00:08Pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur dibawa pimpinan Gubernur Rudi Mas'ud menjadi sorotan publik.
00:13Hal ini dipicu sejumlah kebijakan yang menggunakan anggaran jumbo dan dinilai kontroversial.
00:22Gelombang kritik pun berujung pada aksi unjuk rasa besar-besaran di Kalimantan Timur,
00:27salah satunya aksi 214 jilid 2 oleh mahasiswa dan buruk.
00:34Ragam kontroversi muncul seperti pada Februari 2026.
00:39Saat itu, Pemprov Kaltim disorot terkait pengadaan mobil dinas mewah senilai 8,5 miliar.
00:45Memakai Range Rover, Gubernur Kaltim mendapat kritik keras karena dianggap hedonis
00:49dan tidak mencerminkan empati di tengah kondisi masyarakat.
00:55Kalimantan Timur adalah miniatur daripada Indonesia.
00:58Tamu daripada Kalimantan Timur itu bukan hanya kepala daerah se-Indonesia,
01:01tetapi juga adalah dari global.
01:05Masa iya kepala daerahnya pakai mobilnya ala kadarnya, jangan dong.
01:11Jaga dong maruahnya Kaltim.
01:13Ini maruahnya Kaltim, maruahnya masyarakat Kalimantan Timur.
01:17Mobilnya ada di Jakarta.
01:18Terkait pemberitaan yang 8,5 M itu, Pak Gup yang di LTC itu?
01:22Sesuai dengan Permendagri, nomor 7 tahun 2006,
01:25bahwa pengadaran mobil untuk kepala daerah jenis sedan adalah 3.000 cc.
01:29Untuk jenis jeep adalah 4.200 cc.
01:32Mobil yang kamu adakan hanya yang 3.000 cc.
01:34Persoalan harga, ada rupa, ada harga.
01:38Meski pada akhirnya, pemerintah Provinsi Kaltim mengatakan mengembalikan mobil dinas tersebut.
01:43Pengadaan mobil dinas 8,5 miliar ini juga sempat disinggung oleh Presiden Prabowo.
01:50Banyak pejabat itu terlalu banyak, menurut saya, ya tidak efisien.
01:56Anda lihat sendiri, kita buka-bukaan ya.
01:59Ada kabupaten, eh apa kabupaten ya,
02:03pemerintah daerah, dia beli mobil dinas gubernur berapa?
02:078 M.
02:08Provinsi ya, ada tuh provinsi.
02:09Kaltim.
02:10Kaltim.
02:12Saya Presiden di Indonesia, saya pakai mobil mau, buatan Indonesia.
02:18Iya kan?
02:21Harganya 700 juta itu.
02:23Mungkin karena ini Presiden ya, ada anti-pluru, mungkin harganya 1 M.
02:32Tapi tidak 8 M.
02:34Coba kita selidiki semua.
02:37Efisiensi, habis itu kunjungan kerja, kunjungan kerja.
02:42Sudahlah, itu yang kita minta, kesadaran, rasa tanggung jawab.
02:47Iya kan?
02:48Bupati, kerja untuk rakyatmu.
02:52Gubernur, kerja untuk rakyatmu.
02:55Iya kan?
02:56Itu yang kita minta.
02:58Tak lama berselang, pada awal April 2026 kontroversi kembali muncul.
03:04Kali ini terkait anggaran renovasi rumah dinas gubernur yang mencapai 25 miliar.
03:09Renovasi tersebut mencakup sejumlah fasilitas seperti akwarium air laut hingga kursi pijat.
03:18Muncul juga sorotan terkait anggaran makan pemprov yang mencapai 10 miliar.
03:23Meski begitu, Rudi mengatakan bahwa anggaran makan tersebut menurun setiap tahun.
03:28Puluhan tahun dia ada tempatnya.
03:30Tentu banyak hal yang harus dikenai dan semuanya dan sebagainya.
03:35Yang jelas semuanya prosesnya.
03:38Sesuai dengan SOP semuanya.
03:41Sesuai dengan operasional prosedur semuanya.
03:43Di situ dianggapkan, dibahas di TAPG, dibahas dengan teman-teman GPR,
03:48dan diistuduhkan oleh Kementerian Dalam Negeri.
03:52Intinya semuanya transparan, argumentabel.
03:54Semuanya bisa dipertanggungjawabkan pasti.
03:58Sorotan berlanjut pada anggaran tim ahli gubernuri yang mencapai 10 miliar.
04:03Besaran anggaran ini dinilai tidak proporsional untuk kebutuhan tim ahli.
04:10Tak hanya soal anggaran, muncul pula isu dugaan dinasti politik dalam pemerintahan.
04:15Hal ini memunculkan kekhawatiran dan kritik terkait indikasi praktik dinasti politik dalam pemerintahan.
04:23Kebijakan gubernur juga menjadi sorotan.
04:25Pengambilan keputusan dinilai top-down,
04:28tanpa konsultasi dan partisipasi publik yang memadai,
04:31sehingga dianggap kurang partisipatif.
04:34Beberapa hari ini saya banyak merenung.
04:37Saya menyadari, ada hal-hal yang perlu saya perbaikin.
04:41Baik dalam bersikap, maupun dalam berkomunikasi.
04:46Untuk itu, dari lubuk hati yang paling dalam,
04:50saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya
04:53atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang terjadi.
04:57Saya juga memahami, di tengah masyarakat,
05:00masih banyak kebutuhan dasar yang harus kita benahi.
05:04Oleh karena itu, ketika muncul informasi terkait
05:08renovasi rumah jabatan dengan nilai yang cukup besar,
05:12termasuk di dalamnya beberapa item yang menjadi sorotan,
05:15seperti kursi pijat dan akwarium air laut,
05:19wajar jika hal tersebut menimbulkan rasa tidak nyaman
05:22dan pertanyaan di masyarakat.
05:24Perlu kami sampaikan secara jujur
05:27bahwa perencanaan paket renovasi rumah
05:3025 miliar tersebut memang sudah ada sebelum kami menjabat.
05:36Namun, saya menyadari,
05:39sebagai gubernur saat ini,
05:41tanggung jawab tetap ada pada saya.
05:44Saya juga harus meneliti lebih dalam
05:47memilah dan memastikan prioritasnya
05:50benar-benar sesuai dengan rasa keadilan masyarakat.
05:54Karena itu,
05:56saya tidak mencari alasan.
05:58Ini adalah tanggung jawab saya.
06:00Sebagai bentuk komitmen,
06:02saya akan mengambil langkah
06:04yang pertama,
06:07saya akan menanggung secara pribadi
06:09item renovasi rumah dinas
06:10yang diluar fungsi kedinasan,
06:13termasuk kursi pijat dan akwarium air laut.
06:17Seluruh item dalam paket renovasi
06:19akan kami evaluasi
06:20dan audit ulang secara terbuka
06:23agar masyarakat dapat melihat
06:25dengan jelas dan ikut mengawasi.
06:28Kedepan,
06:29kami juga akan melakukan penyesuaian
06:31agar penggunaan anggaran
06:33fasilitas pimpinan lebih sederhana
06:35dan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.
06:39Kedua,
06:40sebagai bentuk menjaga kepercayaan publik,
06:43mulai esok,
06:45saya juga akan meniadakan
06:46keterlibatan keluarga
06:47dalam peran struktural
06:48yang berhubungan langsung
06:51dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,
06:53termasuk Wakil Ketua Tim
06:55Akhli Gubernur
06:56untuk percepatan pembangunan.
06:59Kami juga akan membuka
07:00ruang transparansi yang lebih luas
07:02agar setiap kebijakan bisa dipahami
07:05dan diawasi bersama
07:07masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat.
07:12Saya terima sebagai bentuk kepedulian
07:14dan cinta terhadap Kalimantan Timur.
07:18Terkait dengan pernyataan saya sebelumnya
07:20yang dikaitkan dengan pimpinan di tingkat nasional
07:23dan menimbulkan penafsiran yang kurang tepat.
07:28Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya
07:31dan sedalam-dalamnya.
07:34Saya menegaskan bahwa
07:35tidak ada maksud sedikitpun
07:37untuk membawa atau membandingkan pihak manapun
07:40ke dalam konteks yang tidak semestinya.
07:44Kedepan,
07:45saya akan lebih berhati-hati
07:47dalam bertutur kata
07:48agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
07:51Akumulasi berbagai kontroversi ini
07:54diduga memicu aksi demonstrasi
07:56pada 21 April 2026
07:58dan berlanjut dengan aksi lanjutan
08:00atau jilid 2 pada awal Mei 2026.
08:04Masa mahasiswa dan buruh turun ke jalan
08:06beraksi di depan kantor gubernur
08:08dan gedung DPRD Kalimantan Timur.
08:17Di 2.07 ini
08:19kami membawa
08:20sungguh tangguh kemarin
08:22yang kami cahaya sampai hari ini.
08:25DPRD kan sudah membahas
08:26bahwasannya akan
08:27pembahasan kami.
08:29Dan hari ini adalah lapat pembahasan akhirnya.
08:31Maka kami sepatutkan kemungkinan ke dalam
08:33untuk mengawal
08:34untuk kami sebelumnya
08:36dengan sekalian
08:37dengan spirit media
08:38dan juga ardiknas.
08:40Itinya,
08:40saya harap DPRD bisa menjalankan
08:42asa transparansi publik yang lain.
08:44Ya kan?
08:44Sekarang rakyat Kalimantan mendesak
08:46untuk bisa mengingat
08:47dan mendengar dalam langsung.
08:48kami ingin tahu siapa sih
08:50orang-orang yang gak berangkat.
08:51Siapa sih
08:52orang-orang yang berangkat.
08:54Itu kan intinya.
08:55Yang jelas kan
08:56DPRD
08:56menukung hidup gitu kan.
08:58Oh ya memang berpihak pada
08:59ini.
08:59Sampai sekarang
09:00yang gak berpihak.
09:01Apa yang perlu ditutupi-tupi?
09:03Ini dia yang lebih berpihak.
09:04Ini misalkan rakyat Kalimantan.
09:05Didorong oleh gelombang aksi massa,
09:08tuntutan hak angket terhadap
09:10Gubernur Kalimantan Timur
09:11Rudy disetujui DPRD.
09:13Sebanyak 6 dari 7 fraksi
09:15di DPRD Kalimantan Timur
09:16menyepakati penggunaan hak angket
09:18untuk menyelidiki kebijakan
09:20anggaran dan dugaan pelanggaran.
09:22Fraksi Partai Golkar
09:24menjadi satu-satunya fraksi
09:25yang menolak.
09:27Usulan hak angket ini
09:28resmi ditekan oleh
09:2921 anggota dewan
09:30dan akan dibahas
09:32di badan musyawarah
09:32DPRD Kalimantan Timur
09:34sebelum dibawa ke rapat paripurna.
09:37Pada saat kita menandatangan
09:40yang namanya
09:41usul inisiatif
09:43untuk hak angket
09:45ya itu yang kita pegang.
09:47Ada tanda tangan
09:49sekitar 21 orang
09:50ya harus dilanjutkan ke paripurna.
09:53Inisiaturnya siapa ini Bang?
09:55Inisiaturnya itu
09:56yang pasti 21 orang tanda tangan.
09:59Di luar Golkar ya Bang?
10:01Di luar Golkar.
10:01Golkar gak ada yang tanda tangan?
10:02Yang satunya kan tak ada yang isi nomor 1.
10:05Kemudian dengan para bupati wali kota
10:09kemudian juga dengan DPRD
10:11agar ada hubungan yang komunikasi yang baik
10:15hingga setiap masalah
10:17yang bisa diselesaikan keberan-baikan.
10:21Saya kira itu
10:21kemudian juga kalau untuk mengenai masalah
10:24anggaran juga
10:25tentu kita juga melakukannya.
10:28Seperti review sebelumnya.
10:31review oleh Komendan Negeri
10:33selalu menjadi APBD
10:34oleh Dirjen Keuangan Daerah Tenis
10:37atau usaha tenis sekarang ini.
10:40Jadi termasuk masalah
10:42efisiensi anggaran dan lain-lain
10:44itu menjadi operatif dari kita semua.
10:47Pak, terbaru ini lagi ramai
10:49terkait hak-hak angket
10:50dari DPRD, Kautin, Kepadahan?
10:53Kami monitor, kami monitor
10:54dinamika yang berkembang.
10:56Tapi kita tentu mengharapkan
10:58hubungan antara
11:00pemerintah yang
11:01daerah dengan
11:04DPRD-nya baik.
11:05Saya kira itu yang paling penting.
11:06Dari menurutnya ada
11:07abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad
11:10-abad-abad-abad-abad-abad-abad-abad.
11:22Menarik kenang
11:23dari tepung
11:24tapi benang yang tertarik
11:26persoalan diselesai
11:27tapi tepung yang gak berantakan.
11:29Itu prinsip utama saya.
11:30Udah mengarahkan tim, Pak.
11:31Dari kemendali, Pak.
11:34Menanyakan, ya.
11:35Menanyakan ataupun
11:39mempertanakan kepada
11:40kebijakan-kebijakan pemerintahan.
11:42Itu pasti juga
11:44untuk menyampaikan
11:45pendapat.
11:48Yang ini saya sampaikan bahwa
11:50di dalam demokrasi kita
11:52itu sangat berpengingat.
11:53Nanti ditanyakan
11:54dengan
11:55dari legislatif ke
11:57eksekutif.
11:58Jadi ada
11:58regulasinya.
12:00Ada aturannya.
12:01Nanti setelah itu
12:02memang Allah hak
12:03daripada teman-teman di DPR.
12:05Kami sih ya
12:06untuk melaporkan
12:07sesuai dengan
12:08aturan.
12:09Terus kita membuka data semuanya
12:11di dalam kita
12:12melaksanakan
12:13masyarakat APBD
12:14itu tidak bisa disatakan
12:16kalau DPR itu tidak setuju.
12:17Jadi itu bersama-sama ya.
12:20Terima kasih.
12:22Sampai jumpa di video selanjutnya.
12:23Terima kasih.
Komentar