Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang tuntutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Selasa (13/5/2026), menilai mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mengalami peningkatan harta kekayaan yang tidak seimbang dengan penghasilan sahnya.

Karena itu, jaksa mentuntut Nadiem uang pengganti Rp5,6 triliun karena diduga memperkaya diri sendiri.

Namun, Nadiem menyampaikan dirinya bahkan tidak memiliki harta sebesar yang dituntut oleh jaksa.

Dalam laporan LHKPN tahun 2024 di masa akhir jabatan Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek tercatat harta kekayaan secara total senilai Rp600.641.456.655 miliar.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

1. Harta tanah dan bangunan senilai Rp57.793.854.385 miliar

2. Harta alat transportasi dan mesin senilai Rp2.247.400.000

3. Harta bergerak lainnya senilai Rp752.313.000

4. Harta surat berharga senilai Rp926.095.804.402

5. Harta kas dan setara kas senilai Rp77.083.385.547

6. Harta lainnya senilai Rp2.900.000.000

7. Hutang senilai Rp466.231.300.679

Baca Juga Guru Besar Hukum & Mantan Jaksa Bahas Nadiem Dituntut 18 Tahun, Sudah Tepat atau Ada Niat Jahat? di https://www.kompas.tv/regional/669152/guru-besar-hukum-mantan-jaksa-bahas-nadiem-dituntut-18-tahun-sudah-tepat-atau-ada-niat-jahat

#nadiemmakarim #nadiem #korupsi

Video Editor: Noval

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669173/kekayaannya-disorot-jaksa-ini-lhkpn-nadiem-makarim-saat-jabat-mendikbudristek
Transkrip
00:02Amin
00:30Amin
01:14Yang perlu dipahami
01:15Di dalam undang-undang korupsi itu
01:18Sudah jadi kesepakatan bersama
01:20Bahwasannya
01:22Dalam Indonesia
01:24Maupun negara-negara ini
01:26Secara internasional
01:28Itu kejahatannya sangat luar biasa
01:30Sehingga pembentuk undang-undang
01:33Memberikan aturan tersendiri
01:35Hukum acara tersendiri dalam undang korupsi itu
01:37Apa namanya
01:38Dikenal dengan pembalikan beban pembuktian
01:41Nah pembalikan beban pembuktian ini
01:43Harusnya Pak Nadiem
01:45Mengambil haknya
01:46Ini sebuah kewajiban untuk membuktikan
01:48Apakah harta peningkatan yang tidak seimbang
01:51Itu merupakan hasil kejahatan
01:53Di persidangan saya ingat betul
01:55Pada saat pemeriksaan dia
01:56Saya tanya Pak Nadiem
01:58Berapa gajimu?
01:59Dia tidak menjawab
01:59Tetapi faktanya
02:01Dia membayar semua
02:03Uang-uang itu
02:04Untuk membayar gaji SKM
02:06Ini menunjukkan
02:08Justru itu menunjukkan apa
02:11Ada pengkondisian
02:13Ada konflik kompeteles
02:14Antara pengadaan kerombok ini
02:16Dia memanfaatkan orang-orang SKM
02:19Untuk memperpanjang kepentingan dia
02:21Dengan pihak Google
02:23Nah apa benang merahnya?
02:25Pak Nadiem mengatakan
02:26Gampang Pak Jaksa katanya
02:28Kalau melihat harta kekayaan saya
02:30Cuma satu sumbernya
02:32Apa itu sumbernya?
02:33Dari Gotoh
02:35Atau dari Akab
02:36Nah di fakta persidangan
02:38Kita sampaikan
02:39Dalam rekonstruksi tertutu
02:40Bagaimana pengelolaan PT Akab
02:42Dan di Gotoh itu
02:44Kita melihat ada skema fraud disitu
02:46Apa skema fraudnya?
02:48Pertama
02:48Ada pencatatan yang berbeda
02:51Antara transfer uang di perusahaan
02:53Dengan pencatatan notaris
02:55786 juta dolar
02:57Bukan kecil
02:5811 triliun investasi Google
03:00Dicatatkan hanya 60 miliar rupiah
03:03Seperti itu
03:04Nah kita tanyakan ahli
03:06Kemudian Pak Nadiem
03:07Saya terbacakan
03:08Bagaimana teori identifikasi
03:10Bagaimana mengenai
03:11Substance over prompt
03:13Mengenai beberapa
03:14Teori doktrin-doktrin yang biasa dipakai
03:17Dalam rejim kejahatan
03:18Dalam perusahaan
03:19Itu diakui
03:20Sebagai salah satu kejahatan
03:22Seperti itu
03:23Salah satunya adalah mengatakan
03:25Untuk menghindari manipulasi pajak
03:27Seperti itu
03:28Nah saya melihat skema seperti ini
03:31Ya kan
03:31Ada benang merah
03:33Peningkatan harta kekayaan Pak Nadiem itu
03:35Ada skema fraud disana
03:37Di pengelolaan akab
03:38Disitu ada investasi Google
03:40Disitu yang besar
03:4075 miliar dolar
03:42Disitu ada konflik kepentingan dia
03:43Sebagai menteri
03:44Dan pemegang saham
03:45Untuk menetapkan
03:46Penggadaan perombok
03:48Itu jawabannya
03:49Seperti itu
03:50Dan saya sangat menyesalkan
03:52Seharusnya penasihat hukum
03:54Itu cerdas
03:55Dia membuktikan
03:56Bagaimana
03:57Bisa membuktikan kliennya
03:58Ini merupakan harta yang seimbang
04:00Tapi tidak bisa dibuktikan
04:02Ceritanya cacut
04:03Cacut
04:03Apa buktinya
04:05Di persidangan ini
04:06Cara bukti
04:07Seperti itu
04:08Nah kami membuktikan
04:10Dari mana
04:11SPT Bajak
04:11Dari HKPN
04:12Dari keterangan ahli
04:14Dari mereka sendiri
04:15Seperti itu
04:15Nah ini yang kita pahami
04:17Bahwasannya
04:18Itulah namanya
04:19Kejahatan
04:20Extraordinary
04:21Kram
04:22Diberikan
04:22Aturan
04:23Yang sangat khusus
04:25Oleh pembentukan undang-undang
04:26Perlu diingat
04:27Salah satu cirinya adalah
04:30Ini white color crime
04:31Yang saya sampaikan
04:33Kejahatan
04:34Karena putih ini
04:34Pertama
04:35Orang merasa tidak pernah
04:36Besalah
04:37Dia memanfaatkan
04:38Segala macam
04:38Seperti itu
04:40Bagaimana
04:40Dia memanipulasi
04:42Kebohongan-kebohongan
04:43Supaya dia mendapatkan
04:44Keuntungan dari situ
04:45Saya rasa itu
04:49Saudara kecepatan informasi
04:51Dan akurasi data
04:53Adalah komitmen kami
04:54Satu langkah lebih dekat
04:55Satu langkah
04:57Lebih terpercaya
04:58Saksikan
04:59Sapa Indonesia Malam
05:00Di Kompas TV
05:02Channel 11
05:02Di televisi Anda
05:04Sampai jumpa
Komentar

Dianjurkan