Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Warga Meksiko menyambut kehadiran Timnas Iran untuk berlaga di Piala Dunia 2026. Sementara itu, warga Amerika Serikat keturunan Iran di Los Angeles justru berunjuk rasa meminta FIFA menghukum Federasi Sepak Bola Iran.

Kendati masih berkutat dengan masalah imigrasi bagi sebagian stafnya, Timnas Iran tetap menggelar latihan menyambut laga perdana melawan Selandia Baru.

Memilih markas di Tijuana, Meksiko, para penggawa Timnas Iran disambut para penggemar. Bukan warga Iran, melainkan warga Meksiko yang rela menunggu para pemain Iran hanya untuk meminta foto dan tanda tangan.

Sementara itu, pemandangan berbeda justru terlihat di Los Angeles, tempat Timnas Iran akan menggelar pertandingan.

Alih-alih bangga, warga Amerika Serikat keturunan Iran berunjuk rasa meminta FIFA menghukum Federasi Sepak Bola Iran karena dianggap mencampuradukkan olahraga dengan politik.

Para demonstran menduga Federasi Sepak Bola Iran berada di bawah kontrol IRGC.

Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 di tengah konflik dengan Amerika Serikat mendapat apresiasi dari Presiden FIFA.

Bahkan, Gianni Infantino sempat membujuk Iran dengan menyatakan akan datang ke Teheran dan mengemudikan bus untuk membawa Timnas Iran ke Piala Dunia.

Partisipasi Iran dalam turnamen Piala Dunia menjadi sorotan menyusul serangan militer yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada 28 Februari.

Sebanyak 15 staf Timnas Iran juga dilaporkan ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Iran akan menjalani pertandingan perdana melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni mendatang.

Baca Juga 'Wajah' Baru Stadion Dallas Sambut Piala Dunia 2026, Siap Gelar Laga Belanda vs Jepang! di https://www.kompas.tv/internasional/674346/wajah-baru-stadion-dallas-sambut-piala-dunia-2026-siap-gelar-laga-belanda-vs-jepang

#iran #timnasiran #pialadunia #fifa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/674347/fifa-apresiasi-timnas-iran-ikut-serta-piala-dunia-2026-di-tengah-ketegangan-dengan-as
Komentar

Dianjurkan