00:01Hal tersebut disampaikan Muhajir Effendi kami siang usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik jalan infus di Kabupaten Malang.
00:09Saat ditanya wartawan tentang kondisi ekonomi saat ini karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar,
00:15Muhajir menjelaskan bahwa Presiden Prabowo sedang berupaya melakukan lompatan besar untuk membangun ekonomi sesuai dengan konstitusi.
00:22Menurut Muhajir, langkah tersebut menimbulkan anomali dan masa krisis seperti yang terjadi saat ini.
00:28Menghadapi krisis, masyarakat diminta untuk bersabar dan menunggu new normal ekonomi,
00:33yakni ekonomi konstitusi yang berlandaskan pada pasal 33 Undang-Undang Dasar 45.
00:39Presiden Prabowo ini sedang berupaya untuk melakukan lompatan besar menuju ke ekonomi yang sesuai dengan real konstitusi,
00:48yaitu pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
00:51Tentu saja untuk menuju ke sana itu pasti ada anomali dan ada krisis.
00:56Jadi ini sebetulnya kita memasuki fase krisis.
00:59Kenapa dolar naik, kenapa nilai rupiah anjelok, kenapa saham-saham juga bermasalah.
01:07Itu sebetulnya karena kita sedang berada dalam masalah krisis.
01:10Ini kesabaran masyarakat sangat dituntut ya, menjadi persyaratan mutlak agar kita bersabar, menunggu,
01:17terjadinya new normal, normal baru.
01:20Jadi apa itu new normal ekonomi kita?
01:22Yaitu ekonomi konstitusi.
01:25Sementara itu Ketua Umum PP Muhammadiyah Haidar Nasir menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi dan politik dalam kondisi saat ini.
01:33Dirinya percaya para menteri bisa mengatasi masalah rupiah dan dolar ini.
01:37Ekonomi, stabilitas politik, dan saya percaya ya untuk apa para menteri di bidangnya itu diangkat,
01:46saya pikir Pak Prabowo bisa mengatasi masalah rupiah dan dolar ini.
01:54Tapi makronya bahwa kita berharap harus semakin ada stabilisasi ekonomi dan juga politik.
02:03Maka ruang publik termasuk persepsi masyarakat kita juga harus dibangun untuk mari kalau ada masalah bangsa kita pecahkan bersama.
Komentar