Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan, pemerintah selalu membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat termasuk kritik.
Transkrip
00:04Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:08Bangsa ini lahir bukan dari jalan yang lapang.
00:13Indonesia tumbuh dari sejarah panjang,
00:17luka yang dalam, air mata, pengorbanan, dan darah pendiri bangsa.
00:23Kita pernah tercabik oleh pemberontakan PKI, DITII, RMS, Getiopolis PKI,
00:32dan berbagai gerakan yang ingin menggoyak merah putih dari dada bangsa ini.
00:38Kita juga pernah terkoyak oleh konflik komunalistik
00:41hingga berbagai peristiwa sosial politik di Papua dan daerah lainnya.
00:47Di sana hati nurani bangsa pernah diuji.
00:50Bangsa ini tetap berdiri karena kita memiliki warisan luhur
00:55Bhinneka Tunggal Ika, Tanhana Dharma Manglua.
01:00Berbeda-beda tetapi tetap satu.
01:04Tidak ada kebenaran yang mendua.
01:06Kita semua dituntut untuk lebih bijaksana dalam menyampaikan pendapat dan kritik.
01:12Pemerintah selalu membuka ruang untuk masyarakat menyampaikan pendapat termasuk kritik.
01:18Karena kritik adalah nafas demokrasi yang harus membangun, bukan meruntuhkan.
01:26Jangan samakan kritik dengan provokasi, fitnah, dan adu domba
01:32yang dapat merusak persaudaraan kita sebagai bangsa.
01:36Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bekerja membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan bermartabat.
01:45Mari kita bersama sebagai bangsa Indonesia merapatkan barisan dan merawat persatuan
01:52untuk menuju Indonesia emas 2045.
01:56Akhirnya rangkaian sejarah Indonesia sampai dengan saat ini
02:02hendaknya dapat dijadikan tonggak atau introveksi
02:06untuk menjadi Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat.
02:14Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:22Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan