Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ramainya kunjungan wisatawan saat libur sekolah membuat potensi korban sengatan ubur-ubur meningkat di beberapa pantai, seperti di Gunungkidul, Yogyakarta. Namun, petugas SAR Pantai Gunungkidul tetap sigap memberikan pertolongan pertama.

Tim SAR mencatat setidaknya empat puluh wisatawan menjadi korban sengatan ubur-ubur yang tersebar di beberapa pantai wilayah Gunungkidul. Korban didominasi anak-anak yang bermain air di tepi pantai.

Korban mengeluh rasa panas, perih, dan gatal pada bagian tubuh yang terkena tentakel ubur-ubur. Pertolongan pertama langsung diberikan tim SAR dan tim kesehatan pantai. Saat libur sekolah, kawasan Pantai Selatan Gunungkidul selalu dipadati wisatawan.

Wisatawan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan ubur-ubur api atau yang dikenal warga pesisir dengan sebutan impes. Impes memiliki ciri khas berwarna biru keunguan dengan tentakel mengandung racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit hingga rasa nyeri menyengat. Petugas SAR juga mengimbau wisatawan untuk tidak menyentuh ubur-ubur di pasir maupun di air meski terlihat sudah mati.

#timsar #pantai #uburbubur

Baca Juga Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira Soroti Rencana Safari Politik Jokowi ke NTT | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/678969/ketua-dpp-pdip-andreas-hugo-pareira-soroti-rencana-safari-politik-jokowi-ke-ntt-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678970/tim-sar-bantu-wisatawan-terkena-sengatan-ubur-ubur-di-pantai-sapa-pagi
Transkrip
00:00Dara ramai kunjungan wisatawan saat libur sekolah membuat potensi korban sengatan ubur-ubur meningkat,
00:05khususnya di beberapa pantai, seperti di Gunung Kidul, Yogyakarta.
00:09Namun petugas SAR, Pantai Gunung Kidul, tetap sigap untuk memberikan pertolongan pertama.
00:19Tim SAR mencatat setidaknya 40 wisatawan menjadi korban sengatan ubur-ubur yang tersebar di beberapa pantai wilayah Gunung Kidul.
00:28Korban didominasi anak-anak yang bermain air di tepi pantai.
00:32Korban mengeluh rasa panas, perih, dan juga gatal pada bagian tubuh yang terkena tentakel ubur-ubur.
00:40Tolongan pertama langsung diberikan tim SAR dan juga tim kesehatan pantai.
00:43Saat libur sekolah, kawasan pantai selatan Gunung Kidul selalu dipadati oleh wisatawan.
00:49Wisatawan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan ubur-ubur api atau yang dikenal warga pesisir dengan sebutan IMPES.
00:57IMPES memiliki ciri khas berwarna biru keunguan dengan tentakel mengandung racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit hingga rasa nyeri menyengat.
01:06Petugas SAR juga mengimbau wisatawan untuk tidak menyentuh ubur-ubur di pasir maupun di air meski terlihat sudah mati.
01:21Ini di bulan Juni dan biasanya sampai akhir Agustus bahkan sampai juga di awal September.
01:30Sampai hari ini kita sudah menangani kurang lebih hampir empat puluhan wisatawan yang tersengat ubur-ubur itu didominasi anak-anak.
01:38Jadi langsung kita koordinasikan dengan pihak terkait OPD dan Gunung Kidul untuk antisipasi pencegahan awal terkait dengan obat-obatan dan
01:50juga langkah-langkah yang lain.
01:52Antisipasi untuk meminimalisir daripada kurang ubur-ubur wisatawan yang di pantai Gunung Kidul.
01:59Karena ini memang pas musim dingin, teorinya memang ubur itu akan muncul di musim dingin.
02:04Sehingga dengan demikian kita mengambil sikap hari ini kita koordinasi dengan terkait SAR Limas, BBBD, BKAD, bagian Keserah,
02:14kemudian dari Dinas Pariwisata, Dinas JT dan Puskesmas, Pengampu Pantai.
02:19Kedepan memang ini akan kita mitigasi awal sehingga saat ada musim dingin, ada musim liburan, kita awal sudah kita komunikasikan.
02:26Mudah-mudahan komunikasi ini bisa berjalan, kemudian kita bersama lain masyarakat,
02:30karena wisata kita makin meningkat, harus kita jaga wisatawan juga bisa aman dan nyaman.
Komentar

Dianjurkan