Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TEHERAN, KOMPAS.TV - Kebakaran besar terjadi di pusat perbelanjaan yang terletak dekat ibu kota Iran, Teheran, televisi pemerintah Iran mencatat insiden ini telah menewaskan 8 orang dan melukai 36 lainnya.

Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api sementara kepulan asap hitam tebal membubung dari gedung bertingkat tersebut.

Kebakaran terjadi pada Selasa (5/5/2026) waktu setempat di pusat perbelanjaan Arghavan di Kota Andisheh, Teheran. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

Tidak ada indikasi bahwa kebakaran tersebut terkait dengan perang, di mana gencatan senjata yang rapuh dengan Amerika Serikat telah berlangsung selama sekitar tiga minggu.

Baca Juga Meledak! Kapal Tanker UEA Terbakar di Lepas Pantai Sharjah Diduga Kena Drone, Iran Bantah Terlibat di https://www.kompas.tv/internasional/667300/meledak-kapal-tanker-uea-terbakar-di-lepas-pantai-sharjah-diduga-kena-drone-iran-bantah-terlibat

#kebakaran #teheran #iran

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/667316/kebakaran-pusat-perbelanjaan-di-teheran-8-orang-tewas-dan-36-lainnya-terluka-kompas-petang
Transkrip
00:00Informasi lain saudara, kebakaran besar terjadi di pusat perbelanjaan yang terletak dekat ibu kota Iran.
00:05Teheran televisi pemerintah, Iran mencatat insiden ini telah menewaskan 8 orang dan melukai 36 lainnya.
00:20Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api, sementara kepulan asap hitam tebal membumbung dari gedung bertingkat tersebut.
00:28Kebakaran terjadi pada selasa waktu setempat di pusat perbelanjaan Argavan di kota Andishe, Teheran.
00:36Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, tidak ada indikasi bahwa kebakaran terkait dengan perang,
00:43di mana genjatan senjata yang rapuh dengan Amerika Serikat telah berlangsung selama sekitar 3 minggu.
Komentar

Dianjurkan