Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Dua siswa korban dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis atau MBG di Karo, Sumatera Utara, kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta.

Keduanya dirujuk ke RSCM dan tiba pada 12 September 2026.

Rujukan dilakukan untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan yang lebih intensif dan komprehensif.

Jurnalis KompasTV Putri Oktaviani melaporkan, pihak RSCM hingga kini masih belum memberikan informasi resmi terkait kondisi terkini kedua siswa maupun dokter yang akan menangani mereka.

Sebelumnya, kedua korban, dirujuk ke RSCM atas permintaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sementara itu, berdasarkan keterangan ayah Febiola kepada tim KompasTV, kondisi putrinya masih mengalami sakit, pusing, dan lemas.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690501/update-kondisi-dua-korban-dugaan-keracunan-mbg-di-karo-dirawat-di-rscm
Transkrip
00:07Terima kasih Anda masih menyaksikan Kompas Petang, saya Yasir Neneama.
00:11Sebulan pasca keracunan menu di Kabupaten Karo, 353 siswa yang berasal dari dua sekolah menjalani medical check-up di rumah
00:20sakit Evarina Etaham.
00:25Pelaksanaan medical check-up ini adalah salah satu permintaan dari orang tua siswa saudara.
00:30Pengecekan kesehatan ini juga memastikan kondisi para siswa agar orang tua tidak lagi merasa cemas dampak dari keracunan yang terjadi
00:37pada Agustus lalu.
00:38Sementara itu saudara bagi dua siswa dengan kondisi khusus yakni mengalami gangguan ingatan dan gangguan pada ginjal dirujuk ke RSCM
00:47Jakarta sesuai dengan perintah Wakil Presiden saat berkunjung dan melihat kondisi para anak pada Jumat 11 September lalu.
01:01Kita lagi menunggu hasil check-up dari anak-anak kita ada yang menyelenggarakan Pak.
01:10Itu dari SPPG yang akan menyelenggarakan dan hasil dari kemarin kita di kantor DPRD harus check-up kembali semua yang
01:24terdaftar kena MBG.
01:33Saudara kondisi Febiola Purba siswi yang diduga keracunan menu MBG kini masih dalam penanganan medis di rumah sakit Cipto Mangun
01:42Kusumo Jakarta.
01:44Ayah Febiola mengaku kondisi putrinya masih lemah dengan nyeri di bagian perut dan juga kepala.
01:53Setelah tiba di Jakarta pada Sabtu malam saudara Febiola Purba kini berada di ruang perawatan RSCM dengan penanganan intensif.
02:02Icuk Sugiyarto Purba ayah Febiola mengatakan kondisi putrinya yang masih lemah dengan nyeri di bagian kepala dan perut.
02:09Ayah Febi bilang putrinya sempat mengalami hilang ingatan hingga tersisa 30 persen namun kini ingatan Febi berangsur membaik.
02:18Menurut sang ayah pihak RSCM masih memberikan obat penghilang rasa sakit untuk Febi sebelum nantinya akan menjalani perawatan lanjutan.
02:30Masih begitu masih lemah lah begitu masih seperti biasa begitu masih lemah dan sering merasakan pusing dan masih perutnya juga
02:40merasakan masih sakit terus.
02:41Masih memberikan impus dan masih memeriksa-memeriksa data anak saya dari pihak rumah sakit Haji Adam Malik ya begitu.
02:49Jadi mereka itu masih memberikan obat untuk tidak merasakan sakit.
02:54Saya dalam ingatannya hanya 30 persen berkurang 70 persen jadi udah berapa-berapa hari ke depan ini kondisi ingatannya udah
03:04mulai pulih membaik sedikit-sedikit.
03:06Sementara itu Saudara Polres Tanah Karo resmi meningkatkan status penanganan kasus dugaan keracunan masal program makan bergizi gratis di Kabupaten
03:14Karo Sumatera Utara
03:15Ketingkat Penyidikan
03:19Status penyidikan ditetapkan setelah penyidik menemukan adanya unsur dugaan tindak pidana dalam kasus keracunan MBG di Kabupaten Karo.
03:27Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi mulai dari siswa yang menjadi korban, guru, kepala SPPG hingga ahli gizi dalam tahap
03:35penyidikan ini.
03:36Polisi juga mengagendakan pelaksanaan gelar perkara khusus untuk menentukan penetapan tersangka dalam kasus ini Saudara.
03:44Sebelumnya sejumlah orang tua siswa korban keracunan MBG juga telah melaporkan kasus ini ke polisi.
03:52Sampai saat ini untuk pemeriksaan saksi, pemerintah keterangan dan pengecekan dapur serta pengecekan laboratorium juga ada kita laksanakan.
04:03Kita tinggal melaksanakan gelar perkara khusus saja nanti.
04:10Nah tentunya dalam perkara ini kita akan menurut kerja secara profesional, serukur dan kita akan melaporkan...
04:19Dua korban dugaan keracunan menu MBG di Karo, Sumatera Utara kini dirawat di RSM Jakarta Saudara.
04:26Rujukan dilakukan untuk memastikan kondisi keduanya dapat diperiksa secara menyeluruh.
04:31Lantas seperti apa kondisi terkini kedua siswa ini?
04:33Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV Putri Oktaviani dan juru kamera Yanuar Ruslim di RSM Jakarta.
04:41Oktah, sudah adakah informasi terkini terkait dengan kondisi kedua siswa dan perawatan apa saja yang nantinya akan dilakukan di RSM?
04:53Ya, selamat datang Yassir dan juga Saudara.
04:55Benar sekali ada dua korban dugaan keracunan MBG yang saat ini mendapatkan perawatan medis di RSM Jakarta.
05:01Diketahui bahwa mereka diberangkatkan dan baru tiba pada 12 September 2026.
05:06Tetapi memang Yassir, tadi kami sudah mencoba menghubungi pihak RSM soal kondisi medis terkini maupun juga secara resmi dari pihak
05:13RSM.
05:13Tetapi kami masih menunggu informasi lebih lanjut.
05:15Sebelumnya, Yassir dan juga Saudara baik Agnesia maupun juga Fabiola ini dirujuk ke RSM berdasarkan permintaan dari Wakil Presiden Gibran
05:24Raka Buming.
05:25Gubernur Sumatera Utara, Bu Binah Sution juga menjelaskan penanganan kepada kedua korban ini dilakukan tidak hanya secara medis tapi juga
05:31secara mental dan juga psikis.
05:34Rujukan diberikan setelah memperoleh gambaran yang lebih jelas soal kondisi kesehatan dan juga mengenai penanganan yang lebih intensif dan juga
05:41komprehensif.
05:42Tetapi memang Yassir terkait dengan siapa saja ataupun dokter apa saja yang akan menangani kedua korban ini, ini yang pasti
05:48kita tunggu untuk mendapatkan jawaban pasti dari pihak RSM.
05:51Tetapi sebelumnya kepada tim Pompas TV, ayah dari salah satu korban, Neni Fabiola, mengatakan bahwa kondisi anaknya saat ini masih
05:57merasakan sakit, pusing dan juga lemas.
06:00Dan saat ini juga masih diberikan obat panorasa sakit dan juga akan dilakukan atau diperiksa elektroencefalografi.
06:07Kalau kami kutip dari beberapa sumber, jadi ini adalah tindakan, ya ini merekam dan mengukur aktivitas atau gelombang listrik dalam
06:14otak menggunakan elektrode yang ditempel pada kulit kepala.
06:16Jadi tujuannya adalah untuk mengevaluasi fungsi otak dan juga mendeteksi berbagai gangguan neurologis.
06:22Tapi tentunya apakah nanti akan ada penanganan lebih lanjut selain dari pemeriksaan tersebut, kita tunggu bersama dari pihak RSCM.
06:28Terima kasih Putri Oktavian atas informasinya dari RSCM.
06:32Dan Saudara Kompas Petang kami lanjutkan usai kumandang azan maghrib berikut ini.
06:58Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan