Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Satu per satu pasien Rumah Sakit Umum Daerah Ende, dievakuasi ke luar Rumah Sakit Umum Daerah Ende, saat terjadi gempa bumi magnitudo 7,7 beberapa waktu lalu.

Saat gempa terjadi, total 70 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ende. Lima di antaranya merupakan pasien bersalin.

RSUD Ende merupakan rumah sakit rujukan utama, yang melayani Ende dan daerah sekitarnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Rudi Darmoko menyebut korban meninggal akibat gempa berjumlah 55 orang.

Selain korban meninggal, 67 luka berat dan 123 orang luka ringan. Total hingga saat ini, sebanyak 7.670 orang mengungsi di 38 titik.

Polisi berusaha membuka sejumlah akses yang sempat terisolir untuk menyalurkan bantuan dan mengevakuasi warga.

Petugas kesehatan di RSUD Ruteng, NTT, merekam kondisi pascagempa. Dalam video yang direkam, sejumlah ruangan di dalam rumah sakit, hancur.

Sementara di dalam kondisi rumah sakit, terlihat sejumlah kerusakan pascagempa, termasuk fasilitas di ruangan apotek. Gambar udara ini, memperlihatkan kerusakan jalan dan infrastruktur, pascagempa magnitudo 7,7 di NTT, Sabtu kemarin.

Pemerintah daerah sempat memperingatkan warga pesisir mengungsi ke tempat lebih tinggi, namun peringatan dicabut setelah BMKG menyatakan tidak ada perubahan permukaan laut yang signifikan.

Pascagempa di NTT, tim Basarnas mulai mengirim bantuan ke lokasi terdampak yang sulit dijangkau.

Tim Basarnas membawa beras, makanan siap saji, air bersih, selimut dan obat-obatan. Banyak jalan tertutup batu besar, sehingga menjadi tantangan tersendiri.

Untuk mengetahui situasi pascagempa di Nusa Tenggara Timur, kita terhubung dengan Jurnalis KompasTV Citos Natun di Ruteng, NTT.

Baca Juga Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Megawati Ajak Masyarakat Doakan Korban Gempa NTT di https://www.kompas.tv/nasional/685930/pimpin-upacara-hut-ke-81-ri-megawati-ajak-masyarakat-doakan-korban-gempa-ntt

#ntt #gempantt #gempa

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/685958/sempat-ada-gempa-susulan-begini-situasi-warga-usai-bencana-gempa-ntt-kompas-siang
Transkrip
00:00Sejumlah pasien rumah sakit umum daerah ND Nusa Tenggara Timur dievakuasi saat gempa mengguncang.
00:05Perawatan sementara terpaksa dilakukan di luar ruangan karena khawatir adanya gempa susulan.
00:11Tim SAR juga mulai menyalurkan bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau.
00:21Satu persatu pasien dievakuasi keluar rumah sakit umum daerah ND Nusa Tenggara Timur
00:26saat terjadi gempa bumi Magnitudo 7,7 beberapa waktu lalu.
00:31Saat gempa terjadi, total ada 70 orang pasien yang dirawat di rumah sakit umum daerah ND.
00:36Lima di antaranya merupakan pasien bersalin.
00:40RSUD ND merupakan rumah sakit perujukan utama yang melayani ibu kota provinsi itu
00:45dan daerah sekitarnya di provinsi Nusa Tenggara Timur.
00:50Yang dirawat di rumah sakit saat ini kurang lebih 70 orang
00:53dan hal-hal darurat sudah ditangani oleh dokter spesialis bedak kami
00:59dengan secara terokidenasi dengan para dokter yang ada di sini.
01:03Dan sebagaimana yang dilihat, ada pasien-pasien perinatal kurang lebih lima orang yang ada di luar.
01:09Kemudian juga pasien-pasien di ICU
01:12yang juga terpaksa kita evakuasi dari dalam ruangan.
01:18Kapol dan Nusa Tenggara Timur, Irjen Rudi Darmoko menyebut
01:21korban meninggal akibat gempa berjumlah 50 orang lebih.
01:26Selain korban meninggal, 67 orang luka berat dan 123 orang mengalami luka ringan.
01:32Total hingga saat ini, sebanyak 7.670 orang mengungsi di 38 titik.
01:38Polisi berusaha membuka sejumlah akses yang sempat terisolasi
01:42untuk menyalurkan bantuan dan mengevakuasi warga.
01:45Jadi berdasarkan data yang masuk sampai dengan pukul 18.00,
01:50ini datanya dinamis ya, akan berkembang tentunya.
01:52Tapi yang masuk di posko Mapolda NTT,
01:55yang meninggal dunia sekarang berjumlah 55 orang,
01:59kemudian luka berat 67 orang,
02:02dan luka ringan 123 orang.
02:05Untuk data pengungsi ini,
02:07yang terdata di posko Polda NTT,
02:10ada 38 titik.
02:12Kemudian jumlah pengungsinya 7.670 orang.
02:16Saya tekankan kembali, ini data dinamis, akan berkembang.
02:20Petugas kesehatan di RSUD Ruteng, Nusa Tenggara Timur,
02:23merekam kondisi pasca gempa.
02:25Dalam video yang direkam,
02:26sejumlah ruangan di dalam rumah sakit terlihat hancur.
02:30Terlihat pula sejumlah kerusakan pasca gempa,
02:33termasuk fasilitas di apotik.
02:37Gambar udara juga memperlihatkan kerusakan jalan dan infrastruktur,
02:41pasca gempa magnitudo 7,7.
02:44Pemerintah daerah sempat memeringkatkan warga pesisir,
02:46untuk mengusik ke tempat yang lebih tinggi.
02:49Namun, peringatan dicabut setelah BMKG menyatakan,
02:52tidak ada perubahan permukaan laut yang signifikan.
02:56Pasca gempa di NTT,
02:57tim Basarnas juga mulai mengirim bantuan,
02:59ke lokasi terdampak yang sulit dijangkau.
03:02Tim SAR membawa beras,
03:04makanan siap saji,
03:05air bersih,
03:06selimut,
03:07dan obat-obatan.
03:09Banyak jalan tertutup batu besar,
03:11hingga menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR.
03:16Tim Liputan,
03:17Kompas TV
03:20Untuk mengetahui situasi pasca gempa di Nusa Tenggara Timur,
03:23kita terhubung dengan Jurnalus Kompas TV,
03:25Citos Natun di Ruteng NTT.
03:28Citos, untuk saat ini,
03:29informasinya ada 55 warga meninggal dunia,
03:32dan 5.000 warga informasinya juga mengungsi.
03:36Lalu, seperti apa situasi terakhir?
03:38Apakah masih ada gempa susulan,
03:39dan bagaimana penanganan pasca gempa?
03:43Baik, selamat siang Juno dan juga Saudara.
03:46Memang untuk gempa susulan sendiri,
03:48tadi ketika tiba di Niting,
03:52di Kabupaten Manggarai ini,
03:53memang kami sempat merasakan
03:55adanya gempa susulan yang terjadi pada pagi tadi.
03:58Dan kalau sampai siang hari ini,
04:00memang belum ada gempa susulan,
04:02namun yang kami pantau di Kota Ruteng sendiri,
04:06sampai sejauh ini masyarakat masih enggan
04:08untuk masuk kembali ke rumahnya,
04:10dan lebih memilih untuk mendirikan tenda-tenda
04:13di depan rumah,
04:14untuk berlindung begitu.
04:16Dan memang,
04:16kalau kita lihat sampai saat ini,
04:18pemerintah Manggarai begitu,
04:21dan juga pemerintah pusat telah berkoordinasi
04:23untuk segera melakukan pengiriman bantuan
04:27berupa permakanan dan juga alat-alat kebutuhan
04:30yang dibutuhkan oleh warga,
04:32khususnya di Kabupaten Manggarai ini sendiri.
04:35Dan kalau untuk sampai saat ini,
04:37kami pantau di Rumah Sakit Umum Ruteng,
04:41dan juga di Stadion Golodukal juga,
04:44dipusatkan tempat-tempat untuk merawat para pasien
04:49yang memang sejak tanggal 15 kemarin,
04:51diupsikan keluar karena bangunan dari RU Sudha sendiri
04:56terdampak gempa.
04:58Dan untuk update terbaru,
05:01Juno dan juga Saudara,
05:02memang sampai saat ini tim dari BNPB,
05:05yakni Kepala BNPB,
05:08telah bergerak ke Kecamatan Riau begitu,
05:11karena memang di sana terdampak cukup parah.
05:15Karena itu sampai sekarang kami masih memantau
05:19seperti apa pergerakan di sana
05:20untuk peneropingan sejumlah para bantuan
05:24karena memang sampai saat ini
05:25masih beberapa wilayah yang terisolir.
05:29Juno.
05:29Kita harapkan bantuan terutama di wilayah terisolir
05:33dapat tersalurkan,
05:35dan juga bantuan bagi kebutuhan pokok,
05:37terutama warga di sana,
05:38segera diberikan oleh pemerintah tempat
05:41ataupun tim BPBD.
05:42Terima kasih atas laporan Anda,
05:44Junus Kompas TV,
05:45Citos Natun,
05:46dari Ruteng, Nusa Tenggara Timur.
05:47Terima kasih atas laporan Anda,
Komentar

Dianjurkan