Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KDM Serukan Perang Psikologis Melawan Begal: Jangan Biarkan 100 Begal Intimidasi 100 Ribu Warga

"Masa 100 begal bikin takut 100 ribu orang? Enggak bisa!" Pesan tegas itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menekankan pentingnya perang psikologis menghadapi aksi kejahatan jalanan.

KDM menilai rasa takut publik adalah celah yang dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal.

Untuk memutus rantai teror tersebut, KDM meminta masyarakat dan pihak kepolisian bersatu membangun ketahanan psikologis, sehingga dominasi rasa takut berbalik mengintai para pelaku begal di Jawa Barat.

#KDM #begal #Polri

Creative/Video Editor: Aqilah/Rizal
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Zaman dulu begal rata-rata 40, 50, hari ini usia muda.
00:04Artinya apa? Ada faktor obat yang mempengaruhi pikirannya.
00:09Bisa jadi mereka ingin punya motor, mereka ingin punya HP bagus,
00:13mereka ingin hidup senang dengan cara yang muda.
00:16Dan hari ini, dulu begal jarang dibunuh.
00:21Hanya direbut. Hari ini dibunuh.
00:25Nah, dampak dari pembunuhan itu apa?
00:28Kalau ada yang berargumentasi mereka merampok, membegal untuk kepentingan ekonomi karena kemiskinan,
00:35saya katakan pembegalan mengakibatkan kemiskinan.
00:38Saya hampir tiap hari, Pak, karena rumah saya itu membuka orang untuk mengadu.
00:43Kemarin, salah satu korban pembegalan di Kabupaten Subang, di kebun Tebuk,
00:51adalah orang yang baru selesai menunaikan sholat tahajud.
00:54disamper oleh temannya untuk mengambil kambing dari desa tetangga.
01:01Membeli, bukan mencuri.
01:02Dia bagian bawah motornya, di perjalanan, dihantam.
01:06Ini yang dimaksud, warga juga harus mentaati.
01:10Kata orang Sunda,
01:11nitih kudu wanci,
01:13ngalah kudu bebeja.
01:15Kundu karena waktu anutangtu,
01:17ninggang karena mangsa utama.
01:19Ada hitungannya.
01:21Misalnya, tidak boleh beli kambing jam 3 malam.
01:25Tidak boleh keluar ngambil kambing jam 3 malam.
01:28Sudah dilarang oleh istrinya, Pak,
01:30peting keneh tongkaluar.
01:32Dia maksa.
01:34Kemudian yang kedua,
01:36kalau pak kapan kendaraan bermotor,
01:38pakai helm itu penting.
01:41Kita pakai helm karena takut ada polisi.
01:44Bukan untuk keamanan.
01:45Helm yang bersetandar.
01:47Bukan hanya sekedar.
01:48Salah satu faktor penyebab kematian orang yang dibegal itu adalah
01:52tidak pakai helm.
01:55Ketika dihantam pakai balok kepalanya,
01:57langsung ke kepalanya dan pecah.
02:01Kalau pakai helm, mungkin masih bisa terselamatkan.
02:04Apa yang diakibatkan?
02:06Kemudian yang boncengnya, tangannya patah.
02:10Masih melawan, memukul dengan menggunakan bambuk.
02:13Yang paling menarik ini penting adalah
02:16fisikologi publik.
02:18Saya bikin seembara untuk membangunkan.
02:22Kita tidak boleh takut oleh begal.
02:24Begal yang harus takut oleh kita.
02:27Masa 100 orang membuat takut 100 ribu orang?
02:30Tidak bisa kita yang harus buat takut mereka.
02:33Kenapa? Pembiaran.
02:35Psikologi.
02:36Berbagai ragam.
02:37Maka, waktu itu, dalam cerita orang yang dibegalnya,
02:42waktu dia merintih kesakitan,
02:44begalnya masih ada, motor itu lewat,
02:47cu-ek.
02:48Mobil pengangkut tebu lewat truk,
02:50cu-ek.
02:51Bisa jadi.
02:52Tidak peduli atau takut.
02:55Rasa takut?
02:56Kalau semua orang rasa takut,
02:58maka satu orang akan menguasai seribu pikiran orang.
03:01Maka saya katakan,
03:02kita dibalik,
03:03satu orang harus dikuasai pikirannya oleh seribu orang.
03:07Dibalik.
03:07Ini perang psikologi.
03:09Sepertinya perang asimetris.
03:10Tidak cukup hanya kelengkapan senjata, penangkapan.
03:12Tidak.
03:13Tapi,
03:14sebuah psikologi harus dibangun.
03:15Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan