00:00Baru sehari dilantik, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono langsung melakukan inspeksi mendadak atau sidak
00:06di sejumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG yang ada di Bogor, Jawa Barat.
00:12Tak hanya mempersilahkan masyarakat untuk mengunggah foto ataupun video menu MBG yang tak layak konsumsi,
00:18Sudaryono juga mengancam akan menutup SPPG yang tak bisa menjaga kualitas menu.
00:25Selamat pagi, jam 3 pagi ya.
00:32BGN Sudaryono, sidak perdana di SPPG Pasir Kuda di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat pada Jumat Dinihari.
00:41Sudaryono mengecek proses pembuatan menu MBG guna memastikan kualitas dan kebersihannya.
00:48Sidak kembali dilakukan ke dua SPPG lainnya yang juga berlokasi di Kota Bogor.
00:52Sudaryono meminta masyarakat untuk ikut mengawasi dan mengunggah foto maupun video menu MBG yang tidak layak konsumsi.
01:02Menurutnya, dengan cara itu, ia dapat melakukan perbaikan terhadap SPPG bermasalah,
01:07namun jika tidak juga bisa diperbaiki, penutupan akan terpaksa dilakukan.
01:16Di semua dapur, itu mayoritas hampir semua bagus.
01:21Apakah bagus semua? Belum.
01:23Mungkin ada satu dua yang belum, itu yang kita perbaiki, itu yang kita kritisi, itu yang kita up.
01:27Jadi, saya juga meminta kepada awal media, kepada masyarakat, kalau ada, itu boleh di up.
01:35Dan kita akan kita perbaiki, akan kita tegur.
01:39Kalau memang tidak bisa kita perbaiki, kita tutup itu dapurnya.
01:43Kalau memang tidak bisa memenuhi standar keamanan, standar gisi, standar mutu, dan juga delivery yang baik.
01:52Menurut MBG Watch, pergantian pimpinan badan gizi nasional tidak akan membawa perubahan berarti
01:58terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis.
02:01Wakil Aliansi Ibu Indonesia menyebutkan, sosok Sudaryono masih syarat akan konflik kepentingan.
02:07Sementara, menurut Badan Komunikasi Pemerintah, Sudaryono merupakan orang yang tepat untuk menjadi pimpinan BGN,
02:13karena Sudaryono merupakan orang yang bisa mengimplementasikan visi dan presiden Prabowo.
02:20Mbak Anet, ini kan kalau kita lihat ya, BGN sudah dua kali mengganti pucuk pimpinan tertingginya.
02:28Pertama ada Pak Dadan, kemudian kita tahu terjerat kasus.
02:33Kedua ada Bu Nani SD yang akhirnya mengundurkan diri, karena dengan alasan kesehatan dan yang terbaru adalah Mas Sudaryono.
02:41Pak Sudaryono yang ditunjuk, dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bisa mengelola makan bergizi gratis
02:50yang kita tahu merupakan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto.
02:54Cukupkah dengan penggantian kepala BGN yang baru ini bisa memperbaiki MBG ke depannya?
03:02Ya, kami dari MBG Watch menganggap bahwa tidak akan ada perubahan yang berarti Mbak Adisti.
03:08Tidak ada perubahan yang berarti?
03:09Tidak ada perubahan yang berarti selama krisis sistemiknya tidak diasasi.
03:13Jadi kita melihat ini Gonta ganti pengurus sementara programnya sendiri yang sebenarnya,
03:20maaf kalau saya berkata ini bukan program tapi ini proyek.
03:23Jadi kalau proyeknya sendiri sebenarnya bermasalah sejak awal desainnya, tujuannya, targetnya itu bukan buat menolong atau membantu anak-anak Indonesia.
03:33Jadi?
03:34Jadi menurut kami Gonta ganti pucuk pimpinan ini, ini tidak akan berdampak apapun.
03:39Karena sekali lagi ada banyak konflik kepentingan yang masih dilestarikan di dalam setiap pucuk pimpinan BGN saat ini.
03:47Jadi kalau menurut Mbak Anet tidak akan ada perubahan yang terlalu signifikan?
03:51Betul, belum.
03:52Oke, nah bagaimana nih Mas Hariko dari BAKOM, dari pihak istana menjawab keraguan dari Mbak Anet ini?
03:59Ya, terima kasih sekali pertama ke Mbak Anet dulu ya.
04:04Kami sangat mengapresiasi kritik-kritik dari MBG Watch ini.
04:10Yang pertama mengenai Mas Sudaryono.
04:14Mas Sudaryono ini anak petani, jadi dia punya kepekaan batin yang sangat kuat ya.
04:20Terhadap masalah masyarakat-masyarakat.
04:23Kemudian beliau ini lulusan Jepang.
04:26Kemudian doktor di IPB.
04:29Dia juga pakar pertanian.
04:32Mantan wakil menteri pertanian.
04:35Kemudian sangat memahami tujuan mulia dari makan bergizi gratis ini.
04:41Kemudian juga sangat memahami visi dari Presiden Prabowo.
04:44Selamat menikmati.
Komentar