00:03Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengumumkan hasil tes kemampuan akademik SD dan SMP.
00:10Pengumuman hasil TKA, SD dan SMP kali ini semestinya tidak berhenti sebagai angka statistik tahunan semata.
00:18Ia adalah cermin yang memperlihatkan kondisi nyata pendidikan di Indonesia.
00:23Kemampuan literasi dan numerasi siswa masih menjadi PR besar.
00:27Hai Sobat MTV Online, kembali lagi bersama saya, Misbahul Munir di program Beranda Nasional.
00:33Dalam sejarahnya, Indonesia sudah berkali-kali mengganti sistem evaluasi pendidikan.
00:39Mulai dari Aptanas, UAN, UN, hingga Aksesmen Nasional dan kini TKA.
00:46Namun satu persoalan tetap berulang.
00:49Kualitas pembelajaran yang belum merata dan budaya pendidikan yang terlalu sering terjebak pada orientasi nilai.
00:57Karena itu, TKA tidak boleh kembali mengulang kesalahan lama.
01:02Tes akademik penting sebagai alat ukur dan pemetaan, tetapi bukan tujuan akhir pendidikan.
01:10Ketika sekolah hanya sibuk mengukur skor, proses belajar kehilangan makna.
01:15Anak didik akhirnya dilantih menghafal jawaban, bukan membangun daya pikir.
01:20Hasil TKA yang telah diumumkan seharusnya dibaca sebagai alarm sekaligus bahan evaluasi bersama.
01:28Negara perlu memperkuat kualitas guru, memperbaiki metode belajar, dan memastikan akses pendidikan yang setara.
01:36Terutama di daerah yang minimum fasilitas maupun tenaga pengajarnya.
01:40Pendidikan tidak cukup diukur dari angka ujian semata.
01:44Ia juga tentang membangun karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis generasi muda.
01:51Jika TKA dimanfaatkan sebagai alat diagnosis untuk memperbaiki sistem, maka evaluasi ini akan berguna.
01:59Tetapi jika kembali berubah menjadi sekadar perlombaan angka, pendidikan Indonesia hanya akan berjalan di tempat dengan nama kebijakan yang berbeda.
02:10Saya Anies Lohul Munir, sampai jumpa di pembahasan topik menarik lainnya hanya di metrotvnews.com
Komentar