00:00Dapat melalui VIKON, saya hanya ingin monitor bagaimana perkembangan
00:13sekaligus mendengar situasi yang terkini.
00:22Jadi kita menghadapi berbagai keadaan karena bencana, gempa di Flores,
00:37kemudian sekarang aktivitas gunung anak Rakatau dan juga kebakaran hutan
00:51dan asap yang masih menjadi masalah bagi kita semua.
00:59Ini adalah takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, the ring of fire.
01:14Jadi ini membawa kita untuk, kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat.
01:24Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin,
01:32alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan.
01:46Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan, kita akan lebih mampu.
01:56Sekarang pun dibandingkan dengan tahun-tahun yang dulu, respons kita sangat cepat.
02:07keadaan bencana di Sumatera, di Aceh, Sumatera Utara, dan di Sumatera Barat,
02:16ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat.
02:28Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja keras.
02:34Kita pulihkan keadaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,
02:42dengan kekuatan kita sendiri.
02:48Cukup, menurut saya kita cukup berhasil, kita atasi, saya ucapkan terima kasih semua unsur.
02:59Kemudian juga saya lihat reaksi terhadap kebakaran hutan,
03:06dan kita juga cukup masif, walaupun di sana-sini mungkin ada keterlambatan,
03:17tapi itu kita catat untuk selanjutnya kita mengambil langkah-langkah yang antisipatif.
03:31Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan, kita gunakan prinsip lebih baik-lebih daripada kurang.
03:47Artinya, ini juga nanti ya Menteri Seknek siapkan juga beritahu juga Menteri Keuangan, Menteri Bapak Nasir.
03:58Berarti lebih banyak helikopter lebih baik,
04:06lebih banyak pompa air lebih baik,
04:10lebih banyak madam kebakaran lebih baik.
04:17Jadi kita siap sebelum kejadian.
04:25lebih banyak ekskavator di tingkat ekskavator-ekskavator kecil di tempat,
04:32di desa-desa yang secara tradisional selalu kena kebakaran hutan,
04:38itu lebih baik.
04:40Jadi kita bikin nanti suatu persiapan master plan yang menyeluruh dan yang masif.
04:57Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Itali akan masuk ke jajaran angkatan laut kita.
05:09itu kita akan refurbish,
05:16kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter
05:23dan untuk drone.
05:26dan itu kemampuannya untuk bisa menampung sepuluh helikopter kelas menengah medium helikopter,
05:41sepuluh,
05:42saya kira itu sejenis Black Hawk dan sejenis MI-17
05:52yang rata-rata bisa mengangkut 4 sampai 5 ton air.
06:02Jadi kalau kita punya sepuluh helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak,
06:14ini juga akan sangat membantu respons kita.
06:21kemudian kita nanti harus alokasikan lebih banyak pesawat-pesawat
06:27untuk
06:33cuaca,
06:35untuk modifikasi cuaca,
06:40kemudian brain harus mengkaji
06:42zat-zat apa yang paling efisien
06:46untuk mempercepat
06:48modifikasi cuaca.
06:51dan selanjutnya
06:52kita harus mengadakan
06:56drone-drone yang bisa
06:59melempar air.
07:03Ada drone yang
07:04cukup besar ya,
07:06sampai bisa
07:08mengangkut dan melempar
07:11bendrop 50 kilo
07:17air.
07:18kalau 50 kilo air kita 10 drone itu sama dengan
07:23dengan satu helikopter kemampuannya.
07:26iya kan 50, oh tidak, tidak ya.
07:3050 kali 10,
07:33lalu 500 setengah ton ya.
07:37Tapi minimal kalau ada di tempat terdepan ya,
07:42ini akan sangat...
07:44jadi kita persiapan mengatasi dan mitigasi itu
07:48jangan menunggu kejadian.
07:52jauh sebelumnya kita siapkan.
07:55Jauh sebelumnya kita siapkan.
07:58Gempa Flores,
08:01saya lihat juga
08:03respons kita
08:04juga cukup besar.
08:08Tapi saya juga ingin cek
08:10di kabupaten-kabupaten yang
08:12yang belum saya datangi,
08:14tapi saya ingin
08:15untuk lihat
08:19lihat
08:20bagaimana
08:21kebutuhan dasar,
08:24apa sudah bisa dipulihkan,
08:25dan sebagainya.
08:28Jadi nanti saya menunggu
08:33nanti laporan dari
08:34saya kira mungkin
08:36nanti Menteri Dalam Negeri
08:38melaporkan
08:43kondisi,
08:45kemudian
08:45juga nanti
08:47Kepala
08:51Badan Nasional Penanggulangan Bencana,
08:56nanti juga
08:57saya minta dari
08:59Badan
09:00Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG,
09:05dan juga Badan Geologi,
09:07yang ada di ESDM
09:09yang masih
09:10masih punya tanggung jawab
09:12tentang
09:13gunung-gunung berapi.
09:16Kemudian nanti
09:19saya juga
09:21minta mungkin
09:23Panglima TNI
09:25dan Kapolri bisa melaporkan
09:28dari
09:29segi
09:30keterlibatan
09:31TNI
09:33dan Polri
09:34dalam penanganan ini.
09:36kemudian
09:41tentunya nanti
09:43saya akan beralih kepada
09:44Gubernur NTT
09:46untuk bersama dengan
09:50Pangdam dan Kapolda
09:53NTT
09:54untuk
09:55melaporkan
09:58perkembangan
10:02penanganan
10:03Pasca
10:03kejadian.
10:08Baik, saya
10:09saya persilahkan sekarang
10:15BNPB.
10:17Oke, kita mulai dengan
10:18BNPB
10:20melaporkan
10:22keadaan secara umum.
10:24Silakan.
10:24Ya, Bapak Presiden.
10:27Bismillahirrahmanirrahim.
10:28Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar