Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kemeriahan turnamen sepak bola terbesar sejagat tidak hanya terjadi di negara-negara peserta. Kemeriahan kompetisi sepak bola terbesar itu juga dirasakan warga di Tanah Air.

Alunan musik terus berkumandang di pinggir jalan Kota Solo, Jawa Tengah, lengkap dengan pernak-pernik khas pesta sepak bola dunia.

Para penggemar sepak bola ini ingin menyebarkan kegembiraan dan antusiasme dalam menyambut pesta sepak bola dunia.

Meski Indonesia tidak lolos dalam babak kualifikasi, atmosfer pesta sepak bola dunia tetap dapat dirasakan di Tanah Air.

Kemeriahan turnamen sepak bola terbesar sejagat itu juga terasa hingga ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Warga Kelurahan Barana mengibarkan bendera negara jagoan masing-masing.

Pemasangan bendera dimulai pertama kali pada edisi 1994 dan tradisi ini terus berlanjut hingga sekarang.

Warga juga mengadakan nonton bareng setiap hari hingga babak final.

Baca Juga Trump Peringatkan Israel dan Iran Jangan Rusak Momentum Kesepakatan Damai di https://www.kompas.tv/internasional/674837/trump-peringatkan-israel-dan-iran-jangan-rusak-momentum-kesepakatan-damai

#sepakbola #pialadunia #solo #makassar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674843/euforia-piala-dunia-2026-sampai-ke-indonesia-warga-solo-dan-makassar-gelar-pesta-sepak-bola
Transkrip
00:00Sedara kemerihan turnamen sepak bola terbesar sejaga tidak hanya terjadi di negara-negara peserta.
00:06Kemerihan kompetisi bola terakbar itu juga dirasakan warga di tanah air.
00:15Alunan musik terus berkumandang di pinggir jalan kota Solo, Jawa Tengah.
00:20Lengkap dengan pernak-pernik khas pesta bola dunia.
00:27Para penggemar sepak bola ini ingin menyebarkan kegembiraan, antusiasme di kampung pesta sepak bola.
00:39Meski Indonesia tidak lolos dalam babak kualifikasi, atmosfer pesta sepak bola dunia tetap dapat dirasakan di tanah air.
00:48Kita akan menyambut gegak gempa piala dunia yang luar biasa ini.
00:52Semoga semua boleh selfie di sini, boleh bermain di sini, boleh bermusik di sini.
00:57Pokoknya kami menebar sukacita, kegembiraan, sensasi, dan drama piala dunia.
01:05Kemerihan turnamen sepak bola terbesar sejaga itu juga terasa hingga ke Makassar, Sulawesi Selatan.
01:12Warga Keluran Banara mengibarkan bendera jagoan masing-masing.
01:16Murni antusias warga.
01:21Biayanya, bambunya, benderahnya itu masing-masing.
01:26Jadi jangan heran kalau ada satu rumah, ada empat bendera.
01:29Karena bisa jadi bapaknya Jerman, istrinya Belanda, anaknya Argentina, yang satu lagi anaknya mungkin berhasil.
01:38Pemasangan bendera dimulai pertama kali pada edisi 1994.
01:42Dan tradisi ini terus berlanjut hingga sekarang.
01:46Warga juga mengadakan nonton bareng setiap hari hingga babak final.
01:51Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan