Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan bersurat ke FIFA agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah gelaran FIFA ASEAN pada September dan Oktober 2026.

"Nah jadi Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah. Jadi kita tunggu nanti dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian," kata Erick di Hambalang, Bogor, Jumat (19/6/2026).

Video editor: Lintang

#menpora #erickthohir #fifa

Baca Juga [FULL] Erick Thohir Ungkap Isi Obrolan dengan Presiden Prabowo di Hambalang di https://www.kompas.tv/nasional/675955/full-erick-thohir-ungkap-isi-obrolan-dengan-presiden-prabowo-di-hambalang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/676000/bertemu-prabowo-erick-thohir-lapor-persiapan-indonesia-jadi-tuan-rumah-fifa-asean-cup
Transkrip
00:00Nah jadi Bapak Presiden mendukung, Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan
00:13rumah.
00:13Jadi kita tunggu nanti.
00:14Ada rencana naturalisasi lagi?
00:16Kenapa?
00:17Rencana naturalisasi pemain bola lagi?
00:19Ya jadi kita harus memastikan turnamen di grassroot berkembang, munculnya talenta-talenta nasional juga.
00:30Apalagi saya sampaikan Coach John juga punya komitmen itu.
00:34Kemarin Doni Tri, Coach juga lagi melihat lagi potensi-potensi muda.
00:40Tetapi memang naturalisasi memang pasti masih menjadi bagian.
00:47Apalagi komitmen naturalisasi yang kita lakukan memang kan kepada para atlet yang punya darah kita.
00:55Jadi yang bukan yang tidak ada darahnya.
00:57Dan mereka juga penuh pengorbanan ketika bergabung di kita.
01:03Nah ini yang saya rasa kembali balance antara persiapan tim nasional baik yang senior dan yang muda itu harus terus.
01:14Kemarin kita bisa lihat juga di U19 kita banyak sekali juga potensi pemain lokal yang Coach John juga melihat.
01:21Makanya Coach John langsung datang ke Sumatera Utara waktu itu.
01:25Nah hal-hal ini yang nanti kita seimbangkan gitu.
01:28Cukup?
01:29Jagoan ya?
01:32Semua seru.
01:33Jadi ini terus terang kurang tidur karena nonton 70% pertandingan.
01:41Saya rasa Argentina masih jadi unggulan, Perancis masih jadi unggulan, Inggris kemarin main bagus.
01:51Ya siapa tahu Jepang bisa bikin terobosan masuk delapan besar.
01:56Ya sama sama Coach John, unggulannya Indonesian Tim maunya.
02:02Fokus saya di sini.
02:03Saya belum menonton World Cup, tapi saya sudah bekerja untuk memastikan.
02:08Kita melakukan segala yang kita harus melakukan untuk mencapai.
02:11Ini satu-satunya yang di dalam pikiran saya.
02:12Pak Erick, kalau beker sama pikiran itu kan kemarin sudah disepakati ya Presiden Turan?
02:18Sudah.
02:19Nanti dari pimpinan DPR akan ngirim surat kembali kepada pemerintah, baru manggat sumpah.
02:27Kapan Pak Ijuntar?
02:28Saya tunggu dari DPR, karena dari sana nanti.
02:33Misalkan paripurna, mungkin Senin Selasa baru ke Bapak Presiden.
02:37Tadi Bapak Presiden juga sampaikan, pokoknya saya sebagai pimpinan negara,
02:43apapun yang kita bisa support buat sepak bola, saya akan lakukan.
02:49Ya, makasih.
03:05Terima kasih.
03:35Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:37Sampai jumpa di Kompas TV, channel 11, di Televisian.
Komentar

Dianjurkan