Skip to playerSkip to main content
  • 7 minutes ago
Wartawan AWANI Borneo, Rudi Affendi Khalik berkongsi luahan penduduk Sambas, Kalimantan yang terjejas akibat cuaca panas dan kering.

Category

🗞
News
Transcript
00:00Jerebu atau tidak, hidup perlu diteruskan. Di kota Sambas, Indonesia, tiada istilah rehat bagi golongan pedagang dan peniaga, biarpun keadaan
00:09jerebu semakin memburu.
00:11Wakil lawani Borneo, Rudy Afendi Khalid, berkunjung ke Pasar Hampar Sambas untuk menyelami denyut nadi mereka.
00:20Bukan mudah untuk peniaga dalam cuaca panas membahang, apatah lagi waktu jerebu memburu.
00:25Namun, itu realiti yang didepani komuniti peniaga di Pasar Hampar Sambas.
00:31Bukan hanya senyum, rupiah turut bertukar tangan di pasar yang dibuka sesudah subuh.
00:55Macam biasa saja?
00:56Ya, macam biasa.
00:58Jadi, apa Sambutan ini setiap pagi lagi?
01:01Ya, jam lima pagi.
01:04Subuh sampai jam sembilan paling lama.
01:07Sembilan?
01:08Ya.
01:09Setiap hari?
01:10Ya, setiap hari.
01:11Jadi, kamu sudah nyaga sini sudah berapa lama?
01:14Sudah tahun.
01:15Apa komen kamu tentang jerebu ini?
01:17Aduh, pengaruh apa?
01:19Pengaruh.
01:20Pengaruh?
01:20Ya.
01:21Oh, bagi kamu ini sudah jadi kebiasaan?
01:24Iya, sudah kebiasaan lah.
01:26Di sini, di Sambas, lumayan jerebunya lumayan kuat.
01:31Sudah dua minggu gitu lah kayaknya ya.
01:34Sudah dua minggu.
01:35Tapi aktivitas, kalau orang Sambas, aktivitasnya lumayan masih berlanjut karena ekonomi sekarang di Indonesia lumayan sulit lah ya.
01:43Walaupun gimana cuacanya, jerebunya kuat pun lanjut aja aktivitasnya.
01:50Karena mencari napkah gitu lah ya.
01:52Ya.
01:53Jadi, jerebunya ada di halangan bagi kamu?
01:55Jerebunya nggak ada di halangan lah.
01:58Yang penting, ya cari-cari dululah aktivitasnya gitu lah.
02:01Kalau nggak kerja, ya susah lah kalau tinggal di Indonesia nih.
02:05Ya.
02:06Jadi, jualannya gimana?
02:07Jualannya ya lumayan lanjut aja.
02:09Lanjut aja.
02:10Ini sudah kira ada sebulan lagi hujan.
02:14Udah tiga minggu ada udah?
02:16Nggak ada hujan.
02:16Nggak ada hujan.
02:17Nggak pakai masker ya?
02:18Nggak pakai masker, nggak ada.
02:20Bantuannya pun nggak ada masker, harjah pun nggak ada di sini.
02:23Ketika ini indeks penyelidara udara di kota ini 164.
02:27Dan apa yang kita lihat, di pasar ini, di pasar hampal di tengah kota Sambas ini, ribuan manusia sibuk membeli
02:36belah.
02:37Dan itu adalah kehidupan yang perlu ditugaskan.
02:39Baiknya kebut asap, baiknya jerebu, baiknya hujan yang berlaku di sini.
02:44Mereka perlu untuk terus melangsungkan kehidupan.
02:47Rudi Afendikalik dan Brand Line, Sambas, Indonesia.
Comments

Recommended