Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 37 menit yang lalu
Transkrip
00:00Penduduk saudaraku, saudaraku sekalian kalau kita percaya bahwa kekristenan itu luar biasa,
00:14jalan keselamatan dalam Yesus Kristus itu eksklusif,
00:22apa bedanya dengan orang-orang di luar Kristen?
00:31Seberapa berdampak kekristenan yang kita yakini luar biasa dan eksklusif tersebut, saudaraku?
00:43Jika kita melihat kenyataan, tidak banyak orang-orang Kristen yang memiliki keagungan perilaku yang menakjubkan saudaraku.
01:09Sebab faktanya kita menemukan banyak orang-orang Kristen yang hidupnya tidak berbeda dengan orang-orang non-Kristen.
01:22Banyak orang Kristen atau hampir semua orang Kristen juga tidak berbeda dengan orang-orang non-Kristen.
01:34Apalagi saudara-saudara kalau kita melihat kenyataan orang-orang Kristen yang kelakuannya lebih buruk dari orang-orang non-Kristen dan
01:47ada orang-orang non-Kristen yang kelakuannya jauh lebih baik.
01:56Kita jangan menutup mata terhadap realitas bahwa tidak sedikit orang-orang non-Kristen yang memiliki perilaku yang baik.
02:09Bahkan bisa dikatakan unggul.
02:15Coba saudara-saudara tanya kepada pengusaha-pengusaha.
02:23Tidak sedikit diantara mereka yang lebih mempercayakan usahanya kepada orang non-Kristen yang dibuktikan lebih jujur dari orang Kristen sendiri.
02:55Tidak jaminan memiliki keagungan moral saudara.
03:01Kita harus membuka mata terhadap orang-orang non-Kristen juga tokoh-tokoh agama non-Kristen yang memiliki keagungan sikap, attitude,
03:18manner.
03:19Dan saya sudah melihat itu.
03:21Sehingga timbul pertanyaan saudara-sikap mengenai hidup kekristenan saudara-sikap dalam banyak orang Kristen.
03:32Mengapa keselamatan yang dimiliki orang Kristen tidak atau kurang berdaya guna mengubah mereka secara signifikan?
03:45Ini pernah saya kemukakan dalam satu pertemuan juga di suara kebenaran.
03:52Dan hari ini saya mau melengkapi apa yang sudah saya kemukakan.
03:58Menyampaikan ini bukan bermaksud saya hendak menunjukkan bahwa saya lebih baik dari orang Kristen lain.
04:06Saya sendiri juga bertanya-tanya mengapa saya tidak menjadi lebih baik atau jauh lebih baik dari mereka yang bukan orang
04:17Kristen.
04:22Dan ini yang juga memberi saya motivasi untuk mencari, untuk berburu kebenaran saudara.
04:32Itu salah satu yang memicu saya untuk mencari kebenaran.
04:39Seperti yang saya kemukakan pada hari minggu, saya minta maaf saya tidak menyebut salah tahunnya.
04:47Bukan tahun 1999 atau 1998 ya.
04:56Tapi 2008.
04:592008 saya mengalami krisis, kekecewaan yang dalam.
05:07Mengapa Kristen seperti ini melihat orang lain juga melihat diri saya sendiri.
05:14Pasti ada kekristenan yang sejati.
05:18Pasti ada kekristenan yang benar.
05:21Dan hari-hari itu saudara saya mulai meletakkan tugas saya sebagai dosen.
05:27Saya ditawari untuk menjadi ketua atau memilih jadi ketua STT atau ketua yayasan.
05:34Saya masih ingat yang menanyakan saya, itu pimpinan dari sinode sendiri.
05:41Pimpinan dari sinode sendiri.
05:46Saya menjawab tidak dua-duanya om, dengan kecewa, dengan pahit.
05:53Dan saya tidak lagi mengajar di sekolah tinggi teologi.
05:57Dan saya mulai banyak berdiam diri, saudaraku.
06:03Saya belajar kembali bahasa asli Alkitab, ya saudaraku.
06:12Dan memang sejak itu saya mulai jadi broker cari uang.
06:17Dan ada geliat untuk mendapatkan uang.
06:23Dan saya bertekad untuk tidak mengambil uang dari kolektor.
06:29Nah waktu itu, saudara.
06:31Ya belum tentu langkah saya benar, tapi itulah yang saya lakukan.
06:36Dan hari-hari itu saya menemukan kebenaran mengenai korpus delikti yang mengubah hidup saya.
06:45Inilah kenyataan yang kita lihat dalam kehidupan banyak orang Kristen, pembicara Kristen, pengkotbah maksud saya, para pendeta, teolog, dan jemaat.
06:56Termasuk majelis dan aktivis.
06:59Ada yang hilang di dalam hidup kekristenan.
07:03Mengapa kekristenan membuat kita tidak menjadi istimewa yang mencolok?
07:11Sedangkan Tuhan Yesus sendiri di Matius 5.20 mengatakan bahwa hidup keagamaan kita atau kebenaran kita harus melebihi dari alitorat
07:26dan orang farisi.
07:27Kebenaran itu artinya perilaku.
07:31Sama dengan attitude atau manner.
07:35Yang di dalam bahasa aslinya itu dikayu sunen.
07:42Mengapa?
07:44Ini pertanyaan yang kita harus persoalkan, saudara.
07:48Ayo kita persoalkan bersama.
07:53Jangan sampai kita seperti tikus yang mati di lumbung padi.
08:02Karena kekayaan keselamatan dalam Yesus Kristus pasti luar biasa.
08:09Mengapa?
08:10Ya kita percaya bahwa Yesus adalah anak Allah yang diutus Allah semesta alam.
08:19Dia adalah firman.
08:22Dia yang menyampaikan firman kebenaran.
08:25Dan firman itu atau injil itu kuasa Allah yang menyelamatkan.
08:33Injil itu kuasa Allah yang menyelamatkan.
08:37Lagi pula kita orang-orang yang menerima roh kudus.
08:43Roh kudus dimetraikan di dalam diri kita.
08:47Yang Tuhan Yesus katakan dalam Injil Yohanes pasal 16.
08:51Bahwa kita ini orang yang dituntun roh kudus kepada seluruh kebenaran.
09:01Jadi yang diberikan itu powerful.
09:06Powerful.
09:08Luar biasa.
09:11Tetapi mengapa tidak berdampak nyata.
09:15Tidak membuat kita jadi manusia unggul.
09:19Yang cemerlang saudaraku.
09:23Ya karena ada yang salah.
09:25Tentu bukan di pihak Tuhan.
09:27Di pihak kita.
09:31Tidak sedikit orang Kristen yang tidak peduli terhadap fakta ini.
09:37Karena memang tidak tertarik dengan kehidupan kerohanian.
09:42Atau tidak tertarik dengan kehidupan spiritualitas.
09:49Hal-hal rohani, spiritualitas.
09:51Tidak tertarik.
09:55Sehingga mereka juga tidak mempersoalkan itu.
10:00Tetapi untuk membuat orang merasa orang Kristen ya.
10:05Yakin bahwa dirinya itu lebih baik dari orang lain.
10:08Karena eksklusifitas doktrin yang mengatakan bahwa tidak ada keselamatan di luar Kristus.
10:17Dan kalimat itu benar.
10:19Tidak salah.
10:20Tidak ada keselamatan di luar Kristus.
10:23Saya juga percaya.
10:25Bahwa Yesus itu satu-satunya juru selamat.
10:29Tetapi dia mati bukan hanya untuk orang Kristen.
10:33Dia mati untuk semua orang saudaraku.
10:36Sebab semua orang dilahirkan juga tidak pernah ingin.
10:40Tidak pernah mau dilahirkan.
10:43Tuhan bukan Tuhan yang kejam.
10:45Yang melahirkan orang di bumi lalu hanya untuk masuk neraka.
10:52Tuhan memberi kesempatan semua orang untuk bisa menikmati kehidupan yang Allah sediakan.
10:59Di dunia yang akan datang.
11:02Kalau di dunia hari ini kan sudah rusak saudaraku.
11:06Rusak sekali.
11:07Aduh hanya 70, 80, 100 tahun paling lama atau lebih sedikit.
11:14Penderitaan saudaraku.
11:16Coba kalau kita lihat orang-orang yang hidup di bawah garis kemiskinan.
11:20Aduh pedih sekali.
11:23Sudah pedih di bumi, sudah miskin di bumi, menderita di bumi, mati masuk neraka.
11:28Tidak mudah.
11:31Allah yang adil, Allah yang memberi kesempatan kepada mereka.
11:35Maka orang-orang yang tidak membahayakan sesamanya.
11:40Yang sama dengan mengasihi orang lain seperti diri sendiri.
11:45Itu orang-orang yang akan diselamatkan.
11:51Artinya boleh masuk dunia yang akan datang, tetapi hanya menjadi anggota masyarakat.
11:58Nah, kalau orang percaya harus lebih keunggulannya.
12:04Yang boleh masuk menjadi anggota masyarakat saja harus orang-orang unggul.
12:09Walaupun non-Kristen.
12:11Dan inilah yang membuat kita, saudaraku, tidak menjadi eksklusif.
12:19Tetapi insklusif yang bertanggung jawab.
12:23Ini yang membuat kita bisa memeluk semua keyakinan.
12:27Tanpa bermaksud mau mengajarkan universalisme.
12:32Bukan mengikuti sinkritisme.
12:36Bukan.
12:36Sinkritisme artinya mencampur adukkan semua agama.
12:40Universalisme artinya mempercayai semua orang akhirnya masuk surga.
12:45Tidak.
12:47Ingat kalimat hukum yang sama dengan itu.
12:51Kasihlah sesama manusia seperti diri sendiri.
12:57Mereka orang-orang yang memiliki keunggulan-keunggulan kasih terhadap sesamanya.
13:03Tentu juga tidak banyak sih.
13:05Tapi di sepanjang sejarah hidup itu selalu ada seperti itu, saudaraku.
13:13Ya, selalu ada seperti itu.
13:16Saya mention peristiwa G30 SPKI di mana ada satu desa, ada satu kampung di mana penduduknya rata-rata Tiongwa yang
13:27ada genocide ya, saudara.
13:30Itu saksi matanya juga masih ada dan cerita tentang peristiwa itu.
13:37Karena mereka semua dituduh PKI, itu orang tua, anak kecil dibunuh.
13:44Tetapi ada orang-orang Jawa, ya saudara, yang berani mempertaruhkan nyawa.
13:51Menyelamatkan warga Tiongwa ini, saudara.
13:55Menyembunyikan dan melindungi mereka.
13:58Apakah orang-orang baik seperti ini masuk neraka?
14:02Dan banyak orang-orang baik di seluruh belan dunia ini, saudara.
14:08Nah, apa artinya saya mengatakan ini?
14:11Nah, eksklusifnya orang Kristen itu bukan hanya meyakini Yesus satu-satunya curu selamat.
14:20Di luar Kristen tidak ada keselamatan.
14:22Tetapi bahwa orang yang mengenal Yesus Kristus yang dipilih sebagai umat pilihan harus istimewa.
14:33Eksklusif dalam perbuatan perilaku atau kualitas spiritualitasnya.
14:40Itu maksudnya.
14:42Makanya, perhatikan orang-orang yang percaya bahwa Yesus mati hanya untuk sebagian orang.
14:48Ia tidak menemukan eksklusifitas perilaku yang harus ditumbuhkan, dikembangkan.
14:56Tetapi yang mereka biasa yakini eksklusifitas dalam doktrin dan keyakinan.
15:02Ya, Yesus mati untuk dosa dunia.
15:10Ini, bukan untuk sebagian orang.
15:13Jadi, orang yang tidak mendengar Injil atau memang hidup di luar berita Injil atau sebelum Injil ada.
15:21Itu dihakimi menurut perbuatan.
15:24Yang hukum yang sama dengan itu.
15:27Nah, itu hukum untuk mereka yang tidak mengenal Allah.
15:29Tapi yang mengenal Allah, kasihilah dengan segenapati jiwa akal budi kekuatan.
15:35Nah, ini ada kelompok yang menjadi anggota masyarakat, saudaraku.
15:45Memang bukan umat pilihan.
15:48Untuk menjadi umat pilihan itu ditentukan oleh Allah.
15:52Tapi yang ditentukan oleh Allah, itu bukan berarti pasti masuk surga.
16:00Kalau dia hanya baik, ya tentu menjadi anggota masyarakat.
16:04Tetapi kalau dia menjadi serupa dengan Yesus, itu menjadi keluarga kerajaan atau dimuliakan.
16:17Dimuliakan bersama Tuhan Yesus.
16:28Ini, saudaraku.
16:33Jadi jangan hanya keyakinan secara eksklusif Yesus, maksud saya, tidak ada keselamatan di luar Kristen.
16:45Nanti dulu.
16:47Di luar Kristen itu bisa selamat tapi menjadi anggota masyarakat.
16:51Tapi tidak ada keselamatan di luar Kristus.
16:54Karena Yesus mati untuk semua orang.
16:56Jadi eksklusif kita itu bukan karena kita yakin Yesus ini mati hanya untuk sebagian orang.
17:05Eksklusif kita adalah kita umat pilihan yang mengenal Yesus, mendengar Injil,
17:14menerima metrero kudus,
17:17di mana kita bisa menjadi sempurna seperti Bapak atau serupa dengan Yesus.
17:23Jadi ketika orang berkata Yesus mati hanya untuk sebagian orang,
17:29itu eksklusifitas manner perilaku perbuatan saudaraku menjadi kabur saudara.
17:39Yang ada nanti arogansi doktrin.
17:43Tidak ada keselamatan di luar Kristus.
17:47Berarti orang di luar Kristen semua masuk neraka.
17:50Ini yang salah.
17:53Orang-orang seperti ini tidak mungkin bisa memiliki toleransi secara proporsional.
18:01Jangan gitu dong ya saudara.
18:04Banyak orang-orang non-Kristen yang baik dan bersahabat dengan orang Kristen.
18:10Dan Tuhan berkata yang memberi air segelas secangkir tidak hilang kok upahnya.
18:19Siapa?
18:20Ya mereka.
18:22Yang tidak melawan kamu di pihak kamu.
18:25Itu kan bukan bicara soal orang Kristen yang di pihak kita.
18:29Orang Kristen pasti di pihak kita lah.
18:32Orang di luar Kristen tapi di pihak kita tidak mendatangkan kesulitan.
18:38Tidak membuat persekusi.
18:40Tapi kalau membuat persekusi itu pasti anti-Kris saudaraku.
18:46Banyak tokoh-tokoh
18:49Tokoh-tokoh politik di Indonesia dan juga tokoh-tokoh agama di negeri ini
18:54yang memiliki nasionalisme yang tinggi mengayomi semua masyarakat dari semua kolongan dan agama.
19:02Jangan saudara gampang berkata mereka masuk neraka.
19:05Belum tentu.
19:06Justru orang-orang Kristen yang mengenal Yesus tapi kelakuannya brengsek, kejam, terhadap pembantu juga kejam.
19:17Gaji ditahan-tahan, sewenang-wenang seperti suatu hari ada pembantu lari dari rumah majikannya yang adalah seorang pendeta.
19:30Kalau tidak salah dia dipukuli, dia lari lewat tembok.
19:35Kelihatan bekas luka-lukanya.
19:39Kok bisa masuk surga orang begitu?
19:42Tidak mungkin lah ya saudaraku.
19:46Nangkep enggak ya?
19:52Jadi kita harus lihat fakta kehidupan saudaraku.
19:56Nah ini yang membuat orang mulai tidak suka mendengar khutbah saya karena mereka maunya yang masuk surga itu orang Kristen.
20:05Surga itu apa?
20:07Masyarakat, kehidupan.
20:09Loh jelaskan ada yang memerintah, ada yang diperintah.
20:13Ada yang menerima janji-janji bersama-sama dengan Yesus, dimuliakan bersama-sama dengan Yesus, memerintah bersama-sama dengan Yesus, diberi
20:24hak-hak di dalam kerajaan surga.
20:26Jelas, ini bukan kelompok masyarakat.
20:33Jadi kalau ada angka 144 ribu orang pilihan, saya tidak bicara angka secara exact ya, tapi saya mau menunjukkan orang
20:44-orang istimewa.
20:47Makanya ada orang-orang yang harus sempurna, must be perfect.
20:52Yang hidup keagamaannya melebihi ahli Torah dan orang-orang farisi.
20:58Kita harus kembali kepada ajaran yang benar, bukan pandangan atau asumsi manusia saudara.
21:05Yesus mati untuk semua orang, karena satu orang Adam, semua manusia hidup di bayang-bayang maut.
21:15Sekarang adil oleh satu Yesus, semua orang diberi pengharapan untuk boleh hidup kembali.
21:24Fair, adil.
21:27Dari manusia pertama Adam, saya manusia terakhir nanti.
21:32Dari Adam sampai Amen.
21:35Semua punya kesempatan.
21:38Punya kesempatan bukan berarti otomatis semua masuk surga, yaitu universalisme.
21:44Dihakimi.
21:46Nah kalau Yesus tidak mati di kayu salib, tidak ada penghakiman.
21:49Tidak ada penghakiman.
21:51Semua orang meluncur masuk neraka.
21:54Sudah, ada hitungan lagi.
21:58Makanya kalau orang tanya, Pak, di perjanjian lama orang bisa masuk surga?
22:03Tidak bisa.
22:04Dasarnya apa, Pak?
22:06Dasarnya apa, Pak?
22:08Nah ada teolog mengatakan itu prerogatif Allah.
22:12Nah itu kan kurang tepat.
22:14Yesus juga mati untuk mereka.
22:17Jadi sebelum Tuhan Yesus datang, Yesus sudah menjamin darahnya untuk semua manusia.
22:23Maka, di perjanjian lama selalu ada penumpahan darah.
22:28Ini sebagai profesi, profetik.
22:33Voucher, saudaraku voucher.
22:36Sekaligus simbol lambang, nubuatan.
22:40Profetik.
22:41Dari korban yang sesungguhnya.
22:44Yaitu darah Yesus.
22:45Darah domba itu hanya vouchernya saja.
22:47Nanti vouchernya ditukar.
22:49Makanya ketika Yesus menumpahkan darah, sudah jatuh ke bumi, maka orang-orang saleh dibangkitkan.
23:01Itu baru prerogatif Allah yang benar-benar saleh.
23:05Diangkat.
23:06Itu kebangkitan pertama.
23:09Apa Anda ngerti?
23:11Jelas kan?
23:13Kebangkitan pertama oleh satu orang Adam, semua manusia hidup di bawah bayang-bayang maut.
23:19Sekarang oleh satu orang Yesus, semua memiliki kesempatan, pengharapan.
23:26Tetapi yang di luar umat pilihan hanya masyarakat.
23:30Itu pun kalau tidak membahayakan bagi sesamanya atau yang mengasih sama seperti diri sendiri.
23:40Nah kalau saudara ketemu dengan orang non-Kristen, saudara memancarkan kemuliaan keagungan anak Allah.
23:49Kalau harus memberi pertanggungan jawab, imanmu ceritakan.
23:53Kalau tidak, tidak usah maksa orang masuk Kristen.
23:58Kita tahu bahwa ada orang-orang yang memang menjadi umat pilihan kok dipilih.
24:04Seperti Efesos 1, ayat 4, dan 5.
24:07Sebelum dunia dijadikan memang Allah sudah merancang adanya orang-orang ini.
24:14Dulu sudah sebelum dunia dijadikan.
24:19Untuk seru, untuk menjadi anak-anak Allah.
24:22Jadi yang dipilih itu kelompok orang-orang tertentu, yang ditetapkan itu standarnya menjadi anak-anak Allah yang kudus dan tidak
24:35bercelah.
24:36Seperti Roma pasal 8, ayat 28-29.
24:40Dimulai dengan Allah bekerja dalam segala hal, mendatangkan kebaikan.
24:43Bukan untuk semua orang, bagi yang mengasih.
24:47Sebab orang-orang ini dipanggil.
24:53Yang dipanggil ini dipilih, bukan sembarangan.
24:56Dan yang dipilih ini ditetapkan untuk serupa dengan gambaran anaknya.
25:01Yang ditetapkan itu standarnya, bukan manusianya.
25:05Nah, kalau manusianya Allah jadi jahat atau amivalen.
25:09Allah bisa jahat, bisa baik.
25:11Baik untuk orang yang dipilih, dan tidak baik atau jahat untuk orang yang tidak dipilih.
25:16Itu ajaran yang tidak tepat.
25:18Yang tepat adalah bahwa Allah memilih orang-orang untuk mendengar Injil.
25:25Dan orang-orang ini harus memberikan respon.
25:28Maka yang mengasihi digarap oleh Allah.
25:32Itu maksudnya ya, saudaraku.
25:36Jadi eksklusif.
25:38Eksklusifitas kekristenan bukan pada doktrin.
25:43Tetapi pada implementasinya.
25:49Yesus, maksud saya, tidak ada keselamatan di luar Kristus.
25:53Itu eksklusif.
25:54Eksklusif untuk semua orang.
25:57Bukan hanya untuk orang Kristen.
26:00Nah, eksklusif yang sebenarnya umat pilihan yang menerima roh kudus,
26:07mendengar Injil, dan merespon keselamatan dengan respon yang baik.
26:12Sehingga menjadi serupa dengan Yesus atau sempurna seperti Bapak.
26:18Baru eksklusif.
26:20Dan hidup seseorang harus menjadi kesaksian.
26:23Maka itu yang dikatakan menjadi saksi.
26:27Menjadi saksi artinya membuktikan
26:30bahwa Allah pernah mengutus putranya menjadi juru selamat.
26:37Nah, kalau sudah kita ketemu orang non-Kristen,
26:39tadi saya bicara dia tidak menjadi Kristen, ya sudah.
26:42Tapi jangan jahat, apalagi jangan kamu mencoba meludahi Tuhan Yesus.
26:47Karena dia akan jadi raja.
26:49Lihat segala raja.
26:50Kalau dia baik terhadap orang Kristen,
26:52yang tidak melawan kamu di pihak kamu.
26:55Suatu hari ketika ia meninggal dunia,
26:58dunia berakhir, Yesus menjadi raja.
27:01Mereka berkata, syukur, untung saya tidak menyakiti orang-orang Kristen ini.
27:06Dan Yesus berkata, oke kamu boleh.
27:09Ketika aku lapar, kau berikan aku makan.
27:12Ketika aku haus, kau berikan aku minum.
27:14Bisa saja itu orang Kristen itu yang lapar, yang miskin,
27:19yang menerita dalam penjara.
27:21Ada orang-orang baik yang menolong orang-orang Kristen.
27:25Atau menolong sesamanya.
27:27Nah, itu dia.
27:29Nah, itu.
27:30Ngerti tidak ya?
27:32Makanya kita itu jangan arogan.
27:35Tidak ada keselamatan di luar Kristen.
27:37Pus, pus, benar itu.
27:40Tapi jangan arogan kalau kelakuanmu brengsek.
27:44Apa artinya?
27:45Apa artinya?
27:48Berita keselamatan itu.
27:50Tapi kalau kelakuanmu baik,
27:53orang non-Kristen yang tidak terpilih sebagai umat pilihan pun,
27:58tidak menyakiti orang Kristen.
28:00Kamu menyelamatkan dia.
28:02Walaupun hanya menjadi anggota masyarakat.
28:05Tetapi kalau kita di gereja,
28:08kita mengarahkan orang dimuliakan bersama dengan Tuhan Yesus.
28:14Itu luar biasa kan?
28:16Ngerti tidak ya?
28:19Ini benar banget.
28:24Kalau hanya keyakinan bahwa Yesus saat-suatunya juru selamat,
28:28itu iman Kristen yang masih sia-sia.
28:31Tidak berkuasa.
28:34Percaya itu berarti menyerahkan diri kepada obyek yang dipercayai.
28:39Karena kenal.
28:41Nah orang di luar Kristen tidak kenal.
28:44Yaudah Yesus juru selamat terserah situ katanya.
28:47Tapi saya tidak percaya karena saya punya agama.
28:50Yaudah.
28:51Tuhan bukan Tuhan yang haus.
28:53Pengikut tau.
28:55Bukan umat pilihan.
28:56Itu kan prerogatif Allah memilih.
28:59Dulu waktu saya muda saya kan diajari menginjil pakai empat hukum rohani buku kecil itu.
29:06Saya berjalan di sepanjang jalan latuh hari-hari di Kalimalang itu dulu tempat preman-preman pelacur-pelacur.
29:16Terus LB, LT, BG ya L.
29:21L, LGBT ya aduh LGBT.
29:25Itu disitu.
29:26Orang saya pernah ada saat Pol PP.
29:31Kan lu ada garukan ya sayangnya.
29:32Garukan itu nangkepi.
29:34Itu nangkepin.
29:35Para orang bilang bencong-bencong itu.
29:38Saya kok lari mau bencong-bencong.
29:40Saya cuma takut ketangkep saya dibawa.
29:43Loh itu benar lari.
29:45Wah mereka angkat roknya itu ya.
29:47Itu kan ada rel kereta api itu.
29:49Wah langkahnya toga banget.
29:51Wah saya itu menginjil.
29:53Cara menginjilnya begini.
29:55Saya lihat kanan kiri.
29:56Kalau ada sendirian atau dua orang.
29:58Saya bilang.
29:59Maaf selamat malam.
30:00Biasanya malam saya.
30:02Apakah anda pernah kenal nama Yesus?
30:05Oh kenal.
30:06Itu orang Kristen.
30:07Iya.
30:08Saya ngomong.
30:09Wah dulu itu umur saya itu masih remaja loh.
30:12Saya masih 16-17 tahun loh.
30:15Benar.
30:16Di daerah Latuharari itu ada Jalan Blora.
30:20Jalan Blora itu dulu terkenal dengan sop kambing.
30:24Jadi kalau orang makan sop kambing tidak habis kan dibuang tuh.
30:28Itu dikumpulkan lalu orang-orang yang gak mampu itu suka makan itu.
30:32Jadi baunya amis-amis tuh.
30:34Jadi saya memberitakan Injil.
30:37Nah waktu itu saya anggota gereja GPI-P Paulus dalam Imam Bonjur.
30:41Jadi hari Minggu saya membawa orang-orang ini yang mau percaya Yesus tuh ke mereka.
30:47Saya kasih baju satu-satu.
30:48Dan pernah saya masih ingat dibawa kolong jembatan Latuharari waktu itu.
30:53Wah masih kumuh itu daerah ya.
30:55Sekarang kan jadi bagus kereta api.
30:58Saya kasih baju, baju lalu.
31:00Wah ini kesempitan.
31:02Saya buka baju dibawa kolong jembatan.
31:04Coba yang ini cukup gak?
31:06Itu saya umur 16-17 tahun Pak.
31:10Tuhan saksinya.
31:13Makanya saudara saya pernah bilang begini.
31:16Kamu itu kok habis terus bajunya?
31:19Tapi saya gak cerita.
31:20Karena keluarga saya sebagian bukan orang Kristen.
31:23Gak ngerti.
31:25Nah, saya memberitakan Injil cara begitu.
31:29Kenal Yesus gak?
31:32Gak salah.
31:34Tetapi sebenarnya yang menjadi saksi itu kelakuan kita.
31:39Bukan perkataan kita.
31:41Makanya percuma kita debat.
31:44Gak mungkin ketemu lah.
31:45Beda perspektifnya kok.
31:47Orang lain punya kitab suci dengan sudut pandang iman tertentu.
31:52Kita punya sudut iman yang lain.
31:53Ya sudah.
31:55Nah, orang-orang ada yang saya Injili berkata.
31:58Oh, saya percaya.
31:59Oh, percaya.
32:00Yesus juru selamat.
32:02Oh, iya saya percaya.
32:03Yesus juru selamat.
32:04Tapi saya sudah punya agama.
32:07Itu sudah berkali-kali saya ketemu begitu.
32:11Waduh, saudara.
32:13Tukang toge goreng di pinggir jalan pun juga saya Injili.
32:17Pak, percaya Tuhan Yesus.
32:19Oh, Yesus Kristus.
32:20Dia gak bisa bilang Yesus Kristus.
32:22Yesus Kristus.
32:23Yesus Kristus.
32:24Ya, tapi Bapak harus percaya.
32:25Saya percaya saja, Pak.
32:28Sambil bikin toge goreng.
32:31Bagaimana mengkristankan orang ini?
32:33Rupanya itu cara-cara yang menurut saya belum tepat.
32:38Bisa kita memberitahukan hal itu.
32:41Bisa, bukan tidak bisa.
32:43Bisa.
32:44Tetapi, saudaraku sekalian.
32:48Yang saya maksudkan adalah
32:54Kita harus menjadi kesaksian.
32:57Tetangga kanan-kiri, kita jadi penolong mereka.
33:02Mereka bilang baik.
33:04Ini tidak berlebih-lebih ya.
33:08Driver saya baru cerita tadi, baru cerita.
33:12Disebut nama orang, Pak.
33:14Bapak ini yang dulu anaknya pernah Bapak bantu untuk sekolah di es.
33:18Sekolah menengah kejuruan.
33:20Lalu kebakaran lagi.
33:22Lalu saya bantu juga.
33:23Dia bilang, saya tidak akan lupa seumur hidup kepada Pak Pendeta itu.
33:28Wah, bagus.
33:29Dia tidak mungkin bakar gereja.
33:32Dia tidak mungkin bakar gereja.
33:34Satu kali ada orang Kristen kesulitan, dia bantu.
33:37Aku pernah ditolong oleh pendeta.
33:38Makanya kalau kita baik kepada orang di sekitar kita.
33:42Itu semua punya dampak.
33:44Kita bisa menyelamatkan mereka untuk menjadi anggota masyarakat.
33:47Jangan sampai kita jadi orang Kristen jahat, pelit.
33:52Waduh, sampai akhirnya berkata, itu sialan orang Kristen itu.
33:57Loh, bisa maki-maki Tuhan Yesus juga.
33:59Jangan sampai, saudara.
34:02Eksklusif kita bukan pada pernyataan keselamatan hanya dalam Kristus.
34:07Memang ini eksklusif untuk semua orang.
34:12Eksklusif kita adalah umat pilihan yang menerima roh kudus, yang mengerti Injil.
34:18Tetapi harus merespon pengharapan Allah.
34:21Supaya perilaku kita agung lebih dari ahli Taurat dan orang Farisi.
34:27Atau lebih dari tokoh-tokoh agama lain.
34:31Nah, ini eksklusifnya, saudaraku ya.
34:35Oke.
34:37Nangkep gak ya?
34:38Oke, makin jelas ya.
34:40Warna kita itu makin jelas.
34:42Saya dulu terus terang, bicara begini kurang berani.
34:46Saya bisa diomeli banyak orang.
34:48Wah, Pak Eras itu mengatakan ada keselamatan di luar Kristus.
34:52Enggak, ada-ada.
34:54Di luar Kristen ada.
34:55Tapi menjadi anggota masyarakat.
34:57Kalau kita harus eksklusif dalam persekutuan dengan Allah.
35:02Untuk menjadi orang.
35:05Orang saleh yang dimuliakan bersama Yesus.
35:08Maka, menjadi Kristen yang eksklusif itu gak mudah.
35:13Berkelakuan baik dulu.
35:14Ini kelas orang Yahudi.
35:18Memiliki kesediaan melakukan hukum.
35:21Bukan demi hukum itu.
35:22Tapi demi Allah yang memberi hukum.
35:24Iman Abraham.
35:25Bersedia melakukan apapun yang Allah kehendaki.
35:29Dalam hal ini masih ditaraf hukum.
35:31Lalu masuk dalam hidup kekristenan.
35:34Ini.
35:35Yang ini yang saya menyanyikan ini.
35:37Hidup Kristennya begini.
35:39Punya pikiran, perasaan.
35:41Seperti Allah.
35:42Tapi harus baik dulu secara hukum.
35:45Bersedia melakukan apa yang Allah kehendaki baru ini.
35:47Ku minta kepadamu, ya Bapak.
35:55Menjadi sempurna sepertimu.
36:04Sesuai rancanganmu semula.
36:10Segambar dan serupa denganmu.
36:17Hanya ini tujuan hidupku.
36:24Di matamu kudus tak bercelah.
36:32Bapak tolong bentuklah diriku.
36:41Jadi anak kesukaanmu.
36:50Pikiran dan perasaanku.
36:57Sesuai pikiran, perasaanku.
37:07Semua keinginanku.
37:12Seturut dengan kehendakmu, Bapak.
37:21Hidupannya tu mengabdi.
37:29Kepadamu mahasuci.
37:37Sekarang dan selamanya.
37:43Di rumah bapak pikiran.
37:51Pikiran dan perasaanku.
37:58Sesuai pikiran, perasaanku.
38:08Semua keinginanku.
38:13Seturut dengan kehendakmu, Bapak.
38:19Hidupannya tu berbakti.
38:22Hidupannya tu berbakti.
38:31Kepadamu mahasuci.
38:35Kepadamu mahasuci.
38:38Sekarang dan selamanya.
38:44Di rumah bapak.
38:48Hidupannya tu berbakti.
38:53Hidupannya tu berbakti.
38:57Hidupannya tu berbakti.
39:01Kepadamu mahasuci.
39:09Sekarang dan selamanya.
39:15Di rumah bapak.
39:24Pada akhirnya setelah 40 tahun lebih saya melayani ladang Tuhan.
39:31Dari seorang pengerja wakil gembala menjadi gembala.
39:35Gembala gereja kecil sekarang dianggap punya gereja besar.
39:38Dari pendeta menjadi pengurus wilayah, pengurus daerah.
39:45Pernah bagian dari sinode.
39:50Menjadi ketua STT.
39:53Lalu ketua dari beberapa ketua dari organisasi Kristen lain.
40:01Akhirnya sampai titik.
40:03Aku hanya mau berkenan.
40:06Kesibukanku yang begitu banyak.
40:09Sering tanpa sadar membutakan mataku untuk mengenal diriku dengan benar.
40:16Jabatan yang ku miliki, gelar yang ada di pundakku membuat aku lupa mendengar suara Tuhan.
40:24Akhirnya aku memilih bagaimana hidup untuk berkenan kepada Tuhan saja.
40:36Benar saudaraku.
40:39Eksklusif kita bukan pada doktrin bahwa tidak ada keselamatan di luar Kristus.
40:49Karena memang Kristus itu mati untuk semua orang.
40:53Tidak ada jalan keselamatan di luar Kristus.
40:57Tetapi ada orang-orang yang menjadi anggota masyarakat.
41:02Jika mereka melakukan perbuatan baik kepada sesamanya.
41:07Kalau kita, ketika Yesus berkata,
41:12I am the way, the truth, and the life.
41:15No one comes to the Father except by me.
41:18Kita orang-orang yang sampai kepada Bapak.
41:23Ini kalau sampai kepada Bapak itu eksklusif di situ.
41:29Engkau tinggal dalam aku, aku tinggal di dalam engkau.
41:33Engkau dalam aku, engkau dalam aku, aku dalam engkau Bapak.
41:36Dan mereka di dalam kita, itu eksklusif.
41:41Eksklusifnya di situ.
41:44Makanya kepada orang-orang yang mau memiliki eksklusifitas hidup dalam iman.
41:51You must be perfect as just your father.
41:55Kamu harus sempurna seperti Bapak.
41:58Kuduslah kamu sebab aku kudus.
42:02Nah, respon inilah yang harus kita lakukan.
42:06Ada orang berkata, jangan sombong.
42:09Kita ini bisa layak karena dilayakkan.
42:12Oh, amin.
42:13Yesus ini yang melayakkan kita menjadi anak-anak Bapak secara de jure.
42:20Secara de facto belum.
42:21Maka kita harus berjuang.
42:26Makanya kalau orang-orang percaya yang benar itu sudah tidak boleh punya keinginan apa-apa.
42:32Orang-orang Kristen yang benar, yang memang diproyeksikan untuk menjadi anak-anak Allah yang akan mewarisi kerajaan surga.
42:44Ini orang-orang yang memang hidupnya hanya untuk diproses menjadi sempurna seperti Yesus.
42:53Tidak boleh punya keinginan apapun kecuali hanya menyenangkan hati Allah.
42:58Mana dulu kita mau percaya begitu?
43:02Mana mau kita lakukan?
43:04Nah, kita manusia bolehlah punya hobi.
43:07Punya keinginan dan kesenangan yang lain.
43:09Padahal jelas Alkitab berkata baik kau makan atau minum.
43:13Atau melakukan sesuatu yang lain.
43:15Lakukan semua untuk kemuliaan Allah.
43:17Termasuk saya menjadi pendeta juga masih kotor.
43:20Ya, distrak oleh banyak atau beberapa keinginan kesenangan dan tidak mematikan total daging kita.
43:28Nah, sekarang kita sudah mengerti ini.
43:32Apalagi setelah saya diasingkan 15 hari.
43:36Udah, selesai.
43:38Engkau gairah hidupku.
43:41Satu-satunya ya Bapak.
43:46Hanya engkau lah kehidupanku.
43:51Ayo saudaraku nyanyikan.
43:54Tak ada kebahagiaan apapun selain dirimu.
44:01Hanya engkau lah bahagiaku.
44:08Ku hidupannya bagimu.
44:12Untuk kesukaan Bapak.
44:16Dalam segala hal.
44:19Segala perkara.
44:25Itu kebahagiaan.
44:28Yang benar dan sesungguhnya.
44:32Membahagiaan hatimu Bapak.
44:37Engkau gairah.
44:39Engkau gairah hidupku.
44:43Satu-satunya ya Bapak.
44:47Hanya engkau lah kehidupanku.
44:53Tak ada kebahagiaan apapun selain dirimu.
45:03Hanya engkau lah bahagiaku.
45:11Kuhidupannya bagimu.
45:14untuk kesukaan Bapak.
45:18Untuk kesukaan Bapak.
45:18Dalam segala hal.
45:20segala perkara.
45:27Itu kebahagiaan.
45:30yang benar dan sesungguhnya.
45:35Membahagiakan.
45:36hatimu Bapak.
45:39Kau yang ciptakan aku.
45:42Kau yang ciptakan aku.
45:46Kau yang membuatku ada.
45:50Saatku dalam dosa.
45:53Selamatkan jiwaku.
45:56Ku hutang kehidupanku.
46:01Ku hutang kehidupanku.
46:03Ku hutang kebaikan.
46:06Kepadamu Bapak di surga.
46:10Kau yang ciptakan aku.
46:12Kau yang ciptakan aku.
46:17Kau yang membuatku ada.
46:20Saatku dalam dosa.
46:24Selamatkan jiwaku.
46:28Ku hutang kehidupanku.
46:32Ku hutang kebaikan.
46:36Kepadamu Bapak di surga.
46:41Mestinya.
46:42Mestinya tak lagi ku ingin.
46:48Apapun cukup.
46:50Segenap diriku.
46:53Telah kau miliki.
46:57Lord.
46:58Ku perhatikan petuncuku.
47:03Ku nantikan suaramu.
47:06Keinginan Bapak.
47:08Segalanya bagiku.
47:11Kau yang ciptakan aku Bapak.
47:14Kau yang ciptakan aku.
47:18Kau yang membuatku ada.
47:22Saatku dalam dosa.
47:26Selamatkan jiwaku.
47:30Ku hutang kehidupanku.
47:33Ku hutang kebaikan.
47:38Kepadamu.
47:40Bapak di surga.
47:42Mestinya.
47:44Mestinya.
47:46Mestinya tak lagi.
47:47Ku ingini.
47:50Apapun juga.
47:52Segenap diriku.
47:55Telah kau miliki.
47:59Ku perhatikan.
48:02Ku perhatikan petuncuku.
48:04Ku nantikan suaramu.
48:08Keinginan Bapak.
48:10Segalanya bagiku.
48:13Mestinya.
48:15Mestinya.
48:17Mestinya tak lagi.
48:18Ku ingini.
48:21Apapun juga.
48:23Segenap diriku.
48:25Segenap diriku.
48:26Telah kau miliki.
48:30Ku perhatikan petuncuku.
48:35Ku nantikan suaramu.
48:39Keinginan Bapak.
48:41Segalanya.
48:43Bagiku.
48:44Biar musik pengalur.
48:48Saya mempunyai persiapan khutbah ini panjang.
48:51Sudara.
48:51Belum selesai.
48:54Saya akan melanjutkan selasa depan.
49:03Saya tulus mengajak sudara bertobat.
49:06Saya bukan orang baik.
49:07Mungkin.
49:09Bukan tidak mungkin.
49:11Karakter dasar saya lebih buruk dari sebagian sudara.
49:15Lebih jahat.
49:17Tetapi saya tahu.
49:19Kapan saya salah.
49:20Kapan saya berhenti berbuat dosa.
49:22Kapan saya harus bertobat.
49:24Dan sekarang saya mau mengikut Yesus.
49:28Rela kehilangan apapun.
49:30Bukan mau promosi diri.
49:32Saya hebat lebih suci dari orang lain.
49:34Saya bertobat dan sedang bertobat.
49:37Dan selalu mau bertobat.
49:40Kita mau berprestasi di kekekalan.
49:43Menjadi anak kesukaan Bapak.
49:46Dan ini tidak akan kita sesali.
49:48Ayo kita melangkah.
49:50Tidak akan mengganggu aktivitas rumah tangga, keluarga, bisnis,
49:54studi, kerja sudara.
49:56Tidak akan mengganggu.
49:57Ayo kita mengarahkan diri ke sana.
50:00Saya mengajak sudara doa pagi setiap jam 5.
50:04Melalui Truth ID dan webinar.
50:06Selamat menikmati.
50:06Selamat menikmati.
50:06Selamat menikmati.
50:06Selamat menikmati.

Dianjurkan