00:00Kemarin BPIP mengundang Ibu Megawati untuk hadir dalam upacara Hari Pancasila tanggal 1 hari besok.
00:06Apakah ada pertunan kehadiran Ibu Megawati?
00:10Insya Allah beliau hadir.
00:13Insya Allah beliau hadir.
00:14Doakan aja ya.
00:16Beliau ada waktu, kesempatan untuk hadir.
00:19Tapi yang jelas, partai itu juga melakukan, melaksanakan upacara Hari Pancasila di sekolah partai.
00:28SatuFL tanggal 1 Juni ya.
00:32Jadi kita lihat video ya.
00:34Bapak, terkait Rumada, pilih ke Presi Opris ke depan, apakah dari PDIP sudah ada arahan, target, ataupun obrolan gitu?
00:40Karena kita tahu RU Fumil di BPF juga masih manep.
00:43Itu gimana Pak Rufosani?
00:45Maaf, Sufi?
00:46Antara, terkait Rumada, pilih ke Presi Opris ke depan, apakah dari PDIP sudah ada arahan, obrolan, atau?
00:53Ya, di PD Perjualan kita sudah membentuk tim yang akan melakukan evaluasi terhadap undang-undang pemilu dan persiapan-persiapan menuju
01:05pada pemilu tahun 2029.
01:08Tapi yang penting sekarang juga bahwa ya di DPR sedang menjadi pembicaraan soal undang-undang pemilu, karena itu ada pintu
01:22masuk untuk kita bicara soal persiapan menuju 2029.
01:26Dan ya, itu di komisi 2, tapi yang saya dengar kemarin katanya ini akan dialihkan ke pemerintah, jadi inisiatifnya adalah
01:34pemerintah.
01:36Ini seolah-olah mencana kunjungan Kak Jokowi ke beberapa daerah setelah kesehatannya pulih, tiga daerah pertama yang akan jadi target
01:44itu sumbar Lampung dan NJP.
01:47Dan melihat beberapa daerah itu mungkin ada yang jadi berhis PDIP juga pas di pemilu 22 kemarin, Pak.
01:52Melihatnya seperti apa ini bagian dari upaya untuk memulai lebih dimi gerakan politik di daerah ini?
02:01Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah, itu justru partai kita semakin solid.
02:09Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah.
02:19Jadi silakan saja, beliau keliling kemanapun, bebas ya.
02:25Tapi beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan untuk supaya masyarakat betul-betul yakin ya bahwa ijazahnya itu asli.
02:38Tunjukkan saja saya, paling enak gitu, nggak usah pakai drama-drama di pengadilan gitu loh ya.
02:46Kalau Anda tanya ijazah saya, saya tunjukkan pada Anda gitu ya.
02:51Jadi itu saja misalkan gitu ya.
02:53Padahal kali untuk menetralisip itu, bahwa beliau akan menunjukkan ijazah aslinya.
03:02Untuk mengakhiri polemik yang terjadi misalnya begitu ya.
03:08Jadi monggo.
03:09Apa lagi, dan kamarnya dia juga dalam waktu dekat akan diunggungkan sebagai ketua Dewan Pembina PSI?
03:15Kan tidak tahu lah kita dari dulu lah, waktu mendaftar ke Kementerian Pembina PSI kan jelas itu.
03:22Ya, tema pembinaannya, apa, inisialnya apa deh?
03:26Cih, ya itu udahlah itu drama-drama gitu kan ya.
03:29Udah jelas gitu loh.
03:31Rakyat ini sudah pandai, sudah cerdas untuk bisa melihat, udah tahu lah drama-drama seperti itu ya.
03:37Pajara mungkin sebetulnya soal dolar yang sudah punya di level 17.800, bahkan sampai 17.900 sekarang ini.
03:45Tapi istilahnya kayaknya Pak Presiden menganggap soal penanyaan dolar itu seperti tangkanda putih, tenang-tenang aja.
03:52Karena bahkan-bakan Presiden bilangnya rakyat desa nggak pakai dolar.
03:57Mungkin sedikit katakan Pak Jantung.
04:00Kalau rakyat desa nggak terdampak langsung ya, karena dia tidak menggunakan dolar, iyalah.
04:08Tapi harga-harga lihat ya, ngomong tinggi.
04:10Sekarang ini misalnya contoh ya, ini pengusaha tahu dan timpi itu menjerit loh.
04:17Karena harga kedelai itu naik ya.
04:20Kalau misalnya terus seperti ini bisa tutup itu.
04:23Jadi artinya harga dolar naik itu sangat berpengaruh kepada kenaikan harga kebutuhan pokok rakyat.
04:31Jadi secara diri langsung rakyat desa pasti terdampak.
04:35Anda terdampak, kita semuanya terdampak.
04:37Betul ya.
04:37Jadi ya biar Presiden bisa menjelaskan apa maknanya dolar naik, rakyat desa tidak terdampak.
04:51Oke ya.
Komentar