00:06Intro
00:11Terkait tuntutan mahasiswa soal program akan bergisi gratis,
00:15Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau BAKOM RI,
00:18Muhammad Kodari menyatakan program MBG tidak akan diberhentikan
00:22seperti tuntutan sejumlah pihak kepada pemerintah.
00:25Kodari beralasan program MBG mandat dari rakyat
00:29karena program ini menjadi salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto
00:33pada pemilihan Presiden 2024 lalu.
00:41Dalam pernyataan tertulisnya Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau BAKOM RI,
00:47Mkodari bilang bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung untuk berhenti.
00:53Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo.
00:59Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan.
01:03Program tersebut tidak bisa diberhentikan.
01:09Kemana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani, Pak,
01:15tolong Pak MBG jangan diberhentikan.
01:21Ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan,
01:26sangat membantu saya, sangat membantu keluarga saya.
01:33Jadi MBG sangat penting,
01:36tapi sekarang kita topang dengan kooperasi desa dan kelurahan merah putih.
01:41Kita topang lagi nanti sebetul lagi dengan desa-desa nelayan.
01:45Memang betul bahwa saya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Mbak Putri Susanti
01:48bahwa harus ada evaluasi total dalam konteks sistem pengelolaan anggaran rakyat keladen.
01:53Dan semuanya mungkin, semuanya bisa kita evaluasi total.
01:56Tapi yang paling penting, ya proses ini harus tetap dijalankan,
01:59proses proyek ini kan.
02:01Karena kan, ya sekali lagi bahwa tujuan dari MBG ini,
02:06ini Mbak, katakanlah kalau yang keracunan itu mungkin bisa dilihat
02:09datanya berapa dengan yang sudah menerima itu tidak mengalami dampak apapun,
02:13bahkan mungkin penambahan gijinya cukup positif.
02:16Misalnya terhadap anak-anak yang dari pelosok desa,
02:18anak-anak yang dari 3T kan.
02:20Kalau nanti ini dikatakanlah di evaluasi waktunya dihentikan dulu
02:25sampai batas waktu yang tidak ditentukan,
02:27saya pikir akan mengganggu program dari tujuan pemerintah
02:30untuk katakanlah memucapkan solusi stunting yang ada pada anak-anak kita di Indonesia.
02:34Kita habis waktu bertengkar sesama kita,
02:37yang sebenarnya tidak perlu terjadi kalau dari awal perencanaannya,
02:40studinya dilakukan dengan proper.
02:42Jadi masalah kita adalah ide-ide besar presiden,
02:46dan tidak kita siapkan perencanaannya yang matang.
02:50Itu salah kita semualah.
02:51Tadi tim dari DEN juga malam diskusi sampai jam berapa itu dengan MBG,
02:57dengan Ibu Sari CS, dengan Trenggono,
03:00kita diberikan masukan-masukan.
03:02Karena ini sudah kejadian,
03:04tidak bisa dipotong begitu saja,
03:06karena tadi apa gitu.
03:07Karena 3T yang dibilang itu ternyata banyak yang tidak benar.
03:11Padahal sudah keluar uangnya.
03:12Jadi bagaimana ini?
03:14Ya kalau mau diributin kan repot.
03:16Jadi kita harus selalu berpikir cari solusi yang terbaik.
03:18Saya dengar tadi Ibu Darwati sebagai perwakilan dari Aceh,
03:23masih mengemis-nemis.
03:24Nggak paham tes, nggak rakyat.
03:27Makanya saya bilang MBG udah stop dulu untuk sementara.
03:31Tata kelolanya bikin kajian ulang lagi yang bagus.
03:35Jangan hanya karena persoalan.
03:37Oh ini adalah skala prioritasnya presiden.
03:39Betul.
03:40Tapi menyelesaikan persoalan Sumatera itu adalah lebih prioritas lagi.
03:47MBG dengan angka yang sekian ratus triliun,
03:49kenapa nggak bisa dibagi?
03:51Seratus kayak angkat,
03:53pindahin kayak angkat dikit.
03:55Gara-gara nggak mau diangkat,
03:57akhirnya kena kualat, Pak.
03:58Kami menilai bahwa pencopotan para petinggi dari Badan Gizi Nasional
04:05itu belum cukup untuk menyelesaikan permasalahan
04:08yang terjadi dalam pelaksanaan proyek MBG saat ini.
04:12Tentu dorongan pertama dan utama dari kami adalah
04:15untuk menghentikan program MBG itu sendiri.
04:18Karena permasalahan yang hari ini kita lihat
04:20bukanlah sebuah permasalahan yang tiba-tiba terjadi,
04:23tapi bahkan sudah bisa diprediksi sejak awal kelangsungan program ini.
04:28Sejak satu tahun yang lalu.
04:30Bahkan pada tahun 2025 kemarin,
04:33di akhir 2025,
04:34ICW pun juga sudah mengungkap
04:36sejumlah potensi konflik kepentingan
04:38dan juga bagaimana MBG ini dijalankan sebagai
04:42bukan kebijakan publik,
04:43tapi justru sebagai alat politik yang syarat akan patronase
04:48dan juga kronism.
04:49Jadi dengan berbagai kekisruhan yang ditimbulkan
04:53oleh BGN dalam pelaksanaan MBG,
04:55maka kami merasa apa yang hari ini dilakukan oleh Presiden
04:59bukanlah solusi, bukanlah obat,
05:01tapi justru obat mujarabnya adalah
05:03untuk menghentikan proyek MBG.
Komentar