Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Lebih dari sepekan pascagempa yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur, warga terdampak masih bertahan di sejumlah tempat pengungsian. Mereka berharap pemerintah segera memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah yang rusak dan tidak lagi dapat dihuni.

Salah satu lokasi pengungsian berada di Terminal Bus Reo, Kabupaten Manggarai. Warga bertahan di tenda-tenda darurat yang dibangun secara mandiri dan masih bergantung pada bantuan yang datang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi serupa dialami Yustina Miung, warga Desa Ladur, Kabupaten Manggarai. Rumahnya kini tidak dapat ditinggali sehingga ia masih bertahan di tenda pengungsian. Yustina berharap pemerintah dapat membantu membangun kembali rumah warga yang terdampak gempa.

BNPB mencatat lebih dari 19 ribu rumah mengalami kerusakan parah dan membutuhkan tempat tinggal baru. Di tengah kondisi tersebut, para pengungsi masih menanti kepastian bantuan, baik berupa logistik makanan maupun perbaikan tempat tinggal.

#gempa #ntt #manggarai #pengungsi #bnpb #kompastv

Baca Juga Bernyanyi Bersama Pulihkan Trauma Pengungsi Gempa NTT di Tengah Masa Pengungsian | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/687187/bernyanyi-bersama-pulihkan-trauma-pengungsi-gempa-ntt-di-tengah-masa-pengungsian-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687333/19-ribu-rumah-rusak-pengungsi-gempa-flores-menanti-kepastian-bantuan-kompas-petang
Transkrip
00:00Lebih dari seminggu pasca gempa, warga masih banyak yang bertahan hidup di tenda pengusian.
00:06Mereka pun berharap pemerintah segera memberikan bantuan pembangunan rumah untuk tempat tinggal mereka.
00:25Sudah seminggu lebih pasca gempa yang melanda Flores NTT, korban bencana kini masih terpaksa mengungsi di tempat yang berbeda-beda.
00:34Salah satunya adalah terminal Busreo, Kabupaten Manggarai dengan menggunakan tenda darurat yang dibangun secara mandiri.
00:40Untuk bertahan hidup dari hari ke hari, mereka kini sepenuhnya bergantung pada unuran bantuan yang datang.
00:48Kami menjalannya itu berupa beras yang diberikan oleh pihak TNI, ikan sarden, dan mie, telur, segala macamnya yang diberikan oleh
01:01pihak TNI sudah begitu kami rasakan.
01:07Ketidakpastian sampai kapan tinggal di tenda pengusian juga dialami Justina Miu, warga desa Ladur, Kabupaten Manggarai.
01:14Rumah tempatnya bernaung kini tak lagi bisa ditinggali.
01:18Justina kini tak tahu harus kemana jika tak lagi tinggal di tenda pengusian.
01:22Ia pun berharap pemerintah membangun kembali rumah mereka, pasalnya rumah mereka kini tak lagi bisa ditinggali.
01:29Jadi itu, langsung menadap saja ini, tidak seperti ini, langsung kami keluar, sampai depan pintu sini kami tidak bisa buka
01:38pintu lagi.
01:39Memang ada sempat kena benturan kemarin, karena ketinta ini batu dari atas, tebak takut dari atasnya.
01:45Tidak bisa buka pintu, akhirnya kami keluar lewat jendela sejujurnya.
01:49Tapi syukur selama cemur.
01:53Justina tidak sendirian, BNPB mencatat lebih dari 19 ribu rumah rusak parah dan membutuhkan tempat tinggal baru.
02:00Sambil bertahan hidup di tenda pengusian, korban bencana terus menanti kepastian bantuan,
02:06baik berupa logistik makanan maupun perbaikan tempat tinggal.
02:10Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan