Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tidak Kunjung Tersentuh Perbaikan Pasca Diterjang Banjir Bandang November Tahun Lalu, Sebuah Sekolah Terancam Longsor

Abrasi sungai membuat posisi bangunan sekolah kini berada di bibir jurang, sehingga tidak jarang pelajar dipulangkan lebih awal saat hujan demi keamanan.

Tidak hanya merusak irigasi, terjangan banjir bandang pada November lalu juga menyebabkan abrasi parah di bibir Sungai Gunung Nago, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Abrasi membuat bangunan SDN 10 Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, berada di bibir jurang.

Jalan di depan sekolah putus total, dengan retakan berada tepat di pintu gerbang sekolah. Akses keluar masuk pun dipindah ke samping dan belakang sekolah.

Dua ruangan di sekolah yang memiliki 250 orang murid ini tidak bisa digunakan, sehingga sekolah sempat menerapkan belajar daring.

Bila hujan turun, siswa pun segera dipulangkan karena khawatir bangunan sekolah longsor.

Setiap hari, siswa dan guru dihantui rasa cemas, takut sewaktu-waktu sekolah akan ambles ke sungai karena posisinya yang rentan.

Pihak sekolah sangat berharap ada solusi tepat dan cepat dari pemerintah untuk mengatasi persoalan ini.

#sekolah #sumbar #banjirbandang

Baca Juga Pria Dikeroyok Usai Bawa Kabur dan Gadai Motor Teman | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/675026/pria-dikeroyok-usai-bawa-kabur-dan-gadai-motor-teman-berita-utama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/675027/pasca-banjir-bandang-sekolah-di-sumbar-terancam-tergerus-longsor-berita-utama
Transkrip
00:00Tidak kunjung tersentuh perbaikan pasca diterjang banjir bandang November tahun lalu, sebuah sekolah terancam longsor.
00:07Abrasi sungai membuat posisi bangunan sekolah kini berada di bibir jurang, sehingga tidak jarang pelajar dipulangkan lebih awal saat hujan
00:15demi keamanan.
00:19Tidak hanya merusak irigasi, terjangan banjir bandang pada November tahun lalu juga menyebabkan abrasi parah di bibir sungai Gunung Nago,
00:28Kecamatan Pauh, Kota Padang.
00:30Abrasi membuat bangunan SDN 10 Lambung Bukit, Kecamatan Pauh berada di bibir jurang.
00:36Jalan di depan sekolah putus total, dengan retakan berada tepat di pintu gerbang sekolah.
00:42Akses keluar masuk pun dipindah ke samping dan belakang sekolah.
00:46Dua ruangan di sekolah yang memiliki 250 orang murid ini tidak bisa digunakan, sehingga sekolah sempat menerapkan belajar daring.
00:55Bila hujan turun, siswa pun segera dipulangkan, khawatir bangunan sekolah longsor.
01:02Tentunya ini mengganggu aktivitas kami.
01:05Di awal itu satu minggu itu ada kebijakan dari Dinas Pendidikan untuk membelajarkan anak secara daring.
01:12Namun, sudah satu minggu berlangsung, mulai timbul keluhan dari orang tua, kesulitan dalam pembelajaran daring, mungkin keterbatasan IT-nya, Pak.
01:23Jadi, ada usulan dari orang tua, komite menyampaikan kepada kami untuk tetap menjalankan pembelajaran.
01:29Dan, makanya dengan mengambil sedikit resiko, kami juga mencari alternatif, makanya bagian depan yang sudah mulai retak itu kami pagari
01:38dengan seng aja.
01:38Namun, jika ada hujan atau apa, tentu kami juga was-was kepada anak-anak, mungkin pembelajaran tidak bisa utuh sampai
01:45semestinya jam pembelajaran.
01:48Setiap hari, siswa dan guru dihantui rasa cemas.
01:52Takut sewaktu-waktu, sekolah akan ambles ke sungai karena posisinya yang rentan.
01:58Pihak sekolah sangat berharap ada solusi tepat dan cepat dari pemerintah untuk mengatasi persoalan ini.
Komentar

Dianjurkan