00:00Informasi di Sapa Indonesia malam, nilai tukar rupiah telah menembus 18 ribu per dolar Amerika Serikat sejak Kamis kemarin.
00:07Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menyatakan, pelemahan nilai tukar rupiah masih dalam perhitungan pemerintah.
00:14Purbaya mengatakan kurs rupiah yang telah melewati asumsi makro APBN 2026 tidak berdampak banyak terhadap anggaran negara,
00:22termasuk beban pembayaran kupon bunga utang dalam bentuk dolar AS.
00:26Dalam asumsi makro 2026, level rupiah berada di rentang 16.500 per dolar Amerika Serikat.
00:35Namun menurut Purbaya, asumsi ini berubah setelah Perang Timur Tengah yang kemudian memicu pada harga minyak dunia yang naik.
00:48Jadi dolar ke dolarnya sama, natural hedge, tidak ada beban tambahan ke kita.
00:56Kecuali saya beli dolar untuk bayar utang itu.
01:01Tapi kan tahun ini kita terbitkan juga government bond global yang income-nya dolar harusnya disesuaikan dengan pembayaran utang minimal
01:10dan tutupin kan.
01:11Pasti tertutup.
01:12Jadi dari sisi pembayaran bunga, pembayaran utang, faktor rupiah dampaknya amat minim.
01:19Subsidia NRG kan udah kita hitung.
01:23Pasti signifikan, tapi udah kita hitung di waktu hitung-hitungan yang sebelumnya tuh.
01:27Harga minyak asumsinya 100 delat per barrel.
01:31Waktu itu saya gak sebutkan juga sebetulnya.
01:34Asumsi perhitungan nilai tukarnya gak sama dengan APBN.
01:38Udah jauh di atas.
01:39Tapi tentunya gak saya sebutkan ke publik.
01:42Takutnya nanti orang bilang, Menteri Keuangan maunya rupiah melemah.
01:46Nanti saya disalahin lagi.
01:48Tapi gak jauh dari level yang sekarang.
01:50Jadi saya gak harus merubah simulasi APBN kita.
01:55Soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat,
01:59Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan,
02:02pemerintah melalui Kementerian Keuangan berkoordinasi secara intens
02:05dengan Bank Indonesia dan OJK untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
02:11Prasetyo Hadi juga menegaskan,
02:13inflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih terjaga,
02:16ini menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia kuat.
02:22Pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin
02:27bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita
02:32yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi,
02:36kemudian dari inflasi yang masih terjaga,
02:42insya Allah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat.
Komentar