00:00Saudara, untuk mengetahui kans kemenangan Indonesia melawan Malaysia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026,
00:07kami berbincang dengan jurnalis, maksud kami dengan analis sepak bola Yusuf Kurniawan.
00:14Mas Yusuf, selamat sore.
00:17Selamat sore, Cintia.
00:19Iya, Mas Yusuf, ikut nonton gak nih malam ini?
00:22Saya nonton di studio.
00:24Oh nontonnya di studio. Nah, kalau kita bicara soal laga malam ini nih, di prediksi akan berlangsung sengit, ada Indonesia,
00:31Malaysia.
00:32Menurut Anda, bagaimana strategi dari John Hartman, baik di lini serang maupun distribusi ataupun di bagian belakang?
00:41Ya, sangat menarik ya, ini laga yang penuh gengsi, ini boleh dibilang sebagai derby-nya kawasan lah ya,
00:48karena secara rivalitas dan sejarah sangat kental sekali, karena itu ini laga yang sangat penting untuk kita menangkan.
00:56Soalnya, kalau me-refer dari sejarah kan kita dalam menang pertemuan terakhir tuh lawan Malaysia tuh hasilnya tuh kalau gak
01:04menang ya kalah gitu ya.
01:05Dan faktanya kita dari 6 itu 4 kalah gitu, 2 menang.
01:10Tapi yang terakhir pertemuan, 2019 sudah lama sekali waktu timnya setangani oleh Simon Mekmenumi, kita kalah 2-3 tuh di
01:18GBK.
01:18Jadi sebenarnya Malaysia punya harmoni yang, punya memori yang bagus lah kalau main di GBK lawan kita di pertemuan terakhir.
01:26Namun sekarang kan sudah berbeda jauh, lawan yang dihadapinya juga berbeda, karena sejarah itu hanya sekedar bumbu-bumbu lah ya.
01:34Tapi fakta yang sekarang terjadi, kita sebenarnya lebih favorit dibanding Malaysia, terutama dari sisi materi pemain ya.
01:41Terus dari pembaruan-pembaruan yang sudah dilakukan oleh June Hartman secara taktikal, ini memberikan harapan besar lah kita bisa mengatasi
01:50Malaysia gitu.
01:51Tapi Mas Yusuf, kalau pemain naturalisasi baru Malaysia nih, ini bisa dikatakan ancaman bagi timnas kita gak sih?
02:00Oh iya, kita gak bisa anggap reme ya, karena tim Malaysia yang datang kali ini juga berbeda dengan yang mereka
02:07tampilkan saat PLFF kemarin ya.
02:09Seperti halnya juga kita kan, buat kita kan PLFF dengan yang sekarang ini berbeda sekali.
02:14Jadi kita gak bisa anggap reme, walaupun secara materi kita boleh dibilang di atas Malaysia, tapi Malaysia ini tim yang
02:21sangat kompak, tim yang sangat solid.
02:23Jadi tadi dikatakan pemain-pemain naturalisasinya, ya betul mereka separuhnya tuh pemain naturalisasi, bahkan sebagian itu merupakan pemain-pemain utama
02:31mereka ya.
02:32Seperti Bergson di depan, kemudian ada Hidalgo itu di tengah, kemudian ada Breadtab di belakang, terus ada Lee Corbin Ong
02:42juga di sisi sebelah kiri.
02:44Ini yang saya kira harus juga jadi perhatian, tapi jangan lupakan juga mereka punya pemain lokal yang sangat baik ya
02:51performanya.
02:52Seperti tadi dalam interview, bagaimana Aiman, Arief Aiman itu sangat luar biasa, kemarin bikin dua gol lawan Bangladesh.
03:00Juga ada pemain yang berpengalaman juga, Yusuf ya di sisi sebelah kiri, ini juga harus luas padai.
03:10Jadi saya kira kita harus benar-benar menyiapkan strategi yang tepat.
03:16Bagaimana ketika permainan lawan Singapura, itu kan banyak PS juga yang harus diperbaiki, Hedman.
03:22Tapi saya yakin sekarang mereka sudah lebih matang, opsi-opsi di lapangan, boleh dibilang lebih varian lah ya.
03:30Bagaimana Hedman punya banyak pedalaman yang cukup mumpuni, dia tinggal pilih saja siapa materi yang akan disiapkan untuk lawan Malaysia
03:38kali ini.
03:38Selain Arief Aiman, siapa lagi pemain-pemain Malaysia yang harus diantisipasi ataupun dijaga ketat nih?
03:46Ada stayward di tengah, ada Hidalgo juga di second striker, ada Berkson, terutama nih Berkson yang harus diperhatikan.
03:52Ini striker naturalisasi yang walaupun usianya nggak mudah lagi, tapi secara pengalaman, secara skill, teknik, dia sudah menunjukkan ini bomber
04:00yang sangat berbahaya.
04:01Jadi dikira ini pertanian kita, hati-hati, terutama trio di belakang yang mungkin akan kembali diturunkan seperti Justin Hapner, kemudian
04:10Alkan Bagot, maupun juga Beckindix.
04:12Ini harus benar-benar kompak, jangan sampai memberikan ruang penyerang-penyerang ini bisa lebih leluasa, tapi kuncinya ada di tengah
04:20sebenarnya Kipra.
04:21Kalau kita bisa mematikan permainan di tengahnya Malaysia, saya kira kans kita untuk bisa, apa, istilahnya mencetak gue lebih dulu
04:30ya, dan itu sangat penting, akan terbuka lebar.
04:33Karena kuncinya lawan Malaysia ini lebih ke faktor mental sih, ya kan, karena ini laga sangat bergensi, kalau dari sisi
04:39taktikal, sisi materi pemain,
04:41Saya kira dua tim ini punya penyambahan yang sangat bagus gitu, tinggal bagaimana strategi dari pelatih.
04:47Oke, Mas Yusuf, kalau Indonesia ini menurut Anda, perspektif Anda ketika nanti akan melawan Malaysia, ini perlu bermain agresif sejak
04:56awal, atau justru sebenarnya lebih efektif jika menunggu dan juga mengandalkan serangan balik nih Mas?
05:04Ya itu saya kira situasional ya, seperti ketika lawan Singapura kemarin kan, John Hedman ini sempat dikritik oleh netizen, kenapa
05:11mainnya itu kok agak negatif ya, mainnya agak pasif ya, kurang agresif gitu ya.
05:17Maaf belum, ini karena turnamen ya, jedanya cuma dua hari, tiap tiga hari sekali main, jadi tentu John Hedman juga
05:23berhitung ya, karena sebagian besar atau mungkin hampir seluruhnya ini kan main-main Eropa ya, mereka perlu aklimatisasi, perlu adaptasi,
05:30dan itu nggak terhindarkan,
05:31karena yang terpenting bagaimana kita memenangkan pertandingan, terlepas dari apapun strategi yang akan dimainkan, entahkah itu jadi terbilang agak sedikit
05:40pasif, ataukah lebih agresif, itu kita percayakan aja ya, karena ini bagian dari strategi, kita nggak bisa juga main gas
05:46-gas terus, gigi lima gitu, habis-habisan bensin kan bahaya juga gitu, makanya kemarin saya lihat lawan Singapura, John Hedman
05:53agak sedikit, apa ya, istilahnya menahan kita punya intensitas gitu, karena dia harus mengukur juga.
06:02Banyak ketersediaan bensin yang ada, teman-teman babak dua ada rotasi-rotasi, itu maksudnya juga disiapkan antara lain untuk lawan
06:08Malaysia ini gitu.
06:09Nah kalau kita bicara soal Indonesia melawan Malaysia, bisa dikatakan John Hedman ini menghadapi rivalitas besar Indonesia-Malaysia, apa keputusan
06:19taktik yang paling krusial malam ini?
06:23Ya, saya kira pertama bagaimana caranya kita harus kontrol lapangan tengah, kita harus sumbat setiap upaya progresi dari Malaysia untuk
06:33melakukan bilap, karena itu kunci, dan harus waspadat, terutama saat transisi ya, kita nggak boleh bikin kesalahan ya saat transisi,
06:43karena Malaysia punya commitment yang sangat cepat ya, dan oportunis gitu.
06:49Jadi kalau kita bisa kontrol lapangan tengah, lucu kita bisa, apa ya, bisa menahan agresivitas mereka, maka kita bisa ngatur
06:59ritme yang kita mau.
07:00Tinggal bagaimana kombinasi play, kemudian juga irama, maupun juga peluang-peluang yang kita ciptakan itu harus dimaksimalkan, karena kemarin lawan
07:12Singapura kan kita peluangnya banyak banget.
07:13Cuman ya, kita maaf lah ya, karena ini pertandingan pertama, laga pertama tuh buat siapapun juga nggak mudah, jadi yang
07:21terpentingan dan itu sudah dicapai, harusnya sekarang lebih ditingkatkan lagi performanya.
07:26Apa yang sekiranya perlu ditingkatkan performanya nih, kalau kita bandingkan saat melawan di laga sebelumnya, melawan Singapura, dan juga mungkin
07:35bisa di-share, titik lemah Malaysia yang paling mungkin dieksploitasi oleh tim nasi Indonesia?
07:41Ya, pertama yang perlu ditingkatkan, yaitu ini ya, tingkat efektivitas, saat kita banyak menciptakan ruang, tapi efektivitasnya tuh agak rendah.
07:51Karena kita lihat ya, kemarin aja kita punya, apa namanya, sebelah sepak sudut ya, tapi nggak ada yang jadi goal
07:58misalnya gitu ya.
07:59Kita punya banyak ruang, 3-4 ruang, tapi yang juga nggak bisa di-share, jadi goal itu, itu yang harus
08:05ditingkatkan.
08:06Kemudian, titik lemah Malaysia, saya kira kita tetap harus memanfaatkan sisi plank kita, karena kita punya kemampuan untuk mengiris disi
08:13tayap, itu yang mesti ditingkatkan.
08:17Terutama sisi kiri kita ya, plank kiri-kiri, kita kan kemarin Dean James nggak sebaik performanya, aku pikirin kan.
08:23Ini yang saya kira harus diseimbangkan, agar kita punya banyak pasokan untuk mid-backer yang kemarin harus diakui memang tidak
08:31banyak supply.
08:31Jadi susah sekali dia sebagai bombar untuk bisa mencetak bol kalau suplainya tidak terimbang antara kiri dengan kanan gitu.
08:38Oke, baik. Terima kasih, Bung Yusuf Kurniawan. Analis sepak bola sudah berbagi perspektif di Kompas Petang. Selamat sore.