Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan menjawab kritik PDI-P terkait safari politik yang dilakukan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di tengah polemik kasus ijazah.

Andi mengatakan tidak perlu Jokowi menunjukkan ijazah saat safari politik.

Menurutnya, kritik tersebut hanyalah bentuk kekhawatiran melihat Jokowi kembali dekat dengan masyarakat.

"Pertanyaannya kenapa ada elit politik yang mengatakan harus tunjukkan ijazah ketika beliau berkunjung ke seluruh Indonesia. Ini sudah merupakan sesuatu hal yang menurut saya suatu hal yang konyol. Suatu hal seperti ketakutan atau lawakan-lawakan politik," ujar Andi, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga PDI-P Minta Jokowi Transparan soal Ijazah Saat Safari, Relawan Gibran: Ini Lawakan Politik di https://www.kompas.tv/nasional/678933/pdi-p-minta-jokowi-transparan-soal-ijazah-saat-safari-relawan-gibran-ini-lawakan-politik

#jokowi #pdip #safaripolitik

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678961/kubu-jokowi-jawab-kritik-pdip-minta-tunjukkan-ijazah-saat-agenda-safari-lawakan-politik
Transkrip
00:01Selamat sore terkait kunjungan silaturahmi kebangsaan Pak Jokowi di seluruh Indonesia
00:09yang dua minggu yang lalu dimulai dari provinsi Lampung
00:13mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa dari masyarakat Lampung
00:19mereka berbondong-bondong untuk bertemu dengan Pak Jokowi
00:23baik masyarakat maupun juga elit-elit politik pemerintahan yang ada di Lampung
00:29dalam kunjungan beliau ini beliau bersilaturahmi dan langsung berdiskusi dengan masyarakat Lampung
00:37dalam hal ini banyak sekali juga kritikan ataupun bisa dikatakan nada nyinyir dari elit-elit politik
00:49dari partai politik yang merasa akan terganggu konstituennya ketika Pak Jokowi melakukan silaturahmi kebangsaan
00:57kalau saya melihat apa yang dilakukan oleh elit-elit partai politik itu
01:04ya saya terus terang saja paling keras yaitu adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP
01:11semestinya PDIP tidak terlalu melihat bahwa ini adalah suatu ancaman
01:18dan juga bahwasannya Pak Jokowi bukan lagi sebagai kader partai demokrasi Indonesia Perjuangan
01:27ya beliau bukan lagi sebagai kader partai dan juga atau pertugas partai
01:34ya tidak perlu ada yang dikhawatirkan
01:37dan yang pertanyaannya adalah kenapa ada elit politik yang mengatakan harus tunjukkan ijazah ketika beliau berkunjung ke seluruh Indonesia
01:44ini sudah merupakan sesuatu hal yang menurut saya sesuatu hal yang konyol
01:49suatu hal seperti ketakutan ataupun lawakan-lawakan politik saja untuk itu
01:56apa yang dilakukan Pak Jokowi berkunjung ke seluruh penjuru negeri ini
02:03yang nanti akan dilakukan di NTT setelah Lampung ini
02:08adalah kunjungan biasa kunjungan antara rakyat yang mantang presiden
02:15ya presiden ketujuh bertemu dengan rakyat yang pernah dia pimpin untuk itu
02:20tidak ada sesuatu hal yang istimewa di dalamnya
02:23ya jadi apapun itu kepada semua partai politik tidak perlu dikhawatirkan untuk itu
02:29tinggal Anda bagaimana menunjukkan kinerja kepada masyarakat di daerah-daerah
02:36sehingga mereka tetap akan memilih partai politik yang Anda pimpin dan Anda yakini
02:44itu adalah nantinya sebagai pemenang
02:46tapi yang jelas Pak Jokowi di sini adalah bertemu dengan masyarakat
02:52untuk dapat bersilaturahmi melepas kerinduan baik dari masyarakat yang dikunjungi maupun dari Pak Jokowi sendiri
03:01untuk NTT kami akan datang dan kita akan bersilaturahmi bersama-sama
03:08terima kasih
03:11Sekipun sederhana, kebanyakan masyarakat NTT adalah masyarakat yang menghargai pendidikan
03:20dan mencapai pendidikan tinggi adalah cita-cita banyak anak muda
03:26sehingga banyak anak muda yang berupaya dengan perjuangan yang keras
03:31untuk meraih pendidikan tinggi dan berijasa
03:36untuk kemudian merubah nasib, merubah kehidupannya
03:40Oleh karena itu, ya kalau ada pemimpin
03:44apalagi pemimpin tertinggi di Republik ini
03:47dengan persoalan, dengan hal permasalahan yang berkaitan dengan keabsahan ijasa
03:53kemudian datang ke NTT
03:55saya kira itu hal yang kurang menjadi contoh yang baik
04:02untuk anak-anak muda, untuk orang tua, untuk kebanyakan masyarakat NTT
04:08untuk itu saya kira berpikir ulanglah untuk mau ke NTT
04:12dengan catatan persoalan-persoalan yang selama ini masih menggantung
04:36selamat menikmati
04:53selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan