00:00Informasi dari kasus meninggalnya Dr. Eliza Prinsila Utami Pakainoni atau Dr. Ica
00:05usai menerima laporan dugaan intimidasi,
00:08Polda Nusa Tenggara Timur mengungkam
00:10sempat menawarkan penanganan psikologis kepada Almarhumah.
00:14Namun, penawaran itu ditolak karena Dr. Ica
00:16telah menjalani penanganan dari seorang psikiater.
00:25Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko menyatakan
00:28Polda memiliki tim psikologi yang siap memberikan pendampingan
00:32dan sebagian anggotanya merupakan rekan sejawat Almarhumah.
00:37Rudi menegaskan, penyelidikan atas dugaan intimidasi terhadap Dr. Ica
00:41tetap berjalan secara profesional dan transparan.
00:45Polda NTT telah membentuk tim investigasi gabungan
00:48yang melibatkan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum,
00:52Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Direktorat PPA dan PPO,
00:56serta Polres Timur Tengah Utara dan Polres Kupang.
01:05Sebenarnya begitu saya mendapatkan laporan tentang kejadian Almarhumah Dr. Ica
01:10saya sudah memerintahkan kepada terapis,
01:13para terapis yang ada di Polda NTT ini untuk membantu.
01:16Dan kebetulan Alhamdulillah ada salah seorang terapis kami yaitu Dr. Melty
01:21yang teman sejawatnya Almarhumah
01:23sudah berusaha menghubungi Almarhumah
01:27dengan tujuan adalah untuk membantu
01:30supaya menetralkan depresinya dia.
01:33Tapi sangat disayangkan dok ya
01:35yang Almarhumah menolak
01:37karena penjawab sudah ditangani oleh psikiater.
01:46Penyidik Polres Timur Tengah Utara
01:49terus mendalami dugaan intimidasi
01:51yang diduga dialami Dr. Ica
01:53sebelum meninggal dunia
01:54dengan memeriksa sejumlah saksi.
01:57Salah satunya adalah
01:58Ketua DPRD Timur Tengah Utara
02:00Kristoforus Evi.
02:02Kristo Evi dipanggil untuk
02:04dimintai keterangan sebagai saksi
02:06mengingat salah satu terduga pelaku intimidasi
02:09berasal dari partai yang dipimpinnya
02:12di tingkat kabupaten.
02:15Kris menyatakan
02:16keterangan yang diberikannya
02:17berkaitan dengan kunjungannya kepada Dr. Ica
02:20saat masih menjalani perawatan
02:22di rumah sakit Leona Keva Menanu.
02:26Ia juga menegaskan
02:27akan bersikap kooperatif
02:28dan memenuhi setiap panggilan penyidik
02:31demi mendukung pengungkapan fakta
02:33dalam kasus tersebut.
02:38Fokus pertanyaan
02:40hanya seputar
02:41apa yang saya ketahui
02:42saat saya ke rumah sakit Leona
02:44dan juga tanggal berapa
02:46keluarga melakukan laporan
02:48ke DPRD.
02:50Jadi yang disampaikan oleh
02:52Almerum Dr. Ica
02:54kepada saya bahwa
02:58dia sampai
02:59jatuh sakit, drop
03:01karena akibat
03:03tekanan
03:06intimidasi oleh
03:07teman-teman DPRD
03:09dengan nada
03:10tinggi.
03:12Sehingga
03:13akibat dari itu
03:15Dr. Ica
03:18menyampaikan kepada saya
03:20bahwa dia hilang kepercayaan
03:22untuk menjadi dokter lagi
03:24karena dia seolah-olah telah melakukan
03:26kesalahan besar.
03:27terima kasih.
03:28Terima kasih.
03:28Terima kasih.
03:28selamat menikmati.
03:28selamat menikmati.
Komentar