Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Iran dan Amerika Serikat terus saling meluncurkan serangan, yang meluas ke wilayah sekutu.

Komandan tertinggi militer Iran menetapkan aturan baru di medan tempur, dengan memperingatkan bahwa setiap warga sipil Iran yang tewas akibat serangan Amerika Serikat akan dibalas dengan kematian seorang tentara AS.

Lalu, bagaimana eskalasi perang Iran dengan Amerika Serikat ke depan? Kita bahas bersama Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.

Baca Juga [FULL] Iran Serang Sekutu Amerika Serikat? Wibawanto dan Qasem Bahas Posisi Sekutu Amerika Serikat di https://www.kompas.tv/internasional/681990/full-iran-serang-sekutu-amerika-serikat-wibawanto-dan-qasem-bahas-posisi-sekutu-amerika-serikat

#iran #amerikaserikat #militeras #perang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/682424/full-analisis-peneliti-amec-soal-iran-ancam-balas-kematian-tiap-warga-sipil-dengan-tentara-as
Transkrip
00:00Amerika Serikat terus saling meluncurkan serangan yang meluas ke wilayah sekutu.
00:04Komandan tertinggi militer Iran menetapkan aturan baru di medan tempur.
00:08Dengan memperingatkan, setiap warga sipil Iran yang tewas akibat serangan Amerika Serikat
00:14akan dibalas dengan kematian seorang tentara AS.
00:17Lalu bagaimana eskalasi perang Iran dengan Amerika Serikat ke depan?
00:21Kita bahas bersama peneliti Asia Middle East Center, Pizarro Ghazali.
00:25Bang Pizarro, selamat petang.
00:27Selamat petang, Cindy. Sehat selalu.
00:29Bang Pizarro, sebenarnya kalau menurut Anda seberapa serius,
00:32seberapa tegas Iran akan menerapkan aturan baru ini terhadap Amerika Serikat?
00:36Ya, menurut saya, Cindy, ini akan sangat tegas dari respon Iran
00:39untuk membalas satu nyawa warga sipil Iran akan dibalas satu tentara Amerika Serikat.
00:44Karena apa, Cindy? Serangan-serangan Amerika Serikat ke Iran itu sudah menyasar,
00:48bukan lagi fasilitas militer, tapi fasilitas sipil.
00:51Ya, misalkan pabrik desalinasi air, energi, kemudian pelabuhan,
00:56yang di situ kemudian banyak warga sipil juga tewas.
00:58Menurut laporan dari Kementerian Kesehatan Iran sendiri,
01:01itu ada sekitar 3.500 warga sipil Iran yang tewas gitu.
01:05Dan ini kan pasti akan menuntut pembalasan dari Iran.
01:08Kemudian, memang kalau kita dalam sejarah,
01:11ini memang pernah berhasil menekan Amerika Serikat, Cindy.
01:13Jangan lupa dulu, Amerika Serikat sampai angkat kaki dari Somalia
01:17setelah ada 18 pasukannya yang tewas dari seragapan milisi di Somalia.
01:22Dulu juga sama, tahun 1983, milisi-milisi pro-Iran pernah menyerang markas pangkalan Amerika Serikat
01:27dan 241 tentara Amerika Serikat tewas,
01:30dan itu kemudian membuat Ronald Reagan angkat kaki dari Libanon gitu.
01:34Jadi saya kira, Iran ini belajar bahwa serangan-serangan dia direct langsung kepada pasukan Amerika Serikat,
01:40tentara Amerika Serikat, itu akan memberikan tekanan kepada Donald Trump.
01:43Tapi sebenarnya kalau aturan ini adalah aturan yang diterapkan di level elit atau di level militer aja,
01:49atau justru juga sedang dicoba diterjemahkan sampai ke level,
01:51apa ya, menjadi doktrin untuk warganya?
01:54Kalau saya sementara ini, kalau kita lihat,
01:56ini masih pada level elit militer.
01:58Karena yang bisa melakukan serangan direct, Cindy,
02:00kepada tentara Amerika Serikat, itu ya militer gitu.
02:03Kalau kita lihat sekarang ada 50.000 pasukan Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah.
02:08Ada di Qatar, ada di Bahrain, ada di Kuwait.
02:11Dan ini tentu akan meningkatkan resiko perang yang begitu sangat besar gitu.
02:15Kita nggak bisa membayangkan nanti Cindy,
02:17pangkalan-pangkalan Amerika Serikat,
02:18atau hotel-hotel tempat tentara militer Amerika menginap,
02:22rumah tempat mereka menginap,
02:24itu dimombardir sama Iran,
02:25yang tentu ini akan meningkatkan resiko yang sangat besar gitu.
02:28Kemudian juga sama,
02:29ketika serangan Amerika Serikat itu meluncur misalkan ke fasilitas energinya Iran,
02:34kemudian ada warga sipil Iran yang kena,
02:3610 kah 15,
02:37ini kan kemudian jadi tekanan dari Iran juga,
02:40karena udah terlanjur ngomong,
02:41harus dibalas juga nih 15 orang tentara Amerika Serikat untuk ditewaskan gitu.
02:46Dan ini, ketegangan ini menurut saya akan semakin menutup ruang kompromi.
02:50Karena matematis jumlah korban itu,
02:52pasti kan udah nggak lagi membuka ruang kompromi gitu.
02:54Apalagi kalau menurut saya Cindy,
02:56kalau kemudian ini benar-benar diterapkan oleh Iran dan Amerika Serikat,
02:59ini akan terjebak pada lingkaran setan ini.
03:01Ya satu warga sipil Iran tewas,
03:02diserang kemudian satu militer Amerika Serikat tewas.
03:05Jangan lupa Cindy,
03:06di internal politik Amerika Serikat,
03:08tentara Amerika yang tewas itu sangat sensitif sekali.
03:11Kayak gitu.
03:11Itu bisa kemudian menuntut,
03:13kalau kemudian akhirnya malah angkat kaki kan dari Timur Tengah,
03:15tapi malah akhirnya menuntut Donald Trump,
03:17mendesak Trump,
03:18melakukan serangan balasan,
03:19dan ini kemudian menurut saya,
03:21mereka akan terjebak pada labirin setan,
03:23yang tidak putus-putus gitu.
03:24Dan ruang kompromi,
03:26ruang diplomasi,
03:26dan negosiasi,
03:27akan semakin lama,
03:28semakin kecil gitu.
03:29Karena tadi,
03:30satu nyawa dibalas satu nyawa,
03:32dan ini yang kemudian sudah ditetapkan oleh RGC.
03:34Nah kalau juga keseriusan Iran ini sebenarnya,
03:38mereka bisa dibaca dari mana?
03:40Titik mana aja yang akan mereka kunci
03:42untuk sebagai sasaran target,
03:44kalau misalnya memang mata dibalas mata?
03:47Kalau saya lihat,
03:48yang akan menjadi target ialah,
03:49lokasi di mana pasukan-pasukan Amerika Serikat itu banyak berada.
03:53Kalau kita lihat sekarang,
03:54yang menjadi eskalasinya itu di Kuwait dan Yordania.
03:57Pasukan-pasukan Amerika Serikat ternyata-ternyata di setiap wilayah teluk,
03:59itu ada sekitar 10 ribu sini.
04:01Baik 5 ribu sampai 10 ribu lah.
04:04Yang paling dikit mungkin di sekitar Oman dan Bahrain,
04:06seperti itu.
04:07Tapi di wilayah kayak Kuwait, Yordania,
04:09itu mereka jumlahnya cukup banyak gitu.
04:10Dan kalau saya lihat,
04:12kenapa akhirnya kemudian Iran,
04:14jangan lupa ya,
04:15ada 4 militer Amerika Serikat yang sudah tewas dari serangan Iran.
04:18Saya lihat Iran sudah bisa membaca,
04:19dan mungkin ada serangan cyber,
04:21serangan intelijen dia,
04:22yang kemudian bisa mengidentifikasi
04:24di mana saja lokasi pasukan-pasukan Amerika Serikat.
04:26Karena kan terbukti,
04:274 kemarin sudah tewas gitu.
04:28Artinya sistem radarnya Amerika Serikat,
04:31sistem penangkal udaranya,
04:32itu sudah jebol sama Iran,
04:33sampai tentaranya itu tewas gitu.
04:35Tinggal Trump kemudian,
04:36nanti dia bisa memilih,
04:37apakah ini kemudian menekan dia,
04:40untuk kemudian masuk ke negosisi perundingan,
04:42atau nanti skemanya kayak Afghanistan sih,
04:43di mana pasukan AS yang tewas,
04:45itu justru direspon dengan serangan yang sangat brutal.
04:47Ya, kepada negara yang bersantukan,
04:50kayak misalkan Al-Qaeda kan ada di Afghanistan,
04:53Taliban ada di Afghanistan,
04:54seperti itu.
04:55Maka ada dua itu polanya,
04:56dia bisa berpikir ulang,
04:57untuk tidak menyerang pasas energi,
04:59khusus hanya nanti menyerang pasas militer,
05:01atau kemudian melakukan serangan respon yang lebih besar.
05:04Ini sangat tergantung,
05:05dari seberapa banyak pasukan Amerika Serikat yang tewas gitu.
05:08Kalau kita lihat pengalaman tadi,
05:09ya di Libanon,
05:10pengalaman di Somalia,
05:12jumlah yang tewas itu 20-200,
05:14ini bukan tidak mungkin,
05:15membuat Amerika Serikat berpikir ulang,
05:17untuk kemudian tidak lagi melakukan serangan sekandang
05:19kepada fasilitas sipil.
05:20Kalau Iran juga sudah memperingatkan warga
05:23untuk menjauh dari beberapa lokasi,
05:25apakah itu juga sebenarnya bisa diartikan,
05:26tidak menutup kemungkinan Iran,
05:28bahkan juga akan menyerang atau menargetkan kota?
05:31Betul, kemudian saya gini,
05:32karena kan gini,
05:33Iran itu prinsip politik perangnya,
05:35dia akan membalas setara dari apa yang dilakukan Amerika kepada dia.
05:39Seperti itu.
05:39Misalkan,
05:40Amerika menyerang pasas militer,
05:42diserang juga kan sama Iran fasilitas pangkalan militernya,
05:44Amerika Serikat menyerang fasilitas sipil,
05:46diserang juga fasilitas sipil sama Iran.
05:48Nah, saya kira keseruan dari Iran,
05:50agar masyarakat sipil di wilayah-wilayah tersebut itu menjauh,
05:53itu bukan tidak mungkin sebagai respon balasan,
05:56karena semakin kerasnya serangan dan invasi Amerika Serikat
06:00yang mereka lakukan kepada wilayah Iran.
06:02Bayangkan, sekarang bahkan bukan hanya Selat Hormuz ini,
06:05tapi korporasi provinsi yang menjembatani Hormuz kepada Teheran,
06:08di Iran Tengah,
06:09provinsi Fars, provinsi Yazid,
06:11itu kan juga sudah diserang sama Amerika Serikat.
06:13Tentu kan Iran tidak boleh diam,
06:15dia tidak mau kemudian menyerah begitu saja.
06:17Maka kemudian timbulah tadi dari Panglima Kota Mulan Bia
06:21yang mengatakan bahwa satu nyawa akan kami balas,
06:24satu nyawa, one for one.
06:25Artinya serangan Iran akan semakin terukur.
06:27Kota dia kan dia agak acak gitu kan,
06:28hanya serangan militer,
06:29serangan fasilitas militer,
06:31tetapi sekarang sudah masuk kepada orang-orangnya.
06:33Nah, berarti kan kalau misalnya ini adalah isu yang sensitif juga
06:36ketika ada militer AS yang menjadi korban,
06:38berarti seberapa serius juga sih sebenarnya Trump akan menghadapi ancaman ini?
06:41Apakah ia akan jadi lebih hati-hati?
06:43Menurut saya gini,
06:44iya,
06:45kalau menurut saya itu makanya kenapa kemudian Iran menerapkan doktrin one for one gitu.
06:50Menurut saya ini juga bagian dari strategi Iran
06:52untuk menekan politik dalam negerinya Washington.
06:54Karena di Amerika Serikat,
06:55satu aja tentara Amerika Serikat yang tewas,
06:58itu sangat sensitif,
06:59itu bisa membuat Kongres,
07:01kemudian para pengambil kebijakan,
07:04itu kemudian akan semakin menekan Donald Trump
07:06untuk kemudian tidak lagi melakukan tindakan-tindakan yang ceroboh gitu,
07:10yang akhirnya membuat tentara-tentara Amerika Serikat yang tewas.
07:13Menurut saya ini juga pesan yang sengaja dimainkan oleh Iran
07:16untuk memberikan tekanan kepada publik Amerika,
07:18tekanan kepada Kongres,
07:20tekanan kepada pengambil kebijakan
07:21untuk tidak memperluas serangan-serangan kepada Iran,
07:25terutama kepada fasad-fasad sipil seperti itu.
07:28Kalau dulu aja misalkan ya,
07:29Amerika Serikat bisa angkat kaki dari perang Vietnam
07:31karena banyak tentara-tentara Amerika Serikat yang tewas,
07:33menurut saya itu juga ingin dimainkan oleh Iran,
07:36mendorong publik Amerika Serikat untuk menekan pemerintahannya,
07:40ada gelombang anti perang,
07:41hingga kemudian Donald Trump minimal itu dia melemah,
07:44ya tidak lagi melakukan serangan membabi buta,
07:46ataupun kembali mau masuk ke meja perundingan
07:48yang adil bagi Iran.
07:50Gimana dengan Israel kalau dalam saling ancaman ini,
07:53akan ada di mana atau apa yang akan Israel lakukan juga sebenarnya?
07:56Ini menurut saya momen yang sangat ditunggu-tunggu sindi
08:00oleh Israel gitu.
08:01Karena kematian tentara Amerika Serikat itu juga sinyal menurut saya dari Donald Trump
08:05untuk bukan tidak mungkin memberikan lampu hijau kepada Netanyahu
08:09untuk kembali melakukan serangan koalisi kepada Iran.
08:12Jangan lupa besok rencananya itu Netanyahu akan bertemu dengan Donald Trump.
08:16Kemungkinan akan ada pembahasan untuk kemudian menetapkan
08:20apakah kita akan melakukan serangan bersama kembali kepada Iran
08:22atau kemudian masuk ke meja perundingan.
08:25Walaupun kita mengetahui 13 hari serangan,
08:2713 hari 13 malam ini serangan beruntun dan sekarang berhenti,
08:30memang itu sinyal bagi Donald Trump untuk kemudian masuk ke meja perundingan.
08:33Tapi jangan lupa, Netanyahu itu orang yang sangat pintar
08:36membisik-bisiki Donald Trump,
08:38menggoda Donald Trump untuk kembali melakukan serangan kepada Iran.
08:40Karena ini sangat penting bagi Netanyahu.
08:42Kapan lagi segala macam keinginan dia untuk melakukan serangan kepada Iran,
08:46itu bisa diakomodir oleh pemerintah Namur Jogat
08:48kalau bukan presidennya Donald Trump.
08:50Dan kemudian kemarin kan ketika MOU itu sudah runtuh kan,
08:53kita senjata sudah runtuh, itu kan juga sinyal.
08:55Netanyahu menangkapnya,
08:56wah ini sinyal dari Donald Trump kepada kita,
08:58bahwa kita dikasih lampu hijau lagi nih untuk melakukan serangan kepada Iran.
09:02Nah, saya kira ini sekarang Netanyahu sudah dalam persiapan
09:05skala perang untuk kembali berperang sama Iran.
09:08Tinggal kemudian nanti, apakah pertemuan di Washington
09:11memutuskan sebuah kesepakatan bersama,
09:13mereka akan melakukan serangan kembali kepada Iran.
09:15Baik, Bang Pizarro Guzali, terima kasih.
09:17Sudah berbagi pandangan bersama kami di Kompas Petang.
09:19Sehat selalu, Bang Pizarro.
09:21Sehat selalu, Zindi. Terima kasih.
09:22Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan