.
00:15Ini hasil pemeriksaannya seperti apa?
00:21Baik, selamat malam Gali dan juga saudara.
00:25Memang untuk kejadian ini
00:28dari Bitpropam, Polda, Sulawesi Selatan
00:31sudah memeriksa total ada 11 anggota kepolisian
00:34yang berada di lokasi kejadian
00:36dan juga ada 2 warga setempat.
00:39Kita masih harus menunggu bagaimana kemudian
00:43hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian
00:47dengan adanya kejadian perang kelompok
00:49di Jalan Kandeya 3, Kelurahan, Bunga Ejaberu,
00:53Kecamatan Talo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
00:56Namun dari hasil otopsi yang dilakukan oleh
01:01Bidokes Polda, Sulawesi Selatan
01:03bahwa memang sebelumnya sudah dilakukan visum luar
01:08dan juga otopsi kepada korban
01:10ditemukan adanya luka yang diduga
01:13luka tembak di bagian punggung atau sebelah kiri
01:16mengarah sampai ke pundak.
01:19Dan untuk memastikan jenis dan juga kaliber peluru
01:23yang menyebabkan luka pada korban
01:25juga akan dilakukan uji balistik oleh Bitlap 4
01:28dan juga sebelumnya terjadi kejadian perang kelompok
01:33di Jalan Kandeya 3, Kelurahan, Bunga Ejaberu,
01:36Kecamatan Talo, Makassar, Gali dan juga Saudara.
01:40Dalam situasi tersebut, laporan kemudian masuk ke pihak kepolisian
01:45kurang lebih pada pukul 2 lewat 50 dini hari
01:49waktu Indonesia Tengah.
01:52Kemudian ada sebanyak 5 anggota kepolisian
01:55yang kemudian langsung menuju ke lokasi
01:59dan bertugas untuk membubarkan kelompok
02:02yang terlibat aksi saling serang ini.
02:05Dan dalam situasi tersebut, salah seorang personel
02:08mengeluarkan tembakan peringatan
02:09dengan tujuan membubarkan massa
02:12serta melindungi keselamatan personel dan masyarakat
02:15di sekitar lokasi.
02:17Dan kemudian kelompok yang terlibat setelah itu
02:20membebarkan diri dan kurang lebih pada pukul 4 lewat 50 dini hari
02:24waktu Indonesia Tengah pihak kepolisian memperoleh informasi
02:27bahwa seorang warga telah dibawa
02:31ke rumah sakit Al Jalah Amari
02:34dan diketahui korban meninggal dunia.
02:39Dan untuk saat ini dari pihak keluarga
02:42juga sudah melayangkan laporan ke polsek terdekat
02:48dan untuk saat ini juga dari pihak kepolisian
02:54menghimbau kepada masyarakat khususnya
02:57untuk warga Kandeya dan juga Bunga Ejaya
02:59untuk tetap tenang dan juga menahan diri
03:02serta masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi
03:05oleh informasi yang belum terverifikasi sebelumnya
03:10serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan
03:13kepada pihak kepolisian.
03:15Untuk saat ini kita masih menunggu bagaimana kemudian
03:18hasil penyelidikan dari pihak kepolisian
03:21dan Polrestabes Makassar memastikan bahwa
03:24seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional
03:27dan juga transparan.
03:28Terima kasih Linda Wirawan atas laporan Anda
03:31langsung dari Makassar Sulawesi Selatan.
03:33Selamat bertugas kembali Linda.

Dianjurkan