Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kenapa dolar naik terus dan rupiah terus melemah, apa bedanya dengan tahun 1997-1998 ketika dolar naik dari 2500 menjadi belasan ribu.

Biar gak salah paham, langsung nonton full di youtube: Daging Talk - Need A Talk

#dolarnaik #dolar #attahalilintar #podcastviral #fyp


Follow me: https://linktr.ee/podcastviralll
Real Account. Sharing top podcast & talkshow.
#podcast #viral #update #video
Transkrip
00:00Ketika dolarnya itu naik, orang-orang asing pada beli dolar, pada buang rupiah, pegang dolar semua.
00:06Makanya waktu itu harga dari 2.500 perak, dolar waktu itu naik ke belasan ribu mas.
00:13Dari dalam negeri, negara Indonesia sendiri itu ada kebutuhan dolar banyak mas.
00:18Karena apa?
00:19Karena ini, mas tau gak kalau ada perusahaan-perusahaan yang bahan baku untuk produksinya itu harus datangin dari luar negeri.
00:26Contoh kita makan mie instan, bahan bakunya apa?
00:28Yang paling ujungnya apa?
00:30Gandum kan.
00:32Nah untuk datangin gandum dari luar negeri ke Indonesia, itu bayarnya harus pakai dolar.
00:37Nah kalau mereka produksi, mereka juga harus beli kan?
00:40Nah itu kebutuhan juga ada.
00:41Terus di dalam negeri sendiri, perusahaan-perusahaan besar, pemerintah juga, itu ada kewajiban atau utang dalam bentuk dolar juga.
00:50Jadi ketika mau bayar cicilan, mau bayar pokok, mereka juga harus konversi ke dolar juga.
00:58Eh dulu tuh 97, 98 tuh masalahnya apa?
01:01Nah ternyata masalahnya mas ya, ketika dolarnya itu naik, orang-orang asing pada beli dolar, sorry pada buang rupiah, pegang
01:10dolar semua.
01:11Terus tau gak, yang tiba-tiba ucuk-ucuk ngurus apa, jadi buat Indonesia perantakan tuh gara-gara apa?
01:16Karena ternyata dalam negerinya, tiba-tiba banyak beli dolar mas.
01:21Yang hariannya kerjanya, penghasilannya dalam bentuk rupiah, pengeluarannya dalam bentuk rupiah, kemudian belum ada rencana pergi ke luar negeri, belum
01:29ada rencana untuk nyekolain anak ke luar negeri, belum ada bisnis untuk ekspor-impor.
01:35Tapi karena FOMO, karena takut, karena psikologi, karena gak ngerti nih apa yang harus dilakukan, karena liatnya dolar naik terus,
01:42tiba-tiba mereka berbondong-bondong pada beli.
01:45Nah akhirnya apa?
01:47Dalam luar negeri beli, dolar dalam negerinya ikut-ikutan panas, FOMO kok ada ikut-ikutan, akhirnya apa?
01:54Kebutuhan duit dimannya naik terus, cucu-cucu-cucu.
01:56Nah makanya waktu itu harga dari 2.500 perak, dolar waktu itu naik ke belasan ribu mas.
02:02Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan