Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah menjadi sorotan publik setelah Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut terjadi pembengkakan SPPG atau dapur MBG sehigga terjadi pemborosan anggaran Rp1 triliun per bulan.

Selain itu, mahasiswa gelar aksi demonstrasi mendesak hentikan program MBG karena dinilai terlalu besa rmenyerap anggaran negara.

Sementara itu, pemimpin baru BGN berjanji memperbaiki program MBG dengan 'refocusing' dan efisiensi anggaran.

Anggota Koalisi MBG Watch, Agus Sarwono menilai BGN tidak memiliki mitigasi korupsi.

"Tidak ada ruang pengawasan yang jelas," ujar Agus.

Di lain pihak, juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong mengatakan pemerintah terus melakukan pembenahan program MBG.

Baca Juga Natalius Pigai: MBG Tidak Boleh Disebut Pelanggaran HAM di https://www.kompas.tv/nasional/675126/natalius-pigai-mbg-tidak-boleh-disebut-pelanggaran-ham

#mbg #bgn #makanbergizigratis

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675143/full-bgn-benahi-mbg-di-tengah-sorotan-boros-anggaran-rp1-t-per-bulan-efektifkah-sapa-pagi
Transkrip
00:02Demo mahasiswa pecah di perbagai daerah, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan termasuk perbaikan ekonomi.
00:10Salah satu yang menjadi poin tuntutan adalah penghapusan program makan bergizi gratis.
00:15Program unggulan pemerintahan Prabowo ini dianggap menyerap begitu besar uang negara sehingga mengabaikan sektor lainnya.
00:23Anggaran yang begitu besar dan adanya pemborosan bahkan diakui Menteri Koordinator Bilang Pangan, Sulky Flihasan.
00:30Dia bilang negara boros hingga 1 triliun rupiah per bulan karena pembengkakan titik SPPG.
00:36Dari awal direncanakan hanya 21 ribu titik, namun faktanya berlebih hingga 6.877 titik.
00:45Karena itu, penataan ulang program MBG sangat dibutuhkan.
00:49Ada membengkakan 6.877 titik.
00:54Laporan Ibu Nani tadi barusan, kalau 6.877 penambahan,
01:00Kalau 6 juta satu hari, maka satu tahun ada pengeluar lebih 1 triliun pemborosan.
01:17Berarti kalau satu tahun berapa itu?
01:1912 triliun.
01:21Ini yang maka perlu penataan untuk ditata agar bisa diperbaiki dan diselesaikan.
01:27Tak hanya pemborosan, Komnas HAM bahkan menemukan indikasi pelanggaran dalam program makan bergizi gratis.
01:35Berdasarkan hasil pengamatan, sejak Februari 2026, Komnas HAM menyoroti tata kelola program makan bergizi gratis yang dinilai rawon salah sasaran.
01:45Cakupan penerima manfaat yang terlalu luas membuat program ini beresiko tidak efektif,
01:50Sehingga disarankan hanya difokuskan pada kelompok rentan,
01:54Seperti masyarakat desil 1 hingga 4,
01:56Serta anak dan ibu hamil di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar, atau 3T.
02:02MPG diantanya pelanggan terhadap hak atas kesehatan,
02:06Satu, kedua, hak anak,
02:10Kemudian yang ketiga, hak atas pangan,
02:14Keempat, hak atas kelebasan berpendapat dan berekspresi,
02:19Kelima, hak atas informasi,
02:21Ketujuh, hak atas pekerjaan yang layak,
02:24Dan kedelapan, hak atas pemulihan bagi korban.
02:27Komnas HAM merasa penting untuk menyampaikan sembilan.
02:31Jadi kami ada sembilan rekomendasi kepada pemerintah
02:35Untuk mendorong perbaikan tata kola MBG.
02:40Banyaknya sorotan ke program makan bergizi gratis di tangga PIBA dan Gizi Nasional.
02:45BGN mengklaim terus melakukan langkah perbaikan,
02:48Salah satunya dengan meninjau ulang penerima manfaat program tersebut.
02:52Wakil Kepala BGN Agustina Arum Sari bilang,
02:55Peninjauan ulang dilakukan untuk mencapai indikator tujuan intervensi gizi.
02:59Salah satu opsi dengan menitop MBG bagi siswa SMA.
03:03Dengan begitu, penerima manfaat MBG berkurang hingga 8 juta orang.
03:08Lalu pertanyaannya, jangan pertanyaan dapurnya.
03:10Penerima manfaatnya dulu yang mana, baru dapur itu mengikuti.
03:14Itu sebuah konsekuensi lah, bahwa kita akan tata ulang.
03:18Maka yang kita fokuskan adalah penerima manfaat yang memang targeted betul-betul,
03:24yang memang diharapkan pemerintah bisa mengintervensi gizi anak-anak tersebut.
03:30Sesuai dengan teorinya tadi, kami nanti akan bekerja sama dengan Kementes, Ahli Gizi, dan sebagainya.
03:36Penghematan anggaran juga disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa.
03:40Dia memastikan anggaran berbagai program prioritas diatur supaya lebih efektif.
03:45Berbagai program prioritas seperti Makan Bergesi Gratis,
03:50Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, dan sekolah rakyat terus didorong lebih efektif dan berkualitas
03:56sehingga menciptakan multiplier efek yang luas.
04:01Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas belanja negara
04:06melalui upaya efisiensi dan refocusing agar alokasi anggaran semakin produktif,
04:13tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat.
04:20Pertanyaannya, apakah tuntutan mahasiswa bisa dijawab oleh pemerintah?
04:25Tim Liputan, Kompas TV
04:33Demo mahasiswa pecah di berbagai daerah sejumlah tuntutan disampaikan.
04:38Salah satunya adalah soal evaluasi program Makan Bergesi Gratis
04:42yang dianggap menyerap begitu besar uang negara.
04:46Sebelumnya, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan bahkan mengakui
04:50program MBG boros 1 triliun rupiah per bulannya
04:53karena pembengkakan titik SPPG.
04:56Kita akan bahas soal ini bersama dengan sejumlah narasumber.
04:59Ada anggota Koalisi MBG Watch,
05:01ada Bung Agus Sarwono,
05:03dan juga ada juru bicara dari Partai Gerindra
05:05yang juga merupakan anggota Komisi 2 DPR Bahtra Banong.
05:08Selamat pagi, Bung Agus, dan juga Mas Banong.
05:12Selamat pagi, Bung Agus, Mas Agus.
05:15Saya mau ke Mas Agus dulu.
05:17Mas Agus, ini kalau kita lihat kan,
05:19BGN mengklaim akan memperbaiki program prioritas pemerintah MBG
05:24dengan mengatur ulang soal penerima MBG,
05:27anak SMA tidak lagi menerima.
05:30Nah, langkah ini diharapkan bisa mengurangi
05:34sekitar 8 juta penerima MBG.
05:37Pertanyaan saya, efektifkah ini dilakukan
05:41untuk bisa melakukan efisiensi anggaran
05:44dan supaya tepat sasaran?
05:46Ya, terima kasih Mbak Adisti.
05:48Sebetulnya sejak tahun lalu ya,
05:51Transparansi Internasional Indonesia
05:52dan jumlah Koalisi Masyarakat Sipil
05:54sudah menyampaikan
05:56pesan utama terhadap
05:58proyek strategis nasional dalam hal ini
06:00adalah makan berkisi gratis.
06:02Potensi pemborosan anggaran,
06:04risiko korupsi yang sangat besar,
06:06itu juga sudah kita ingatkan
06:08sejak tahun lalu.
06:10Sudah sangat banyak kajian yang sudah
06:12dibuat oleh teman-teman masyarakat sipil,
06:15setidaknya dari aspek tata kelola gitu ya.
06:18Dan kami sampaikan juga,
06:19seharusnya di tahun pertama itu adalah
06:21lebih banyak di penguatan tata kelola terlebih dahulu.
06:25Jangan dieksekusi langsung.
06:27Tapi kan faktanya di tahun pertama itu
06:29langsung digas ya.
06:3110 bulan loh BGN tidak bekerja
06:34tanpa ada regulasi yang ajak
06:37dalam konteks pengelolaan program.
06:38Karena Perpres 115 itu baru terbit
06:41di akhir-akhir Oktober begitu.
06:44Artinya selama 10 bulan
06:47BGN tidak bekerja secara
06:49secara apa namanya
06:50dengan regulasi yang kuat.
06:51Itu pertama.
06:53Kemudian keduanya adalah
06:54Badan Gizi Nasional itu
06:55tidak punya mitigasi risiko korupsinya begitu.
07:00Penelima manfaatnya besar sekali mbak.
07:02Alokasi anggarannya juga besar sekali.
07:05Minim sekali itu pelibatan
07:07dari kelompok-kelompok masyarakat sipil.
07:09Warga penerima manfaat
07:10tidak bisa melakukan fungsi kontrol yang kuat.
07:15Dan bahkan temuan kami
07:18itu juga sejalan dengan temuan teman-teman Komnas HAM
07:20sesungguhnya begitu.
07:22Dan sudah dari tahun lalu itu
07:24sudah kita sampaikan secara detail.
07:26Tapi sayangnya Badan Gizi Nasional
07:28nampaknya tidak mendengar
07:31apa yang disampaikan oleh kawan-kawan masyarakat sipil.
07:33Ketiga, tidak ada ruang pengawasan
07:37yang jelas begitu ya.
07:39Sampai sekarang gitu ya
07:41kami mencoba setidaknya
07:42sampai kemarin
07:43mencoba untuk mencari
07:45hasil audit BPK ataupun BPKP.
07:48Nah, maka menjadi penting sebetulnya
07:51sejak peristiwa tiga pimpinan BGN
07:54ditangkap oleh
07:56atau ditangkap sebagai tersangka oleh
07:58Kejarsan Agung
07:59stop programnya, moratorium programnya
08:01moratorium operasional dapurnya
08:03selama 30 hari
08:07perbaiki dulu tata kelola
08:08jadi enggak mungkin
08:09bagaimana mungkin
08:12memperbaiki tata kelola
08:13kemudian operasional dapur itu masih jalan.
08:17Jadi kami enggak bisa menerima logika itu
08:19harusnya berhenti dulu.
08:20Kenapa?
08:21Karena dari hulu sampai hilir
08:22itu harus dicek mbak.
08:24Harus dicek di mana titik
08:26titik loophole-nya
08:27dan seterusnya.
08:28Kedua, lakukan audit.
08:30audit investigatif
08:33terhadap program
08:34makan bergizi gratis
08:35yang dimulai sejak tanggal
08:376 Januari
08:38sampai dengan
08:39hari ini.
08:41Kira-kira begitu mbak.
08:42Makasih.
08:42Oke, nah
08:43kalau mendengar dari
08:44Mas Agus
08:45bagaimana Bung Bahtrabanong
08:47merespon ini?
08:48Kalau menurut
08:48Mas Agus ini
08:50mengatakan dari
08:51MBG Watch
08:51sebenarnya sudah
08:52diingatkan
08:54sejak setahun yang lalu
08:56minim sekali pengawasan
08:57padahal penerima manfaatnya
09:00banyak sekali.
09:01Kalau menurut
09:02Mas Agus
09:03moratorium dulu deh
09:05berhenti dulu
09:06satu bulan
09:07koreksi
09:08evaluasi secara menyeluruh
09:10tata kelolanya
09:11dari hulu sampai
09:12kehilir
09:13ketika semuanya
09:14sudah selesai
09:15dievaluasi
09:16ada hal yang perlu
09:18diperbaiki
09:18diperbaiki dulu
09:19baru dilanjutkan kembali.
09:21Bagaimana
09:21Partai Gerindra
09:22merespon ini?
09:23Kalau kita lihat
09:26semenjak adanya
09:28kejadian
09:31ditetapkan
09:32tersangka
09:33pimpinan BGN
09:34kemudian
09:36BGN
09:38saya pikir
09:39kita saksikan
09:40secara bersama
09:42terus melakukan
09:44pembenahan
09:45termasuk
09:46temuan-temuan
09:47yang telah disampaikan
09:49oleh Pak Menko
09:50jadi kalau kita lihat
09:51bahwa BGN-nya
09:53sejalan dengan
09:54instruksi
09:55Presiden tentunya
09:56BGN terus melakukan
09:57pembenahan
09:58termasuk
09:58temuan-temuan
10:00yang kita anggap
10:01misalnya yang
10:01tadinya
10:03hanya targetnya
10:04sekitar
10:0521.000
10:07dapur
10:07terus kemudian
10:08membengkak menjadi
10:09kurang lebih
10:11sekitar
10:1127.000
10:12dapur
10:13itu pun dengan
10:15misalnya
10:15daerah-daerah yang
10:16apa namanya
10:183T ya
10:19yang tadinya
10:192.000 dapur
10:20kemudian menjadi
10:21sekitar
10:228.000
10:23dapur
10:24artinya apa
10:24pemerintah terus
10:26melakukan
10:26pembenahan
10:27dan tentu
10:28itu tidak terlepas
10:29semua dari
10:30masukan dari
10:31berbagai pihak
10:31termasuk
10:32kawan-kawan
10:33dan termasuk juga
10:34mungkin
10:34Mas Agus
10:35dan teman-teman
10:37yang lain
10:37artinya kan
10:38kita beri kesempatan
10:39kepada
10:40kepala BGN
10:41yang baru
10:42terus melakukan
10:43penataan
10:43dan kalau kita
10:45saksikan bahwa
10:46BGN terus melakukan
10:48pembenahan-pembenahan
10:49dan itu semua
10:51saya pikir
10:51sejalan dengan
10:52instruksi Presiden
10:53kalau kita
10:54lihat bahwa
10:55bagaimana
10:56BGN terus berbenah
10:57soal
10:58tidak hanya
10:58soal langgarannya
10:59tentunya
11:00tetapi
11:00berdasarkan
11:02hasil
11:02kompresi persi
11:03dilakukan oleh
11:04wakil kepala BGN
11:05bahwa
11:06tentu juga
11:07disana ada
11:08soal
11:08reko-fusing
11:10penerima manfaatnya
11:11jadi penerima manfaatnya
11:12saya pikir itu cukup bagus
11:13ya
11:13ditetapkan dulu
11:15penerima manfaatnya
11:15terus kemudian
11:16dievaluasi
11:17berapa sih
11:18dapur yang dibutuhkan
11:19itu adalah langkah-langkah
11:21yang strategis
11:22kemudian
11:23melakukan
11:24pembenahan
11:24sehingga
11:25apa yang dituntut
11:27publik
11:27hari ini
11:28termasuk soal
11:29bagaimana jumlah
11:30anggaran yang begitu besar
11:31bisa dilakukan
11:32efisiensi
11:33begitu pun soal
11:35transparansi
11:36pengelolaannya
11:36juga bisa
11:37lebih terpantau
11:39karena
11:39sasarannya jelas
11:41penerima manfaatnya jelas
11:42terus
11:42penerima manfaat
11:44yang betul-betul
11:45membutuhkan
11:46tentunya ya
11:46kalau kita lihat
11:47tadi disampaikan juga
11:49apa namanya
11:50mas Agus
11:50memang ini
11:51harus kita terus
11:53awasi bersama ya
11:54publik
11:55begitu pun kami
11:56dari DPR
11:57karena
11:57ini kan program
11:59juga harus kita
12:00membantu
12:01Pak Presiden
12:01sehingga
12:02betul-betul
12:03tepat sasaran
12:04dan terutama
12:05bagi penerima manfaat
12:07yang sangat
12:07membutuhkan
12:08dan itu semua
12:09harus kita lakukan
12:10bersama
12:10agar program ini
12:12tidak berhenti
12:14di tengah jalan
12:15karena ini adalah
12:16program strategis
12:17Presiden Prabowo
12:18yang lagi-lagi
12:19saya mengatakan
12:20bahwa tentukan
12:21program ini
12:21bertujuan mulia
12:22programnya
12:24bagus
12:24dan ini semualah
12:25yang kita harus
12:26apa namanya
12:27awasi secara bersama
12:29agar
12:29programnya
12:31betul-betul
12:31tepat sasaran
12:32dan bisa dirasakan
12:33oleh seluruh
12:34masyarakat Indonesia
12:35tentunya
12:35penerima manfaat
12:37yang
12:37sangat
12:40BGN mulai berbenah
12:41bagaimana
12:42tata kelolanya
12:43diperbaiki
12:43bagaimana
12:44reku khusing
12:45apa namanya
12:46penerima manfaatnya
12:47dapur-dapur
12:48yang dianggap
12:49misalnya selama ini
12:50tidak memenuhi
12:52standarisasi SOP
12:53harus dievaluasi
12:54kembali
12:55terus kemudian
12:56anggaran-anggaran
12:57yang tidak perlu
12:58ya
12:58anggaran-anggaran
12:59yang seharusnya
13:00tidak dilakukan
13:02ya kita
13:03harus apa namanya
13:04mendorong
13:05agar jangan lagi
13:06ada anggaran-anggaran
13:07seperti itu
13:07nah ini semua
13:08saya pikir
13:09apa
13:10tugas
13:11BGN yang baru
13:12memang tantangannya
13:13tidak mudah
13:14tetapi
13:14ya kita harus
13:15memberi kepercayaan
13:16dan
13:16saya pikir
13:17dengan adanya
13:19pergantian ini
13:20kepala BGN
13:21beserta
13:21pimpinan yang lain
13:23terus melakukan
13:24akselerasi
13:24percepatan yang
13:25kalau kita lihat
13:26dari hari ke hari
13:27perkembangannya
13:28sangat jauh ya
13:30oke
13:31Bung Batra
13:32kalau saya bertanya
13:33kemudian selanjutnya
13:34begini
13:34apakah memungkinkan
13:36pembenahan
13:36evaluasi itu
13:38dilakukan secara efektif
13:40ketika
13:40program ini
13:41masih berjalan
13:42apakah pembenahan itu
13:44akan berlangsung optimal
13:46ketika program ini
13:47masih terus berjalan
13:48kalau menurut
13:49Mas Agus
13:50stop dulu
13:52sebentar
13:5230 hari
13:53evaluasi dulu
13:55baru berjalan lagi
13:56saya pikir ini secara
13:58simultan dilakukan ya
13:59bahwa programnya
14:00tetap jalan
14:01bahwa di sana
14:02ada pembenahan
14:03ya harus
14:04terutama
14:05terkait soal
14:06yang menyangkut
14:07apa namanya
14:09sasaran penerima manfaatnya
14:10karena
14:10begitu sasaran penerima manfaatnya
14:12misalnya ditentukan
14:13jumlahnya
14:14itu dengan otomatis
14:15juga akan
14:16dilakukan
14:17efisiensi anggaran
14:18karena tidak
14:19tidak lagi
14:20misalnya penerima manfaatnya
14:21sebagaimana
14:22yang disampaikan
14:23dan bahkan kemarin
14:24wakil kepala BGN
14:26di kompresi persnya
14:27menyatakan bahwa
14:28ada pengurangan
14:30penerima manfaat
14:32misalnya
14:32penerima
14:33siswa SMA
14:35yang selama ini
14:36dianggap
14:37bahwa ini tidak
14:38apa namanya
14:39tidak
14:40bukan soal
14:41tidak
14:41tepat jalan
14:42tapi
14:42kan ada
14:44kelompok yang
14:44betul-betul rentan
14:45membutuhkan itu
14:46artinya diperutaskan dulu
14:48yang membutuhkan itu
14:48terus kemudian
14:50belum lagi
14:51apa namanya
14:52daerah-daerah
14:53yang dianggap
14:54bahwa kan ada juga
14:55sekolah-sekolah
14:55yang mungkin ya
14:56dari secara
14:58finansial
14:59siswa yang
15:00di sekolah tersebut
15:01lebih mampu
15:03artinya kan itu juga
15:04seharusnya kan
15:04tidak perlu
15:05apa namanya
15:07jadi prioritas
15:07harus dialihkan ke
15:08betul-betul
15:09yang menjadi
15:09tempat yang
15:11prioritas
15:11artinya
15:12BGN terus melakukan
15:13evaluasi-evaluasi
15:15dan saya pikir
15:15itu juga akan
15:16dengan sendirinya
15:17nanti akan terjadi
15:18penghematan
15:19anggaran di sana
15:20oke
15:20Mas Agus
15:21bagaimana kalau
15:22menurut Bung Batra
15:23simultan saja
15:24evaluasi tetap dilakukan
15:26secara
15:27terus
15:29tapi kemudian program
15:30MBG ini
15:31masih terus berjalan
15:33dengan memperhatikan
15:34tepat sasaran
15:36soal penerima manfaat
15:37diprioritaskan kepada
15:383T
15:39menurut Anda
15:40apakah akan efektif?
15:43ya makasih Mbak Adisti
15:44menurut kami
15:46yang paling utama
15:47di sini adalah
15:48bagaimana
15:48agar program ini
15:50bukan hanya
15:51tepat sasaran
15:51tapi juga
15:52efektif
15:53dan juga
15:54efisien
15:55maka
15:56tawaran strategisnya
15:57adalah
15:58hentikan dulu
15:59programnya
16:01tentukan
16:02penerima manfaat
16:04berdasarkan
16:05apa namanya
16:05level kemiskinan
16:07kalau tidak salah
16:08ya
16:08basis data
16:10terpadu kesejahteraan
16:11sosial yang dimiliki
16:12oleh kementerian
16:14sosial
16:14itu rasanya
16:15sudah tepat
16:16dijadikan sebagai
16:17target
16:17sasaran
16:18itu contoh pertama
16:20begitu ya
16:20desil 1
16:21sampai dengan desil
16:225 atau 6
16:24misalnya
16:24atau 4
16:25dan seterusnya
16:26dan seterusnya
16:26kedua
16:27targetnya adalah
16:28target kedua adalah
16:30di kawasan
16:30kawasan 3T
16:31tapi jangan lupa
16:33di kawasan 3T
16:34itu juga tidak mudah
16:36tentu
16:36biaya produksi
16:37akan jauh lebih mahal
16:39kenapa?
16:39karena transport
16:40dan seterusnya
16:41dan seterusnya
16:41begitu ya
16:42karena kita membayangkan
16:43kalau ini daerah terluar
16:45maka mobilisasi
16:46logistik
16:47atau bahan baku
16:48buat dapur
16:49itu juga tidak mudah
16:50dan juga tidak murah
16:52begitu ya
16:52jadi exercise dulu deh
16:54sebetulnya
16:55mana yang dijadikan
16:57sebagai
16:58target sasaran
16:59tentukan dulu
16:59ukuran programnya
17:02indikator programnya
17:03program ini
17:04ini untuk
17:05menyasar siapa
17:07warga terdampak
17:09miskin
17:10gitu ya
17:10atau warga yang memang
17:11rentan miskin
17:12atau memang
17:13diintervensi soal gizinya
17:15gitu
17:16kalau diintervensi soal gizi
17:18jangan-jangan
17:19tidak semua juga
17:20orang juga punya masalah
17:21atau anak-anak punya masalah
17:23soal gizi
17:24begitu
17:24maka dibikin data yang lebih
17:27kuat
17:28lebih ajak
17:29lebih strategis
17:30gitu
17:31libatkan
17:32misalnya kementerian sosial
17:33kementerian kesehatan
17:34yang punya data
17:35soal
17:36anak-anak yang
17:37apa
17:38rentan terhadap
17:39terhadap stunting
17:40dan seterusnya
17:41dan seterusnya
17:42begitu
17:42nah saya
17:43saya mengamin ya
17:44apa yang disampaikan oleh
17:45Pak Menko
17:46begitu
17:46Menko Pangan
17:471 triliun itu
17:48bukan angka yang sedikit
17:50itu kalau dikonversi
17:51menjadi layanan publik
17:52yang lain
17:52itu dahsyat hasilnya
17:54begitu ya
17:55rumah sekolah
17:56begitu
17:56dan seterusnya
17:58dan seterusnya
17:58begitu
17:58nah yang kedua
17:59bagaimana mungkin
18:01program ini secara tata kelola
18:03akan diperbaiki
18:04kalau lagi-lagi
18:05program
18:06atau operasional dapur
18:07masih jalan
18:08kenapa
18:08karena di dapur itu
18:10itu rentan sekali
18:12sebetulnya
18:13kita gak pernah
18:14bisa
18:15dan kita gak pernah
18:15kami ya setidaknya
18:17gak pernah tahu
18:18itu bagaimana
18:18mekanisme belanja
18:20kebutuhan
18:21bahan pokok
18:22di dapur
18:22karena informasinya
18:24sangat terbatas
18:27jangan-jangan
18:28ada coy disini
18:29ada kepala yayasan
18:30yang mengelola SPPG
18:31yang kemudian
18:32dia juga punya warung
18:33jadi saya mau bilang
18:35bahwa dalam konteks
18:36tata kelola
18:37dalam konteks program
18:38makan bergizi gratis
18:39normalisasi
18:40konflik kepentingan
18:41itu nampaknya terjadi
18:43begitu
18:44bahkan
18:45apa namanya
18:46tiga pimpinan
18:49BGN sendiri
18:50juga mengakui
18:50bahwa salah satunya
18:51juga anaknya
18:52mengelola dapur
18:53begitu
18:53artinya apa
18:55normalisasi
18:55konflik kepentingan
18:56dan dalam kacamata
18:58governance
18:58dan ini gak boleh
19:00gitu kira-kira
19:01Mbak Adisti
19:01saya kembalikan
19:02terima kasih
19:03Bung Batera
19:04respon Anda
19:04ya ini kan
19:06apa namanya ya
19:07BGN kan
19:09sedang melakukan
19:10audit ya
19:10terhadap
19:12hal-hal yang dianggap
19:13perlu diperbaiki
19:14misalnya
19:14bagaimana
19:16mengaudit
19:16dapur-dapur tersebut
19:18ya apakah
19:19sesuai dengan
19:19standarisasi
19:20atau tidak
19:21terus kemudian
19:22terkait soal
19:23penerima manfaatnya
19:25apakah betul-betul
19:27yang membutuhkan
19:28atau tidak
19:28terus kemudian
19:29soal yang
19:30selama ini
19:31yang kita saksikan
19:32bahwa
19:32ada pemerataan
19:34di sana ya
19:36baik dapur
19:37misalnya yang
19:38penerima manfaatnya
19:39sekian ribu
19:41ya kan
19:41disamaratakan
19:42semuanya dikasih
19:446 juta per hari
19:45padahal sebetulnya
19:46kan kalau kita lihat ya
19:47tidak semestinya kan
19:48ada pemerataan
19:49di sana
19:49dan bahkan mungkin
19:50ada
19:51dapur-dapur
19:52misalnya yang bisa
19:53malah digabungkan
19:54tidak semestinya
19:55ada 2-3 dapur
19:57kemudian
19:58dilakukan
20:00pemerataan
20:00semuanya
20:01dipukul rata
20:02nah ini juga kan
20:02sudah dilakukan evaluasi
20:04saya pikir
20:05kalau
20:07programnya justru
20:08dihentikan
20:08maka
20:09agak susah ya
20:10melakukan audit
20:11apakah benar-benar
20:12dapur ini
20:13secara operasional
20:14ya
20:16berjalan dengan
20:17baik atau tidak
20:18terus kemudian
20:19yang kedua adalah
20:19kalau programnya
20:21berhenti sementara
20:22waktu
20:22agak susah ya
20:23kita nanti
20:24memantaunya
20:24mana yang betul-betul
20:26ya
20:26menerapkan
20:27standarisasi
20:29ya menu
20:30sesuai dengan
20:31yang
20:32apa namanya
20:33SOP-nya
20:34atau
20:34misalnya
20:35tidak sesuai dengan
20:36SOP-nya
20:36nah
20:36itu kan agak-agak susah
20:38nanti memantaunya
20:39justru kalau programnya
20:40berhenti sementara
20:41maka dari itu
20:42biarlah ini berjalan
20:44terus kemudian
20:45auditnya juga berjalan
20:46dan nanti pasti akan
20:48BGN yang baru
20:49akan memutuskan
20:50bahwa setelah audit itu
20:52dilakukan
20:52mana
20:53dapur yang benar-benar
20:55bisa berlanjut
20:56ya mana
20:57kemudian penerima manfaat
20:58yang harus diteruskan
20:59mana yang harus
21:00dialihkan ke
21:01daerah yang benar-benar
21:03membutuhkan
21:04dan itu pasti akan
21:05dengan sendirinya
21:06terjadi efek
21:07pengurangan
21:08anggaran
21:08kalau itu sudah
21:09berjalan dengan baik
21:10dan saya pikir
21:11pemerintah tidak
21:12tinggal diam ya
21:13artinya
21:14berdasarkan
21:15penyampaian
21:16Pak Mengko
21:16bahwa di sana
21:17ada potensi ya
21:19pemborosan anggaran
21:211 triliun lebih
21:22per bulan
21:23artinya kan
21:23pemerintah terus
21:24melakukan evaluasi-evaluasi
21:25dan nanti pada akhirnya
21:27ya
21:27efeksi-feksi anggaran itu
21:29akan terjadi
21:30dengan sendirinya
21:31kalau
21:31apa namanya
21:33pembenahan itu
21:33terus dilakukan
21:34secara
21:35simultan
21:36jadi
21:36kita memberi kesempatan
21:38kepada
21:38kepala BGN
21:40pimpinan BGN yang baru
21:41melakukan pembenahan
21:42baik dari
21:43tata kelolanya
21:44begitu pun
21:45reko-fusing
21:46baik itu
21:47penerima manfaatnya
21:48begitu pun
21:48misalnya
21:49SPPG-SPPG
21:50atau dapur-dapur
21:51yang dianggap
21:52selama ini
21:53tidak layak
21:54atau tidak memenuhi
21:55standarisasi
21:55terus kemudian
21:56apa namanya
21:58tetap beroperasional
21:59dan kalau kita disaksikan ya
22:00bahwa
22:01sesuai penyampaian
22:02Pak Mengko
22:03bahwa
22:04di sana
22:04harusnya misalnya
22:06sampai saat ini
22:07jumlah dapur
22:08yang beroperasi itu
22:09harusnya 21 ribu
22:11tetapi faktanya kan
22:12ada sekitar
22:1327 ribu lebih
22:14artinya ada sekitar
22:156 ribu
22:16dapur
22:16yang berpotensi
22:18melakukan pemborosan
22:19jadi ini terus
22:20dilakukan
22:21evaluasi secara
22:22simultan
22:23dan yakin dan
22:24percaya pada
22:24akhirnya nanti
22:25itu akan
22:26berimbas terkait
22:27dengan
22:27apa namanya
22:28pengurangan
22:29anggaran-anggaran
22:29yang tidak perlu itu
22:30oke saya juga
22:31ingin tahu bagaimana
22:32fungsi pengawasan
22:33DPR selama ini
22:34karena kan
22:34kalau kita lihat ya
22:35kan ini program
22:36prioritas dari
22:37Presiden Prabowo
22:38Subianto
22:39tentu ini
22:39seharusnya menjadi
22:40prioritas juga
22:42dalam hal
22:42soal pengawasan
22:43anggaran
22:44kok sampai
22:45Menko Pangan
22:45mengatakan
22:46ada potensi
22:47pemborosan
22:481 triliun rupiah
22:49ini menjadi
22:49pertanyaan besar
22:50tentu saja
22:50dimana
22:51program prioritas
22:53yang seharusnya
22:54juga ada
22:54pengawasan yang
22:55super prioritas
22:56disana
22:58kalau kita cermati
23:00ya Mbak ya
23:01sejak awal
23:02begitu ada
23:03kasus
23:04kejadian
23:05pencopotan
23:06pimpinan
23:07BGM
23:08kami di DPR
23:11melalui pimpinan
23:11DPR
23:12Pak Submi Dasko
23:13menyampaikan
23:13begitu ditanyai
23:14oleh
23:15wartawan
23:16beliau menyampaikan
23:18bahwa
23:18sejak awal
23:19DPR
23:20telah membuat
23:21masukan
23:22kepada
23:23Presiden
23:24kepada pemerintah
23:25baik itu secara lisan
23:27maupun secara tertulis
23:28artinya
23:28itu semua juga
23:30yang menjadi pertimbangan
23:31Pak Presiden
23:31terus untuk
23:32kemudian
23:32melakukan pembenahan
23:34dan pada akhirnya
23:34melakukan pencopotan
23:35terhadap
23:36Pak Kepala BGM
23:37yang kita
23:38lihat
23:39jadi
23:40DPR sebetulnya
23:41tidak tinggal diam
23:42selama ini
23:43terutama ya
23:44Komisi 9
23:44yang bermitra dengan
23:46BGM
23:47terus melakukan
23:47apa namanya
23:48evaluasi terhadap
23:50perjalanan
23:50kurang lebih
23:51satu tahun lebih ini
23:53terkait dengan
23:54program prioritas
23:55Presiden Prabowo
23:56yang menyangkut
23:57soal
23:57makan bergisi ini
23:58artinya
23:59DPR terus melakukan
24:00koordinasi
24:01DPR terus melakukan
24:02pengawasan
24:03dan bahkan
24:04kalau kita saksikan
24:05rapat-rapat
24:06kemarin juga
24:07di
24:07apa namanya
24:08Komisi 9
24:10dengan
24:11Kepala BGM
24:12atau pimpinan BGM
24:13yang baru
24:13terlihat jelas
24:15di sana ya
24:15arah
24:16evaluasi-evaluasi
24:18yang tentu
24:19yang disampaikan oleh
24:20Wakil Kepala BGM
24:21pada saat
24:22kompresi pers
24:22bahwa di sana
24:23bagaimana kemudian
24:26programnya
24:27dibenahi
24:27terus kemudian
24:28anggarannya
24:29terus kemudian
24:30harus terus
24:30dievaluasi
24:31penerima manfaatnya
24:32juga begitu pun
24:33harus tetap
24:34terus di
24:35apa namanya
24:35dilakukan perbaikan-perbaikan
24:37terutama
24:38apa namanya
24:39betul-betul
24:40masyarakat
24:41yang membutuhkan
24:42kita lihat
24:43itu ada terjadi
24:45perubahan
24:45sangat drastis ya
24:46semenjak adanya
24:47kasus ini
24:48dan saya pikir
24:49kita harus terus
24:51mengawasi bersama
24:52baik itu
24:52apa namanya
24:54masyarakat
24:55seperti
24:55apa
24:57pegiat-pegiat
24:57yang konsen
24:58mengawasi
25:00apa namanya
25:01MBG ini
25:02dan begitu pun
25:02DPR juga harus terus
25:03tidak boleh berhenti ya
25:05walaupun misalnya
25:06sudah ada pergantian
25:07kita juga tidak boleh
25:09berhenti
25:09jangan dipikir
25:11adanya pergantian
25:11terus kemudian
25:12bahwa
25:13otomatis ada
25:14perbaikan
25:15makanya harus
25:16pengawasannya harus
25:16diperketat lagi
25:17agar
25:18pimpinan BGN yang baru ini
25:20terus bekerja maksimal
25:21oke terakhir
25:22saya ingin ke
25:23mas Agus
25:23mas Agus ini kan
25:24kalau kita lihat ya
25:24niatnya baik begitu ya
25:26untuk bisa
25:27memberikan makanan
25:29asupan gizi
25:30yang sesuai dengan
25:31standar
25:32kepada anak-anak
25:33Indonesia
25:34untuk bisa menciptakan
25:35Indonesia emas
25:37ke depannya
25:37tidak ada yang
25:38salah dari program ini
25:41begitu ya
25:41dalam hal ini adalah
25:42tapi harus ada
25:44pengimplementasian
25:45yang lebih optimal
25:46dalam program
25:47yang menjadi prioritas
25:48dari Presiden
25:49Prabowo Subianto
25:50ini adalah
25:50program pertama kalinya
25:52dalam sejarah Indonesia
25:53MBG
25:54nah tentu perlu
25:55ada
25:56dalam tanda kutip ya
25:57upaya prioritas juga
25:59dalam hal
25:59pengawasan
26:00karena ini melibatkan
26:02uang negara
26:04dalam hal ini adalah
26:04uang rakyat
26:05untuk rakyat kembali
26:06apa
26:07pesan atau
26:08masukan dari
26:09MBG Watch
26:10terkait dengan hal ini
26:11termasuk juga
26:13soal fungsi pengawasan
26:14DPR
26:14masukannya dari Anda
26:16mas Agus
26:16terakhir
26:17terima kasih Mbak Adis
26:19ada tiga poin Mbak
26:20yang perlu
26:20kami tekankan
26:21di sini
26:22pertama adalah
26:22untuk segera dilakukan
26:24audit investigatif
26:25begitu ya
26:26oleh teman-teman BPK
26:27oleh teman-teman
26:28apa namanya KPK
26:29dan juga kawan-kawan BPKP
26:31begitu
26:31kenapa?
26:32karena lagi-lagi
26:33memeriksa
26:34program ini kan
26:35sudah satu setengah tahun
26:36kurang lebih begitu ya
26:37dan
26:38dan transaksinya
26:39harian loh Mbak
26:40bukan transaksi yang
26:42bulanan
26:42tapi benar-benar harian
26:43begitu
26:43yang tentu
26:45apa namanya
26:47berpotensi
26:48apa namanya
26:49inefisiensi
26:50begitu
26:51kenapa?
26:53tidak sedikit
26:54makanan yang kemudian
26:56terbuang
26:56begitu ya
26:57karena menunya
26:59tidak enak
27:00begitu ya
27:00terdampak keracunan
27:02dan seterusnya
27:03dan seterusnya
27:04begitu
27:04dan keduanya adalah
27:05dari
27:06dari konteks
27:07keterbukaan informasi
27:09dalam proses
27:11pengadaan
27:11barang dan jasanya
27:12begitu
27:14kita tahu persis
27:15bahwa
27:15tiga
27:15pimpinan
27:17BGN ini
27:20ditetapkan
27:20sebagai tersangka
27:21salah satunya
27:22adalah soal
27:22pengadaan
27:22barang dan jasa
27:23hilangkan semua
27:24pengadaan-pengadaan
27:25yang tidak berkaitan
27:26langsung dengan
27:27pemenuhan giziana
27:29buanglah istilah
27:30pengadaan motor
27:31pengadaan tablet
27:32dan yang gak penting-penting
27:34itu dibuang aja
27:34gak usah pakai
27:35begitu
27:35karena kan faktanya
27:37kalau kita lihat
27:37setidaknya
27:38potret
27:392020
27:402025 ya
27:41dari 2.400an
27:43rencana umum pengadaan
27:44kami memotret
27:451.100 pengadaan
27:47gitu
27:47dan 1.100 pengadaan
27:49itu 56%
27:51itu untuk persiapan
27:52program
27:53beli ompren
27:55beli
27:55beli apa
27:56kendaraan
27:57dan seterusnya
27:57dan seterusnya
27:58tidak langsung
27:58untuk pemenuhan
27:59pemenuhan gizi
28:01begitu
28:01dan keduanya
28:02adalah buka vendornya
28:03vendor apa
28:04vendor untuk
28:06distribusi bahan baku
28:08gitu ya
28:08vendor-vendor
28:09penyedia bahan baku
28:10ke publik
28:11tujuannya apa
28:12agar tidak dimonopoli
28:13siapa yang monopoli
28:14ya para kelompok elit
28:15begitu
28:16kan ini yang terjadi
28:17di lapangan
28:18sebetulnya kan
28:19saya punya
28:20yayasan
28:20tetang keluarga saya
28:22juga punya
28:22apa namanya
28:24penyedia
28:25beras
28:25dan seterusnya
28:26dan seterusnya
28:26ruang-ruang ini
28:27perlu dispersempit
28:28gitu
28:29tadi
28:30Pak
28:30Pak
28:31Pak
28:32Abangnya
28:33sampaikan gitu
28:34perlu ada pengawasan
28:35yang ketat
28:35gitu
28:35ya sudah
28:37kalau memang
28:37kalau memang ini
28:38kesepakatan
28:38mari kita bikin
28:39atau mari kita buat
28:41atau mari kita
28:42sepakati
28:43untuk melembagakan
28:44pengawasan dari
28:44kelompok masyarakat sipil
28:46begitu
28:47jadi ketika bicara
28:48soal
28:49pelembagaan
28:50pengawasan publik
28:52outputnya adalah
28:54aplikasi
28:55kan itu yang dibuat
28:56oleh BGN
28:57kenapa tidak
28:59dilembagakan saja
29:00di setiap-tiap
29:01dapur SPPG
29:02ada tim pengawas
29:03siapa tim pengawasnya
29:05masyarakat penerima manfaat
29:07tujuannya apa
29:08agar lebih
29:09ada dorongan
29:11dari kelompok masyarakat sipil
29:12dan halam ini
29:13adalah penerima manfaat
29:14untuk mengusulkan
29:15mengusulkan apa
29:17mengusulkan menu
29:18melakukan pengawasan
29:19kalau terjadi
29:20kelacunan
29:21ada terjadi
29:23KLB
29:23masyarakat juga
29:24ikut terlibat
29:25dalam melakukan
29:25evaluasi
29:27dan serius-seriusnya
29:28buat pertemuan rutin
29:30satu bulan sekali
29:31dua bulan sekali
29:32forum konsultasi publik
29:33tentukan indikatornya
29:35di SPPGA
29:36misalnya
29:37kami melayani
29:38seribu
29:39katakanlah begitu ya
29:40seribu penerima manfaat
29:41ini indikator awalnya ya
29:43ini
29:44saya lagi-lagi
29:45bukan orang
29:46bukan orang gizi
29:47tapi kalau misalnya
29:48dalam
29:48dalam
29:49berat badan
29:50misalnya
29:51sebelum diintervensi
29:52berat badannya
29:5330
29:53tapi setelah diintervensi
29:54berat badannya naik
29:55begitu ya
29:56ini indikator seperti ini
29:58tidak ditentukan oleh
29:59oleh BGN
30:01ini kan persoalan
30:03persoalan utamanya
30:05maka
30:05tadi rekomendasi kami adalah
30:07stop dulu deh
30:08ini kan menjelang
30:08libur
30:09libur sekolah
30:10stop dulu programnya
30:11begitu
30:1230 hari
30:13gitu
30:13perbaiknya semua
30:14tata kelola
30:15tentukan indikatornya
30:16gitu
30:17buat risiko korupsinya
30:18kalau ada korupsi
30:19mitigasinya gimana
30:21kalau terjadi KLB
30:23mitigasinya seperti apa
30:25apakah kemudian
30:26warga terdampak
30:28keracunan
30:29itu ada pemulihan
30:29begitu ya
30:30kalau terjadi
30:32daerah A
30:33atau daerah B
30:34begitu
30:34siapa yang tanggung jawab
30:36kan selama ini
30:36pemerintah daerah
30:37enggak
30:39begitu kira-kira
30:40terima kasih
30:40oke termasuk juga
30:42soal ini kan
30:42kita harapkan juga
30:45sirkulasi ekonomi
30:46bisa berjalan
30:47di masing-masing daerah
30:48apakah
30:49ada kemungkinan
30:51bisa
30:51melibatkan juga
30:53kantin-kantin sekolah
30:54yang selama ini
30:55juga
30:55bisa
30:56memprovide
30:57dari anak-anak
30:58masing-masing sekolah
30:59kita juga harus tahu juga
31:01apakah selama ini
31:02petani-petani
31:03di daerah-daerah ini
31:04juga terbantu
31:05dengan adanya
31:05program makan bergizi gratis
31:07karena sirkulasi
31:08ekonominya juga berjalan
31:09tentu banyak sekali
31:10evaluasi yang harus
31:12segera dilakukan
31:13begitu ya
31:13apalagi
31:14ini menjadi momentum yang pas
31:15ketika ada
31:16kegiatan belajar
31:18mengajar
31:18libur
31:19kita harapkan juga
31:20evaluasinya juga
31:21tetap berjalan
31:22begitu ya
31:23bisa dilakukan secara optimal
31:24termasuk juga
31:25dari DPR RI
31:28terkait dengan
31:28fungsi pengawasannya
31:30terima kasih
31:30anggota koalisi
31:31MBG Watch
31:32Agus Sarwono
31:33telah bergabung bersama kami
31:34dan juga ada
31:35juru bicara dari
31:35Partai Gerindra
31:36yang juga merupakan
31:37anggota Komisi 2 DPR RI
31:38Bung Bahtera Banong
31:39juga telah bergabung bersama kami
31:41sehat selalu
31:41Bapak-Bapak
31:42Assalamualaikum
31:43Selamat pagi
31:45Terima kasih
31:45Mbak Adiski
31:47Saudara informasi
31:48penting lainnya
31:49masih akan kami hadirkan
31:50usai jeda
31:51di tengah menuju
31:51penanda tanganan
31:52kesepakatan damai
31:53Amerika Serikat Iran
31:54selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan