00:00Sementara itu, saudara, tim Nas Oman optimistis meraih kemenangan melawan Indonesia.
00:05Mereka bertekad memperpanjang rekor tak terkalahkan yang sudah berjalan 38 tahun.
00:11Meskipun bermain di hadapan pendukung Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta,
00:15tim Nas Oman tidak gentar meladeni semangat juang Guaruda.
00:21Kita bahas bagaimana pertandingan malam nanti dan apa strategi Hartman untuk taklukan Oman
00:27sudah bersama kami di Studio Kompas TV. Analis sepak bola, M. Iksan Mahar. Selamat petang, Bung Iksan.
00:34Petang juga ya, Sir.
00:35Ini kita juga degrengan ya, Bung Iksan juga degrengan karena sudah hampir lebih dari 38 tahun kita tidak pernah mengalahkan
00:40Oman.
00:40Ditambah lagi, J.I.J.S. dan juga kayaknya Marcelino juga tidak akan main ya.
00:44Pertanyaan pertamanya, strateginya John Hartman seperti apa nanti malam?
00:47Kalau melihat dari susunan sekarang yang ada, relatif tidak akan berbeda jauh dibanding dua laga sebelumnya melawan Kit Nevis dan
00:53Bulgaria.
00:54Dengan pola menyerang kita dengan 3-4-3, ketika bertahan kita dengan punya lima back sejajar,
00:59enggak adanya Iksan berarti otomatis Kevin Dix kemungkinan akan berada di jantung pertahanan sebagai back tengah bersama Rizky Rido,
01:06back kanan diisi oleh Sandy Walsh.
01:07Mungkin hanya itu perbedaan yang di kiri, Kelvin Vedong kemarin Hartman menyebut dia bisa main karena meskipun terlatang,
01:15tapi dia tetap melakukan latihan individu di Belanda, tapi dengan begitu dia bisa bermain Kelvin Vedong.
01:20Kalaupun Kelvin Vedong tidak main, di situ ada Dunitri yang juga sangat positif bermainnya.
01:24Untuk di tengah, tidak adanya Marcelo tentu ini jadi peluang besar bagi Begab Putra untuk kembali menjadi starter.
01:30Oke, tapi ini kan kalau kita lihat ini kan ketiga kalinya ya, John Hartman memegang timnas.
01:36Kalau yang dua laga sebelumnya oke lah, kalau di atas kertas masih bisa ditakar lah melawan Indonesia.
01:40Tapi untuk melawan Oman sendiri, apalagi Oman sendiri menyatakan bahwa kami akan tidak tanggung-tanggung
01:46akan memberikan performa, akan melanjutkan, mengalahkan Indonesia.
01:50Kalau bisa dikatakan Oman ini tenaganya tim yang sangat luar biasa.
01:53Target mereka juga sama seperti kita mau lolos pilihan 2030, pelatih baru Tarikh Sektawi ini baru datang Maret kemarin,
02:00datang dengan predikat juara FIFA Arab Cup bersama Maroko akhir tahun lalu.
02:04Jadi memang mereka timnya bukan kaleng-kaleng.
02:06Dan bisa dikatakan ini juga tim Asia pertama yang dihadapi Hartman.
02:09Jadi jika kita harapannya ingin lolos ke delapan besar piala Asia tahun depan,
02:13lolos ke piala dunia 2030, tentu laga melawan Oman ini akan menjadi barometer
02:17semampu mana kita bisa bersaing di level Asia.
02:19Kalau kita bahas satu-satu pertama dari lini belakang.
02:22Kalau seandainya Jay Ijaz gak main, Kevin Dick kemungkinan akan diduetkan dengan Rizky Ridho.
02:26Nah, tapi ada yang menarik di sini ada Matthew Baker begitu yang kemarin sempat mencuri perhatian.
02:31Back muda dari timnas U19.
02:33Kalau dibaca nih strategi Hartman untuk yang satu ini seperti apa nih?
02:37Apalagi lawan Oman ya?
02:38Saya merasa Matthew ini baru seudah hanya diinjeksi dulu.
02:41Sehingga dia tahu dengan usia masih 17 tahun.
02:44Dia sehingga dengan penampilan luar biasa bersama tim U17.
02:47Tentu ini jadi berikan pengalaman dulu.
02:49Tapi di posisinya dia masih ada Justin Hübner di situ yang berpengalaman.
02:53Ada juga Donitri yang sudah mengalami cap timnas.
02:56Tentu bisa mungkin dipaksang mungkin nanti di pertengahan bebak kedua.
02:59Tapi kalau main sejak menit awal, tentu ini akan jadi risiko sendiri buat strategi pertahanan kita.
03:04Sehingga Kevin Dick dan juga Rizky Ridho akan langsung ditaruh di lini belakang.
03:08Sandalnya dengan 3 backs jajar, satu lagi saya rasa Justin Hübner akan ditaruh di sana.
03:12Justin Hübner ya?
03:13Oh, Justin Hübner, Kevin Dick dan juga Rizky Ridho.
03:16Oke, itu menarik.
03:17Kalau di lini tengah, Kevin Verdong kan dimainkan pertengahan.
03:21Tidak dimainkan dari awal informasi dari Hartman.
03:23Berarti strategi dari awalnya sendiri seperti apa untuk lini tengah?
03:25Kalau misalnya dengan Iverdong belum cukup, misalnya terutama masalah jet lag itu juga jadi kendala, kelelahan dia.
03:31Mungkin Donitri di kiri, di kanannya ada Sandy Wolf.
03:34Di tengah bisa antara Joy Polipesi dan juga di situ bisa ditempati pula oleh Ivar Jenner salah satunya.
03:40Jadi memang saya merasa kuartet ini yang saat ini ada di kita yang terkuat untuk melawan Oman.
03:45Oke, lalu ke lini serang.
03:46Lini serang ini kan kita masih punya andalan.
03:49Seperti oleh Romani, kemudian ada Beckham Putra.
03:52Beckham Putra ini sendiri posisinya akan seperti apa?
03:55Bahkan kalau kita lihat dari permainannya Beckham Putra ini kan bisa di lini tengah dan juga nanti bisa jadi penyerang.
04:01Saya melihat Beckham akan ditaruh di sisi penyerang sayap kiri.
04:05Seperti ketika melawan Kate Nevis, tusukannya ke tengah sangat penting buat kita.
04:09Perannya sebagai inside forward sangat penting untuk melakukan tusukan.
04:12Di tengah jelas tempatnya oleh Romani.
04:14Di sisi kanan kemungkinan besar ditempati oleh Ragnar Orhat Mangun.
04:17Jadi dua penyerang Ratnar dan juga Beckham dari sayap berharap juga akan mengisi pos di tengah.
04:23Nah dibantu juga Ivar lebih dekat ke kotak penalti.
04:26Karena Ole Romani selain berperan sebagai nomor sembilan dan tunggal.
04:30Tapi dia saya melihat dengan Hartman dia lebih suka melawan Orhat sebagai peran nomor sepuluh.
04:34Jadi bergerak di antar lini antara tengah ke depan.
04:37Jadi memang pelan Orhat kita lihat tidak akan menunggu asupan untuk jadi goal.
04:41Tapi dia juga akan memberikan peluang untuk rekan setimnya.
04:45Karena apa yang disampaikan oleh John Hartman ini sempat bilang kalau untuk lini serang semua pemain harus menjadi ancaman.
04:52Dan tidak terfokus pada pemain nomor sembilan saja.
04:55Ini yang nantinya akan diterapkan ya.
04:56Yap itu saya melihat seperti itu.
04:58Karena melihat sekarang komposisinya hanya ada Moro Zisra yang nomor sembilan murni.
05:02Ramadar Sananta di dua game sebelumnya yang selalu starter tidak dipanggil di FIFA Messi kali ini.
05:06Jadi tentu Hartman akan mencoba memulai sedikit susunan di lini depan.
05:10Karena perannya dia seperti, saya ingat itu pernyataan Hartman itu seperti Sinteyong beberapa tahun lalu.
05:15Bahwa semua pemain punya peran untuk mencetak goal.
05:17Tidak hanya pemain depan, tengah belakang pun punya peran mencetak goal.
05:20Oke, sekarang kita berbicara soal mental.
05:22Karena kan 38 tahun lebih kita tidak pernah mengalahkan Oman.
05:26Jadi menurut Anda, oke main di kandang sendiri satu dukungan yang luar biasa.
05:30Tapi dari mental timnas Indonesia sendiri Anda membacanya seperti apa nanti?
05:33Jelas sangat berbeda situasinya.
05:35Kita terakhir menang Februari 1987 di Kings Cup Thailand di Bangkok.
05:38Kala itu kita bermain, timnya sebenarnya bukan timnas Indonesia, namanya Liga Selection.
05:42Dilihat oleh Donor Windo, kita menang lewat brace dari Ricky Jacobi.
05:45Dan terakhir kita main di GBK melawan Oman pada 2010, kualifikasi Piala AC 2011.
05:51Dan kita kalah saat itu.
05:52Dan ini situasinya jelas sudah berbeda.
05:55Kita sekarang punya pemain-pemain yang bermain di top tim top Eropa, di Liga top Eropa.
05:59Oman pun juga sudah meningkat lebih tinggi.
06:02Bahkan kalau bisa dikatakan di Timur Tengah levelnya dia itu hanya kalah dari Jordan, Saudi, dan juga Qatar.
06:07Jadi memang sudah tim yang luar biasa juga Oman sekarang.
06:10Jadi memang kita akan disajikan pertandingan yang sangat menarik.
06:13Terutama dari sisi taktikal kedua pelatih yang sama-sama berpengalaman dan juga berkelas luar biasa.
06:18Jadi memang kita lihat, saya rasa untuk secara mental pemain kita tidak akan ada pengaruh.
06:23Apalagi kemarin Dix juga menyebut bahwa mereka punya motivasi tinggi untuk menang.
06:27Herpen bilang kita ingin menuliskan ulang sejarah Indonesia.
06:29Oke, ini jadi harapan kita bersama.
06:31Tapi kalau kita lihat ini kan Oman sendiri sekarang berada di peringkat 79 FIFA, kalau tidak salah.
06:35Nah, bisa dibaca seperti apa?
06:38Di mana titik lemah dari Oman sendiri yang bisa loh ini dieksploitasi oleh Timnas Indonesia?
06:43Terjelas kita melawan tim-timur tengah kemampuan utama kita adalah kecepatan kita.
06:48Terutama tusukan dari sayap.
06:49Sandainya misalkan Herman tidak mempedulikan kita harus menyerang, bermain lebih pragmatis.
06:54Serangan lewat fast break cepat atau serangan balik cepat.
06:56Tentu itu jadi utama buat kita.
06:59Kita punya Beckham yang cepat, kita punya Ragnar.
07:01Di sayap juga ada Kelvin Ferdong dan juga Donitri yang sangat cepat bergerakannya.
07:05Jadi ini salah satu celah yang harus kita manfaatkan.
07:08Terutama di lini tengah Oman tidak terlalu baik mereka.
07:11Apalagi dalam beberapa laga terakhir saya perhatikan Oman punya celah di antara pemain nomor 6.
07:16Jadi tentu ini yang harus dimaksimalkan kita.
07:19Terlepas itu keserangan dari si sayap tentu akan jadi Andalan Hetman untuk mencetak gol lebih dulu melawan Oman malam ini.
07:24Oke, strateginya lebih dulu mencetak gol.
07:26Kita lihat seperti apa nanti pertanding yang jelas.
07:28Kita sepakat ya, optimistis Indonesia akan menang melawan Oman.
07:31Harus optimis.
07:32Oke, terima kasih Bung Iksan atas ulasannya dan kita nantikan bersama seperti apa laga nanti malang dan doa kita bersama
07:37timnas Indonesia bisa menang.
07:39Terima kasih ya Bung Iksan.
07:40Terima kasih ya Bung Iksan.
Komentar