Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BEKASI, KOMPAS.TV - Korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan satu korban meninggal setelah menjalani perawatan di ICU RSUD Kota Bekasi.

"Pasiennya kalau secara umum sudah membaik tinggal yang di ICU tiga orang. Tiga orang, dan yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi tapi mudah-mudahan bisa sembuh," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).

Dedi mengatakan sejumlah korban yang dirawat sudah dapat diajak bicara.

"Kalau yang lainnya sudah bisa senyum, sudah bisa saya ajak bicara," ujarnya.

Baca Juga Jawab Dedi Mulyadi soal Isu Preman Kuasai Perlintasan Sebidang Kereta di Bekasi di https://www.kompas.tv/nasional/666085/jawab-dedi-mulyadi-soal-isu-preman-kuasai-perlintasan-sebidang-kereta-di-bekasi

#kdm #dedimulyadi #kecelakaankereta #breakingnews

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666090/korban-meninggal-laka-kereta-di-bekasi-bertambah-jadi-16-orang-dedi-mulyadi-3-di-icu-1-meninggal
Transkrip
00:00Dan saya menyampaikan terima kasih pada seluruh jajaran pemerintah, kota Bekasi, wali kota, kepala dunia kesehatan, direktur rumah sakit, seluruh
00:11para medis.
00:12Dan saya lihat rumah sakitnya bersih, pelayanannya sangat baik, tapi tadi ada keluhan, liftnya katanya sudah mulai bermasalah, ada beberapa
00:22ruangan yang harus dioptimalkan.
00:23Dan Pemprov Jabar memberikan stimulus buat rumah sakit yang merawat ini sebesar 20 miliar, untuk ke depan rumah sakitnya disempurnakan.
00:3320 miliar itu kan bisa terkompensasi sebenarnya, nanti kalau misalnya ada pasien-pasien yang kurang-kurang dikit pembayarannya, itu bisa
00:42terkompensasi dengan dana 20 miliar yang nanti kita berikan.
00:45Yang keduanya, korban yang sakit itu kan pasti ada yang sementara berhenti kerja, kemudian ada yang dapat uang harian kemudian
00:56berhenti karena dia harus dirawat.
00:58Sehingga saya tadi menitif ke setiap pasien masing-masing 10 juta rupiah untuk seluruh pasien yang sekarang masih dirawat di
01:06seluruh kota Bekasi, di tiga rumah sakit ya?
01:08Ada 5 rumah sakit ya, sehingga mereka ketika dirawat, satu biayanya sudah ditanggung, yang keduanya kehidupan di rumahnya tenang, anak
01:18-anaknya bisa sekolah dengan baik.
01:20Itu saja barangkali yang disampaikan, yang meninggal juga saya sudah titip tadi.
01:24Saya sudah sesuai dengan yang saya ucapkan ketika pagi, setiap yang meninggal itu dikasih 50 juta.
01:29Tambahan juga tadi Pak Gimunur akan memberikan bantuan untuk rumah sakit IPD yang dimiliki di kota Bekasi sebesar 15 miliar
01:38untuk peralatan.
01:40Pasiennya kalau secara umum sudah membaik, tinggal yang di ICU, tiga orang.
01:46Tiga orang, yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi, tapi mudah-mudahan bisa sembuh.
01:54Kalau yang lainnya sudah bisa senyum, sudah bisa saya ajak bicara.
01:59Satu yang disaratkan adanya Ormas yang menguasai perlintasan sedidang kereta.
02:04Iya, hari ini.
Komentar

Dianjurkan