Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Polisi mengungkap dugaan awal pemicu bentrok warga di Jalan Tambak, Menteng pada Minggu (26/7/2026).

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Roby Heri Saputra di lokasi.

Pemicu bentrokan ini berawal dari cekcok salah satu warga yang merasa tidak dilayani dengan baik saat membeli sarapan di salah satu pedagang.

"Ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya," ujar Roby.

"Kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk atau sarapan tersebut," lanjutnya.

Warga kemudian geram dan mendatangi lokasi kelompok dan terjadinya bentrokan.

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682408/pemicu-awal-bentrokan-maut-warga-di-jalan-tambak-menteng-ini-kata-kasat-reskrim-polres-jakpus
Transkrip
00:00Baik, kami dari Polres Petro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng menerima laporan tadi pagi jam 10.00 terkait perkelahian atau
00:11keributan yang terjadi antara dua kelompok warga yang ada di Jalan Tambak Kelurahan Pegangsaan.
00:21Dan kemudian dari petugas berupaya itu merelai dan menyudahi namun karena banyaknya yang terlibat akhirnya warga yang terlibat akhirnya ada
00:33korban dan ada yang kita selamatkan.
00:36Dari korban yang kita selamatkan dari TKP ada dua orang dibawa ke RSCM dan dari kelompok warga yang ada, ada
00:46dari dua kelompok, satu kelompok enam orang dan yang kelompok yang dari luar itu dua orang yang kita sedang amankan
00:55dan ambil keterangannya di Polsek Menteng.
00:58Ada yang meninggal dunia?
01:01Informasi terbaru dari dua orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa namun ketika di rumah sakit
01:11ada satu yang sudah meninggal.
01:13Pemicinya sebenarnya apa sih Pak?
01:14Untuk informasi sementara itu berawal dari keributan di tempat jualan sarapan di mana kelompok warga yang diserang ini kemungkinan ada
01:30yang mau beli tapi tidak disukai atau langi-langi.
01:37Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilainan dengan baik atau tidak berkenan
01:49sehingga mengeber kendaraannya.
01:52Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk atau sarapan tersebut.
02:03Nah kemudian dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, itu dibalas oleh warga sekitar menyerang tempat dari kelompok tersebut.
02:19Nah sehingga terjadilah keributan tersebut.
02:21Ini lahan kos yang mereka jadikan atau tempat apa sih?
02:23Yang kita tahu bahwa mereka ini tinggal di sini menempatinya, namun untuk legalitas ataupun status mereka di tempat ini kita
02:34masih dalam proses pendalaman.
02:37Kalau hasil olah TKP tadi apa yang ditemukan di dalam?
02:39Di TKP kita menemukan ada puing-puing, puing-puing dari bangunan yang terbakar, juga ada kendaraan yang terbakar, juga jejak
02:49darah dan batu yang berlumuran darah.
02:52Ini masalah senjata tajam?
02:54Untuk saat ini kita belum menemukan ada senjata tajam yang menggunakan atau yang kita temukan di lokasi.
03:00Kelompok muda apa ini?
03:03Anak kelihatan atau kelompok?
03:06Kelompok muda untuk identitas lebih lanjutnya kami sedang dalami.
03:12Masih ada kering perkeliaran di perangkat itu kalau dari informasi?
03:17Kalau dari informasi sementara belum lama ya, belum lama tinggal di sini, namun memang ada sekali atau dua kali beberapa
03:27kejadian yang melibatkan dari kelompok tersebut.
03:36Ya, bukan membuat onat ya, apa kita ngomong?
03:39Kita tidak nyamanan dengan pihak warga sekitar.
03:43Itu masih kita dalami, mohon waktu untuk secepatnya kita bisa menangani ini sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada.
03:53Itu aja, terima kasih.
03:54Terima kasih telah menonton!
04:24Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan