Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Dinamika konflik antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas di tengah upaya diplomasi yang terus diuji.

Presiden AS Donald Trump menyatakan Amerika masih membuka pintu negosiasi dengan Iran, tapi di satu sisi nyatanya Amerika masih menempatkan militernya dalam status siap siaga untuk menghadapi Iran.

Trump mewanti-wanti Tiongkok dan Rusia agar tidak terlibat dalam mempersenjatai Iran.

Pengamat militer CIDE, Anton Aliabbas mengatakan di tengah dinamika perang kedua pihak gencar melakukan back door diplomacy.

"Bagaimana mereka mencoba membuka semua potensi agar terjadinya gencatan senjata," ujar Anton.

Baca Juga Pengamat Bahas Serangan Iran ke AS, Benarkah Konflik Timur Tengah Memasuki Babak Baru? di https://www.kompas.tv/internasional/682185/pengamat-bahas-serangan-iran-ke-as-benarkah-konflik-timur-tengah-memasuki-babak-baru

#iran #amerika #perang

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/682379/full-iran-vs-as-siap-tempur-trump-desak-tiongkok-rusia-tidak-bantu-iran-ini-kata-pengamat
Transkrip
00:00yang menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait.
00:09Operasi ini dilakukan dengan meluncurkan drone kamikaze
00:13yang menargetkan pangkelan militer Amerika Serikat di Kuwait.
00:16Titik yang disasar yakni Camp Al-Adairi
00:19yang merupakan gudang peralatan militer Amerika Serikat
00:22serta Camp Doha dan Arif Dan dengan target tentara Amerika Serikat.
00:36Sekutu Iran, kelompok pemberontak Houthi di Yaman
00:39melancarkan serangan rudal ke Arab Saudi pada Sabtu waktu setempat.
00:43Serangan ini sebagai balasan atas aksi militer Saudi
00:46yang menyerang target militer Houthi di Odeidah, Yaman.
00:50Serangan rudal Houthi memicu kebakaran di kota Jizan,
00:54Laut Merah, Arab Saudi Selatan.
00:56Badan Pertahanan Sipil Riyad telah mengeluarkan pengeringatan singkat
01:01kepada penduduk di Jizan dan Yanbu pada Sabtu pagi
01:03tentang potensi bahaya serangan ini.
01:18Dinamika konflik antara Amerika Serikat dan Iran
01:21semakin memanas di tengah upaya diplomasi yang terus diuji.
01:24Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan
01:27Amerika Serikat masih membuka pintu negosiasi dengan Iran.
01:30Tapi, di satu sisi nyatanya,
01:33Amerika Serikat tetap menempatkan militernya
01:35dalam satu siap-siaga untuk menghadapi Iran.
01:38Trump bahkan mewanti-wanti Tiongkok dan Rusia
01:40agar tidak terlibat dalam konfrontasi dengan mempersenjatai Iran.
02:09Sementara itu, menanggapi ancaman Trump,
02:11pemerintah Iran menegaskan tidak lagi membutuhkan kehadiran pihat ketiga
02:14sebagai mediator.
02:16Menteri Luar Negeri Iran Abbas Arajci menekankan
02:18akar persoalan justru berasal dari kebijakan agresif Amerika Serikat.
02:23Menurut Arajci, ketegangan hanya bisa reda
02:25Jika Amerika Serikat bangubut Sika.
02:27selamat menikmati
03:03dunia kini menanti apakah Amerika Serikat dan Iran akan memilih meja perundingan
03:07atau justru makin memperluaskan konflik yang berisiko menyeret kekuatan besar lainnya
03:16konflik antara Amerika Serikat dan Iran belum juga meredah
03:19meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah serius dalam perundingan damai dengan Iran
03:24namun di sisi lain Amerika Serikat juga menyiapkan serangan di sejumlah titik melawan Iran
03:30Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga meminta Rusia dan Tiongkok tidak membantu Iran
03:34apakah ini menjadi strategi Amerika Serikat untuk keluar dari perang melawan Iran
03:39atau justru hubungan AS-Iran akan terus tegang meski ada jalur damai
03:44kita akan bahas bersama dengan analis senior Indo-Pacific Strategik Intelligence
03:49Fauzia Cempaka Timur dan pengamat militer Center for Intermastic and Diplomatic Engagement Anton Ali Abbas
03:55selamat pagi Mbak Cempaka Mas Anton
03:58pagi Mas Bray
04:00baik saya ke Mbak Cempaka terlebih dahulu Mbak Cempaka
04:05ini kita selalu melihatnya adalah strategi Amerika Serikat untuk pengen keluar dari perang ini
04:10katanya ada dua pilihan nih Mbak
04:12mereka terus siap tempur
04:14mereka akan gempur habis-habisan Iran sampai Iran tunduk
04:18atau yang kedua lewat jalur diplomasi
04:20kalau Anda melihat pernyataan Amerika Serikat dan juga mungkin Iran
04:24yang beberapa waktu ini sepertinya masih kekeh ingin saling serang
04:28seperti apa kira-kira?
04:30saya lihat memang saat ini sudah beberapa hari dan hampir dua hari mungkin ya
04:36sudah tidak ada serangan dari Amerika Serikat ke Iran
04:39namun yang saya lihat justru strategi eskalasi horizontal yang dilakukan oleh Iran selama ini terhadap negara teluk
04:48mulai justru menunjukkan eskalasi di level regional Mas Bray
04:52yang artinya adalah saat ini kita lihat bagaimana pola serangan yang terjadi
04:56bukan lagi hanya dari Amerika Serikat atau serangan Iran terhadap military base Amerika Serikat
05:02karena empat hari lalu misalnya serangan yang dilakukan Iran menyasar ke Barit adalah pada Amazon
05:08perusahaan Amazon dan data center yang dimiliki oleh Amazon di Barit
05:12dan mengakibatkan balasan serangan pertama dari Bahrain dan juga Kuwait ke Iran
05:19dan ini kita menunjukkan bagaimana berbedanya periode fase 2 ini
05:24dengan fase 1 di bulan Februari ke Juni lalu
05:27di mana negara-negara teluk ini tidak melakukan serangan balasan hanya
05:32menangkis serangan yang diberikan dari Iran ke negara-negara teluk
05:36namun kita lihat sudah mulai ada eskalasi di sisi lain juga
05:40kita lihat ada pola yang disebut dengan double blokade yang sebelumnya antara Amerika Serikat dan Iran
05:47namun kebentuan blokade ini tidak hanya terjadi di Oormus saja
05:51tapi juga di Houthi
05:53yang dilakukan di Batel Mandir oleh Houthi di Laut Merah
05:57dan dalam konteks ini tentu sangat berbahaya
05:59karena yang diblok oleh Houthi
06:02bukanlah kapal dari global tapi hanya dari Saudi Arabia
06:05dan juga sudah melakukan eskalasi-eskalasi yang sifatnya militer
06:09antara pihak Houthi dan juga Saudi Arabia
06:12jadi saya rasa memang statement yang disampaikan oleh Trump
06:16terkait dengan gencatan senjata sudah tidak ada lagi
06:20dan eskalasi yang terjadi secara militer ini
06:24sudah tidak hanya melibatkan Amerika Serikat dan Iran
06:26tapi juga sudah melibatkan negara-negara yang sifat yang horizontal
06:31dan juga bahkan saya bisa bilang bahwa eskalasi yang lebih besar
06:35di tataran regional ini sudah mulai terjadi dan sudah mulai dilakukan
06:40sehingga negara-negara yang sebelumnya tidak terlibat secara militer
06:44sekarang langsung sekarang justru melakukan eskalasi
06:48tanpa diminta oleh Amerika Serikat
06:50Oke, sudah meluas ke tingkat regional gitu ya
06:54yang sebelumnya tidak ada sekarang mulai muncul seperti itu
06:57saya ke Mas Anton
06:57Mas Anton, selain konflik horizontal yang terjadi di regional
07:02tentunya ada juga ancaman yang diberikan oleh Amerika Serikat
07:05Donald Trump yang akan membuat operasi skala besar
07:09bahkan melebihi Epic Fury
07:10menurut Anda bakal terjadi nggak?
07:13Nah, ini memang menarik Mas Bray
07:15jadi kalau di satu sisi memang Trump masih tetap menggunakan pola yang lama
07:18bagaimana dia melakukan ancaman
07:20lalu juga melakukan serangan militer
07:22tapi di sisi lain jalur diplomatik tetap dibuka
07:25kita juga harus perhatikan misalnya
07:27dua hari lalu Perdana Menteri Irak
07:31Zaidi itu datang ke Teheran
07:33dan harus dilihat juga itu Zaidi sebelumnya datang dari Washington
07:35gitu-gitu
07:36jadi dianggap ada banyak informasi bahwa
07:39Zaidi menyampaikan pesan dari Washington
07:42yang itu disebutkan Teheran menolak proposal itu
07:44tapi di sisi lain
07:45empat hari lalu misalnya
07:46Menteri Dalam Negeri Iran itu mengunjungi Islamabad
07:50lalu juga kemarin misalnya Araksi juga bertemu dengan
07:53elit dari Pakistan gitu
07:55jadi ini memang di sisi lain
07:57backdoor diplomasi ini berjalan Mas Bray
08:00jadi memang di satu sisi kita melihat bagaimana
08:03dua pihak ini saling melemparkan ancaman
08:06lalu juga saling menyerang gitu ya
08:09menggunakan kekotan militer
08:10tapi di sisi lain
08:10backdoor diplomasi itu tetap dijalankan
08:13karena itu menunjukkan apa?
08:15itu menunjukkan bahwa masing-masing tetap juga
08:17punya kepentingan
08:19untuk mewujudkan kembali
08:21gencatan senjata minimal ya
08:23jadi gencatan senjata
08:24walaupun yang kita harus perhatikan kali ini
08:27adalah tadi seperti yang disampaikan oleh Mbak Fauzia
08:29kalau misalnya cerita tentang perang Iran sama Amerika Serikat
08:32memang sejauh ini dalam dua hari terakhir itu tidak saling serang
08:35tapi memang ada front line yang namanya Mbak El-Mandeb
08:38antara Houthi dengan Saudi Arabia
08:41ini yang memang memanas gitu
08:43dan di sisi lain ini yang juga bisa berkontribusi
08:46untuk meningkatkan kompleksitas dari perang Iran dan Amerika Serikat
08:51tapi kalau kita lihat kontroversi yang dimunculkan oleh Amerika Serikat
08:56seperti itu Mas Anton apalagi dia bilang bahwa jangan ikut campurlah Rusia sama Tiongkok dalam perang ini
09:01ini artinya Amerika Serikat lagi takut atau seperti apa?
09:06atau jangan sampai Iran dapat bantuan seperti itu?
09:08iya Amerika tentu saja mencermati bagaimana ada pergeseran pola serangan yang dilakukan oleh Iran
09:15di dalam fase pasca dari pendatangan MOU kemarin gitu
09:20jadi kalau misalnya serangan kali ini
09:22modelnya adalah satu serangan yang dilakukan secara serentak ke sejumlah titik itu satu
09:27yang kedua adalah serangan yang dilakukan kombinasi dengan menggunakan drone dan misil
09:32itu dua, ketiga tingkat presisinya itu semakin baik gitu
09:36dan keempat daya jangka dari misalnya itu terus bertambah
09:39dan ini yang ditunjukkan adalah bagaimana misalnya Jordan itu diserang
09:44Jordan itu sekitar jaraknya ada seribu kilometer gitu
09:46jadi ini yang kemudian apa namanya
09:49mendapatkan perhatian spesifik gitu ya dari pihak Amerika Serikat
09:54itulah kenapa misalnya Inggris kemudian tidak lagi
09:59memperhatikan bahwa tidak lagi menganggap bahwa ancaman dari Iran
10:03ini hanyalah perpesan kosong
10:05jadikan Inggris diancam oleh Iran karena ketika
10:08apa ya, pangkalan Fairford itu digunakan gitu
10:11digunakan oleh pesawat pembawa Amerika Serikat
10:14B-1 dan B-2 gitu
10:16misalnya lalu Iran mengancam bahwa dia akan melakukan serangan gitu
10:18Inggris pernah diserang pangkalan Diego Garcia
10:21walaupun itu misalnya itu berjarang 4 ribu kilometer dan tidak berhasil
10:25tapi Iran pernah melakukan itu pada tanggal 20 Maret
10:29jadi dan sekarang itu lagi menebak-nebak
10:31apakah misalnya
10:33misalnya yang jarak menengah itu sudah
10:35apa namanya, sudah muktahir atau belum
10:38nah ini yang kita masih, apa namanya, masih menebak-nebak
10:40apakah misalnya persenjataan Iran itu sudah semakin baik
10:43seperti yang anggapan Amerika Serikat
10:45dalam perubahan pulau serangan ini atau tidak
10:48itu yang memang belakang ini yang dicermati oleh Amerika Serikat
10:51sehingga kemudian Trump beberapa kali itu menebarkan ancaman agar
10:55dan juga mengingatkan agar China dan juga Rusia itu tidak ikut campur
11:00Mas Brin
11:00Oke baik, saya kembali ke Mbak Cempaka
11:03Mbak Cempaka, jika kita lihat backdoor diplomasi tetap terjadi
11:06walaupun ada serangan-serangan seperti itu
11:08ancaman tetap dilancarkan tapi di belakang juga masih berunding
11:12Anda melihat ya, perundingan ini sebenarnya betul-betulkah memang ada niat baik
11:16dari kedua pihak untuk bisa mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan
11:19atau ini pernyataan Iran yang kemarin sempat saya lihat juga bahwa
11:23mereka sudah tidak percaya kalau misalnya Amerika Serikat pengen damai
11:26ataupun kejataan senjata
11:27bisa-bisa nanti Amerika Serikat menggunakannya untuk memperkuat militernya lagi
11:31sebelum menyerang kembali
11:32Tentu pola yang berpulang tentang negosiasi dan juga serangan ini
11:38sudah terjadi tidak hanya pada periode Februari ini
11:41Mas Brin, tapi juga periode-periode sebelumnya
11:43bahkan di periode GCPOA yang mengambil waktu lebih lama
11:49diskusi negosiasi ini terjadi bahkan lebih dari 5 tahun
11:53hampir 6 tahun dan juga pada akhirnya terjadi serangan pulang
11:57dan Amerika Serikat pun akhirnya withdraw dari GCPOA
12:01dan ini sebenarnya pola yang sudah berulang
12:03terutama 2 tahun lalu di 2025 juga sempat terjadi negosiasi
12:07dan pada akhirnya juga terjadi perang 12 hari
12:10antara Israel dan Iran
12:12dan pun mengantar kita pada 2 hari lalu
12:16Nah, dalam pola-pola ini tentu kita melihat sebenarnya
12:18ke 12 pihak ini mempertahankan
12:21atau bahkan ingin meningkatkan konsesi yang dimiliki
12:24begitu Mas
12:25jadi selama konsesi ini belum terwujud
12:28tentu masih akan terus terjadi serangan
12:31dan di belakang layar masih akan juga terjadi negosiasi
12:35karena kalau kita lihat meskipun tadi disampaikan oleh Mas Anton
12:38terkait dengan pola-pola negosiasi
12:40di sisi lain juga
12:41kita melihat sebenarnya
12:44hasil dari Burgenstock
12:47negosiasi yang sebelumnya terjadi di akhir Juni lalu
12:50itu belum ada yang termaterialisasi begitu Mas
12:53jadi mengapa akhirnya perang ini terjadi?
12:55ya memang karena
12:56pasca kembali dari Burgenstock itu
12:59belum ada materialisasi dari hasil-hasil negosiasi
13:04dan kalau kita lihat
13:05salah satu peringatan yang disampaikan perang terkait
13:07jangan melibatkan 2 negara besar
13:09adalah tentu tidak ingin
13:11bahwa kalkulasi yang sebelumnya terjadi
13:14antara perang Iran dan Amerika Serikat
13:17justru bergembang menjadi konfirmasi kekuatan yang lebih besar
13:20antara China dan Rusia dan Amerika Serikat
13:23karena kita tahu juga
13:24perdamaian yang terjadi sebelumnya di Burgenstock
13:27itu terjadi pasca adanya penyampaian juga
13:32dan juga pola-pola jumlah negosiasi
13:35yang diberikan oleh China dan Rusia
13:38dalam perang ini
13:39jadi tentu sangat menentukan
13:41bagaimana kalkulasi dan strategi
13:44yang akan disampaikan oleh China dan Rusia
13:46terhadap hasil akhir dari fase 2 ini Mas Rik
13:50oke polanya terus berulang gitu
13:52negosiasi serangan
13:53kemudian saling serang lagi
13:54negosiasi lagi di
13:55dalam tanda kutip ini
13:57dirusak lagi oleh serangan
13:58tapi kalau menurut Mbak Cempaka
14:00melihatnya untuk pihak Iran sendiri
14:02dengan Iran bilang bahwa
14:04sudah tidak butuh lagi mediator
14:06karena Amerika Serikat
14:07terus melakukan serangannya
14:09ini Iran masih mau negosiasi atau tidak
14:12masih membuka nggak pintu untuk negosiasi ini
14:15statement yang mungkin kita bisa ambil
14:17dari salah satu speaker dari Kementerian Luar Negeri Iran
14:24menyatakan bahwa sebenarnya Iran selama ini bukanlah pihak yang tidak ingin bernegosiasi
14:28namun negosiasi yang dimaksud Iran adalah tentu juga sudah lelah
14:33selama ini juga di dalam tanah putih dihiakati oleh Amerika Serikat
14:38karena ketika negosiasi diserang
14:40negosiasi diserang
14:41nah tentu ini akan membuat Iran justru
14:46mempertahankan posisinya
14:48dan justru meningkatkan kekuatannya juga
14:50dan tidak hanya mempercayai statement-statement negosiasi yang disampaikan
14:54satu statement yang cukup menarik dari Arabnya ketika diinterview oleh pasal media internasional
15:00adalah bahwa berbeda ketika Iran bersiap-siap bernegosiasi
15:04duduk di media negosiasi
15:05namun di saat yang sama mereka juga siap
15:07untuk dibom negaranya
15:09jadi ini adalah statement yang sangat kuat menurut saya
15:12yang menunjukkan bagaimana
15:13arm atau persenjataan dan kekuatan militer
15:17ini sudah dipercayakan juga oleh Iran ketika dia bernegosiasi
15:22Mas Berit
15:23oke baik
15:24saya ke Mas Anton kembali
15:25Mas Anton jika kita melihat untuk Amerika Serikat dan juga Iran ini
15:29tadi sempat ada ancaman yang dikeluarkan soal bakal lebih besar daripada Epic Fury gitu
15:34apakah kemungkinan bakal terjadi
15:36dan apakah misalnya Amerika Serikat membuka opsi untuk bisa menyerang lewat darat
15:41kalau misalnya sejauh ini kalau penebangan lewat darat belum terlihat
15:46tapi kalau misalnya lewat udara udah jelas
15:49karena bagaimana misalnya sudah terjadi peningkatan sorti untuk pesawat ya
15:54pesawat tanker untuk dalam konteks air viewing gitu
15:58itu yang masuk ke misalnya ke Israel gitu
16:01jadi kalau untuk potensi adanya serangan yang dari jarak jauh maupun juga dari udara
16:09itu tetap terbuka gitu
16:11ini dilihat dari bagaimana ada kesiapannya
16:13kesiapan dari armada udara
16:15kalau misalnya dari armada darat sih sejauh ini belum
16:19karena dugaannya adalah bagaimana kemudian misalnya Amerika Serikat mempersenjatai Kurdi
16:26di bagian Iraq untuk melakukan pemberontakan misalnya
16:28jadi dia menggunakan proksi gitu
16:30itu yang sejauh ini bisa dilihat
16:32tapi juga harus dilihat Mas Bray tadi
16:36kalau misalnya terkait dari pertanyaan Mas Bray kepada Mbak Fauzia
16:40ketika Iran memang selalu menyatakan demikian
16:42tapi kita juga kita harus melihat bagaimana gesturnya Iran
16:45ini kan juga secara aktif gitu ya
16:47secara aktif kayak tadi mendatangi Islamabad
16:49Menteri Dalam Negerinya
16:51lalu juga Araksi juga bertemu
16:53itu artinya apa?
16:54memang para pihak yang bertikai
16:55itu sama-sama juga gencar melakukan backdoor diplomasi
16:59bagaimana mereka mencoba membuka
17:01membuka semua potensi
17:03agar apa?
17:04agar minimal terjadinya gencatan senjata
17:07gitu ya
17:07jadi gencatan senjata
17:08jadi mereka ada rehat dulu sejenak
17:10jadi mungkin tidak bicara bahwa nanti akan bisa dilanjutkan
17:14atau tidak dilanjutkan gitu
17:15tapi minimal ada jeda
17:18ada paus dari serangan ini
17:20ini yang saya lihat bahwa para pihak
17:22menggunakan mediator untuk saling bertukar pandangan
17:26walaupun sejauh ini misalnya
17:27masih terlihat belum punya indikasi
17:31bahwa ini akan bergerak menuju yang lebih baik Mas Bray
17:34oke baik nah ini saya mau tanyakan juga ke Mbak Cepaka
17:37Mbak Cepaka jika kemudian opsi yang dipilih Amerika Serikat saat ini
17:41selain bernegosiasi di belakang
17:42kita tidak tahu seperti apa berjalannya
17:45tapi juga ada serangan-serangan
17:46walaupun Jumat Sabtu ini
17:48kalau menurut Mbak Cepaka tadi tidak ada gitu ya
17:50kita belum melihat ada yang ada serangan
17:51Anda melihatnya
17:52cara-cara yang digunakan Amerika Serikat ini
17:54untuk terus menekan Iran dengan nyerang-nyerang terus
17:57intinya sampai Iran dalam tanda kutip tunduk
17:59apakah Iran memang akan tunduk
18:01atau tidak akan terus melawan
18:04sampai mereka bisa mencapai
18:06ataupun tidak
18:07gimana ya
18:07tidak kalah lah dengan Amerika Serikat
18:11tentu kalau kita lihat
18:12kita harus
18:13memandang kembali
18:14atau kembali pada
18:15diskusi taktik yang digunakan oleh Iran
18:18yaitu taktik pranasi metris
18:19yang artinya memang
18:20tujuannya itu untuk bertahan
18:21jadi untuk bertahan
18:23dan untuk tetap stabil
18:25dalam konteks
18:25atau bahkan pada
18:26kesempatan-kesempatan tertentu
18:28tadi disampaikan juga oleh
18:29Pak Anton
18:29misalnya penambahan
18:32jangkauan dari rudal
18:33dan lain-lain
18:34ini sebenarnya
18:35bagian ketika tentu
18:36saat menarik nafas tadi
18:37dia juga masih ingin
18:39juga melakukan
18:40serangan balasan gitu
18:41jadi dalam konteks ini tentu
18:42kemenangan bagi Iran
18:44adalah ketika dia bisa
18:45mempertahankan
18:46stabilitas
18:47begitu ya
18:48dan juga bahkan
18:49ketahanan masyarakat
18:50dan juga kondisinya
18:52di saat tekanan ini
18:54semakin tinggi
18:55mas tekanan militer
18:56dan juga jangan lupa
18:57tekanan ekonomi
18:58karena dalam konteks
18:59platformus
19:00yang membutuhkan
19:01platformus
19:02bukan hanya global saja
19:03tapi justru
19:04Iran sendiri juga
19:05sangat membutuhkan
19:06platformus
19:06begitu ya
19:07jadi dalam konteks ini
19:08tentu ketika
19:09serangan yang bertubu-tubu
19:11tadi dilakukan
19:12yang sifatnya
19:13kalau Amerika Serikat ini
19:14serangannya adalah
19:14sifatnya vertikal
19:15yang artinya
19:16terus-menerus menambah
19:17intensitas serangan
19:19sedangkan kalau
19:19kita lihat dari Iran sendiri
19:21balasan yang terukur
19:22dari Iran
19:23tentu akan sifatnya
19:23sama
19:24yaitu menambah
19:26aktor-aktor
19:27yang dilibatkan
19:28dalam perang ini
19:29yang setelah saat ini
19:29sudah kita lihat
19:31berbedanya
19:31strategi aktor tersebut
19:33Mas Brin
19:34oke
19:35nah dengan serangan vertikal
19:37yang terus dilancarkan
19:38oleh Amerika Serikat
19:39Mas Anton
19:40apakah kemudian
19:41Iran ini bisa
19:42dalam tanda kutub kita lihat
19:44sudah mulai melemah
19:45atau tadi
19:45tetap saja dengan
19:46strategi yang
19:48asimetris
19:48mereka tetap bisa
19:49bertahan dan juga
19:51melawan dengan
19:51lebih presisi
19:52ya kuncinya asimetris
19:55adalah seberapa lama
19:56dia mampu bertahan
19:57itu yang akan
19:57yang selalu ditunjukkan
19:59Iran
19:59jadi bahwa hari ini
20:01tidak ada serangan
20:01tapi besok
20:02kemudian ada serangan
20:03dua itu bagi Iran
20:04sudah cukup
20:05itu adalah strategi
20:05perang asimetris
20:06asimetris itu
20:07berapa lama dia bertahan
20:08dan itu yang ingin
20:09ditunjukkan oleh Iran
20:10banyak pihak mengatakan
20:11bahwa Iran kali ini
20:13itu punya strategi
20:14bagaimana untuk
20:15semakin menurunkan
20:17jumlah interceptor
20:18yang ada di kawasan
20:19jadi dia melakukan
20:20kombinasi itu
20:21jadi kombinasi
20:22serangan misal
20:24dan drone
20:24apalagi itu
20:25semakin presisi
20:26itu untuk
20:28semakin mempercepat
20:29gitu ya
20:30deplesi
20:30stok interceptor
20:32jadi kalau stok interceptor
20:33itu di kawasan
20:34makin melemah
20:34itu artinya
20:35yang kawasan yang menjadi rentan
20:37dan itu yang strategi
20:38yang patut dicermati
20:39kenapa Iran
20:40misalnya dia mampu
20:41untuk bertahan
20:41semakin lama
20:42karena tahu
20:43kalau semakin lama
20:44interceptor
20:45semakin berkurang
20:46maka tingkat kerentanan
20:47di kawasan itu
20:48semakin meningkat
20:49karena bagaimanapun juga
20:50kan kawasan juga
20:51punya problem domestik
20:53yang gak kalah hebat
20:54ketika misalnya
20:54ekonomi mereka
20:55apa namanya
20:56anjlok
20:57terdampak
20:58tentu saja
20:58ini punya kemungkinan
21:00untuk
21:01kemudian menimbulkan
21:03gejolak
21:03domestik
21:04ini yang kemudian
21:05Iran
21:05dengan
21:06apa namanya
21:08cermat
21:08memperhatikan itu
21:09bagaimana
21:10ada double pressure
21:11triple pressure
21:12yang ingin dilakukan
21:13dan itu juga dilakukan
21:14menyebar
21:16tidak hanya berfokus
21:17pada Amerika semata
21:18tapi juga bagaimana
21:19dia menekan
21:20negara-negara
21:21sekutunya Amerika Serikat
21:23di kawasan
21:24untuk juga memberikan
21:24tekanan
21:25kepada Amerika Serikat
21:26selain dari
21:27tekanan ekonomi
21:28akibat
21:28blokade
21:29Selat Hormuz
21:30Mas Bray
21:30oke strategi
21:31untuk menekan
21:32di kawasan
21:33yang kemudian
21:34masih dilakukan
21:35oleh Iran
21:35hingga saat ini
21:36tapi kita harapkan
21:36semoga
21:37kejahatan senjata
21:38sementara
21:39ataupun juga
21:40permanen
21:41tercapai
21:41dan juga
21:42negosiasi
21:42backdoor ini
21:43berjalan juga
21:44menghasilkan sesuatu
21:45dan jangan lagi
21:46ada yang melanggar
21:47semuanya bisa
21:48taat dan patuh
21:49supaya semuanya
21:50berakhir
21:50terima kasih
21:51Mas Anton Ali Abbas
21:52pengamat militer site
21:53dan juga
21:53Mbak Fauzia Jempaka Timur
21:55analis Indo-Pasifik
21:56Zik Intelligence
21:57sudah bergabung
21:57di Sapa Indonesia Pagi
21:59Selamat pagi
22:00Mas Bray
22:01Saudara jangan beranjak
22:02Sapa Indonesia Pagi
22:03saya akan kembali
22:04dengan informasi
Komentar

Dianjurkan