Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BOYOLALI, KOMPAS.TV - Krisis air bersih terjadi di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Dampak kemarau panjang menyebabkan debit sumber air mengering. Di wilayah ini, sudah tidak turun hujan sekitar 3 hingga 4 bulan.

Warga hanya mengandalkan bantuan air bersih, baik dari pemerintah maupun swasta.

Bila tidak cukup, mereka harus membeli air bersih seharga Rp175 ribu hingga Rp300 ribu per tangki.

Salah satu warga bercerita, bantuan air bersih menjadi satu-satunya harapan mereka saat ini.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia pernah harus menjual ternak demi mencukupi kebutuhan air bersih.

Hal yang sama juga disampaikan Sumarni. Tak hanya menjual ternak, ia bahkan harus berhutang sana sini untuk membeli air bersih.

Bantuan air bersih tak hanya dilakukan oleh pemerintah. Komunitas relawan juga melakukan hal yang sama untuk membantu warga dalam memenuhi kehidupan sehari-hari.

Dari data terbaru, jumlah warga terdampak mencapai 3 ribu kepala keluarga.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Boyolali, Ari Wahyu Prabowo menjelaskan krisis air bersih dampak kemarau panjang di Boyolali tahun ini semakin meluas.

Ada 33 desa dan 95 dukuh di 11 kecamatan di Kabupaten Boyolali, terdampak krisis air bersih.

Baik di wilayah lereng Gunung Merapi hingga wilayah Boyolali bagian utara.

Pemerintah Kabupaten Boyolali terus berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk menyalurkan 2,5 juta liter air bersih bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih dampak kemarau panjang.

Baca Juga Kemarau Panjang: BMKG Catat 122 Hari tanpa Hujan di Jateng, di Yogyakarta Awas Kekeringan di https://www.kompas.tv/info-publik/689402/kemarau-panjang-bmkg-catat-122-hari-tanpa-hujan-di-jateng-di-yogyakarta-awas-kekeringan

#kemarau #airbersih #boyolali

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689485/kemarau-panjang-krisis-air-bersih-meluas-di-boyolali-hingga-33-desa-kompas-siang
Transkrip
00:00Krisis air bersih, dampak kemarau panjang semakin meluas di Boyolali, Jawa Tengah.
00:04Warga terpaksa menjual ternak dan berhutang untuk membeli air bersih.
00:08Demi kehidupan sehari-hari, warga hanya mengandalkan bantuan air bersih.
00:18Krisis air bersih terjadi di lereng Gunung Merapi,
00:21tepatnya di Desa Amrian, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
00:26Dampak kemarau panjang menyebabkan debit sumber air mengering.
00:30Di wilayah ini, sudah tidak turun hujan sekitar 3 hingga 4 bulan.
00:35Warga hanya mengandalkan bantuan air bersih, baik dari pemerintah maupun swasta.
00:41Bila tidak cukup, mereka harus membeli air bersih seharga Rp175 hingga Rp300 ribu per tangki.
00:49Salah satu warga bercerita, bantuan air bersih menjadi satu-satunya harapan mereka saat ini.
00:54Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,
00:58ia pernah harus menjual ternak demi mencukupi kebutuhan air bersih.
01:03Beli air itu, ya sejual apa adanya, cuma gitu.
01:08Karena jual ternak, di sini juga banyak yang jual ternak untuk beli air itu?
01:12Iya, banyak.
01:13Banyak?
01:14Iya.
01:14Kenapa?
01:15Ya, itu nggak punya dijual apa gitu, nggak apa-apa.
01:19Nah, itu cuma ternak itu, kunyanya itu.
01:22Mungkin untuk dibeli lagi, beli sapi lagi gitu.
01:27Hal yang sama juga disampaikan Sumarni.
01:31Tak hanya menjual ternak, ia bahkan harus berhutang sana-sini untuk membeli air bersih.
01:38Ya, kalau yang punya ternak, ya terpaksa sampai jual.
01:42Ya, kalau yang punya tabungan buat beli sapi gitu,
01:45yang nggak punya sapi, nggak punya apa-apa, ya terpaksa ya.
01:49Hutang.
01:49Hutang sana-sini, situ.
01:51Itu termasuk.
01:52Ya, di sini juga bikin sumur yang bisa keluar airnya gitu.
02:09Bantuan air bersih tak hanya dilakukan oleh pemerintah.
02:12Komunitas relawan juga melakukan hal yang sama
02:15untuk membantu warga dalam memenuhi kehidupan sehari-hari.
02:19Dari data terbaru, jumlah warga terdampak mencapai 3.000 kepala keluarga.
02:25Memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di desa Pria-Pria
02:31kecamatan Tamansari sebanyak 6 tengki,
02:36sejumlah 36.000 liter untuk mengatasi masa kekeringan ini
02:41karena masyarakat di daerah sini sangat minim untuk air bersih.
02:48PLT Kepala Pelaksana BPB Debo Yulali, Ari Wahyu Prabowo, menjelaskan,
02:53krisis air bersih, dampak kemarau panjang di Boyolali tahun ini semakin meluas.
02:58Ada 33 desa dan 95 duku di sebelas kecamatan
03:03di Kabupaten Boyolali terdampak krisis air bersih.
03:07Baik di wilayah Lereng Gunung Merapi hingga wilayah Boyolali bagian utara.
03:11Sampai saat ini kondisi kekeringan di Kabupaten Boyolali
03:17sampai saat ini sudah meluas di sebelas kecamatan yang terdampak terkait dengan kekurangan air.
03:24Sebelas kecamatan ada 33 desa, ada 95 duku.
03:30Dan sampai saat ini pemerintah Kabupaten Boyolali
03:34bersama seluruh stakeholder berbagai macam instansi dan komunitas
03:39sampai saat ini kita sudah menyalurkan distribusi air bersih
03:43lebih dari 2 juta setengah liter air bersih.
03:47Pemerintah Kabupaten Boyolali terus berkolaborasi dengan sejumlah pihak
03:51untuk menyalurkan 2,5 juta liter air bersih bagi masyarakat
03:55yang mengalami krisis air bersih, dampak kemarau panjang.
04:00Nikaulus Irawan, Kompas TV, Boyolali, Jawa Tengah
Komentar

Dianjurkan