00:04KAMBOJA
00:05Sebenarnya Timnas Indonesia akan mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 menghadapi Kamboja.
00:09Pelatih John Hartman meminta squad Garuda menjaga disiplin dan tidak meremehkan lawan.
00:14Pelatih Timnas John Hartman menilai Kamboja sebagai lawan yang tangguh.
00:18Kamboja merupakan tim yang disiplin dan terorganisasi.
00:20Selain itu, Kamboja juga telah menjalani laga perdana kemarin, sehingga lebih siap dan telah menemukan ritme yang baik.
00:26Hartman meminta para pemain Timnas mempertahankan pola permainan yang telah dibangun selama pemusatan latihan di Bali.
00:32Timnas lebih fokus pada taktik dan koneksi serta kemistri antar pemain.
00:41Laga pertama di Piala AFF 2026, Timnas akan hadapi Kamboja.
00:44Bagaimana strategi John Hartman memenangkan laga ini dan mampu Hartman memutus kutukan 30 tahun tim Garuda belum pernah juara Piala
00:51AFF?
00:51Kita bahas bersama analis sepak bola Gita Suwondo. Selamat malam, Mung Gita.
00:55Selamat malam, Rani.
00:57Di laga pertama kemarin kan Kamboja kalah ya lawan Singapura.
01:00Nah, kira-kira gambaran laga melawan Timnas nanti. Apakah laga nanti akan mudah diatasi oleh Timnas kira-kira, Mung Gita?
01:07Kalau melihat perjuangan Singapura harusnya tidak mudah ya. Kenapa?
01:11Karena pertemuan kita terakhir tahun 2022 pun melawan Kamboja.
01:15Di kandang kita sendiri di GBK saat itu kita hanya menang 2-1.
01:18Gol Engi dan Witan saat itu dibalas dengan gol Kamboja yang sempat menyamakan perundukan jadi 1-1.
01:24Tapi itu gambaran bahwa Kamboja memang maju di ASEAN.
01:27Ya, ya, ya.
01:27Sekarang sejak dilatih oleh Keisuke Honda, sekarang juga dilatih oleh pelatih Jepang.
01:31Ada 3 pelatih Jepang.
01:33Kemudian ada 1 pelatih Felix Dalmas yang juga membawa perubahan pada sepak bola Portugal.
01:37Dan mereka punya 10 naturalisasi sekarang.
01:40Dari Uzbekistan, dari Pantai Ganding, dari Jepang, dari Brazil.
01:43Bahkan privat tembarga yang sudah matang asam garam sepak bola Indonesia pun sekarang memperkuat tim nasional Kamboja.
01:51Hanya saja memang usia yang tidak ideal lagi bagi privat tembarga.
01:54Itu saya pikir.
01:55Kemudian, kalau kita bicara naturalisasi, sebenarnya naturalisasi kita jauh di atas naturalisasi Kamboja ya.
02:02Artinya, tanpa J.I. Zes, tanpa Perdong, tanpa Kevin Dix, tanpa Dean James,
02:09kemudian tanpa jawab LWSI, dan tanpa 2 keeper menjaga gawang internasional kita, tetap kita di atas mereka.
02:15Tapi melihat bagaimana perjuangan Kamboja di kandang sendiri hari Jumat lalu,
02:18yang sangat merepotkan Singapura, Singapura baru bisa mencetak gol di menit-menit akhir, itu yang kita harus waspada.
02:24Wajib kita menang, terlepas tidak menang telak seperti dulu-dulu, menang 2-1 atau 1-0 pun,
02:30kita sudah mendapatkan 3 poin, dan itu pantas.
02:32Hanya, kan, tapi persoalannya adalah ini pertandingan pertama kita, lalu repot bagaimana pun, dan ini adalah pertandingan kedua Kamboja.
02:40Ya, di saat tim Kamboja sudah merasakan atmosfer pertandingan PLFF kita, ini pertama kali ini,
02:45dan itu juga jadi alasan Herman untuk tidak menganggap remeh ya, karena Kamboja sudah berubah, seperti yang Anda katakan tadi.
02:50Tapi Marcelino, kabarnya Marcelino Ferdinand ini tidak bisa main, Bung Gita.
02:54Kira-kira seberapa besar pengaruhnya untuk timnas?
02:57Sebenarnya sudah lama ya, kita tidak punya Marcelino di timnas kita, artinya dia kan terakhir main yang benar-benar luar
03:04biasa itu di November 2024,
03:06pada saat kita mengalahkan Arab Saudi.
03:08Tapi kemudian Favre Fedra, kemudian tempat juga penurunan penampilan, sehingga kita tidak ada Marcelino Ferdinand.
03:14Mungkin tidak akan terlalu berpengaruh banyak, karena kalau kita lihat sejak John Hartman mimpin,
03:20juga Marcelino kan tidak banyak dimainkan juga, artinya waktu itu kan lebih ada Beckham Putra yang bermain,
03:27kemudian ada beberapa pemain baru juga yang dicoba, dan kalau kita lihat, justru yang saya ingin lihat bukan Marcelino Ferdinand
03:33di sini,
03:33tapi bagaimana dua naturalistisasi kita yang baru itu bisa berbuat banyak, terutama di lini depan pengganti oleh,
03:40yang dianggap sebagai pengganti oleh Remeni itu, yang harusnya bisa berbuat sesuatu untuk lini depan kita,
03:46yang selalu kita cari kan, posisi nomor 19, itu kan selalu kita cari,
03:50dan sekarang kita punya Michel Becker dengan tinggi 196 cm, main di Amerika, di USL, Liga 2,
03:56tapi nantinya akan ke Colorado Rapids bulan November ini, saya pikir pengalaman-pengalaman dia yang pasti akan sangat menguntungkan kita,
04:04harusnya.
04:04Harusnya begitu, di depan kan ada Ragnar, Michel Becker, Jens Treven, di belakang juga ada Rizky Rido, Jordi Ahmad,
04:10dan Donitri yang kembali dipanggil, tapi sayang Justin Humner nggak bisa gabung.
04:13Nah, ada nama baru, Brian Fatari, Tim Havens, dan Rizky Eka Pratama.
04:19Kira-kira bagaimana Anda melihat kondisi keseluruhan tim saat ini dengan nama-nama tadi?
04:23Tim Havens terutama ya, dengan tidak adanya Elkan Bagot, kemudian tidak adanya Kevin Dix,
04:31saya pikir pemain yang cukup tinggi, ini pukuran back kiri, bisa bermain di center back kiri juga,
04:37bisa bermain di winger, saya pikir ini opsi juga.
04:40Artinya kalau ada Donitri tidak berfungsi, dia bisa menggantikan Donitri,
04:45atau dia bermain sebagai penggantinya Justin Hooper, yang tidak bisa bergabung kan terakhir,
04:50tidak dilepas oleh klubnya.
04:51Jadi saya pikir tim juga, dan kemudian dia sudah pernah memperkuat tim under 20 kita di bawah coach Indra Safri
04:58ya,
04:58walaupun hanya uji coba ke Eropa saat itu, tapi layak dicobalah.
05:01Yang menarik mungkin adalah Brian Fattari, ini pertama kalinya dia akan mendapatkan caps ke internasional Indonesia.
05:11Dan saya pikir pemain dengan 187 cm ini luar biasa bersama Dewa United,
05:16artinya kita punya center back-center back yang berbadan tinggi, yang sanggup untuk duel dua saudara.
05:21Ini yang saya pikir akan membuat lini belakang kita akan lebih solid ya.
05:25Pilihannya akan sangat banyak kalau kita tidak memiliki pemain-pemain yang bermain di Eropa saat ini.
05:30Ya, ada alternatif tower-tower lain selain Jai Cess ya, begitu kira-kira.
05:34Nah, tapi dalam beberapa kesempatan, Bung Gita, Herman kan menyinggung juga soal koneksi dan kemistri.
05:39Sebenarnya apa yang dikhawatirkan soal kemistri dan koneksi ini?
05:42Bukankah mereka ini juga sudah terbiasa dengan tim yang sudah berkumpul beberapa hari di pemusatan latihan di tim di Bali?
05:50Ya, saya sih pikir bahwa ini pertandingan pertama pasti akan hati-hati dari ucapan maupun dari kemungkinan jalannya pertandingan.
05:56Dan kalau kita lihat empat pertandingan uji coba yang sudah dilakukan oleh George Herman,
06:00kan kita selalu apa ya, goal position kita selalu unggul, bahkan melawan Bulgaria pun unggul,
06:04tapi kita pernah kalah dari Bulgaria.
06:06Artinya pada saat lawan itu levelnya mendekati kita, kita sering kesulitan mencetak gol.
06:11Ini yang pasti membuat kemistri kerjasama tim yang selalu digarisbawahi oleh George Herman.
06:18Artinya kemistri itu untuk membuat satu peluang jadi satu goal, itu yang paling penting buat kita.
06:25Karena apapun ini IFF, semudah apapun kalau Kamboja, Kamboja juga tidak mudah,
06:32yang artinya kita harus memanfaatkan semua peluang yang kita ada.
06:35Bahkan kalau kita bicara saingan kita Singapura dan Vietnam,
06:39bukan tidak mungkin ini grup bisa menjadi apatahuan antara tiga negara ini
06:43untuk adu siapa yang lebih banyak setan gol.
06:45Nah itu yang dikhawatirkan kalau kita menangnya dengan akat tipis,
06:49kan kemarin kita lihat Vietnam juga menang lawan Timor Nesir dengan 7-0.
06:53Ini artinya kita harus menyamai jumlah goal itu, itu kemistri.
06:56Kemistri untuk mencetak setiap goal dalam setiap tempatan.
06:59Oke, untuk produktivitas dan mengejar selisih goal tadi ya.
07:03Terakhir singkat saja, jadi Herman bisa patahkan kutukan 30 tahun Garuda tidak pernah juara IFF ya, Bu Gita?
07:10Harusnya bisa, dengan naturalisasi kita.
07:12Dan naturalisasi kita harus diakui di atasnya Vietnam dan juga di atasnya Thailand sekarang.
07:17Mudah-mudahan.
07:18Mudah-mudahan, kita tunggu alaga besok.
07:20Terima kasih analis sepak bola Gita Suwondo telah bergabung di Sapa Indonesia Malam.
07:23Sampai jumpa lagi saat malam, Bu Gita.
07:27Dan perbincangan tadi menjadi penutup di Sapa Indonesia Malam hari ini.
07:30Terima kasih telah menyaksikan terus informasi Anda di Kompas TV dengan 3 botol air mineral,
07:36700 ml yang setara dengan 2 ritel air untuk 1 hari penuh sekejukan.
07:41Saya Radisaputro.
07:42Sampai jumpa.
Komentar