Skip to playerSkip to main content
TOT – Halo IDenesian. Kita tentu sudah tahu kalau makan pete dan jengkol bisa bikin napas dan urine jadi bau. Tapi, mungkin masih banyak di antara kita yang belum tau, mana yang lebih bau, jengkol atau pete. Yuk langsung simak ulasannya.
#keidenesia #keidenesiatv @KeidenesiaTV #tot #ternyataohternyata #Jengkol #Pete #FaktaKuliner #KulinerUnik #FunFact #InfoKuliner

Cuplikan video digunakan untuk informasi, edukasi, dan dokumentasi, bukan komersial. Jika Anda pemilik konten dan keberatan, silakan hubungi kami via DM/email.

Category

📚
Learning
Transcript
00:04Hello Indonesian, we are sure to know how to eat pete and jengkol can make a nap and urine into
00:10a bau.
00:11But maybe there are a lot of people who don't know what's more bau, jengkol or pete.
00:17Let's go see it!
00:20Actually, two of them didn't release a bau when they were in a mentah.
00:26Namun, setelah memakannya, siap-siap deh sama bau khas yang akan keluar dari nafas dan juga dari urin Anda.
00:33Dah, jadi ternyata, oh ternyata, dibanding peting secara umum jengkol memiliki bau yang lebih menyengat, tajam, dan tahan lama, terutama
00:42pada urin setelah mengkonsumsinya.
00:45Kandungan asam jengkolat pada jengkol tidak hanya menyebabkan bau mulut, tetapi juga membuat aroma urin menjadi sangat tajam karena proses
00:53pemecahan asam tersebut di dalam ginjal.
00:55Meskipun keduanya mengandung senyawa sulfur yang menyebabkan bau, namun menurut sebagian orang, bau nafas setelah makan pete tidak sekuat jengkol.
01:04Nah, untuk mengurangi efek baunya, banyak orang merebus jengkol dengan air cucian beras atau daun salam sebelum dimasak.
01:11Sedangkan untuk menghilangkan bau mulut setelah makan pete atau jengkol, disarankan untuk memperbanyak minum air putih.
01:18Anda juga bisa menghilangkan bau mulut setelah makan pete atau jengkol dengan mengunyah permen karet varian min atau berkumur dengan
01:25obat kumur antibakteri.
Comments

Recommended