Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Jelang pertandingan Indonesia melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, pendukung Timnas Garuda mulai berdatangan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Indonesia akan menghadapi Malaysia pada pukul 19.30 WIB. Kedua negara sama-sama tergabung dalam Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan ini menjadi ajang adu gengsi sekaligus memperebutkan puncak klasemen sementara Grup A.

Lalu lintas menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno mulai ramai oleh para penonton yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Indonesia melawan Malaysia.

PSSI menyebut, hingga pukul 12.00 WIB, setidaknya 56 ribu tiket sudah terjual. Jumlah penonton diperkirakan masih akan bertambah seiring kedatangan suporter menjelang pertandingan malam ini.

Kita pantau situasi terkini di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, jelang laga Indonesia melawan Malaysia bersama jurnalis KompasTV, Esra Ambarita, dan juru kamera Adinni Anisa.

Untuk mengetahui kans kemenangan Indonesia melawan Malaysia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, kami akan berbincang dengan analis sepak bola, Yusuf Kurniawan.

#timnasindonesia #timnasmalaysia #fifaaseancup2026 #gbk #suporter

Baca Juga Langsung dari GBK! Jelang Indonesia vs Malaysia, Suporter Mulai Ramai Sore Ini (28/9)| KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/693075/langsung-dari-gbk-jelang-indonesia-vs-malaysia-suporter-mulai-ramai-sore-ini-28-9-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/693081/full-laga-panas-indonesia-vs-malaysia-analis-bahas-peluang-garuda-untuk-menang-kompas-petang
Transkrip
00:00Saudara, untuk mengetahui kans kemenangan Indonesia melawan Malaysia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026,
00:07kami berbincang dengan jurnalis, maksud kami dengan analis sepak bola Yusuf Kurniawan.
00:14Mas Yusuf, selamat sore.
00:17Selamat sore, Cintia.
00:19Iya, Mas Yusuf, ikut nonton gak nih malam ini?
00:22Saya nonton di studio.
00:24Oh nontonnya di studio. Nah, kalau kita bicara soal laga malam ini nih, di prediksi akan berlangsung sengit, ada Indonesia,
00:31Malaysia.
00:32Menurut Anda, bagaimana strategi dari John Hartman, baik di lini serang maupun distribusi ataupun di bagian belakang?
00:41Ya, sangat menarik ya, ini laga yang penuh gengsi, ini boleh dibilang sebagai derby-nya kawasan lah ya,
00:48karena secara rivalitas dan sejarah sangat kental sekali, karena itu ini laga yang sangat penting untuk kita menangkan.
00:56Soalnya, kalau me-refer dari sejarah kan kita dalam menang pertemuan terakhir tuh lawan Malaysia tuh hasilnya tuh kalau gak
01:04menang ya kalah gitu ya.
01:05Dan faktanya kita dari 6 itu 4 kalah gitu, 2 menang.
01:10Tapi yang terakhir pertemuan, 2019 sudah lama sekali waktu timnya setangani oleh Simon Mekmenumi, kita kalah 2-3 tuh di
01:18GBK.
01:18Jadi sebenarnya Malaysia punya harmoni yang, punya memori yang bagus lah kalau main di GBK lawan kita di pertemuan terakhir.
01:26Namun sekarang kan sudah berbeda jauh, lawan yang dihadapinya juga berbeda, karena sejarah itu hanya sekedar bumbu-bumbu lah ya.
01:34Tapi fakta yang sekarang terjadi, kita sebenarnya lebih favorit dibanding Malaysia, terutama dari sisi materi pemain ya.
01:41Terus dari pembaruan-pembaruan yang sudah dilakukan oleh June Hartman secara taktikal, ini memberikan harapan besar lah kita bisa mengatasi
01:50Malaysia gitu.
01:51Tapi Mas Yusuf, kalau pemain naturalisasi baru Malaysia nih, ini bisa dikatakan ancaman bagi timnas kita gak sih?
02:00Oh iya, kita gak bisa anggap reme ya, karena tim Malaysia yang datang kali ini juga berbeda dengan yang mereka
02:07tampilkan saat PLFF kemarin ya.
02:09Seperti halnya juga kita kan, buat kita kan PLFF dengan yang sekarang ini berbeda sekali.
02:14Jadi kita gak bisa anggap reme, walaupun secara materi kita boleh dibilang di atas Malaysia, tapi Malaysia ini tim yang
02:21sangat kompak, tim yang sangat solid.
02:23Jadi tadi dikatakan pemain-pemain naturalisasinya, ya betul mereka separuhnya tuh pemain naturalisasi, bahkan sebagian itu merupakan pemain-pemain utama
02:31mereka ya.
02:32Seperti Bergson di depan, kemudian ada Hidalgo itu di tengah, kemudian ada Breadtab di belakang, terus ada Lee Corbin Ong
02:42juga di sisi sebelah kiri.
02:44Ini yang saya kira harus juga jadi perhatian, tapi jangan lupakan juga mereka punya pemain lokal yang sangat baik ya
02:51performanya.
02:52Seperti tadi dalam interview, bagaimana Aiman, Arief Aiman itu sangat luar biasa, kemarin bikin dua gol lawan Bangladesh.
03:00Juga ada pemain yang berpengalaman juga, Yusuf ya di sisi sebelah kiri, ini juga harus luas padai.
03:10Jadi saya kira kita harus benar-benar menyiapkan strategi yang tepat.
03:16Bagaimana ketika permainan lawan Singapura, itu kan banyak PS juga yang harus diperbaiki, Hedman.
03:22Tapi saya yakin sekarang mereka sudah lebih matang, opsi-opsi di lapangan, boleh dibilang lebih varian lah ya.
03:30Bagaimana Hedman punya banyak pedalaman yang cukup mumpuni, dia tinggal pilih saja siapa materi yang akan disiapkan untuk lawan Malaysia
03:38kali ini.
03:38Selain Arief Aiman, siapa lagi pemain-pemain Malaysia yang harus diantisipasi ataupun dijaga ketat nih?
03:46Ada stayward di tengah, ada Hidalgo juga di second striker, ada Berkson, terutama nih Berkson yang harus diperhatikan.
03:52Ini striker naturalisasi yang walaupun usianya nggak mudah lagi, tapi secara pengalaman, secara skill, teknik, dia sudah menunjukkan ini bomber
04:00yang sangat berbahaya.
04:01Jadi dikira ini pertanian kita, hati-hati, terutama trio di belakang yang mungkin akan kembali diturunkan seperti Justin Hapner, kemudian
04:10Alkan Bagot, maupun juga Beckindix.
04:12Ini harus benar-benar kompak, jangan sampai memberikan ruang penyerang-penyerang ini bisa lebih leluasa, tapi kuncinya ada di tengah
04:20sebenarnya Kipra.
04:21Kalau kita bisa mematikan permainan di tengahnya Malaysia, saya kira kans kita untuk bisa, apa, istilahnya mencetak gue lebih dulu
04:30ya, dan itu sangat penting, akan terbuka lebar.
04:33Karena kuncinya lawan Malaysia ini lebih ke faktor mental sih, ya kan, karena ini laga sangat bergensi, kalau dari sisi
04:39taktikal, sisi materi pemain,
04:41Saya kira dua tim ini punya penyambahan yang sangat bagus gitu, tinggal bagaimana strategi dari pelatih.
04:47Oke, Mas Yusuf, kalau Indonesia ini menurut Anda, perspektif Anda ketika nanti akan melawan Malaysia, ini perlu bermain agresif sejak
04:56awal, atau justru sebenarnya lebih efektif jika menunggu dan juga mengandalkan serangan balik nih Mas?
05:04Ya itu saya kira situasional ya, seperti ketika lawan Singapura kemarin kan, John Hedman ini sempat dikritik oleh netizen, kenapa
05:11mainnya itu kok agak negatif ya, mainnya agak pasif ya, kurang agresif gitu ya.
05:17Maaf belum, ini karena turnamen ya, jedanya cuma dua hari, tiap tiga hari sekali main, jadi tentu John Hedman juga
05:23berhitung ya, karena sebagian besar atau mungkin hampir seluruhnya ini kan main-main Eropa ya, mereka perlu aklimatisasi, perlu adaptasi,
05:30dan itu nggak terhindarkan,
05:31karena yang terpenting bagaimana kita memenangkan pertandingan, terlepas dari apapun strategi yang akan dimainkan, entahkah itu jadi terbilang agak sedikit
05:40pasif, ataukah lebih agresif, itu kita percayakan aja ya, karena ini bagian dari strategi, kita nggak bisa juga main gas
05:46-gas terus, gigi lima gitu, habis-habisan bensin kan bahaya juga gitu, makanya kemarin saya lihat lawan Singapura, John Hedman
05:53agak sedikit, apa ya, istilahnya menahan kita punya intensitas gitu, karena dia harus mengukur juga.
06:02Banyak ketersediaan bensin yang ada, teman-teman babak dua ada rotasi-rotasi, itu maksudnya juga disiapkan antara lain untuk lawan
06:08Malaysia ini gitu.
06:09Nah kalau kita bicara soal Indonesia melawan Malaysia, bisa dikatakan John Hedman ini menghadapi rivalitas besar Indonesia-Malaysia, apa keputusan
06:19taktik yang paling krusial malam ini?
06:23Ya, saya kira pertama bagaimana caranya kita harus kontrol lapangan tengah, kita harus sumbat setiap upaya progresi dari Malaysia untuk
06:33melakukan bilap, karena itu kunci, dan harus waspadat, terutama saat transisi ya, kita nggak boleh bikin kesalahan ya saat transisi,
06:43karena Malaysia punya commitment yang sangat cepat ya, dan oportunis gitu.
06:49Jadi kalau kita bisa kontrol lapangan tengah, lucu kita bisa, apa ya, bisa menahan agresivitas mereka, maka kita bisa ngatur
06:59ritme yang kita mau.
07:00Tinggal bagaimana kombinasi play, kemudian juga irama, maupun juga peluang-peluang yang kita ciptakan itu harus dimaksimalkan, karena kemarin lawan
07:12Singapura kan kita peluangnya banyak banget.
07:13Cuman ya, kita maaf lah ya, karena ini pertandingan pertama, laga pertama tuh buat siapapun juga nggak mudah, jadi yang
07:21terpentingan dan itu sudah dicapai, harusnya sekarang lebih ditingkatkan lagi performanya.
07:26Apa yang sekiranya perlu ditingkatkan performanya nih, kalau kita bandingkan saat melawan di laga sebelumnya, melawan Singapura, dan juga mungkin
07:35bisa di-share, titik lemah Malaysia yang paling mungkin dieksploitasi oleh tim nasi Indonesia?
07:41Ya, pertama yang perlu ditingkatkan, yaitu ini ya, tingkat efektivitas, saat kita banyak menciptakan ruang, tapi efektivitasnya tuh agak rendah.
07:51Karena kita lihat ya, kemarin aja kita punya, apa namanya, sebelah sepak sudut ya, tapi nggak ada yang jadi goal
07:58misalnya gitu ya.
07:59Kita punya banyak ruang, 3-4 ruang, tapi yang juga nggak bisa di-share, jadi goal itu, itu yang harus
08:05ditingkatkan.
08:06Kemudian, titik lemah Malaysia, saya kira kita tetap harus memanfaatkan sisi plank kita, karena kita punya kemampuan untuk mengiris disi
08:13tayap, itu yang mesti ditingkatkan.
08:17Terutama sisi kiri kita ya, plank kiri-kiri, kita kan kemarin Dean James nggak sebaik performanya, aku pikirin kan.
08:23Ini yang saya kira harus diseimbangkan, agar kita punya banyak pasokan untuk mid-backer yang kemarin harus diakui memang tidak
08:31banyak supply.
08:31Jadi susah sekali dia sebagai bombar untuk bisa mencetak bol kalau suplainya tidak terimbang antara kiri dengan kanan gitu.
08:38Oke, baik. Terima kasih, Bung Yusuf Kurniawan. Analis sepak bola sudah berbagi perspektif di Kompas Petang. Selamat sore.

Dianjurkan