00:03Selama ini, kita selalu mengira kalau hubungan antara burung okspecker dan mamalia besar di Afrika adalah
00:09contoh klasik simbolisme-tolisme yang saling menguntungkan.
00:12Namun, di balik biasa bersih-bersihnya, mereka ternyata bisa berubah menjadi parasit.
00:17Yuk kita bahas.
00:18Halo Sobat Antifan Lines, kembali lagi bersama aku Jessica Nurfadilla.
00:21Burung okspecker adalah spesies burung kecil di wilayah Sub-Sahara Afrika yang terkenal dengan
00:26kebiasaannya memakan kutu di tubuh zebra, kerbau, hingga rusak.
00:30Nah, burung ini dikenal karena membantu inangnya terbebas dari ektoparasit yang bisa memicu penyakit.
00:36Mereka juga berperan sebagai penjaga khusus yang membunyikan alarm peringatan ketika ada predator atau manusia yang mendekati
00:43sehingga mamalia besar sangat menyambut kehadiran mereka.
00:47Okspecker seringkali sengaja mematuk dan merobek kulit inangnya untuk membuat luka baru maupun memperbesar luka lama yang sudah terbuka.
00:55Mereka menjaga luka tersebut tetap terbuka hanya demi bisa terus-menerus menghisap darah mamalia tersebut.
01:01Tidak cuman itu, studi juga menunjukkan bahwa kutu-kutu yang dimakan oleh okspecker sebenarnya juga menghisap darah mamalia.
01:07Artinya, burung ini mendapatkan nutrisi tanpa memberikan manfaat kesehatan nyata secara statistik.
01:12Selain darah, mereka juga memakan kotoran kelinga, ketombe, dan kulit kering.
01:16Burung ini diklasifikasikan sebagai mutualisme populatif.
01:20Fokultatif artinya, sebagian besar memang menguntungkan, tapi bisa berubah menjadi sangat merugikan dalam situasi tertentu.
01:27Nah, itu tadi pembahasan mengenai burung okspecker.
01:30Sampai jumpa di pembahasan mereka ini.
Komentar