Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


KOMPAS.TV - Rumah subsidi, kredit lima persen, hingga pengemudi ojek online mendapat hasil 92 persen adalah beberapa janji Prabowo Subianto saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun ini.

Buruh pun mendamba janji-janji ini benar-benar terlaksana. Bagaimana pemerintah membuktikan komitmen ini?

Simak pembahasan KompasTV bersama anggota Komisi IX DPR Fraksi PKB, Zainul Munasichin, dan pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio.

Baca Juga Mahfud sebut Presiden Prabowo Minta Bertemu Lagi Meski Tim Reformasi Polri Sudah Selesaikan Laporan di https://www.kompas.tv/nasional/667253/mahfud-sebut-presiden-prabowo-minta-bertemu-lagi-meski-tim-reformasi-polri-sudah-selesaikan-laporan

#prabowo #hariburuh #dpr

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667309/blak-blakan-pengamat-ragukan-realisasi-janji-prabowo-untuk-buruh-dpr-ungkap-bahasan-pemerintah
Transkrip
00:01Rumah subsidi, kemudian kredit usaha dengan bunga 5% hingga pengemudi ojol dapat hasil 92%
00:08Itu beberapa janji Presiden Prabowo saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun ini
00:13Buruh pun mendapatkan janji-janji itu benar-benar bisa terlaksana
00:17Pertanyaannya bagaimana pemerintah bisa membuktikan komitmen itu
00:20Saya akan diskusikan ini bersama anggota Komisi 9 DPR RI dari fraksi PKB Zainul Munasihin
00:25Dan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio
00:28Selamat malam semuanya, Assalamualaikum
00:31Waalaikumsalam, Selamat malam
00:33Terima kasih semua sudah bergabung bersama kami
00:35Pak Zainul, dari janji-janji disampaikan Presiden di May Day hari ini
00:41Sudah ada beberapa yang sempat dibahas antara pemerintah
00:44Mungkin dengan menaker, dengan teman-teman di Komisi 9
00:49Dari sekian yang disampaikan Pak Prabowo terkait janji beliau kepada para pekerja
00:54Ada beberapa yang sudah dipicarakan pendahuluan dengan kita
00:58Yang pertama itu adalah menyangkut soal
01:02Robisi Undang-Undang Tenaga Kerja sebagai amanat dari putusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan
01:09Undang-Undang Omnibus Law Tenaga Kerja
01:13Sudah sempat ada pembicaraan
01:15Tapi masih sangat awal ya
01:17Masih sangat awal
01:18Sampai sekarang kita masih menunggu sebetulnya surprise
01:21Surat dari Presiden terkait
01:23Pembakasan Repisi Undang Tenaga Kerja ini
01:25Tapi pembicaraan-pembicaraan di awal
01:29Pembakasan-pembakasan di terem-terem yang pokok-pokok pikiran sudah mulai digulitan
01:35Antara kita juga dengan Kementerian Tenaga Kerja
01:37Dan kemudian yang kedua
01:39Menyangkut soal
01:42Ojol
01:43Soal Ojol karena itu lebih ke Komisi 5
01:47Bukan di Komisi 9
01:50Saya kira pembicaraan antara pemerintah dengan DPR terkait dengan pekerja GIGS Ekonomi ini
01:57Juga sudah mulai ada pembakasan awal
01:59Bahkan sekarang Komisi 5 DPR RI sudah mulai mencoba untuk menginisiasi
02:06Terbitnya regulasi atau undang-undang yang mengatur pekerja GIGS Ekonomi
02:10Salah satunya adalah teman-teman di Ojol
02:13Jadi beberapa poin sudah sempat dibicarakan
02:16Tapi eksekusinya kan lebih banyak nanti di pemerintah
02:20Contoh misalnya
02:21Yang terkait kebijakan pemerintah
02:24Yang meminta aplikator Ojol untuk menyisihkan 92%
02:31Keuntungannya untuk para mitra
02:34Itu kan sudah diterbitkan perpresnya oleh Pak Prabowo per hari ini
02:37Jadi saya kira eksekusinya lebih banyak di pemerintah
02:41Tapi kalau kemudian ada
02:42Sorry saya potong Pak
02:43Kalau kemudian ada bantuan rumah
02:45Kemudian ada janji yang disampaikan
02:46Ada daycare yang bakal dibangun
02:48Di kawasan industri dan semacamnya
02:51Dengan harapan itu bisa mendukung perlindungan
02:53Dan kesejahteraan bagi para buruh
02:55Menurut Anda itu semua yang disampaikan Presiden tadi pagi itu
02:58Cukup relevan in this economy
03:01Untuk para buruh?
03:03Menurut saya cukup ya
03:05Karena itu yang dibutuhkan
03:06Paling mendesak dan mendasar bagi para pekerja kita
03:10Selain soal hak upah dan segala macam ya
03:15Saya kira itu sangat dibutuhkan dan menurut saya sangat tepat
03:18Kalau Presiden memberikan atensi khusus kepada para pekerja kita
03:22Melalui intervensi-intervensi yang disebutkan tadi itu
03:25Dekar, kemudian rumah bersubsidi, kredit usaha mikro
03:30Saya kira itu sangat tepat
03:32Dan sebagian sebutnya sudah tersedia
03:35Tapi mungkin karena belum ada keseriusan dan juga belum ada yang bisa menjembatani secara lebih konkret
03:43Beberapa kebijakan pemerintah yang sudah disebutkan Pak Prabowo itu
03:48Belum tereskusi dengan baik di lapangan
03:50Contoh misalnya kredit usaha mikro
03:53Pemerintah sudah menyiapkan kredit usaha mikro itu sampai di level bunga 3%
03:57Lalu membayar PIP ya
04:00Jadi sudah ada, nanti ada lagi kur
04:02Kur juga begitu, bunganya antara 4 sampai dengan 6%
04:07Tapi problemnya adalah
04:08Realisasi di lapangannya masih banyak perbankan kita
04:11Yang masih belum terbuka terhadap pengajuan kredit usaha mikro
04:17Yang diajukan oleh warga masyarakat kita
04:20Nah dengan penegasan Pak Presiden tadi itu menurut saya ini warning
04:26Kepada perbankan kita khususnya yang diimbara
04:29Untuk mempercepat realisasi kredit usaha mikro ini
04:33Oke, nah Pak Agus
04:35Dari sekian banyak yang disampaikan rencana-rencana Presiden kepada para buruh ini
04:39Mana yang realistis dan bisa cepat untuk dieksekusi tahun ini Pak?
04:43Ya saya sih ragu ya dari sisi
04:46Panels and support
04:47Kita sudah kegerus ini sekarang
04:49Kemua pos keuangan sudah
04:52Hampir tercadangan tinggal 120 triliun
04:55Saya terus-terang agak ragu
04:56Itu mana yang bisa di
04:57Apa namanya, direalisasikan
05:00Karena biasa Presiden itu selalu bilang
05:02Ini bergana begini
05:04Tapi kan underlyingnya ada enggak
05:05Saya khawatir sekali itu
05:07Karena yang disebutkan itu banyak underlining atau latar belakang
05:11Kebijakannya
05:12Perundangannya enggak lengkap
05:13Itu mesti dilengkapi dulu
05:15Nah kalau main langsung-langsung begitu
05:18Bisa berbahaya dari sisi
05:19Tata kelola negara
05:22Sehingga kalau menurut Anda
05:23Kalau in this economy
05:25Saya sekali lagi membahasakannya begitu
05:26Karena kan tekanan ekonomi sekarang
05:28Terutama geopolitiknya
05:29Efeknya kemana-mana Pak
05:32Ditambah dengan dorongan dari
05:34Para buruh ini tetap menaikkan upah
05:37Konteksnya yang paling krusial
05:39Menurut Anda yang paling realistis itu
05:40Harus memberikan apa nih
05:42Kepada para buruh ini
05:44Ya persoalnya kita
05:46Kegungan dana
05:47Terserah Pak Prabowo
05:48Dananya semua kehabis ke
05:49Program-program dia
05:50Yang program-program baik
05:52Program-program kamar
05:53Program-program dadakan
05:54Sekarang terus-terang
05:56Saya tidak tahu
05:56Dari mana anggaran itu akan diambil
05:58Terserah Pak
05:59Menteri Keuangan
06:00Untuk mengatur
06:01Tapi saya pesimis
06:02Bahwa dana itu ada
06:03Melihat
06:04Kondisi keuangan
06:05Kita turun terus
06:06Sampai 6
06:07Kemudian
06:07Kita sudah
06:08Rp17.000
06:10Rp17.000
06:11Rp400.000
06:12Dan seterusnya
06:12Saya ragu
06:13Itu ada dananya
06:14Dan lagi yang kedua
06:15Saya katakan tadi
06:16Underlying semua yang disebutkan
06:18Pak Prabowo
06:18Itu belum ada
06:19Nah itu harus dibereskan dulu
06:20Mau tani nih
06:21Saya ragu
06:22Terus-terang
06:23Ada pula yang
06:25Ada pula yang disebutkan begini
06:26Pak Zaidol
06:27Ada pembentukan
06:29Satgas PHK
06:30Dan
06:31Kesejahteraan Buruh
06:32Tahun lalu
06:33Di May Day 2025
06:34Saya ingat
06:35Pak Prabowo sempat bilang
06:36Akan membentuk
06:37Dewan Kesejahteraan Buruh
06:38Isinya adalah
06:39Tim yang
06:40Diwakilkan oleh
06:41Aliansi-aliansi Buruh
06:42Dengan harapan
06:43Ada masukan
06:44Terhadap regulasi
06:44Yang berkaitan dengan
06:45Ketenagakerjaan
06:46Yang tidak relevan
06:47Itu bisa jadikan masukan
06:48Nah
06:49Dengan adanya
06:50Satgas ini
06:50Menurut Anda
06:51Cukup relevan
06:52Dengan konteks
06:53Yang ada sekarang
06:53Soal ketenagakerjaan
06:56Saya ragu
06:57Saya lagi
06:58Terus terang
06:59Apa yang disampaikan
06:59Presiden
07:00Saya ragu
07:00Saya kasih ke Pak Zaino
07:01Pak Agus
07:03Saya kasih ke Pak Zaino dulu
07:04Pak Zaino silahkan
07:06Ya jadi gini
07:07Kan kita tahu nih
07:09Sektor tenaga kerja
07:10Itu kan
07:10Boleh dikata
07:11Adalah
07:12Sektor hilir ya
07:14Sektor hulunya
07:16Itu kan ada
07:16Di iklim usaha
07:17Sebetulnya
07:18Kalau iklim usaha
07:19Kita ini baik
07:20Iklim ekonomi
07:21Kita ini berjalan
07:22Dengan baik
07:23Maka sebetulnya
07:24Sektor tenaga kerja
07:25Juga akan mengikuti
07:26Kenapa ada PHK
07:28Ya kan
07:29Kemudian
07:30Kenapa ada
07:30Pabrik tutup
07:31Kenapa kemudian
07:32Ada
07:33Upah minimum
07:34Yang
07:35Upah puru
07:36Yang rendah
07:37Kenapa ada
07:38Hak pekerja yang
07:39Tidak dibayarkan
07:39Itu karena kan
07:40Iklim usaha kita
07:41Tidak kondisif
07:42Untuk menciptakan
07:43Satu hubungan
07:44Industrial yang
07:44Yang positif
07:45Saya yakin bahwa
07:47Tidak ada
07:47Pengusaha yang ingin
07:48Memphk
07:48Karyawannya
07:49Gak ada
07:50Seluruh pengusaha
07:51Pasti pengennya
07:52Usahanya jalan
07:53Bisa
07:54Menerapkan
07:55Kerja dalam jumlah
07:56Yang cukup
07:56Upahnya juga
07:57Cukup gitu
07:58Nah jadi menurut saya
08:00Satgas
08:01PHK itu penting
08:03Menurut saya
08:03Tapi
08:04Ada yang jauh lebih penting
08:05Dari itu adalah
08:05Memastikan di sektor
08:07Hulunya
08:07Iklim usaha kita ini
08:09Benar-benar
08:09Memberikan ruang
08:11Yang cukup
08:11Untuk tumbuh
08:12Dan berkembangnya
08:13Sektor-sektor usaha
08:14Yang bisa menyerap
08:15Tenaga kerja
08:16Dalam jumlah yang besar
08:17Kalau saya sih begitu
08:19Tapi kalau kemudian
08:20Satgas itu sudah
08:21Dibentuk pak
08:21Sudah kadung terbentuk
08:22Dan timnya
08:23Misalnya sudah ada
08:24Di situ
08:24Maka PRnya
08:25Kalau anda anggap
08:26Hulunya jadi
08:27Permasalahan
08:27Tim ini bisa melakukan
08:28Apa kalau begitu?
08:30Mitigasi menurut saya
08:31Bisa nggak Satgas PHK ini
08:33Melakukan mitigasi
08:35Terhadap perusahaan-perusahaan
08:36Yang punya potensi
08:37Untuk PHK
08:37Sehingga
08:39Tidak perlu menunggu
08:40Setelah ada PHK
08:41Baru kemudian
08:42Pemerintah turun
08:43Sebelum itu harus ada
08:45Misalnya gini
08:45Mapping
08:46Atau peta
08:47Mana perusahaan-perusahaan
08:48Di Indonesia ini
08:49Yang berpotensi
08:50Untuk melakukan PHK
08:51Nah sebelum PHK itu terjadi
08:53Dilakukan approach
08:54Dilakukan perdekatan
08:56Apa sih masalahnya
08:57Kalau memang harus diberikan
08:58Insentif
08:59Terhadap perusahaan itu
09:00Agar tidak terjadi PHK
09:02Itu langkah antisipatif
09:03Yang menurut saya
09:04Harus dilakukan oleh
09:05Satgas PHK
09:06Tapi kalau Satgas PHK
09:07Bekerjanya setelah
09:08Terjadi PHK
09:10Ya menurut saya
09:10Sudah sangat terlambat
09:11Oke
09:12Pak Agus
09:13Kalau kemudian
09:14Satgas PHK
09:15Dan kesejahteraan buruh ini
09:16Sudah dibentuk
09:17Dan orang-orangnya sudah ada
09:18Maka PRS sekarang
09:19Harus bagaimana
09:20Kemudian tim ini
09:21Bekerja dengan tujuannya
09:22Itu tadi
09:23Menekan PHK
09:24Kemudian kesejahteraan buruh
09:25Itu juga ikut meningkat
09:27Begini nih
09:28Vaksi dari
09:29Dari percantuan buruh itu
09:30Banyak sekali loh
09:31Hati-hati
09:31Siapa yang mau
09:32Ditaruh di
09:33Satgas itu
09:34Semua harus ada pemerataan
09:35Itu PR lain
09:36Buat pemerintah
09:37Karena
09:37Vaksi-vaksinya
09:38Banyak sekali buruh itu
09:39Nah itu yang
09:41Yang perlu pertama
09:43Diperhatikan
09:43Nah kalau ada
09:44Persoalan-persoalan
09:45Ya
09:45Itu
09:46Dengan cepat
09:48Sepat
09:48Sekarang
09:49Saya
09:49Sekali lagi
09:50Terus-terus ragu
09:51Sudah terlaksana tahun ini
09:52Mungkin saya salah
09:53Oke
09:54Nah
09:55Sekarang yang juga
09:56Jadi pertanyaan adalah
09:57Tuntutan dari para
09:59Aliansi buruh
10:00Tadi pagi
10:00Kelima-limanya
10:01Mendorong masalah
10:02Revisi atas
10:03RUU
10:04Ketenagakerjaan
10:05Tadi
10:05Pak Zaino sudah bilang
10:07Ini masih tahap awal dulu
10:08Masih nunggu surpresnya dulu
10:09Kalau kemudian
10:10Presiden sudah menyatakan
10:12Dorongan itu
10:12Harus segera dilakukan
10:13Pengesahan
10:14Harus segera dibahas
10:15Dan disahkan di tahun ini
10:16Mungkin gak
10:17Kira-kira
10:182026 ini
10:19Revisi itu
10:20Bisa betul-betul terjadi
10:21Tapi jawabnya nanti
10:22Kita jeda dulu ya
10:23Tetap di Kompas
10:34Sebelum kita lanjutkan diskusi
10:35Bapak-bapak
10:36Saya sempat bertemu
10:37Dengan beberapa buruh
10:38Di May Day Fiesta
10:39Yang berlangsung di Monas
10:40Pagi tadi
10:41Sebagian buruh
10:42Berharap kepada saya
10:42Presiden Prabowo Subianto
10:44Bisa membuktikan
10:44Janji-janjinya
10:45Bisa terlaksana
10:46Seperti yang sudah disampaikan
10:47Dalam pidato
10:48Di acara May Day Fiesta
10:49Dan mereka berharap
10:50Pemerintah juga
10:51Bisa meningkatkan
10:52Kesejahteraan buruh
10:53Pada aspek lain
10:54Nah mereka menilai
10:56Pemerintah perlu meningkatkan
10:57Standar upah minimum
10:58Karena dianggap
10:59Belum cukup
10:59Untuk memenuhi kebutuhan
11:00Di tengah kondisi ekonomi
11:01Saat ini
11:02Buruh juga masih
11:03Mempertanyakan pengawasan
11:04Berbagai aturan
11:05Tentang ketenaga kerjaan
11:06Serta
11:07Para buruh meminta
11:08Pemerintah serius
11:09Dalam perlindungan
11:09Dan hak kerja
11:10Seperti
11:11Yuran jaminan kesehatan
11:12Yang gratis
11:13Kita coba simak dulu
11:16Kayak kita
11:17Disip malam
11:18Tidak ada lembur lagi
11:19Karena kan itu memang
11:20Cool
11:21Kita kerja malamnya
11:22Gak bisa tidur kan
11:23Hujan kita terjang
11:25Tapi upah lemburannya
11:26Dihilangkan
11:27Mudah-mudahan itu terwujudkan
11:29Itu benar-benar dibuktikan
11:31Jangan omong kosong
11:32Di belakang
11:33Banyak buru-buru
11:34Yang mengeluh
11:35Tentang keadilan
11:36Yang tidak merata
11:37Gimana
11:38Kenaikan harga
11:39Amah upah
11:40Tentang kerjaan itu
11:41Jauh banget
11:42Harusnya 6 ke atas
11:44Di samping dari
11:45Janji-janji
11:45Prapa Robo
11:46Itu kesejahteraan
11:47Harus lebih terjamin
11:48Contoh dari BPJS
11:50Harus
11:50Harus digratiskan
11:52Semua unsur
11:53Jadi digampangkan
11:55Segalanya
11:56Dimudahkan
11:56Kesehatan
11:57Segala macam
11:57Yang paling dibutuhkan
11:58Itu soal kesehatan
12:02Dalam event yang sama
12:03Usai mengikuti perayaan
12:05Hari Buru Internasional di Monas Jakarta
12:06Masa buruh mendapat
12:07Bantuan bahan pokok
12:08Dari Istana Kepresidenan
12:10Berisi
12:10Beras
12:11Susu
12:12Gula
12:12Dan
12:12Makanan siap saji
12:18Tak hanya di Monas
12:19Masa aksi
12:20Dari berbagai aliansi
12:21Dan mahasiswa
12:22Sempat berkumpul juga
12:22Di depan kompleks parlement
12:24Menuntut DPR RI
12:25Kembali meninjau
12:26Undang-undang cipta kerja
12:27Yang dinilai
12:28Tidak pro terhadap pekerja
12:29Dan minimnya
12:30Perlindungan terhadap
12:30Pekerja migran
12:31Membersamai perjuangan buruh
12:32Pada aksi
12:33Di depan gedung DPR
12:35Mahasiswa UI
12:35Universitas Nasional
12:37Dan UI
12:37Syarif Hidayatullah Jakarta
12:38Mengikuti
12:39Aksi
12:40Peringatan
12:41Hari Buru Sedudia
12:46Nah Pak Agus
12:48Sempat disinggung
12:48Soal undang-undang
12:49Oleh Masa
12:50Nah
12:50Ada penekanan
12:52Dari Presiden
12:53Bahwa
12:53Pemerintah
12:54Bersama dengan DPR
12:56Harus segera membahas
12:57Revisi undang-undang
12:58Ketenaga kerjaan ini
12:59Dan harus
13:00Disahkan tahun ini
13:01Kalau kemudian
13:02Niat itu
13:03Betul-betul serius
13:04Siapa yang duluan
13:05Harus bertindak sekarang
13:06Dan hal apa yang rasanya
13:07Paling mungkin dilakukan
13:08Untuk awalan ini
13:10Ya sekarang
13:11Tadi kemudian
13:12Surpresinya belum keluar
13:13Suarin dulu
13:13Ini siapa sih
13:14Yang membuat
13:15DPR atau
13:16Kementerian
13:18Itu masih
13:19Kalau mau
13:19Terus selang-selang ragu
13:21Ini tinggal
13:22Bulan ini
13:23Sudah bulan kelima
13:24Kan
13:24Nah terus
13:25Mau berapa
13:26Enggak ada
13:26Itu reses
13:27Mesti berapa kali lagi
13:28Nah jadi
13:29Menurut saya
13:30Ya harus dikerjakan
13:31Tapi tidak akan
13:32Bisa
13:33Disahkan
13:34Pada
13:35Apa namanya
13:36Tahun ini
13:36Kecuali
13:37Tata kelolanya
13:38Dilanggar
13:38Nah ini kan
13:40Karena putusan
13:41Dari Mahkamah Konstitusi
13:42Yang awalnya
13:43Klaster Ketenagakerjaan
13:44Itu masuk dalam
13:45Omnibus Lociptakerja
13:46Nah kalau kemudian
13:48Ada amar perintah
13:49Dari MK
13:50Untuk kemudian merevisi
13:51Undang-Undang Ketenagakerjaan
13:52Itu Pak Agus
13:53Hal apa yang menurut Anda
13:55Jadi concern
13:56Dan betul-betul
13:56Diperhatikan disitu
13:57Apakah sebatas
13:58Outsourcing yang
13:59Jadi pembahasan
14:00Dari teman-teman buru
14:01Atau ada hal lain
14:02Sebetulnya
14:03Ya persoalannya
14:04Ada
14:04Kenapa ada
14:06Outsourcing
14:06Karena kalau tidak
14:07Di Undang-Undang Ketenagakerjaan
14:10Itu
14:10Pekerja pun
14:11Yang keluar
14:12Salah
14:13Asal apa
14:13Kan tetap dikasih
14:14Kesanggung
14:14Makanya di Undang-Undang 13
14:15Itu menjual
14:16Outsourcing
14:17Nah sekarang
14:18Mau dihilangkan
14:19Ya dibahas
14:20Dengan
14:20Dengan industri
14:21Kalau industri
14:22Dipasar terus
14:23Kan mudah
14:23Buat industri
14:24Untuk pergi
14:24Dari Indonesia
14:25Dicarilah
14:26Ditekemunya
14:27Dengan
14:27Organisasi
14:28Urung
14:28Oke
14:30Pak Zainul
14:31Sejak Presiden
14:33Sudah menyampaikan
14:34Itu pagi tadi
14:34Apakah sudah ada
14:36Komunikasi antara
14:37Pemerintah
14:37Dengan
14:38Komisi 9
14:39Atau DPR
14:40Secara non-formal dulu
14:40Sebelum
14:41Surprise itu
14:42Dikirimkan ke DPR
14:43Pak
14:44Ya
14:45Di level pimpinan
14:46Sebetulnya sudah ya
14:47Saya
14:47Belum meng-update
14:48Tapi saya yakin sudah
14:49Di level pimpinan
14:51Katakan komunikasi
14:52Dengan istana ini
14:53Kan sangat
14:55Berjalan dengan
14:56Sangat baik
14:57Antara pimpinan DPR
14:58Dengan
14:59Pemerintah
15:00Nanti kita tunggu
15:01Supresnya nanti
15:02Apakah dibakas
15:03Di Komisi 9
15:04Ataukah dibakas
15:05Di balik
15:06Karena beberapa
15:07Undang-undang
15:08Yang irisannya
15:09Dan Komisi 9
15:10Kan juga diselesaikan
15:11Di balik
15:11Contoh kemarin
15:12Undang-undang
15:13Misalnya
15:13Pelindungan pekerja rumah tangga
15:15BPRT kan juga diselesaikan
15:16Di balik
15:17Undang-undang
15:18Perlindungan pekerja migran
15:19Juga sekarang
15:20Sedang running
15:20Di balik
15:21Jadi
15:21Tapi di Komisi 9
15:22Tentu sangat siap
15:23Kalau diminta
15:24Untuk membakas
15:25Dan menurut saya
15:26Kalau Pak Agus
15:27Tadi pesimis
15:28Saya sih
15:29Optimis ya
15:30Tahun ini
15:31Asalkan segera
15:32Turun surprise-nya
15:33Insya Allah selesaikan
15:34Apa?
15:35Karena
15:35Kan kita tinggal masuk
15:36Di poin-poin
15:37Krusialnya saja
15:38Gak banyak kan
15:39Poin-poin krusial
15:40Itu kan
15:40Misalnya soal upah
15:41Kemudian
15:42Perlindungan
15:43Sosial
15:44Tenaga pekerja
15:45Kemudian
15:46Soal
15:47Perjahatan
15:47Kemudian
15:48Juga soal
15:50Mekanisme
15:51PHK
15:51Dan lain
15:52Misalnya
15:52Poin-poin krusialnya
15:53Kan sudah kita kantongi
15:55Tinggal nanti kita
15:55Duduk bersama
15:57Kita sepakati
15:58Mana
15:59Tidik temu
16:00Tadi Pak Agus
16:00Sampaikan itu
16:01Jadi titik temunya
16:02Ada di wilayah mana
16:03Kalau kemudian
16:05Tuntutan untuk
16:05Menghapus outsourcing
16:07Seberapa mungkin itu
16:08Pak Zaino
16:10Ya itu kan
16:11Aspirasi dari
16:11Para pekerja
16:12Kan kita harus
16:13Mendengar juga
16:13Apa istilahnya
16:15Suara
16:15Atau aspirasi
16:17Dari itu
16:17Pengusaha
16:19Seperti apa
16:20Menurut saya
16:21Ada beberapa
16:23Jenis pekerjaan
16:25Yang mungkin
16:25Nanti harus kita lihat
16:26Kalau misalnya itu
16:28Mekanisme
16:29Yang dihapus
16:30Harus didiskusikan
16:32Dengan menggunakan
16:33Mekanisme
16:34Kontrak kerjanya
16:35Seperti apa
16:35Kan
16:36Banyak juga
16:39Mereka
16:40Tergantung
16:41Dengan
16:42Keberan
16:42Banyaknya
16:43Harus ada
16:43Spesifikasi
16:43Saat mereka
16:44Misalnya
16:45Tidak
16:45Tidak punya
16:46Akses
16:46Pekerjaan
16:47Ke
16:48Korporit
16:49Utamanya
16:49Maka
16:50Perusahaan
16:51Sosial yang
16:51Menanggung
16:52Biaya hidupnya
16:52Itu kan
16:54Praktik
16:54Seperti itu
16:55Banyak
16:55Nah kalau
16:55Mekanisme
16:56Dihapuskan
16:57Semuanya
16:57Bagaimana
16:58Dengan
16:59Nasib
16:59Para pekerja
17:00Kita
17:00Kan juga
17:12Pak Agus
17:14Kalau kemudian
17:15Ada tuntutan
17:15Atau dorongan
17:16Untuk menghapus
17:17Outsourcing
17:18Sementara
17:18Sebelum ada dorongan itu
17:20Tinggal saja Pak ya
17:21Sebelum ada dorongan itu
17:22Sudah ada
17:23Permanaker
17:24Yang mengatur
17:25Ada 6
17:25Sektor saja
17:26Yang bisa menerapkan
17:28Outsourcing
17:29Tapi dari
17:29Said Iqbal
17:31Menyampaikan
17:31Itu tetap
17:32Tidak sesuai
17:33Dengan keinginan mereka
17:33Hapus
17:34Outsourcing
17:34Cari jalan tengahnya
17:35Singkatnya Pak
17:36Masih memungkinkan
17:37Atau tidak
17:37Menghapus
17:37Outsourcing itu
17:39Masih
17:40Tapi berhati
17:40Jadi terserah
17:42Pembahasan dengan
17:43Industri
17:44Dengan pemberi kerja
17:45Sekarang
17:46Kita itu perlu
17:47Investor
17:48Sekarang
17:48Investornya
17:49Sudah
17:49Banda kabur
17:49Kalau dipaksa
17:50Itu apa yang
17:51Masih ada
17:51Mau
17:51Nah itu
17:52Pertanyaannya
17:53Dijawab oleh
17:53Teman-teman
17:54Di sering
17:55Outsourcing
17:55Oke
17:56Pak Agus
17:57Pambagio
17:57Mas Zainul
17:58Terima kasih banyak
17:58Sudah mau berdiskusi
17:59Dan berbagi pandangan
18:00Bersama kami
18:00Selamat malam semuanya
18:01Selamat malam
18:03Terima kasih
Komentar

Dianjurkan