Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI, Muhammad Qodari merespons hasil survei lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC soal tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto, mencapai 51,1 persen.

Qodari menyatakan hasil survei hanyalah gambaran opini publik pada satu waktu tertentu. Menurutnya, tingkat kepuasan masyarakat dapat berubah seiring perkembangan kinerja pemerintah.

Qodari menilai pemerintah tetap terbuka menerima seluruh kritik dan masukan dari masyarakat. Dan pemerintah akan menunggu hasil survei dari berbagai lembaga pembanding agar penilaian lebih objektif.

Sebelumnya, lembaga riset SMRC mengungkapkan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto menurun sekitar 30 persen dalam sembilan bulan terakhir.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani menjelaskan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo pada Juli 2026 berada di angka 51,1 persen. Turun dari sembilan bulan lalu atau pada November 2025, yang berada pada angka 81,2 persen.

Baca Juga Kepala Bakom RI Qodari soal Polemik 'Londo Ireng' Pidato Prabowo: Yang Penting Substansi Pidato di https://www.kompas.tv/nasional/682924/kepala-bakom-ri-qodari-soal-polemik-londo-ireng-pidato-prabowo-yang-penting-substansi-pidato

#smrc #survei #prabowo #bakomri

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682938/survei-smrc-soal-kepuasan-publik-pada-kinerja-prabowo-turun-jadi-51-1-persen-ini-respons-bakom-ri
Transkrip
00:00Itu Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Kodari merespons
00:03hasil survei Lembaga Riset Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC
00:08soal tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto
00:12mencapai 51,1 persen.
00:17Kodari menyatakan hasil survei hanyalah gambaran opini publik
00:21pada satu waktu tertentu.
00:24Menurutnya tingkat kepuasan masyarakat dapat berubah
00:27seiring perkembangan kinerja pemerintah.
00:30Kodari menilai pemerintah tetap terbuka menerima seluruh kritik
00:34dan masukan dari masyarakat.
00:36Dan pemerintah akan menunggu hasil survei dari Lembaga Pembanding
00:41agar penilaian lebih objektif.
00:45Kalau kemarin beberapa bulan yang lalu seperti di laporan SMRC itu 80%,
00:50sekarang 50%, ya insya Allah nanti 80% lagi.
00:53Yang kedua tentu kita tunggu riset-riset yang lain
00:56yang bisa dijadikan sebagai perbandingan.
01:01Karena sesungguhnya kalau kita melihat fundamental ekonomi sangat bagus.
01:06Pertumbuhan ekonomi 5% lebih, 5,6.
01:10Kemudian inflasi kita juga terkendali 3%.
01:14Saya dapat informasi dari Ketua LPS Pak Anggitu Abimanyu
01:18bahwa tingkat pertumbuhan tabungan masyarakat masih berlangsung.
01:25Jadi indikator-indikator ekonomi juga semua bagus.
01:27Secara politik juga kita sangat kokoh.
01:31Sebelumnya lembaga riset SMRC mengungkapkan tingkat kepuasan publik
01:35terhadap kinerja Presiden Prabowo menurun sekitar 30%
01:38dalam 9 bulan terakhir.
01:40Direktur eksekutif SMRC Denny Irvani menjelaskan
01:44tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo
01:47pada Juli 2026 berada di angka 51,1%.
01:52Turun dari 9 bulan lalu atau pada bulan November 2025
01:57yang berada di angka 81,2%.
02:03Kita sebut juga approval rating, tingkat kepuasan pada Presiden
02:08itu mencapai 81,2%.
02:12Jadi memang saat itu ya tinggi sekali.
02:16Tetapi dalam survei Juli ini sekarang kita peroleh 51,1%.
02:22Artinya merosotnya sekitar 30 poin, 30%
02:25dalam sekitar 9 bulan.
02:28Ini cukup konsisten turunnya.
02:29Kita karena sebelumnya di bulan Maret
02:32juga kita temukan angka di 66 dan turun lagi.

Dianjurkan