00:05Bayangin, lagi mendaki gunung, tiba-tiba langit berubah gelap dan tuman terdengar dari puncak dan abu vulkanik menyembur sampai 10
00:13km ke udara.
00:14Ngeri gak tuh? Yuk kita bahas.
00:17Halo, balik lagi bersama saya Denny di MTV and Lens, segmen kabar daerah.
00:22Hari ini kita bakal bahas eropsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara yang bikin puluhan pendaki terjebak di kawasan
00:31gunung.
00:32Jadi, Gunung Dukono eropsi pada Jumat 8 Mei 2026 sekitar pukul 7.41 waktu Indonesia Timur.
00:41Letusannya cukup besar karena abu vulkanik dilaporkan mencapai 10 km dari Bibir Kawah.
00:48Abu berwarna putih, kelabu, sampai hitam pekat menyebar ke arah utara.
00:54Bahkan disertai suara dentuman dan gemuruh dari gunung.
00:59Masalahnya, saat eropsi terjadi, ternyata ada sekitar 20 pendaki yang masih berada di kawasan Gunung Dukono.
01:07Mereka terdiri dari pendaki lokal, warga Ternate, sampai wisatawan asal Singapura.
01:13Tim Sargabungan langsung turun melakukan evakuasi dan pencarian.
01:18Dari total 20 pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono, 15 orang berhasil ditemukan selamat.
01:24Beberapa di antaranya mengalami luka-luka.
01:27Sementara, 3 pendaki yang sebelumnya dinyatakan hilang ditemukan dalam kondisi meninggal.
01:33Sehingga operasi Sargabungan resmi ditutup.
01:36Yang bikin situasi ini makin disorot,
01:39Pemerintah mengungkap dugaan adanya aktivitas pendakian meskipun kawasan Gunung Dukono sebenarnya sudah ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat.
01:49Sampai sekarang, proses penyelidikan masih terus berlangsung.
01:54Menurut kalian,
01:55Seharusnya akses pendakian di Gunung Aktif ditutup total saat abu vulkanik meningkat atau tetap boleh dibuka dengan syarat tertentu.
02:04Oke, sampai sini saja dan kita ketemu lagi di kabar daerah berikutnya.
02:09Bye!
Komentar