Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendakwah sekaligus Mantan Bandar Judi Online, Uztaz Dennis Lim, membongkar pengalamannya terlibat dalam bisnis judi daring lintas negara sejak 2013 hingga 2014.

Dalam pengakuannya, Dennis menyebut dirinya langsung masuk ke dunia judi online tanpa melalui bisnis kasino offline.

Dennis menjelaskan, pergeseran praktik perjudian dari offline ke online mulai terasa sejak sekitar tahun 2009.

Ia mengaku terlibat dalam operasi judi online yang berbasis di wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja. Dennis bahkan mengingat detail lamanya terjun di bisnis tersebut.

Dalam pengakuannya, Dennis juga menyinggung soal dugaan praktik negosiasi dengan oknum agar operasional bisnis judi online berjalan aman.

Menurut Dennis, pihak yang terlibat bukan hanya oknum lokal, tetapi juga berkaitan dengan otoritas di Kamboja.

Dennis mengaku pernah memegang sekitar 28 situs judi online dengan jumlah pekerja sekitar 50 orang. Awalnya seluruh pekerja berasal dari Indonesia, sebelum kemudian berekspansi ke negara lain.

Ia menjelaskan, ekspansi pasar membuat mereka merekrut tenaga kerja dari negara lain.

Dalam kesempatan itu, Dennis juga mengungkap ciri-ciri kantor judi online berdasarkan pengalamannya, saat menanggapi tayangan penggerebekan kantor judi online di Jakarta Barat.

Menurutnya, salah satu ciri paling mudah dikenali adalah penggunaan perlengkapan kerja yang tidak lazim untuk kantor biasa.

Selain itu, ia menyebut keberadaan mie instan, banyak botol air mineral, hingga terminal colokan listrik menjadi pemandangan umum di kantor judi online karena sistem kerja shift panjang.

Ia juga menjelaskan banyaknya ponsel yang digunakan karena setiap situs judi membutuhkan saluran komunikasi tersendiri.

Dennis menambahkan, laptop biasanya dipakai untuk live chat dan pengelolaan database, termasuk aktivitas pemasaran situs judi online agar menjangkau lebih banyak pengguna.



Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/1h5oyCtoVVU



#dennislim #judol #indonesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/668962/eks-bandar-judi-online-dennis-lim-bongkar-cara-kerja-kantor-judol-rosi
Transkrip
00:05Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan, para pelaku sedang melakukan operasional judi online.
00:15Dari para pelaku yang berhasil kita amankan, jumlahnya mencapai 321 orang.
00:31Daerah Indochina, khususnya Myanmar, Kamboja, Laos, Vietnam, yang selama ini menjadi basis-basis dari perekrutan dan aktivitas tindak pidana daring
00:49yang sasaran korbannya transnasional.
00:53Setelah ditetipkan mulai terjadi pergeseran ke Indonesia.
01:02Kami juga akan melakukan penelusuran terkait dengan sponsor penjamin warga negara asing ini untuk berada di Indonesia.
01:13Yang pasti ada WNI ya, siapapun itu gitu.
01:19Tapi kerja-kerja judul ini dengan jumlah yang besar, dengan jaringan yang luas, tidak mungkin tidak melibatkan jejaring di warga
01:27negara Indonesia.
01:38Selamat malam, program Rusi kembali hadir kehadapan Anda sebagai ruang opini sumber informasi.
01:44Kali ini bersama saya Tifa Soleyasa.
01:46Badan Reserse Kriminal Polri membongkar sindikat judi daring atau judi online jaringan internasional di Jakarta Barat.
01:54Total 321 orang ditangkap.
01:59Polisi mengatakan judi daring saat ini sudah bergeser ke Indonesia karena kawasan yang sebelumnya menjadi markas judi daring seperti Myanmar,
02:08Kamboja, Laos, dan Vietnam telah ditertipkan oleh keamanan regional.
02:13Mengapa kemudian Indonesia sangat menarik bagi bandar judi daring?
02:18Malam ini saya mengundang seorang pendakwah yang punya masa lalu sebagai bandar judi online di Thailand, Dennis Lim.
02:25Assalamualaikum, kalau Dennis apa kabar?
02:26Waalaikumsalam, wabarakatuh, Mas Tifa.
02:28Terima kasih, sudah datang ke Studio Kompas TV kali ini.
02:31Bukan bermaksud untuk mengungkit-ungkit lagi masa lalu, cuma apa yang menjadi pengalaman Anda.
02:36Semoga ini jadi pembelajaran ke depannya.
02:38Dan tidak bermaksud juga diskusi kami kali ini jadi sarana untuk berbagi edukasi bagaimana caranya judul.
02:44Itu harus dicatat ya. Jadi ini sebagai pengalaman dan pembelajaran kita.
02:48Mengingat, belum lama ini kok Dennis, sudah ada penindakan yang diambil oleh polisi.
02:53Ada 321 orang yang ditangkap markas judi daring di sebuah kantor di Jakarta Barat.
02:59Tapi sebelum ke sana, koreksi kalau saya keliru, bahwa Anda pernah terlibat dalam masa lalu Anda saat itu
03:05sebagai bandar judi daring mulai tahun 2014, itu sudah langsung masuk judi daring atau lewat kasino dulu?
03:10Itu langsung di online kita.
03:14Karena di Indonesia juga dulu kan ada banyak ya, yang non-online yang offline.
03:20Terus 2007 sudah mulai hilang, 2004 terutama waktu ganti Kapolri,
03:26mulai ada itu 2009-an awal untuk mulai jelari ke online.
03:32Dan itu generasi awal tuh. Saya ikut di generasi yang sudah tengah-tengah, 2013-2014-an.
03:38Dan itu memang waktu itu langsung terlibatnya yang di perbatasan Thailand sama Kamboja.
03:43Dan itu berapa lama?
03:453 tahun, 1 bulan, 10 hari.
03:47Sampai hafal detail-detailnya.
03:49Dan selama Anda berkecimpung di dunia yang kelam itu,
03:54Anda pernah berurusan juga dengan polisi atau semua berjalan aman saja saat itu?
04:00Lancar itu kalau negosiasinya lancar ya.
04:03Jadi selagi semuanya tercukupi, opeti maksudnya,
04:09maka yaudah, lancar-lancar aja.
04:12Baik yang ke oknum-oknum yang lokal maupun yang ada di sana,
04:16yang berkaitan dengan otoritas Kambojanya.
04:19Dan Anda saat itu pernah memegang berapa situs?
04:22Total 28-an.
04:24Dengan jumlah SDM saat itu?
04:2550-an.
04:2750-an.
04:28Datang dari warga negara mana saja itu?
04:30Kalau itu kami mulai dari yang Indonesia semua.
04:32Terus akhirnya memang ngelebar ya.
04:34Kita juga bisa buka untuk yang misalkan untuk pasar Thailand.
04:37Berarti hire-nya CS-CS dan adminnya harus orang Thailand.
04:40Orang Vietnam ya berarti kita cari orang Vietnam.
04:44Oke.
04:44Infrastrukturnya kan sama semua.
04:46Ya perlunya internet, laptop, atau komputer,
04:50orang-orang SDM-nya, terus internet banking-nya.
04:53Sama aja sebetulnya infrastrukturnya.
04:55Apakah sama dengan yang proses ditangkap oleh polisi?
04:59Kami juga sambil tampilkan saat polisi saat itu menggerbek salah satu perkantoran di kawasan Jakarta Barat.
05:06Total 321 orang ditangkap saat itu.
05:08Hanya ada satu warga negara Indonesia di sana.
05:12Areanya kalau dilihat, ini dia.
05:15Tampaknya seperti perkantoran biasa.
05:17Cuman apakah aktivitas yang terlihat, sumber daya manusia yang ada di situ,
05:23kemudian peralatan kerja yang ada di sana,
05:25ini menggambarkan sebagaimana Anda pernah punya pengalaman saat itu atau ada yang beda di sini?
05:30Kok Denis?
05:30Itu meja-mejanya kelihatan banget kantor judinya sih.
05:34Dari mana tolok ukurnya itu?
05:36Satu, orang-orangnya nggak ada yang pakai seragam rapi sebagaimana orang kerja.
05:40Terus namanya orang kerja kantoran itu tapi keyboard-nya keyboard gaming.
05:44Udah gitu banyak yang mohon maaf botol air mineral sama mie instan.
05:49Karena mereka biasa satu sip 12 jam, disediain dispenser biasanya.
05:53Buat mereka sambil nyemil, sambil ngapa-ngapain di situ.
05:56Terus lemak colokan buat kecas di tengah karena mereka perlu handphone.
05:59Kalau kantoran biasa, kadang handphone dikantongin masing-masing.
06:01Tapi karena mereka harus jadi CS, admin, maka harus handphone banyak.
06:05Maka harus ada colokan terminal di tengah-tengah diadari semua komputer itu kayak begitu.
06:09Tengah-tengah sama.
06:10Itu bahkan di kolongnya pasti ada UPS.
06:12Karena nanti kalau misalkan mati lampu, supaya mereka komputernya nggak pada mati.
06:15Tetap bekerja?
06:17Iya.
06:18Karena dulu, ya kita settingnya sama kayak gitu juga.
06:22Dan pasti akan banyak ponsel seperti yang tadi terlihat ya?
06:24Iya, karena satu web pasti dibikin punya satu wadah sendiri ya.
06:30Entah itu medsosnya, entah itu whatsappnya.
06:32Jadi kan harus punya satu handphone sendiri.
06:34Dan kalau di laptop lebih kayak untuk live chat, untuk database.
06:39Untuk kalau di situ ada marketingnya untuk bikin nyebarin webnya itu supaya bisa nyebar kemana-mana.
06:46Jadi ya emang gitu infrastrukturnya.
06:48Membayangkan bahwa satu gedung itu atau area perkantoran dijadikan markas judidaring.
06:55Apakah ada alibi khusus sebetulnya dipakai oleh pengelola ini untuk memakai area perkantoran yang jelas itu umum.
07:02Aksesnya siapapun bisa melintas ke sana.
07:05Tapi dipakai untuk tindak kriminal.
07:07Bisakah seperti itu?
07:08Atau jangan-jangan ada alibi khusus yang dipakai?
07:10Saya ngeliatnya jatuhnya ini antara mereka punya wakingan yang kuat atau kepalang nekat sih.
07:17Tapi kalau dari ketangkep ya ketangkep itu kan dua.
07:21Antara mohon maaf ya suap dan sogokan yang gak cukup.
07:25Atau ya emang sebetulnya mereka nekat-nekat aja terus akhirnya kena tutup.
07:30Dan dulu sebelum kami beroperasi di sana juga kan.
07:33Di Indonesia juga cuman kan capek kejar-kejaran.
07:36Kali kita gak se-fulgar langsung dipantoran kayak gini kadang di rumah-rumah biasa kadang apartemen.
07:43Dan itu pindah-pindah kadang dua hari sekali bisa pindah paling lama seminggu dua minggu nanti pindah.
07:48Kadang pindah kota ke Bali ke Bandung.
07:51Tapi terus kan nanti harus.
07:53Kenapa ke sana?
07:54Karena di sana itu di Kamboja itu kan sudah banyak kasino fisik.
07:58Yang sebetulnya sekarang izin lisensi baru itu udah gak boleh lagi.
08:01Tapi kalau kita buka di sana kita berarti tinggal bayar satu upeti lagi kepada yang punya kasino.
08:07Untuk supaya seolah-olah kita nanti akan diakui sebagai subunit.
08:10Jadi kalau nanti mereka digerebek.
08:12Oh ini subunit kami memang buka online.
08:14Padahal kita juga bayar upeti kepada yang punya kasino di situ.
08:17Yang sebagian mungkin ada orang Indonesia.
08:19Tapi nikah sama orang Kamboja misalkan.
08:21Untuk supaya perizinannya gampang aja.
08:23Nanti yaudah kita tinggal bayar ke mereka.
08:26Jadi kalau kita istilahnya nebeng lisensi kasino fisiknya mereka.
08:29Itu kalau yang offline?
08:31Kalau yang offline dan online.
08:34Meskipun kita online kita tetap bisa diakui kalau digerebek.
08:37Untuk supaya diakui sebagai subunit si kasino fisik tersebut.
08:41Kalau yang tadi Anda buka potensi sogokannya kurang.
08:45Itu sogokan ke siapa?
08:47Ya jangan pura-pura gak tau lah.
08:49Oknum aja lah sebutnya.
08:50Oknum apa dulu ini?
08:52Ya yang punya kuasa buat nutup siapa?
08:57Oknum oke.
08:57Tujuannya buat mengamankan sebatas area itu termasuk aktivitas di dalam atau ada hal lain?
09:04Gini ya yang paling kita kadang nih kita bisnisnya kayak begitu.
09:08Anggaplah kita udah dapet keuntungan.
09:11Terus bayarkan nih untuk supaya gak digerebek nih.
09:14Kalau ternyata setelah kita bayar terus tiba-tiba yang punya kuasa buat tutup bilang.
09:18Gue gak suka nih segini tambahin dong.
09:20Sedangkan itu aja udah hampir semua keuntungan kita.
09:23Jadi kalau harga gak cocok dan kita bener-bener pengen ditutup sebetulnya gampang sekali.
09:29Baik website-websitenya mau ditutupin.
09:31Atau ya kantornya langsung ditutup sekalian semua kayak gitu juga bisa.
09:36Cuman yang makanya kayak saya pernah bilang juga.
09:38Bukan gak bisa ditutup lebih ke ada yang gak mau itu ditutup.
09:41Karena kuenya terlalu besar.
09:43Oke.
09:44Siapa yang mencari kue itu?
09:47Ya kalau bicara pengen jujurnya kan.
09:50Mungkin kalau kerja bener gaji utuh yang tiap bulan dianggapnya gak cukup kali.
09:56Tapi dengan akhirnya nge-backingin tempat kayak begitu kan ya besar memang dapet.
10:03Dulu untuk gambaran ya.
10:0528 web kami itu sebulan itu minimal harus setor 3-4 miliar.
10:09Kepada?
10:10Berbulan.
10:10Ya oknum-oknum yang backingin.
10:15Yang punya kuasa untuk nutup atau tidaknya.
10:17Itu rutin atau kemungkinan dalam periode tertentu angkanya nambah lagi?
10:23Tergantung nego.
10:24Kadang ganti orang.
10:25Dianya ganti jabatan, ganti posisi.
10:28Berarti harus ganti orang.
10:29Dia pengen ninta naik.
10:31Mau gak mau berarti.
10:32Kadang tapi gak harus bayaran sih.
10:34Kadang bisa dibagi saham.
10:36Bagi share juga.
10:38Dan ini udah berlangsung lama ya.
10:40Dulu waktu masih di Indonesia contohnya.
10:42Dan sebelum ada online.
10:44Kan kalau orang-orang yang seangkatan kayak ayah saya atau waktu itu kita mungkin masih kecil ya.
10:51Dan banyak tuh kasino di Indonesia.
10:54Dan mereka itu ya sama ada backingannya juga.
10:58Kalau mereka kan juga sama ya.
11:00Kalau sekarang kan memang udah ngendaliin permainan itu semua lewat sistem.
11:04Kalau dulu misalkan ada pakai remote untuk supaya mesin, dulu bukan slot namanya.
11:10Baik yang bakarat atau yang rolet tuh.
11:13Karena misalkan si kelerengnya udah ada magnetnya.
11:15Untuk diaturin semua seperti itu.
11:17Terus ternyata memang lagi banyak yang main.
11:19Ini udah kelabakan.
11:20Kasinonya itu penuh.
11:21Puntat mereka bisa nelpon backingan mereka.
11:24Gerebek dong.
11:25Nah setelah digerebek.
11:26Yang gerebek itu boleh ngambil uang yang ada di situ.
11:30Sedangkan duit yang udah dari pemain kalah banyak.
11:32Yang dalam bentuk chip itu udah dibawa kabur.
11:35Jadi kadang penggerbangan itu memang bisa diakalin untuk kejadian kayak gitu.
11:40Itu yang kasino termasuk yang daring pun juga sebetulnya disetting demi menguntungkan bandarnya juga.
11:45Atau orang-orang tertentu.
11:47Bandar untung ya.
11:48Bandar pasti jelas untung.
11:49Cuman kan ada orang yang akhirnya punya kuasa untuk nutup.
11:54Daripada yang ditutup.
11:55Ini kita bisa bagi-bagi kue.
11:57Yaudah jalan mah tetap jalan.
11:58Cuman ya itu dia tadi.
11:59Minta upeti.
12:00Hal yang menarik juga begini.
12:02Ini pernyataan dari Sekretaris NCB Interpol Indonesia.
12:05Dari Divisi Hubungan Internasional Polri.
12:07Brigjen Paul Untung Widatmoko yang sampai bilang.
12:11Beberapa negara, beberapa titik di beberapa negara itu.
12:14Awalnya jadi server-server yang tadinya menjadi titik operasional judi daring itu.
12:21Sekarang ditertibkan dan mulai digeser ke wilayah Indonesia.
12:25Pertanyaannya sekarang seluas apa pangsa pasar Indonesia terhadap judi daring ini.
12:30Sampai mereka berani pindah dari negara-negara yang awalnya di Thailand, Vietnam yang Anda sebut itu, Kamboja ke Indonesia.
12:39Pangsa pasar Indonesia luas kalau dari memang paling luas Cina ya jelas.
12:44Tapi kan lebih karena jumlah penduduk sebetulnya.
12:47Indonesia penduduknya juga besar.
12:49Dan sebetulnya untuk mengakses pangsa pasar Indonesia sebetulnya enggak harus buka di Indonesia.
12:55Ya tadi aja di Kamboja, kan kita internet dulu atau saya buka di sana juga, kan itu player-nya orang
13:00Indonesia semua.
13:01Walaupun kita bisa buka web Thailand.
13:03Nah tapi pemainnya orang-orang Thailand, berarti CS dan adminnya juga orang Thailand.
13:07Cuman sampai akhirnya bisa ada di Indonesia.
13:11Nah saya kalau misalkan lihat di bandara juga suka banyak orang-orang, mohon maaf ya, orang-orang dari Tiongkok sana
13:17kok.
13:17Yang padahal dia kerja tambang di Sulawesi dan yang lain-lain.
13:21Jadi kayak emang akses masuk ke sini tuh mudah.
13:25Maka kalau saya memang, kalau feeling ya, ngelihat yang kayak gini jatuhnya lebih kayak nekat sih.
13:30Kita masuk pada masuk ke Indonesia aja.
13:33Bebas masuknya, gampang masuknya, visa gratis semua segala macam, langsung dikasih.
13:37Terus udah diorganisir, bukalah di satu tempat.
13:40Langsung buka kayak begitu.
13:41Dengan akhirnya enggak ada koordinasi, ya terus akhirnya ditutup kayak begini, ya wajar-wajar aja.
13:46Karena ini udah terlalu vulgar sih, udah tempatnya perkantoran umum, jumlah orangnya juga terlalu banyak.
13:51Nekat dengan resiko, pasti akan berpindah-pindah.
13:54Karena yang saya ingat tahun 2024, Anda juga berbicara kepada tim Digital Kompas TV dalam sebuah podcast.
13:59Anda juga bilang potensi untuk berpindah-pindahnya juga besar.
14:02Karena pasti akan ketahuan di satu titik, berpindah lagi ke tempat yang lain.
14:06Atau kita batasi satu titik itu cuma berapa orang.
14:08Enggak pernah kita bikin, misalkan, itu kan dulu yang 28-28 itu kan beberapa kantor.
14:14Iya kan?
14:16Dan enggak dikumpulin di satu tempat, satu kantor itu ketipu keratusan orang gitu jadi satu.
14:20Kan terlalu mencolok.
14:21Padahal segitu T itu disitu tuh udah tempat benar-benar khusus judi di perbatasan Thailand sama Kamboja.
14:26Ini benar-benar di tengah kota Jakarta, kumpulin orang segitu banyak.
14:31Dan ini kalau ternyata banyak warga asing ya berarti dia sederhana, berarti dia buka buat pasar Vietnam, dia buka buat
14:36pasar Thailand.
14:38Dia cari orang-orang yang pada di sana, rekrutin, ajak kerja di Indonesia, kasih tempat tinggal, fasilitas dan segala macem.
14:44Udah operasi dari situ.
14:46Mereka cuma dibekali, pokoknya udah infrastrukturnya.
14:49Laptop, internet dan yang lain-lain.
14:50Oke.
14:51Beroperasi udah.
14:52Dan dari 321 orang yang ditangkap itu, ada satu warga negara Indonesia yang turut ditangkap dalam pengerebekan judi daring jaringan
15:01internasional.
Komentar

Dianjurkan