Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Mengetahui bagaimana situasi terkini penanganan kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau.

Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Riau membantu mengurangi jumlah titik panas atau hotspot.

Kondisi ini turut membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di beberapa wilayah. Lantas, bagaimana kondisi terkini titik panas dan cuaca di Riau?

#hujan #karhutla #riau

Baca Juga Puan Paparkan Kinerja DPR: 16 RUU Jadi UU sepanjang 2025-2026 di https://www.kompas.tv/nasional/688411/puan-paparkan-kinerja-dpr-16-ruu-jadi-uu-sepanjang-2025-2026



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688412/diguyur-hujan-titik-panas-karhutla-di-riau-berkurang-penanganan-terus-dilakukan-sapa-pagi
Transkrip
00:01Saudara kita akan langsung ke Pekanbaru Riau untuk mengetahui bagaimana situasi terkini di sana.
00:07Sudah ada jurnalis Kompos TV, ada Rifka Zulmurta dan juru kamera Sawino Ardi.
00:13Rifka, sampai dengan saat ini bagaimana situasi di sana?
00:18Apakah masih ada titik hotspot, kemudian juga terkait dengan cuaca?
00:22Apakah ini cukup membantu proses pemadaman yang saat ini terjadi di sana terkait dengan Karhut?
00:32Baik, saudara.
00:34Pemerintah Kompos TV sebelumnya telah menentangkan status tanggap darurat di kerajaan Kompos TV pada tanggal 26 Agustus 2026 lalu.
00:45Hal ini menimbang karena setempat terjadi 100 lupas kejadian kebanyakan rakyat waktunya kepalitah.
00:51Bahkan ekstasi para kitaran sempat berada pada kategori, karena tidak sehat, tidak berbahaya.
00:57Namun perkembangan terjadi, kalau kita lihat dari hot spot, di seluruh provinsi real,
01:06saat ini terdapat 10 cutik hotspot yang tersebar di beberapa kabupaten.
01:10Yakni kabupaten di Raijiru, kabupaten di Raijiru, kabupaten kelelawan, dan juga kabupaten berkabat.
01:16Dan selalu kontakkan baru sendiri sudah video fosfat.
01:20Dan kalau kita lihat dari kondisi cuaca,
01:23memang dua hari terakhir kontakkan baru sudah digunjuk hujan dengan intensitas,
01:29sedang juga lembek dengan adikasi yang cukup ramah,
01:31bahkan akhir sebalaman ini.
01:32Dan ini juga yang membuat kondisi kabupaten yang di kontakkan baru sudah menurun.
01:37Dan kalau kita lihat dari indeks kualitas udara,
01:39berdasarkan pemantauan yang telah kami lakukan pada hari ini
01:43pukul 9 pagi tadi, Indeks Kualitas Udara dikotapkan baru
01:47menunjukkan algika yang masih tidak sehat
01:50namun sejujurnya juga berbeda
01:52dan harus sejujurnya
01:58berbahaya
01:59Anda tadi menyampaikan bahwa kondisi cuaca di sana cukup membantu
02:05adanya titik hotspot ataupun juga titik api di lokasi Anda
02:11tapi sampai dengan saat ini cuacanya
02:13kualitas udaranya masih belum cukup baik
02:15artinya sampai dengan saat ini apakah jumlah pasien yang kemudian
02:19mengidap ispa atau masyarakat yang mengeluhkan
02:23gangguan pernafasan ini bertambah di sana?
02:27Dan saudara, data pasien ispa ini tercatat
02:31dan sejak sejujurnya
02:35itu ada selifat tanpa
02:36dan jumlah tersebut itu
02:48dan jumlah terdiri
02:48dan tentu jumlah ini
02:51angkanya itu masih selalu
02:53ini dapat terdampal
02:54karena membuat dampak orang-orang masak ini
02:56terus dirasakan
02:57masyarakat terdiri
03:02Kalau terkait dengan jarak pandang di sana seperti apa?
03:06Mengingat beberapa waktu lalu sempat terjadi kasus kecelakaan juga
03:10karena jarak pandang yang tidak cukup baik.
03:14Baik Ibu dan Saudara, kalau kita lihat hari ini
03:17kondisi cuaca tanpa cerah dan juga takut asap segar tanpa kintus
03:22dan itu membuat jarak pandang di jarak berbeda sebalik normal
03:25dan dalam imbawan khusus dari pemerintah daerah atau kebijakan khusus terkait dengan ini
03:35mengingat kualitas udara yang juga masih belum cukup baik
03:39masih ada beberapa titik yang kemudian ada hotspot begitu.
03:43Apa imbauan dari pemerintah setempat?
03:47Imbauan dari pemerintah setempat tetap menjagakan waktu satu kisias bas
03:52sebagai posko utama penanganan takut asap.
03:55Dan juga masyarakat didibau untuk tetap menggunakan masker
04:00dalam beraktifitas sehari-hari
04:01sehingga kondisi kualitas utara
04:06tergantung dengan kondisi perkembangan kasiplah,
04:10kondisi cuaca, dan juga kondisi setelah kiriman dari mulai-mulai
04:13seperti dari campur pantai klasik,
04:16dan juga dari provinsi klasik dan selatan-selatan
04:21sehingga para angin dari selatan menuju ke utara.
04:26Kalau terkait dengan kebijakan untuk siswa-siswa yang bersekolah,
04:31kemudian juga masyarakat yang berkantor,
04:33apakah diizinkan untuk WFH atau juga sekolah dari rumah, PJJ?
05:05Sementara untuk aktivitas perkembangan,
05:07ataupun dari pemerintahan sejak sebelumnya memang tidak diperlakukan WFH
05:14ataupun berkantor di rumah.
05:19Karena sampai sejauh ini aktivitas perkantoran masih berjalan normal.
05:24Kalau bicara soal kendala,
05:26Rifka, apakah di sana ada kendala yang dihadapi oleh petugas
05:32saat memadamkan titik-titik api
05:35atau misalnya ada sumber air yang cukup jauh,
05:39sehingga ini juga menjadi hambatan bagi petugas
05:43untuk memadamkan atau mempercepat proses pemadaman api di sana?
05:46Betul-betul kemudian sejauh ini memang ada kendala yang dihadapi petugas lapangan.
05:54Betul-betul kemudian sejauh ini juga berkantor kejauh
05:57karena itu taknya ada dan juga setor air yang minim.
06:00Namun dari kendala tersebut,
06:02pihak petugas dan indahpunan telah melakukan beberapa upaya.
06:07Beberapa upaya dipercaya tanah kebijakan
06:09melakukan kompas mumpul dan juga membuang kanal
06:13saya juga dapat menikmati sumber air lebih banyak lagi
06:18untuk memadamkan sumber air.
06:21Dan juga untuk operasi modifikasi sebuah saja ini juga berkontak
06:24karena sudah 2 hari terakhir
06:28dampaknya dirasakan oleh masyarakat
06:29sudah terlihat sedang hingga 4 2 hari terakhir.
06:35Baik, terima kasih laporan Anda,
06:38Jurnalis Kompas TV Rifka Zulmurta
06:40dan juga Jurukamera Sarwino Ardi
06:42dari Pekanbaru Riau
06:44masih ada sejumlah kendala yang dihadapi
06:46termasuk soal sumber air
06:47namun titik hotspot mulai berkurang
06:49karena adanya hujan yang cukup deras
06:54intensitasnya selama beberapa hari kebelakang.
06:56Terima kasih, selamat bertugas kembali.
06:58Terima kasih, selamat menikmati.
06:59Terima kasih.
06:59Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan