Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Sekitar satu jam setelah demo berlangsung, massa aksi yang tak kunjung ditemui oleh anggota dewan mulai memaksa masuk gedung.



Sempat terjadi aksi saling dorong. Massa juga membakar ban di depan pintu masuk gedung DPRD Kota Malang.



Sebelumnya gabungan mahasiswa ini menyampaikan 5 tuntutan. Mereka menyebut Indonesia saat ini sedang dalam masa kritis.



5 tuntutan yang disampaikan adalah transparansi APBN, turunkan harga bahan pokok, mendesak program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih dihentikan, menolak dwifungsi TNI dan polisi, serta meminta pemerintah minta maaf ke warga.



"Indinesia Gawat Darurat, negara sudah kritis dan krisis. Mmenuntut adanya peningkatan efisiensi dan transparan APBN harga BBM naik bahan pokok naik, kegagalan negara pengelolaan anggaran" Kata Muhammad Azhar Zidan, presiden eksekutif mahasiswa Brawijaya 2026.



Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita bersama sejumlah anggota dewan kemudian menemui massa aksi. Ia meminta maaf atas keresahan yang dialami warga



Ia bahkan meyebut sepakat menghentikan program MBG di Kota Malang.



Massa juga menyayangkan meski gelombang demonstrasi sudah terjadi di berbagai daerah sejak Jumat hingga hari ini.



Pemerintah dinilai tutup kuping. Massa menegaskan akan melakukan konsolidasi massa lebih besar, jika dalam 3 hari tidak ada tindak lanjut atas tuntutan mereka.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/675012/demo-mahasiswa-di-kota-malang-massa-sempat-saling-dorong
Transkrip
00:01sekitar satu jam setelah aksi berlangsung
00:03demonstrasi mulai memanas
00:05masa aksi yang tak kunjung ditemui oleh
00:07anggota Dewan memaksa masuk gedung
00:09sempat ricu dan terjadi aksi
00:12saling dorong, masa juga
00:13membakar ban di depan pintu masuk gedung
00:15DPRD Kota Malang
00:18sebelumnya gabungan
00:19mahasiswa ini menyampaikan 5 tuntutan
00:21mereka menyebut Indonesia saat ini
00:23sedang dalam masa kritis
00:255 tuntutan tersebut adalah
00:27transparasi APBN, turunkan harga
00:29baban pokok, mendesak program
00:31MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
00:33dihentikan, menolak dui fungsi
00:35TNI dan Polri, serta meminta
00:37pemerintah minta maaf ke warga
00:39ini kita menyampaikan bahwa sekarang
00:41IGD, Indonesia Gawat Darurat
00:43negara sudah masuk masa krisis
00:45dan masa kritis, yang akhirnya kami rasa
00:47Indonesia sudah masuk ke dalam
00:49masa gawat darurat, yang akhirnya kita
00:51menurunkan dengan 5 tuntutan, yang akhirnya
00:53kita sampaikan hari ini, yang pertama
00:55kita menuntut untuk adanya peningkatan
00:57efisien dan juga transparansi
00:59dalam APBN, kita memandang jelas
01:01saat ini, bahan-bahan pokok naik
01:03bahan-bahan harga BBM naik
01:05dan lain-lain sebagai naik
01:07karena apa? kegagalan negara
01:09dalam pengelolaan anggaran negara
01:11Ketua DPAD Kota Malang
01:13Amitya Ratnanggani Siraduhita
01:15bersama sejumlah anggota Dewan
01:17kemudian menemui masa aksi
01:18ia meminta maaf atas keresahan
01:21yang dialami warga, atas kebijakan
01:23yang menjadi tuntutan masa hari ini
01:24ia bahkan menyebut sepakat
01:27menghentikan program MBG di Kota Malang
01:29saya sebagai salah satu pimpinan dari
01:33DPRD Kota Malang
01:34menyampaikan mohon maaf sebesar-besarnya
01:38atas keresahan yang harus teman-teman alami
01:42selama beberapa waktu terakhir ini
01:45dengan adanya kebijakan-kebijakan yang tidak sempurna
01:48dan juga yang sudah mencegerai
01:50kepercayaan teman-teman sekalian
01:52kepada pemerintah negara ekonomi Indonesia
01:54saya berharap dengan adanya kemampuan kami
01:58dan juga kapasitas kami yang ada di daerah
02:00sebagai perwakilan dari pemerintah pusat
02:04yang ada di Kota Malang
02:05mampu untuk memberikan aspirasi
02:08dan mendistribusikan aspirasi dari teman-teman semua
02:11kepada pemerintah pusat
02:13yang saat ini sedang menjalankan seluruh kebijakan-kebijakan
02:17yang sedang kita upayakan untuk dievaluasi bersama
02:36masa juga menyayangkan
02:39meski gelombang demonstrasi sudah terjadi
02:41di berbagai daerah sejak Jumat hingga hari ini
02:44pemerintah dinilai tutup kuping
02:45masa bilang akan melakukan konsolidasi masa lebih besar
02:49jika dalam tiga hari tidak ada tindak lanjut
02:51atas tuntutan mereka
02:55Hildan Nusantara, Deddy Prasetyo, Kompas TV Malang, Jawa Timur
02:58walaupun
03:00kita kebaparan
03:01terima kasih telah menonton!
03:04terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan