00:00Memasuki bulan baru, harga BBM juga baru.
00:02Pertamina mengumumkan harga tiga jenis BBM non-subsidi turun seiring koreksi harga minyak dunia.
00:08Sebagian konsumen menyambut baik, namun sebagian lainnya berharap harga jual bisa ditekan demi menjaga daya beli.
00:17Mulai 1 Agustus 2026, harga tiga jenis bahan bakar minyak non-subsidi milik Pertamina turun.
00:23Lewat pengumuman resmi, Pertamina Patraniaga menyampaikan harga Pertamax Turbo turun seribu rupiah, jadi 18.300 rupiah per liter.
00:33Pertamax Green Rond 95 turun 400 rupiah dari harga sebelumnya menjadi 16.600 rupiah setiap satu liter.
00:42Penurunan harga 300 rupiah per liter berlaku untuk Pertamax Rond 92.
00:47Sisanya harga tetap sama berlaku untuk Pertamina Dex sebesar Rp21.150 dan Dex Light Rp19.700 rupiah per liter.
00:58Sejumlah konsumen di SPBU Pertamina Kuningan, Jakarta Selatan merasa pengurangan harga BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo bisa menekan biaya
01:07pengeluaran.
01:08Sementara sebagian lain berharap harga bisa ditekan dalam rentang Rp12.000 hingga Rp15.000 rupiah seiring makin turunnya harga minyak
01:17dunia.
01:18Kalau dari yang kemarin sih udah mending cuma masih bisa turun lagi kalau menurut aku.
01:22Kan posisi saya yang masih mencari kerja juga gini, saya berharap bisa mungkin turun lebih dari ke bawah dari Rp15
01:30.000.
01:30Masih cukup memberatkan sebenarnya. Untungnya karena motor ya jadi nggak terlalu, konsumsi BBMnya jadi tidak terlalu tinggi lah.
01:40Mungkin tidak setinggi mobil, tapi kalau kayak kendaraan gitu yang roda empat pasti tambah-tambah lumayan kan gitu.
01:46Itu relatif ya mas, yang penting sih pemerintah konsisten aja. Jadi kalau memang turun-turun, kalau memang naik ya naik.
01:54Tapi ya konsensinya kita butuhkan, jadi kalau memang turun berarti kan ada niat baik ya dari pemerintah.
02:00Dalam keterangan resminya, VP Corporate Communications Pertamina Patraniaga Kiti Andora menyebut,
02:06penyesuaian harga ini mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
Komentar