Skip to playerSkip to main content
Twenty years ago, he supported three orphans. Two decades later, betrayal strikes—his adopted daughter turns against him, his business collapses, employees demand debts, and he’s trapped in impossible circumstances. At the darkest moment, the three orphans return, now a business mogul, a tech genius, and a general, joining forces to repay kindness, punish the wicked, and help him overcome hardships. Watch this inspiring dubbed drama full of revenge, loyalty, and heartfelt redemption!
#dracinsite #CEO #china #sulihsuara #balasdendam #identitastersembunyi #keluarga #kekuatankhusus #terlahirkembali #tokohlegenda #cintarahasia #intrikkeluarga #takdircinta #romansa
Transcript
00:00Yah, ayah hebat. Grup Sido di bawah kepemimpinan ayah jadi intrusi terdepan di kota Jana.
00:09Ayah cuma orang biasa, nggak istimewa. Yang hebat adalah karyawan kita. Tanpa mereka, kita nggak akan jadi begini.
00:21Ah, ayah. Ayah Jinny serahkan ke karyawan saja.
00:27Ayah dulu mulai dari bawah. Soal ini, nggak apa-apa salah.
00:42Hei, penjuri!
00:47Sipat, tangkap dia!
00:57Lari? Kamu mau lari?
01:04Sudah berapa kali?
01:06Tiga kali!
01:07Ternyata kamu suka mencuri.
01:11Tunggu saja! Lapar polisi!
01:14Tunggu!
01:19Tih, ayah! Ayah mau apa sih?
01:22Yuli, kita tanya dulu alasannya.
01:31Pencuri suka mengambil yang mahal.
01:34Anak ini malah cuma ambil mie yang murah.
01:39Nak, coba bilang kenapa mencuri.
01:42Ayah, dia itu pencuri.
01:45Buat apa kita dengar omongannya?
01:47Biar langsung ditangkap polisi saja.
01:50Paman, maaf ya.
01:52Aku dari Pantiasuhan Barat.
01:54Kami nggak punya uang.
01:55Sudah beberapa hari nggak makan.
01:57Aku masih tahan.
01:59Tapi adik-adikku sudah sangat lapar.
02:02Jadi...
02:03Ternyata memang pencuri.
02:05Pantas suka berbuat hal-hal rendah seperti ini.
02:09Diam, Kam. Siapa yang mengajari?
02:10Yah, kenapa demi seorang pencuri ayah membentakmu?
02:15Aku ini putri ayah.
02:19Nak, Paman, pemilik tempat ini.
02:23Ini boleh kamu ambil.
02:25Tapi satu syarat, tolong antar Paman ke tempatmu.
02:29Kalau kamu jujur, Paman berikan ini.
02:32Tapi kalau bohong, Paman laporkan kamu ke polisi.
02:36Aku... aku jujur.
02:38Baik.
02:39Nah, ayo berangkat.
02:41Tunjukkan.
02:44Terima kasih.
03:18Terima kasih.
03:38.
04:08.
04:38.
05:08.
05:38.
05:38.
05:39.
05:59Kak Yano masih belum pulang juga?
06:02Apa mungkin dia dalam bahaya?
06:05Tenang aja, Sylvie. Kak Yano pasti akan baik-baik aja.
06:09Kano, Sylvie, ini aku.
06:14Kak Yano, kamu pulang juga?
06:17Sylvie, aku bilang juga apa. Kak Yano pasti akan baik-baik aja.
06:24Kano, lihat. Aku bawa mie. Cepat buatkan untuk Sylvie.
06:29Iya.
06:31Di sini kotor. Manusia tinggal di sini.
06:36Paman Sido, tempatnya kotor. Maaf ya, Paman.
06:42Gak apa-apa.
06:46Kehidupan mereka ternyata sangat berat.
06:53Paman, silahkan.
06:55Anak baik.
06:57Tidak usah. Kalian saja yang makan.
07:02Kano, Sylvie, ini Paman Sido.
07:04Halo, Paman. Aku Sylvie.
07:06Aku Kano.
07:08Anak-anak, apa kalian adalah kakak beradik?
07:12Bukan. Kami anak Pantiasuhan.
07:15Ibu Panti yang menampung.
07:17Dia bilang, kami saudara.
07:19Baik. Sini. Ayo, kesini.
07:24Sekarang, semua biaya kalian bertiga, Paman Tanggung.
07:29Paman Sido, Paman serius.
07:32Tentu saja.
07:33Paman Sido, aku akan rajin belajar dan membalas kebaikan Paman.
07:38Aku juga, Paman. Aku gak akan mengecewakan Paman.
07:41Anak baik. Ucapan kalian membuat Paman senang.
07:47Membalas.
07:48Uang yang Grup Sido punya, besarnya gak terbayangkan.
07:53Siapkan 40 miliar. Aku mau bikin Panti Asuhan untuk membantu mereka.
08:00Baik.
08:01Ya.
08:02Laba kita setahun baru 60 miliar.
08:05Kenapa sih keluarkan uang sebanyak itu?
08:08Diam kamu. Kenapa kamu protes?
08:14Yuli.
08:15Ayah bisa seperti sekarang.
08:17Berkat warga kota Jana, sekarang anak-anak sedang kesulitan.
08:21Ayah harus bantu.
08:24Yuli. Yuli.
08:27Anak ini.
08:31Baiklah.
08:32Paman pamit.
08:35Oh ya.
08:37Soal Panti, tolong urus ya.
08:41Baik.
08:45Paman Sido, aku pasti akan membalas kebaikan Paman.
08:50Paman.
09:01Buong taip.��ang.
09:02.
09:40Dana pembukuan kenapa tiba-tiba hilang? Ada apa ini?
09:43Pak Sido, aku tidak tahu. Selain anggota inti, tidak ada yang bisa pindahkan aset.
09:51Pak, Nona Yuli mungkin tahu hal ini.
09:55Yuli, ke sini. Dana di pembukuan tiba-tiba hilang. Tolong bantu cek.
10:00Minta tolong. Kita tidak akrab.
10:05Yuli, apa maksudmu?
10:08Nona, jangan begitu.
10:11Bukan urusanmu. Kamu itu cuma sekretaris di sini. Sana pergi.
10:17Yuli, mau apa?
10:19Mau apa?
10:22Tentu aku datang untuk melihat kabar ayah angkatku. Kondisi perusahaan sedang buruk.
10:28Di pembukuan tidak ada uang. Masih ada banyak karyawan yang tunggu gaji. Dan pemegang saham yang menanti.
10:37Menurutmu, kalau aku bilang kamu sudah bangkrut, bagaimana?
10:43Kamu? Kamu yang pindahkan dana perusahaan?
10:46Benar.
10:48Kenapa kamu lakukan?
10:49Kenapa? Aku tidak tahan sikap pura-pura baikmu.
10:55Setahun untung 60 miliar. Tapi 40 miliar dipakai renovasi panti.
10:59Kamu benar-benar orang yang baik. Jangan jadi pebisnis lagi. Jadi dermawan saja.
11:07Kamu, kamu...
11:10Sido, dulu aku kagum padamu.
11:14Aku sadar kamu itu benar-benar cuma orang bodoh.
11:17Oh, oh ya.
11:22Aku punya kabar baik. Aku sudah menemukan orangtuaku.
11:27Mulai sekarang, aku bukan Yuli lagi.
11:31Mendengarnya, aku cicik.
11:39Ya, Pak Tua.
11:41Lihat saja.
11:42Karyawan yang kamu anggap keluarga.
11:46Saat kamu bangkrut.
11:47Apa masih baik?
11:50Pak Sido, ada masalah.
11:53Ini gawat.
11:54Di luar banyak orang.
11:55Sepertinya menagih utang.
11:59Apa?
12:01Apa?
12:14Terima kasih.
12:35.
13:05.
13:05.
13:05.
13:05.
13:06.
13:23Pasido, berikan uang kami. Pasido keluar, cepat bayar gajiku.
13:29Sidau bayar utangmu, jangan kabur.
13:31Sidau, keluar!
13:32Eh...
13:34Asido! Buyur uang kami!
13:36Buyur! Buyur!
13:39Buyur!
13:40Buyur!
13:42Buyur!
13:43Buyur!
13:44Buyur!
13:45Makin banyak yang kumpul di bawah, di mana ini, Pak?
13:48Aku ini, dosa apa yang aku perbuat?
13:51Kalau mereka nggak dapat gaji, pasti akan terus demo.
13:55Pak, gimana kalau kita kabur?
14:01Perusahaan sampai begini, semua karena kebodohanku.
14:05Aku nggak sadar, lebih awal sifat Yuli.
14:09Aku harus bertanggung jawab.
14:12Tapi, Pak, uang kita sudah tidak ada.
14:16Mereka keterlaluan, padahal Bapak selalu baik.
14:20Kenapa bisa langsung lupa?
14:22Ini salahku, bukan mereka.
14:24Mereka cuma ingin uang mereka.
14:26Ayo, turun.
14:28Aku temui.
14:29Tapi...
14:30Nggak apa-apa.
14:31Ini semua tanggung jawabku.
14:38Undangan untuk grup Sido sudah dikirim?
14:42Sudah.
14:45Kota Jana, aku kembali.
14:48Paman Sido, aku pulang.
14:50Fidi, aku pulang.
15:20.
15:50.
16:20.
16:20.
16:27.
16:28.
16:28.
16:28.
16:28Kami, ayo cepat bayar!
16:30Dangan bayar!
16:32Bayar!
16:32Tidak ada uang lagi!
16:35Selama bertahun-tahun, Shido beli mobil mewah.
16:38Tepat, 2-1, bayar!
16:42Bayar!
16:47Tidak apa-apa, kita mau kembali.
16:50Tidak apa-apa, eh, kesana.
16:51Ayo.
16:52Bayar kami!
16:53Cidak!
16:55Bayar kami!
16:56Shido, apakah kamu tidak berasa bersalah?
16:58If束 me
16:59I won't run
17:00Hey
17:00Can I
17:03Let me
17:03Grab my
17:03Grab my
17:05Parents
17:06They are
17:06My
17:06All my
17:07All my
17:08All my
17:08All my
17:09We didn't
17:09How can I
17:09How can I
17:11Me
17:11We
17:12Grab myua
17:14This
17:14Find
17:15Find
17:16Find
17:16If
17:17you We
17:18need to Qin
17:21Find
17:24I
17:26knewστMS
17:26F Julius
17:27I We
17:28But I don't want to run away from the answer, or I don't want to be here.
17:33Please remember, for this time, I'm going to work with you very well.
17:38Even our opinion is empty, but please calm down.
17:42For this time, I'm going to be here, I'm sure I'm going to pay for you for your money.
17:50Group Sidho, starting from the small house in Ghana, until this time, all of you are going to be here.
17:57Please trust me, I'm going to pay for three days.
18:04Give me three days!
18:05I'm going to pay for you right time.
18:10Please trust me.
18:12Please.
18:18Please.
18:19Please.
18:21Please.
18:32Please.
18:45Please.
18:45Please.
18:45Please.
18:45Please.
18:45Please.
18:45Please.
18:45Please.
18:45Please.
18:45.
19:31Jangan basah-basih. Anda memang sudah baik pada kami. Tapi ini berbeda. Kami punya keluarga yang butuh makan.
19:39Utang dibayar sudah sewajarnya. Bayar utang.
19:43Baik, tiga hari.
19:45Jangan marah kalau kami kasar. Setelah itu, kalau tidak dibayar, kami akan bertindak.
19:53Hah? Ayo, ayo.
20:01Cepat. Jual semua aset secepat mungkin.
20:06Pak.
20:06Aku sudah janji akan membayar mereka dalam tiga hari. Aku akan berusaha mengumpulkannya.
20:13Tapi, Pak. Semua aset milik Anda sudah dipindahkan oleh Yuli.
20:19Apa?
20:25Selanjutnya, kemana aku harus mencari uang?
20:28Sekilas info. Hari ini, perusahaan multinasional Grup Lugo datang ke Jana. Mereka adakan tender di pusat Jana.
20:35Kabarnya, nilai tender kali ini ratusan triliun.
20:39Grup Lugo datang ke kota Jana. Andai bisa kenal bos Grup Lugo. Nilai mereka triliunan.
20:52Tender ini satu-satunya kesempatan. Kalau kita bisa dapat bantuan. Bukan cuma melunasi gaji karyawan. Tapi Grup Sido bisa bangkit.
21:05Tapi, Pak. Grup Lugo nggak mengundang kita.
21:09Nggak diundang.
21:12Cari cara untuk masuk.
21:14Apa?
21:18Ayah, Ibu, semua aset Sido sekarang ada padaku.
21:25Yuli, hebat sekali. Grup Sido adalah grup lama di Jana. Meski nggak besar, tapi asetnya triliunan.
21:35Nah, uang itu kamu habiskan.
21:39Ya, aku agak khawatir. Sido itu memiliki banyak koneksi di kota Jana. Kalau dia...
21:46Sudah. Sudah-sudah. Nah, ingatlah. Kakakmu adalah pengawal pribadi Tuan Jenderal. Bukan cuma kota kecil seperti Jana. Seluruh daerah. Bahkan
21:58seluruh negeri.
21:59Nggak ada satupun orang yang macam-macam dengan keluarga Hera.
22:04Baguslah. Sido, biar aku perlihatkan apa itu pebisnis sejati.
22:11Bagus, bagus. Itu baru sifat putri keluarga Hera.
22:19Masuk.
22:21Permisi, Pak. Grup Lugo kirim undangan ke grup Sido.
22:27Undangan dari grup Lugo? Grup Lugo ini grup terbesar di dunia. Kenapa kirim undangan ke grup Sido yang kecil itu?
22:41Ah, Pak. Anda datang ke Jana. Kami merasa terhormat, Pak.
22:45Ah, tentu. Keluarga Hera sudah lama mencari Yuli. Akhirnya ketemu.
22:52Pak, ayo sekarang kita bersulang, Pak. Sekarang, kalau Anda butuh bantuan di Jana, katakan saja.
22:58Makasih, makasih.
23:01Oh, Pak Hotman.
23:03Ya, ya.
23:03Makasih, makasih.
23:04Ya, makasih, makasih.
23:08Pak, siapa orang dekat panggung itu? Kenapa para bos grup besar di Jana semua menghormatinya?
23:16Dia kepala keluarga Hera. Kamu nggak tahu? Nomor satu di Nara.
23:20Apa? Nomor satu di Nara?
23:23Iya. Ada Hera dan juga grup Lugo. Nara pasti akan berubah.
23:30Pak.
23:31Halo.
23:33Tidak di situ. Bukannya dia Yuli, putri si Sido. Kenapa dekat dengan Pak Hotman?
23:39Yuli itu anak angkat Sido. Ayah kandungnya Pak Hotman.
23:45Oh, begitu rupanya. Antara keluarga Hera dan Sido, aku juga pilih Hera.
23:51Eh, tentu. Hanya dengan gerakan satu jari, Hera bisa menendang Sido.
23:58Hmm.
24:02Aku benar-benar nggak tahu seperti apa bos grup Lugo. Gimana ini?
24:22Paman, akhirnya ketemu.
24:30Oh, ternyata Pak Sido dari grup Sido. Kok di sini? Ini bukan tempatmu.
24:37Yuli, selama ini aku menganggapmu putri kandungku. Kenapa tega perlakukan aku begini?
24:44Sudah jelas kan? Aku nggak suka lihat cara kamu berbisnis.
24:48Bisnis? Coba pikirkan, gimana kamu bisnis?
24:52Gimana aku berbisnis?
24:55Di bisnis, aku mengutamakan kejujuran dan selalu bijak.
24:59Diam. Di bisnis, tekan pihak lain semaksimal mungkin.
25:03Semua orang pasti berbuat hal yang sama.
25:06Kalau kamu terlalu baik begitu, pasti akan kami singkirkan.
25:12Benar.
25:13Sido, lihat baik-baik semua di sini.
25:17Semua pebisnis dan pemilik modal.
25:20Karena itu tugas kita adalah menekan karyawan kita.
25:25Baru bisa sukses.
25:27Semakin keras, semakin banyak uang kita.
25:32Sido, lihat yang sudah kamu lakukan dulu.
25:36Grupmu malah bikin kebijakan tiga hari libur.
25:39Gaji 16 juta.
25:41Itu untuk apa?
25:43Hah?
25:43Apa kamu merasa dirimu sangat mulia?
25:46Dengar aku.
25:47Kamu itu bodoh sekali.
25:51Kamu harus tekan sekeras-kerasnya.
25:53Benar.
25:54Dalam sehari suruh kerja 10 jam, itu masih terlalu baik.
25:58Ya, benar.
25:59Masih untung ada pekerjaan.
26:37Terima kasih.
26:55Yogi.
26:57Sepuluh tahun lalu, waktu kamu bangkrut, keluarga pergi dan gak punya uang.
27:02Aku beri 10 miliar.
27:05Kamu pun bisa bangkit lagi.
27:07Kevin, saat kamu kalah berjudi, kamu dikejar preman.
27:12Aku yang membantu lunasi.
27:14Kamu pun mulai hidup baru.
27:16Tommy, saat ibumu sakit parah, aku mengerahkan semua koneksiku dan mendatangkan dokter terbaik.
27:22Bertahun-tahun aku sudah...
27:24Cukup.
27:25Cukup.
27:2510 miliar?
27:26Hidup baru.
27:27Itu kamu sendiri yang kasih mereka.
27:30Benar.
27:31Sido, dengar ya.
27:32Jangan membanggakan dirimu.
27:34Oh ya, gimana caramu masuk ke sini?
27:38Tentu saja.
27:40Diundang grup Lugo.
27:42Baik.
27:44Kalau begitu, tunjukkan undanganmu.
27:47Aku...
27:48Aku lupa.
27:49Lupa?
27:50Satpam!
27:52Satpam, ada tamu gak diundang.
27:55Cek.
27:56Pak, tolong tunjukkan undangan.
27:58Gak ada.
27:59Tapi, tolong.
28:01Aku ada perlu.
28:02Tolong.
28:03Aku ulangi lagi.
28:05Ini khusus undangan.
28:07Silahkan keluar.
28:08Kalau gak mau, kami akan bertindak tegas.
28:12Ayo.
28:14Siapa yang berani?
28:16Ribut-ribut di acara grup Lugo.
28:19Pak, Anda datang.
28:20Siapa orang ini?
28:22Karismanya kuat.
28:23Kamu gak kenal dia.
28:25Penanggung jawab grup Lugo untuk daerah Nara.
28:27Dia yang mengendalikan urusan Lugo di Nara.
28:32Pimpinan Nara.
28:33Pasti bisa mempertemukanku dengan bosnya.
28:36Siapa dia?
28:37Dia cuma orang yang menyusup ke acara ini tanpa undangan.
28:41Tidak penting.
28:42Tanpa undangan?
28:43Kenapa gak segera diusir?
28:45Kalau komisaris tahu dan marah,
28:47kalian semua yang akan kena hukum.
28:50Baik-baik.
28:51Aku akan minta dia diusir.
28:52Cepat.
28:53Pak Malfin.
28:54Pak Malfin.
28:55Tolong sampaikan.
28:56Aku ingin ketemu, bos.
28:58Memangnya kamu itu siapa?
29:00Kamu tahu posisi komisaris grup Lugo?
29:02Gak mungkin dia mau ketemu.
29:04Kamu beruntung bisa bertemu dengan Pak Malfin.
29:07Pak Malfin.
29:08Tolonglah.
29:09Aku...
29:09Diam kamu.
29:10Kamu gak berhak ngomong.
29:13Pak Malfin.
29:15Lama tidak bertemu.
29:16Oh, Pak Watman.
29:18Anda datang juga.
29:19Ada urusan apa di Jana?
29:21Kamu kenal dia?
29:23Si tua bangka.
29:24Hajar saja.
29:25Pak Malfin.
29:26Jangan salahkan aku.
29:28Pak Malfin.
29:28Anda harus tahu.
29:30Sido ini mantan komisaris grup Sido.
29:33Rusaannya bangkrut.
29:35Utangnya miliaran.
29:36Makanya dia datang ke sini.
29:38Untuk cari bantuan dari grup Lugo.
29:40Cukup.
29:41Gak ada waktu untuk dia.
29:43Cepat.
29:44Usir dia.
29:45Jangan sampai bikin kacau.
29:47Pak Malfin.
29:48Pak Malfin.
29:49Aku mohon.
29:50Izinkan aku ketemu komisaris.
29:52Berisik.
29:53Apa hak kamu bertemu komisaris grup Lugo?
29:57Bawa dia pergi.
29:59Ah, jangan.
30:01Semua berhenti.
30:33Apa kalian gak dengar?
30:35Kenapa suruh berhenti?
30:36Kamu siapa?
30:39Paman.
30:40Apa kabar?
30:41Siapa?
30:43Aku Yano.
30:44Dulu, Paman membayari kami sekolah.
30:47Lupa ya?
30:49Yano.
30:50Kamu Yano.
30:51Sudah lama.
30:53Paman sampai gak mengenalimu.
30:55Aku kira Tuan Muda Grup mana.
30:59Sok gagah.
31:00Ternyata cuma anak hina yang gak diinginkan orang.
31:05Sudah berapa kali?
31:08Tiga kali.
31:09Ternyata suka mencuri.
31:11Tunggu saja.
31:13Ternyata kamu si hina itu.
31:16Semua?
31:16Bukan cuma anak hina.
31:19Juga pencuri.
31:20Dulu dia pernah mencuri.
31:22Dan aku melihatnya.
31:23Pencuri?
31:24Aku kira orang penting yang kesini.
31:27Ternyata pencuri.
31:31Anak hina?
31:32Masih ingat aku?
31:33Nona Chakra.
31:34Mana mungkin aku lupa.
31:36Nona Chakra?
31:38Kamu salah.
31:40Aku bukan Chakra lagi.
31:41Maksudmu?
31:43Gak tahu terima kasih.
31:44Setelah tahu orang tuanya,
31:46dia langsung membuang pasido.
31:49Bahkan dia bawa kabur semua uang perusahaan.
31:51Sekarang perusahaan menunggak gaji karyawan.
31:55Apa?
31:56Paman begitu baik.
31:57Kenapa tega?
31:58Apa salahku?
32:00Manusia mau hidup yang lebih baik.
32:02Menurutku ini jalan yang paling benar.
32:05Ajaran dari mana itu?
32:06Dulu kamu keluarkan 40 miliar untuk bantu.
32:09Berani pukul?
32:10Ayah!
32:12Bajingan!
32:13Berani-beraninya kamu pukul putriku!
32:16Satpam!
32:17Pukuli dia!
32:20Eh, ini negara hukum.
32:22Jangan sembarangan!
32:26Lihat ini!
32:27Ini 10 miliar!
32:29Yang menghajar si tua ini sampai mati,
32:32akan dapat uang ini!
32:35Kalian...
32:36Kalian melanggar hukum!
32:37Apa ini kurang?
32:3920 miliar!
32:40Ini 20.
32:41Aku tambah 40 miliar!
32:45Jangan berani!
32:46Pak!
32:47Kenapa?
32:48Si bajingan ini memukul putriku!
32:51Aku harus membalas!
32:53Otbert!
32:54Kamu itu siapa?
32:55Berani hina Pak Yano!
32:57Sudah bosan hidup ya?
33:01Aku Malvin, penanggung jawab Lugo di Nara,
33:04memberi salam.
33:07Apa?
33:08Kamu komisaris grup Lugo!
33:30Semua orang sudah dengar kan?
33:32Orang ini bilang,
33:33mau bantu si tua itu bayar utangnya.
33:37Hahaha,
33:3860 miliar!
33:39Dengar ya,
33:40kamu tahu sebanyak apa itu?
33:42Dari gayamu,
33:44gak punya uang.
33:45Dasar anak bodoh!
33:47Anak muda sekarang,
33:48gak tahu batas kemampuannya.
33:50Satpam!
33:51Mereka berdua ini,
33:53cepat usir!
33:58Tolong jangan usir dia!
33:59Dia gak terlibat!
34:01Usir saja aku!
34:03Yano,
34:04pergilah!
34:05Jangan terlibat!
34:07Demi aku!
34:08Jangan melawan Hera!
34:09Paman,
34:10masalahmu,
34:11masalahku.
34:12Kita pergi bersama.
34:15Mau pergi?
34:16Mimpi!
34:16Kalian gak boleh keluar dulu.
34:20Kecuali,
34:22kamu berlutut sujud 500 kali.
34:25Gila!
34:26Kamu menghina Pak Yano!
34:28Pak Yano apa?
34:30Kamu menyewa aktor.
34:31Paman,
34:33tenanglah.
34:33Aku sudah berubah.
34:35Dan aku serius.
34:37Utangmu,
34:37aku bayar.
34:39Yano,
34:4060 miliar!
34:41Uang dari mana?
34:43Paman,
34:44tenang.
34:46Yuli,
34:47aku gak sangka
34:48dulu Paman baik padamu.
34:51Begini balasannya.
34:52Benar-benar kurang ajar.
34:54Urusanku dengan si tua bangka ini.
34:57Gak perlu kamu sampai ikut campur.
35:01Beraninya kamu sebut dia tua bangka!
35:03Paman gak mendidikmu jadi kurang ajar!
35:08Tuhan,
35:30Kamu komisaris grup Lugo!
35:33Gak, gak mungkin.
35:34Gak mungkin dia komisaris!
35:39Serius?
35:40Serius?
35:40Dia memang komisaris Lugo?
35:42Aku baru ingat.
35:44Aku pernah lihat dia di berita.
35:46Dia komisaris Lugo.
35:48Jadi dia komisaris grup Lugo?
35:50Aku sudah menyinggu komisaris grup Lugo?
35:54Gak,
35:55ini gak mungkin.
35:56Ini pasti gak benar.
35:58Si bodoh ini kenapa tiba-tiba jadi komisaris utama Lugo?
36:03Aku gak percaya.
36:05Yano,
36:05ada apa ini?
36:07Gimana
36:07kamu bisa jadi komisaris?
36:10Paman,
36:11setelah lulus kuliah,
36:12aku dapat beasiswa untuk studi.
36:14Aku mendapat kesempatan
36:15mendirikan grup Lugo di luar negeri.
36:18Aku kembali
36:19untuk membalas budi.
36:21Baiklah,
36:22penilainku benar.
36:23Bocah laki-laki yang selalu ikut aku dulu.
36:26Sekarang sudah jadi komisaris ya.
36:28Aku bangga padamu.
36:30Paman,
36:31masalahmu tenang saja.
36:32Tidak boleh ada orang
36:34yang meremehkanmu.
36:38Uang segitu
36:38gampang.
36:41Yano!
36:41Pak Yano,
36:43uang segitu
36:44bagi grup Lugo memanglah sedikit.
36:47Tapi,
36:48kamu yakin
36:49bahwa menantang Hera
36:50cuma demi si Sidok?
36:52Pak Yano,
36:54si tua bangka ini bangkrut.
36:56Sampah gak berguna.
36:57Buat apa buang-buang 60 miliar?
36:59Kalau kamu mau,
37:00kami bisa jadi rekan bisnismu.
37:03Nanti,
37:04gak ada yang akan menandingi kita.
37:07Gak semua orang gak tahu
37:08balas budi sepertimu.
37:10Kalau dulu gak dibantu Paman Sido,
37:12aku gak bisa kayak gini.
37:14Aku gak hanya akan bantu grup Sido
37:16bayar 60 miliar.
37:18Tapi,
37:19aku bawa tiga hadiah.
37:26Hadiah pertama,
37:27pohon Giyok Kekaisaran
37:29dari 99 Mutiara Laut Selatan.
37:32Semoga Sido,
37:34rezekinya
37:35terus mengalir.
37:36Bukannya,
37:37itu dibeli oleh
37:38pembeli misterius.
37:4010 miliar di lelang bulan lalu.
37:43Apa?
37:4310 miliar?
37:44Wah,
37:45grup Lugo sangat kaya.
37:46Hadiah kedua,
37:48Liontin Giyok Rubi istimewa.
37:50Emas 18 karat.
37:52Dihiasi dengan 108 rubi terbaik.
37:54Semoga Paman
37:55diberkahi kemakmuran.
37:58Liontin legenda
37:59membuat pemakaiannya sehat
38:00dan juga panjang umur.
38:03Dulu,
38:04aku dengar
38:04keluarga Hera
38:05menawar 20 miliar.
38:07Ternyata dibeli oleh grup Lugo
38:09dan diberikan ke Sido.
38:11Paman,
38:12aku pasangkan.
38:14Jangan,
38:15terlalu mahal.
38:16Paman,
38:17barang ini tetap bisa dinilai.
38:19Bantuan Paman
38:20gak ternilai.
38:22Ini.
38:26Hadiah yang ketiga,
38:28grup Lugo mengumumkan
38:29kalau kami akan
38:30berinvestasi di grup Sido
38:32sebesar 2 triliun.
38:342 triliun?
38:36Apa?
38:372 triliun?
38:46Terima kasih.
38:47Terima kasih.
38:47Terima kasih.
38:49Terima kasih.
38:50Terima kasih.
38:50Terima kasih.
38:51Terima kasih.
38:51Terima kasih.
38:51Terima kasih.
38:51Terima kasih.
38:52Terima kasih.
38:53Terima kasih.
38:53Terima kasih.
38:54Terima kasih.
38:54Terima kasih.
38:55Terima kasih.
38:55Terima kasih.
38:56Terima kasih.
38:56Terima kasih.
38:57Terima kasih.
38:58Terima kasih.
38:58Terima kasih.
Comments

Recommended