00:00Hamil meninggal bersama bayi yang dikandungnya usai terkena peluru nyasar di kampung Wandoga, distrik Sugapa, Kabupaten Intanjaya.
00:10Seorang ibu hamil bernama Melkiana Duitau meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya usai diduga terkena peluru nyasar pada kamis malam
00:19di rumahnya di kampung Wandoga, distrik Sugapa, Kabupaten Intanjaya.
00:23Operasi darurat sempat dilakukan di RSUD Sugapa, namun nyawa keduanya tidak terselamatkan.
00:30Jumat siang warga mengarak jenazah ibu hamil dan bayinya menuju rumah duka setelah proses penghormatan terakhir di RSUD Sugapa.
00:38Panjang perjalanan terlihat masyarakat Intanjaya membawa foto korban dan mendoakan mendiam.
00:44Bupati Intanjaya Aner Maisini mengungkapkan duka cita atas kematian warganya.
00:50Ia bilang wilayahnya kini dalam status tanggap darurat penanganan konflik kelompok bersenjata oleh aparat keamanan.
00:59Ini hal yang di luar pikiran dan saya sebagai Bupati sangat turut berduka cita dan mohon dukungan doa dari semua
01:12pihak.
01:12Bahwa benar-benar kami rasakan entah masyarakat atau sementara ini jadi daerah Intanjaya adalah jadi daerah tanggap darurat.
01:23Dalam penanganan entah operasi militer di daerah-daerah yang urusannya TNI dengan KKB,
01:35tetapi dampaknya masyarakat kami yang tidak bersalah jadi korban.
01:43Komando operasi TNI Habemah menyampaikan berlasung kawa atas meninggalnya ibu hamil Melkiana Duitau.
01:51Kepala penerangan korps Habemah bilang gangguan tembakan kelompok rimna bersenjata di Sugapa,
01:56Kabupati Intanjaya yang menyebabkan ibu hamil tewas bersama bayi yang dikandungnya.
02:03Analisis kronologi dan pemetaan lokasi,
02:07perangkaian gangguan tembakan diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata OPM,
02:12pimpinan Peles Tigau dari tiga titik yang berbeda dalam rentang waktu sekitar 15 menit.
02:22Tembakan pertama terjadi sekitar pukul 18.45 waktu Indonesia Timur
02:27dari arah kampung Wandoga.
02:30Lima menit kemudian kembali terdengar tembakan dari titik yang berbeda
02:35di kawasan perbukitan di depan Koramil Sugapa.
02:41Sekitar pukul 19.00 waktu Indonesia Timur,
02:44kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan sebelum melarikan diri ke arah sungai.
02:50Selama rangkaian kejadian tersebut,
02:53personil Sagas Teni tidak melakukan tembakan balasan.
Komentar