Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Bank Indonesia menyebut kenaikan BI Rate dilakukan guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kenaikan BI Rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian global.

Selain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta perbankan tidak buru-buru menaikkan bunga kredit setelah BI Rate naik agresif sebesar 1 persen poin dalam satu bulan terakhir.

Baca Juga Dampak Rupiah Lemah-BBM Naik: Harga Daging Sapi Tembus Rp160.000 per Kg, Bahan Bangunan Mahal di https://www.kompas.tv/regional/675827/dampak-rupiah-lemah-bbm-naik-harga-daging-sapi-tembus-rp160-000-per-kg-bahan-bangunan-mahal

#birate #airlanggahartarto #bankindonesia #ekonomi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675831/bi-rate-naik-jadi-5-75-persen-menko-airlangga-bank-jangan-buru-buru-naikkan-bunga
Transkrip
00:00Saudara rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan menaikan BI rate sebesar 25 basis point menjadi 5,75%.
00:08BI menyebut kenaikan BI rate guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
00:18Kenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.
00:26Selain itu kenaikan BI rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2
00:35,5 plus minus 1%.
00:38Rekan-rekan media dan kolega masyarakat adalah hasil-hasil keputusan rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17 dan 18 Juni
00:522026 yang bertajuk.
00:55BI rate naik 25 basis point menjadi 5,75% memperkuat stabilitas mendorong pertumbuhan ekonomi.
01:07Saudara Menko Perekonomian Erlangga Hartarto meminta perbaikan tidak buru-buru atau maksud saya meminta perbankan tidak buru-buru menaikan bunga
01:17kredit setelah BI rate naik agresif 1% point dalam satu bulan terakhir.
01:22Ya tentu harapannya kan ke depan kredit tetap berjalan.
01:28Pak soal BI rate kan udah naik 100 BPS ya Pak, itu dampaknya ke masyarakat sama pelaku usaha gimana ya?
01:34Ya ini relaynya kan ada transmisi terkait kenaikan bunga kredit.
01:39Nah diharapan tentu Kimbara tidak terlalu cepat juga untuk menaikan.
01:46Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan