00:02Intro
00:05Saudara kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis
00:09terjadi secara beruntun di sejumlah daerah selama sebulan terakhir.
00:14Di bulan September saja tercatat ada 4 kasus keracunan yang terjadi dalam rentan 3 hari
00:20dan lebih dari 1.600 anak menjadi korban keracunan.
00:24Lalu apa evaluasi yang perlu dilakukan dalam tata kelola MBG?
00:29Ulasannya dalam catatan Kompas TV bersama rekan Sintia Rompas.
00:33Ya terima kasih Yasir.
00:35Betul kasus keracunan MBG di sejumlah wilayah ini harus menjadi alarm
00:40untuk mengevaluasi tata kelola program MBG secara menyeluruh.
00:46Inilah catatan Kompas TV.
00:49Hentikan sementara evaluasi total tata kelola MBG.
00:59Mungkin kita lihat perintah di UBG aja udah mulai khawatir kita.
01:03Makanya saya harus pesan di sini.
01:05Ini bagi anak-anak suara, jangan terlalu banyak makanan MBG.
01:09Lebih baik bau pelang dulu.
01:13Makanya mungkin membawa bukal dari rumah.
01:16Membawa bukal yang dimasak ikut-ibunya mas.
01:23Jeri, tangis, dan kepanikan pecah saat 352 siswa di sejumlah sekolah
01:28kecamatan Batuk, Liang, Utara, Lombok, Tengah
01:31diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada Jumat 11 September 2026.
01:38Siswa mengelusakit perut diare, mual, pusing hingga sesak
01:42setelah mengonsumsi MBG berisi kebab ayam dan buah salam.
01:46Sebagian anak yang sempat dirawat sudah diperbolehkan pulang.
01:50Orang tua siswa yang menjadi korban MBG merasa khawatir dan trauma
01:54hingga meminta sekolah tidak lagi memberikan MBG kepada anak-anaknya.
02:02Semenjak kita lihat perintah di UBG aja udah mulai khawatir kita.
02:06Makanya saya berpaksa di sini.
02:09Pagi anak-anak sekolah, jangan terlalu banyak makan MBG.
02:12Lebih baik bau pelang dulu.
02:14Ditutup, ditutup aja.
02:15Tutup dulu ya?
02:16Iya.
02:18Jangan dulu aja.
02:19Jangan ditutup.
02:20Sekalian, sekalian aja tutup.
02:21Berarti ditolak untuk memberikan MBG.
02:25Lombok Tengah bukan satu-satunya.
02:28Kasus keracunan masal usai mengonsumsi menu MBG
02:31juga dialami oleh lebih dari 400 korban
02:34yang terdiri dari siswa dan guru di Pati Jawa Tengah
02:37pada 9 September 2026.
02:41Polisi sudah bergerak cepat.
02:42Sample makanan langsung disita dan dikirim ke laboratorium forensik
02:46demi mengungkap sat beracun di dalamnya.
02:48Sejumlah saksi dan pihak SPPG sudah diperiksa.
02:51Namun hingga kini, polisi belum menetapkan satu pun tersangka.
02:56Sudah mengambil sampling makanan
02:58dan juga sisa, apa,
03:01muntahan dari para siswa
03:04untuk dilakukan uji laporan.
03:08Ada kemungkinan penetapan tersangka atau sebagainya?
03:10Kita masih proses penyidikan.
03:13Yang diminta-minta terangkan saksinya?
03:16Yang diminta-minta terangkan?
03:17Ya, saksi dari siswa dan juga dari SPPG
03:21sudah kita diminta-minta terangkan.
03:23Wakil Presiden Gibran Rakebuming
03:25juga memantau kondisi kesehatan anak-anak
03:27yang menjadi korban keracunan MBG
03:29di Karus, Mata, Utara
03:31yang terjadi pada pertengahan Agustus 2026.
03:34Dalam kunjungannya,
03:35Gibran meminta maaf
03:37atas kasus siswa keracunan MBG
03:39dan memastikan sejumlah anak
03:41mendapatkan perawatan terbaik
03:42selama di rumah sakit.
03:45Gibran juga berpesan kepada orang tua
03:46agar anaknya tidak dipaksakan masuk sekolah
03:49dan mengonsumsi MBG
03:51jika masih dalam kondisi lemah.
03:54Dipaksakan masuk dulu, Pak.
03:56Kalau belum fit total ya, Pak.
03:58Dan saya tipik,
03:59anaknya mungkin membawa pekal dari rumah.
04:02Membawa pekal yang dimasak
04:03ibu-ibunya masing-masing.
04:06Polres Tanakara pun telah resmi
04:08meningkatkan status penanganan
04:09kasus dugaan keracunan masal
04:11program MBG
04:12di Kabupaten Karus, Mata, Utara
04:14ketingkat penyidikan
04:15setelah menemukan adanya
04:16unsur dugaan tindak bidan.
04:19Pada saat ini,
04:20untuk pemerintahan sakti,
04:23pemerintah keterangan
04:24dan pengecekan dapur
04:25serta pengecekan laboratorium
04:28juga ada kita alasan.
04:29Kita tinggal melaksanakan
04:31gelar perkara khusus saja nanti.
04:37Nah, tentunya dalam perkara ini
04:40kita akan bekerja secara
04:41profesional,
04:42serukur,
04:43dan kita akan melaporkan
04:45perkembangan.
04:47Data Litbang Kompas menyebutkan,
04:49selama tujuh bulan terakhir,
04:50kasus keracunan MBG terjadi
04:52di sejumlah daerah
04:53akibat terkontaminasi bakteri,
04:56seperti bakteri E. coli,
04:58Salmonella,
04:58Bacillus cereus,
05:00dan Staphylococcus aereus.
05:02Pada 10 Februari 2026,
05:05218 orang menjadi korban
05:07keracunan MBG
05:08di SMK HKBP
05:09dan SMK Arena Sidikalang,
05:11Dairi, Sumatera Utara.
05:12Pada 28 Juli 2026,
05:15108 siswa di SD Al-Abidin,
05:17Solo, Jawa Tengah
05:18menjadi korban keracunan MBG.
05:2031 Juli 2026,
05:22707 orang di SMKN 6 Semarang,
05:25Jawa Tengah
05:26mengalami keracunan MBG.
05:27Lalu 13 Agustus 2026,
05:30sejumlah 361 orang
05:32dari sejumlah sekolah
05:33di Karo, Sumatera Utara
05:35juga mengalami keracunan MBG.
05:37Sementara itu ada 527 siswa
05:40di Distrik Depapre
05:41yang juga mengalami keracunan MBG
05:44pada 4 Agustus 2026.
05:47Lalu 2 September 2026,
05:49sebanyak 304 orang
05:50alami keracunan
05:51di sejumlah SD dan SMP
05:53di Agam, Sumatera Utara.
05:55Kasus keracunan makanan
05:56dalam program
05:57Makan Bergizi Gratis
05:58harus terjadi secara beruntun
06:00di sejumlah daerah
06:01selama sebulan terakhir.
06:03Peristiwa ini harus menjadi
06:04alram untuk mengevaluasi
06:06tata kelola program MBG
06:08secara menyeluruh.
06:11Tim Liputan, Kompas TV.
06:17Kasus keracunan,
06:19Makan Bergizi Gratis
06:20atau MBG
06:21terus berulang.
06:22Tidak saja puluhan,
06:24tapi ratusan anak
06:25harus menjalani perawatan
06:27di rumah sakit
06:28setelah menyantap
06:29menu MBG.
06:40Di bulan September saja,
06:42tercatat ada
06:43empat kasus keracunan
06:45yang terjadi
06:45dalam rentang
06:46tiga hari.
06:48Lebih dari 1.600
06:49anak menjadi korban keracunan
06:51di tiga provinsi.
06:53Kondisi ini
06:54tentu sungguh ironis
06:56karena kasus keracunan
06:57masal beruntun
06:59masih terjadi.
07:00Di saat pemerintah
07:02berupaya memperbaiki
07:03manajemen
07:03Badan Gizi Nasional
07:05atau BGN
07:05dengan mengganti
07:07dua kali
07:08pimpinannya.
07:09Kepala BGN yang baru,
07:11Sudaryono,
07:12juga telah menghentikan
07:13sementara
07:14hampir 2.000
07:15SPPG
07:16yang tidak
07:17memenuhi persyaratan.
07:19Tetapi,
07:20kebijakan ini pun
07:21tidak mengurangi
07:22terjadinya
07:23kasus keracunan MBG.
07:31Jaringan Pemantau
07:33Pendidikan Indonesia
07:34atau JPPI
07:36mencatat
07:36sejak diluncurkan
07:386 Januari
07:392025
07:40hingga
07:41Agustus
07:422026
07:44telah terjadi
07:45kasus keracunan
07:46MBG
07:46di 36 provinsi
07:48dengan lebih dari
07:5043.000
07:52anak
07:52menjadi korban.
07:53Kondisi ini
07:54menunjukkan
07:55bila akar
07:56masalah
07:57dari terjadinya
07:58kasus keracunan
07:59MBG
08:00lebih kompleks
08:01dan sistemik
08:02dari sekadar
08:04perombakan
08:05organisasi
08:06atau keteledoran
08:08yang terjadi
08:08di dapur
08:09SPPG.
08:10Oleh karenanya,
08:12fokus evaluasi
08:13tata kelola
08:14MBG
08:14harus ada
08:15pembenahan
08:16sistem
08:16yang berjalan
08:18termasuk
08:19sistem rantai
08:20makanan
08:20yang ada.
08:25Bila kita
08:27mengikuti
08:28standar
08:28badan
08:29kesehatan
08:29dunia
08:30atau WHO
08:31maka
08:32keamanan
08:33pangan
08:34harus dipastikan
08:35sejak
08:35bahan
08:36makanan
08:37diproduksi
08:38sampai
08:39siap
08:40dikonsumsi
08:41atau yang
08:41dikenal
08:42dengan konsep
08:43form from
08:44to plate.
08:46Pengecekan
08:47dimulai
08:47dari proses
08:48produksi
08:49di lahan
08:49pertanian
08:50dan peternakan.
08:51memeriksa
08:52kelayakan
08:53gudang
08:53penyimpanan.
08:54Memastikan
08:55prosedur
08:56berjalan
08:56dengan ketat
08:57di lokasi
08:58pengolahan
08:58seperti
08:59dapur
09:00SPPG.
09:01Hingga
09:01memastikan
09:03mutu
09:03makanan
09:04tetap
09:04terjaga
09:05saat
09:05dikonsumsi
09:06oleh
09:06anak
09:07di sekolah.
09:08Pelibatan
09:09pakar
09:09gizi,
09:10pakar
09:10kesehatan
09:11masyarakat,
09:12ahli
09:12teknologi
09:13pangan
09:13dan lembaga
09:14yang memiliki
09:15spesialisasi
09:16di bidang
09:17gizi
09:17dan keamanan
09:18pangan
09:19menjadi
09:20sangat vital
09:21karena analisa
09:23para pakar
09:23tersebut
09:24yang harus
09:25menjadi
09:26pijakan
09:27ilmiah
09:27untuk
09:28mengevaluasi
09:29sisi keamanan
09:30pangan
09:31dari tata
09:32kelola
09:32yang berjalan
09:33saat ini.
09:53Sisi lain
09:54yang juga
09:55sangat penting
09:56dievaluasi
09:57adalah
09:58sistem
09:58pemberian
09:59MBG
09:59yang berjalan
10:00terpusat
10:01atau
10:01sentralistik.
10:03sejak awal
10:04program MBG
10:05dirancang
10:06hingga
10:06pelaksanaannya
10:07seluruh
10:08kegiatan
10:08dilakukan oleh
10:09pemerintah pusat
10:11tanpa
10:12melibatkan
10:13pemerintah
10:13daerah
10:14sama sekali
10:15baik
10:16di tingkatan
10:17provinsi
10:18maupun
10:19kabupaten
10:20kota.
10:21Sistem terpusat
10:22memang sangat
10:23efisien
10:23tetapi
10:24juga memiliki
10:25kerentanan
10:26resiko
10:27yang besar
10:28karena
10:29kegagalan
10:30pada satu
10:30titik
10:31akan
10:31berdampak
10:32lebih besar
10:33bila dibandingkan
10:34dengan sistem
10:35yang lebih
10:36terdesentralisasi
10:38ibarat
10:39ketiban
10:40sial
10:40pemerintah
10:41daerah
10:42lah
10:42yang kalang
10:43kabut
10:44dan ikut
10:45bertanggung jawab
10:46bila terjadi
10:47kasus keracunan
10:48MBG
10:49bahkan
10:50pemerintah
10:51kabupaten
10:52pati
10:52harus
10:53menetapkan
10:54status
10:54kejadian
10:55luar biasa
10:56atau KLB
10:57untuk mengatasi
10:58kasus
10:59keracunan
10:59MBG
11:00di pati
11:00selain
11:02karena jumlah
11:02korban
11:02keracunan
11:03yang besar
11:04penetapan
11:05status
11:05KLB
11:06menjadi
11:07satu-satunya
11:07cara
11:08PMK
11:09pati
11:09menyetop
11:10pemberian
11:10MBG
11:11untuk
11:12mencegah
11:12bertambahnya
11:13korban
11:14keracunan
11:15serta
11:16membiayai
11:17penanganan
11:17medis
11:18para korban
11:19yang dirawat
11:19di rumah sakit
11:20dengan menggunakan
11:21anggaran
11:22belanja
11:23tidak terduga
11:33evaluasi total
11:35tata
11:36kelola
11:37MBG
11:38harus juga
11:39menyentuh
11:40perubahan
11:40desain program
11:41dengan melibatkan
11:42pemerintah daerah
11:43dari tingkatan
11:44provinsi
11:45hingga
11:45tingkatan
11:46pemerintahan
11:47terbawah
11:48yakni
11:48kelurahan
11:49atau desa
11:50berikan
11:51pemerintah daerah
11:52kewenangan
11:53untuk ikut
11:54merancang
11:55pelaksanaan
11:56program
11:56MBG
11:57yang sesuai
11:58dengan kondisi
11:59setempat
12:00pemberian
12:01kewenangan
12:02kepada pemerintah
12:03daerah
12:04harus dimulai
12:05dengan otoritas
12:06dalam menentukan
12:07model produksi
12:08yang cocok
12:09dengan situasi
12:10dan kondisi
12:12setempat
12:12sehingga
12:14program
12:14MBG
12:15bisa menjangkau
12:17banyak anak
12:17tanpa harus
12:19memproduksi
12:19sampai ribuan
12:20porsi
12:21di satu
12:22dapur
12:22tentu
12:23hal ini
12:24bertujuan
12:24untuk memudahkan
12:25pengawasan
12:26dalam menjaga
12:27mutu
12:28dan kualitas
12:29makanan
12:29saat diproduksi
12:30hingga
12:31dikonsumsi
12:32untuk dapur
12:34yang tidak
12:34menjalankan
12:35prosedur
12:35dengan benar
12:36pemerintah daerah
12:37juga diberikan
12:38kuasa
12:38untuk mencabut
12:40izin
12:40serta memberikan
12:41sanksi
12:42penghentian
12:43operasional
12:43dapur
12:44tersebut
12:44pelibatan
12:45pemerintah
12:46di daerah
12:47dalam merancang
12:48desain
12:48dan model
12:49produksi
12:50program
12:50MBG
12:51bertujuan
12:52untuk meningkatkan
12:53efektivitas program
12:55tidak sekadar
12:56efisiensi
12:57serta
12:58meminimalisir
12:59kerentanan
12:59resiko buruk
13:00dari pelaksanaan
13:02program MBG
13:03karena lebih
13:04terdesentralisasi
13:11pihak lain
13:12yang perlu juga
13:13dilibatkan
13:14adalah
13:15orang tua
13:16murid
13:17selain menjadi
13:18hak orang tua
13:19untuk tahu
13:20apa yang akan
13:21dikonsumsi
13:22anak
13:23pelibatan ini
13:24juga memperkuat
13:25sistem pengawasan
13:26dalam pelaksanaan
13:28program
13:28MBG
13:29suara orang tua
13:31harus dijadikan
13:33umpan balik
13:34bagi perbaikan
13:35tata kelola
13:36di tingkatan
13:37operasional
13:38sekolah
13:39permintaan
13:40maaf
13:40telah disampaikan
13:42mulai dari
13:43SPPG
13:44kepala
13:45BGN
13:45hingga
13:46wakil
13:47presiden
13:47Gibran
13:48Raka Buming
13:49bahkan
13:50Menko Pangan
13:51Zulkifli Hasan
13:53dan kepala
13:54BGN
13:54Sudaryono
13:55dengan tegas
13:56menyebut
13:56akan melibatkan
13:58aparat penegak
13:59hukum
13:59dalam menyelesaikan
14:01berbagai
14:01kasus
14:02keracunan
14:03karena dinilai
14:04ada kelalaian
14:05yang disengaja
14:07tetapi yang mendesak
14:08hari ini
14:09bukan mencari
14:10siapa yang salah
14:11dalam kasus
14:13keracunan
14:13MBG
14:14tetapi bagaimana
14:16caranya
14:17agar tidak
14:18ada lagi
14:19anak-anak
14:20yang menjadi
14:21korban
14:22keracunan
14:23Menko Pangan
14:24Zulkifli Hasan
14:25berjanji
14:26akan memperbaiki
14:27pelaksanaan
14:28program
14:28MBG
14:29dalam waktu
14:30dua bulan
14:43sebaiknya
14:44dalam masa
14:45perbaikan
14:46dan evaluasi
14:47tersebut
14:48pelaksanaan
14:49program
14:49MBG
14:50juga
14:50dihentikan
14:52sementara
14:52sampai ada
14:54tata
14:54kelola baru
14:55yang bisa
14:56meminimalisir
14:58terjadinya
14:58kasus
14:59keracunan
15:00terjadinya
15:02terjadinya
15:04terjadinya
15:05selamat menikmati
15:06Lямah
Komentar